Business Insight Inspiration

Yuk Tingkatkan Penjualan di Bulan Ramadhan dengan 4 Tips Promosi Ini

By Jordhi Farhansyah on May, 2 2019
Jordhi Farhansyah

Musisi yang juga suka nulis.

friends have lanch break in shopping mall, eating italian fast food

Bulan Ramadan tinggal menghitung hari. Tentunya bagi masyarakat Muslim, bulan penuh berkah ini menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu. Namun, bulan Ramadan rupanya juga momen paling dinanti oleh para pebisnis. Pasalnya, tak jarang mereka kerap melakukan berbagai promosi serta strategi untuk mendapatkan keuntungan berlipat di bulan suci ini.

Selain karena adanya pemberian Tunjangan Hari Raya atau THR bagi para karyawan, masyarakat Indonesia cenderung menghabiskan lebih banyak waktu secara online pada bulan Ramadan. Salah satu penyebabnya adalah karena mereka mencari cara untuk menghabiskan waktu lebih banyak sambil menunggu adzan Magrib. Istilah ini dikenal dengan nama ngabuburit.

 


Perubahan Pola Belanja di Bulan Ramadan

Selama bulan Ramadan, terdapat beberapa perubahan pola belanja yang berbeda dengan bulan lainnya. Rata-rata, orang berbelanja dua kali lipat lebih banyak saat bulan Ramadan dibanding bulan-bulan lainnya. Ini terjadi pada komoditi tertentu, seperti makanan, pakaian mode, hingga perlengkapan ibadah.

Berdasarkan data temuan Moka, salah satu jumlah pembelian yang meningkat saat Ramadan adalah pakaian, terutama saat menjelang lebaran. Terhitung di tahun 2018, komoditas seperti pakaian dan aksesoris mengalami peningkatan penjualan sebesar 38,8 persen.

Kemudian khusus untuk kuliner, mengingat adanya tradisi buka puasa bersama yang kerap dilakukan saat bulan Ramadan, rata-rata restoran mengalami peningkatan transaksi penjualan khususnya di sore menuju malam hari. Ditemukan bahwa jumlah transaksi meningkat sebanyak dua kali lipat. Misalnya ketika di hari biasa seseorang hanya dua item makanan saja, di bulan Ramadan ia bisa membeli empat item makanan.

Adanya perubahan pola yang membuat masyarakat cenderung lebih konsumtif inilah yang menjadi alasan mengapa para pebisnis harus mencari cara yang unik untuk melakukan promosi agar meningkatkan penjualan.

Banyak pebisnis yang berlomba-lomba menghadirkan promosi menarik untuk mendapatkan keuntungan serta menarik para pelanggan. Untuk itu, jika Anda ingin usaha Anda dilirik oleh masyarakat saat bulan Ramadan, berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk bisnis Anda sendiri.


1. Mulai lebih awal

business woman in start position ready to run and sprint on athletics racing track

Ada alasan mengapa iklan sirup Marjan ditayangkan lebih awal di televisi bahkan beberapa minggu sebelum puasa. Ini dilakukan mengingat masyarakat benar-benar menyiapkan segala sesuatu untuk keperluan ibadah puasa mereka sebelum memasuki Ramadan.

Google menemukan bahwa, rata-rata masyarakat mulai mencari konten yang berhubungan dengan Ramadan sekitar seminggu sebelum bulan Ramadan. Mereka mulai belanja bahan makanan, mencari konten-konten Islami, dan lain sebagainya. Artinya, mulai lah lebih awal untuk mempromosikan usahamu sekiranya seminggu sebelum Ramadan dimulai.

Dengan memulai terlebih dahulu atau biasa dikenal dengan “mencuri start,” Anda bisa lebih bebas untuk berkreasi dan memberikan pakem bagi, katakan, pesaing Anda yang ingin membuat produk serupa. Mengapa demikian? Jika Anda adalah yang pertama membuat iklan untuk produk Anda, maka ini mungkin akan mengecilkan hati pesaing Anda yang sudah menyiapkan produk serupa, tetapi terlambat untuk mengiklankannya.

