How-To Productivity

Tips Membuat Nama Toko Menarik Beserta Contohnya

By Hangga Nuarta on March, 14 2019
Hangga Nuarta

Tips dan Trik Membuat Nama Toko yang Menarik Beserta Contohnya - Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa toko populer menarik banyak pengunjung?

Selain produk yang banyak dicari serta metode pemasaran yang bagus, nama toko ternyata ikut berpengaruh pada kesuksesan mereka. Mulai dari yang “klasik” seperti Matahari dan Kinokuniya, hingga yang populer lewat media sosial seperti Vanilla Hijab dan Devil Knit Wear, nama yang menarik adalah aset untuk kesuksesan bisnis.

Baca juga: Panduan Lengkap Membuat Toko Online untuk Pebisnis Pemula

Ingin membuat toko sendiri? Jangan segan melakukan brainstorming untuk menemukan nama yang tepat.


Mengapa Nama Toko yang Bagus Sangat Penting?

nama toko yang bagus

Photo by Kristian Egelund on Unsplash

Marty Neumeier, pakar branding dan penulis buku The Brand Gap, berpendapat bahwa nama yang bagus adalah investasi jangka panjang. Ada beberapa manfaat jelas dari nama menarik untuk toko atau etalase daring Anda, seperti:

1. Bisnis lebih populer

Nama toko yang populer akan lebih mudah diingat oleh calon pembeli. Hal ini akan memudahkan proses pembelian serta penyebaran informasi dari mulut ke mulut, sehingga jumlah pelanggan bertambah.

2. Mudah dilacak situs pencari

Membuat nama toko tercantum di halaman teratas hasil pencarian Google sangat penting bagi pebisnis masa kini. Nama toko yang mudah diingat dan populer cenderung lebih dikenali oleh algoritma Google. Ketika ada orang yang mencari produk tertentu di Google, nama toko Anda akan dengan mudah muncul.

3. Mudah menarik pelanggan baru

Nama yang bagus membuat suatu bisnis cenderung lebih menonjol di antara bisnis serupa. Hal ini akan memberi keyakinan tambahan pada calon pelanggan baru untuk memilih toko Anda.

4. Mudah mengikuti tren pencarian dengan suara

Tahun 2017 dan 2018 menunjukkan peningkatan popularitas teknologi pencarian dengan suara (voice search).

Dalam teknologi ini, Anda bisa mencari informasi lewat internet dengan menyebut nama objek yang hendak dicari ke arah perkakas. Nama yang bagus harus memiliki risiko salah ucap yang rendah.

Nama toko yang ideal juga berfungsi membangun loyalitas. Ketika suatu nama sering terdengar dan dikenal banyak orang, kesan positif terhadap bisnis tersebut semakin besar.

Baca juga: Apa Itu Hak Merek dan Kenapa Penting untuk Bisnis Anda?

Hal ini akan membuat orang lebih memilih toko yang terdengar familiar ketika mencari produk tertentu. Nama bagus akan memberi keunggulan ini.


7 Syarat Nama Toko yang Baik

nama toko yang baik

Photo by Tom Sodo on Unsplash

Bagaimana Anda bisa tahu bahwa suatu nama sudah cukup ideal? Neil Patel, pendiri Crazy Egg dan penasihat pemasaran digital asal Inggris, memaparkan beberapa syarat yang harus dipenuhi suatu nama ideal untuk toko atau produk. Mereka adalah:

1. Kejelasan pesan

Suatu nama tidak boleh menciptakan kesan yang membingungkan. Misalnya, jika Anda menggunakan kata “enak” atau “selera” di suatu lapak atau toko, hal itu pasti akan dipandang sebagai sesuatu terkait makanan. Jangan sampai menggunakan kata-kata terkait makanan untuk toko produk bahan bangunan, misalnya.

2. Trendi

“Trendi” di sini bukan berarti latah menirukan kata-kata yang sedang populer, namun lebih ke mengikuti perkembangan zaman. Jangan sampai Anda menggunakan kata-kata yang berkesan kuno atau ketinggalan zaman, dan tidak sesuai dengan suasana bisnis serta tren konsumsi masa kini.

3. Mudah diingat

Nama yang mudah diingat bukan berarti hanya terdiri dari sedikit huruf. Anda boleh saja menggunakan nama unik, misalnya memelintir sedikit ejaan suatu kata, namun jangan terlalu drastis sampai nama tersebut benar-benar sulit dibaca.

Jika perlu, Anda lebih baik sekalian menciptakan “kata baru” yang mudah diucapkan (misalnya Spotify atau BliBli), asal tidak membuatnya terlalu sulit.

4. Tidak menyinggung norma dan adat setempat

Anda mungkin ingin mencoba keren atau menarik perhatian dengan memilih nama toko yang menyinggung.

Akan tetapi, Anda sebaiknya tidak melakukannya. Memilih nama kontroversial mungkin akan menarik perhatian secara drastis di awal, namun Anda tidak akan mendapat pelanggan jangka panjang.

5. Deskriptif

Nama yang deskriptif maksudnya adalah mampu menjelaskan tentang produk tersebut, bahkan tanpa penjelasan panjang lebar.

Contohnya, hanya dengan menyebut nama “SoundCloud”, orang tahu bahwa situs ini pasti berfokus pada produk-produk audio. “Quicksprout” adalah nama usaha konsultasi bisnis yang mengacu pada pertumbuhan cepat.

6. Mudah diterjemahkan sebagai merek

Jika toko Anda punya nama yang sama dengan merek, pastikan bahwa nama tersebut mudah diterjemahkan sebagai merek (brandable).

Pertimbangkan bagaimana nama tersebut akan terlihat saat dicetak pada kemasan, botol, dan sebagainya. Bayangkan juga skenario saat produk tersebut harus diiklankan.

7. Memiliki daya dan potensi jual

Nama yang bagus harus memiliki potensi untuk memikat konsumen. Jika Anda memutuskan menamai toko dengan suatu kombinasi kata, nama tersebut harus bisa dipromosikan atau dijual berulang-ulang.

Baca juga: 15 Ide Bisnis untuk Mahasiswa dengan Potensi Penghasilan Tinggi

Bayangkan jika Anda melakukan presentasi untuk mengenalkan kesuksesan toko Anda, lalu sebutkan nama toko keras-keras. Apakah terdengar “komersial”?

Ketujuh syarat ini tidak perlu dipahami secara kaku. Akan tetapi, Anda bisa menggunakannya sebagai patokan untuk menciptakan nama yang bagus.


9 Cara Menemukan Ide Nama Toko

mencari nama toko

Photo by Noah Naf on Unsplash

Idealnya, Anda harus mencari nama toko ketika ide produk atau jasa sudah tersusun rapi. Hal ini karena identitas toko harus mencerminkan konsep serta layanan atau produk utamanya. Berikut beberapa langkah untuk membuat nama bagus:

1. Temukan kosakata terkait produk Anda

Perhatikan daftar produk atau jasa yang bisnis Anda tawarkan. Gunakan kamus untuk membuat daftar kosakata yang mencerminkan produk atau jasa tersebut, baik dalam bahasa Indonesia, Inggris, bahkan bahasa daerah atau bahasa asing lain. Daftar ini bisa Anda jadikan panduan untuk menemukan kombinasi menarik.

2. Pertimbangkan pelanggan utama Anda

Demografi dan karakter pelanggan akan menentukan gaya komunikasi serta promosi