Baca Juga: 5 Elemen Penting untuk Mengiklankan Produk Anda


2. Mengikuti perubahan jadwal berselancar masyarakat

Happy family sitting on sofa and using laptop, mobile phone and digital tablet at home

Saat bulan Ramadan, terdapat perubahan jadwal berselancar masyarakat, khususnya pola di mana mereka aktif secara online. Biasanya, waktu paling aktif mereka adalah saat sahur hingga mendekati Subuh, serta sore hari hingga menjelang adzan Magrib.

Hasil riset menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sebesar 152 persen pada penelusuran e-commerce di waktu sahur. Waktu-waktu tersebut adalah waktu yang baik untuk Anda membagikan konten atau promosi Anda di media sosial.

Namun begitu, jika Anda merasa tidak punya waktu untuk menyiapkan postingan pada waktu-waktu tersebut, Anda bisa menyiapkannya di waktu lain yang memberikan lebih banyak keleluasaan untuk berpikir. Anda bisa menyiapkan konten saat banyak pemuasa masih lelap tertidur setelah shalat Subuh, misalnya pukul 9 atau 10 pagi.

Setelah itu, Anda bisa menjadwalkan konten tersebut untuk tayang pada waktu-waktu yang paling sibuk. Dengan begini, Anda bisa tetap memposting konten yang Anda inginkan pada waktu-waktu terpopuler, dan Anda juga tidak kewalahan jika lupa memposting konten hanya karena Anda tak punya waktu untuk menyiapkannya.


3. Buat konten yang berhubungan dengan Ramadan

Preparing for Ramadan, water, dates and bead

Saat bulan Ramadan, pencarian keyword yang berhubungan dengan Ramadan pada Google Search juga cenderung mengalami peningkatan. Dengan membuat konten yang berhubungan dengan Ramadan, peluang konten Anda ditemukan oleh calon pelanggan akan lebih besar.

Misalnya bagi Anda yang berbisnis kuliner, Anda bisa membuat konten kreatif berupa “Menu Sederhana untuk Berbuka Puasa” yang tentunya menarik serta relevan bagi banyak orang. Mengingat, banyak orang yang sudah memikirkan ingin makan apa saat buka puasa sejak siang hari.

Memang, poin ini sedikit teknis. Jika Anda masih bingung menentukan kata kunci yang tepat untuk produk Anda, Anda bisa mencoba melakukan riset kecil-kecilan di Ubersuggest.com, Keywordtool.com, atau, jika ingin berbayar namun komprehensif, Google Adwords. Di sana, Anda bisa melihat kata kunci mana yang memiliki performa yang baik di indeks pencarian Google dan mana yang buruk.


4. Mengoptimalkan promosi secara online

Close up of hand touching icon with finger

Bisa dibilang, Ramadan adalah waktu terbaik bagi para pebisnis untuk berpromosi karena rata-rata pembelian masyarakat cenderung meningkat. Ini terjadi di semua sektor bisnis, baik dari pakaian, tiket transportasi untuk mudik, barang elektronik, dan tentunya makanan. Mereka pun lebih memilih untuk belanja secara online yang biasanya mereka lakukan di kala senggang.

Anda bisa memanfaatkan momen ini untuk membuat promosi yang menarik. Misalnya, mengadakan promo spesial buka puasa bagi Anda yang berbisnis kuliner. Atau Anda juga bisa menawarkan harga spesial atau diskon khusus menjelang lebaran bagi Anda yang berbisnis pakaian. Pemberian label dengan nuansa Ramadan ditambah iming-iming diskon menarik akan semakin membuat para pelanggan tertarik untuk membeli produk Anda.

Baca Juga: Tarik Pelanggan Lebih Banyak dengan Strategi Promosi Ini!

Nah, dari keempat tips promosi di atas, apakah Anda sudah menerapkannya untuk bisnis Anda sendiri? Jika belum, apa salahnya mencoba?

Semoga sukses ya di bulan Ramadhan tahun ini!

Submit a Comment

Get Latest Info!

Moka Blog Grayscale
Copyright © 2018 Moka Teknologi Indonesia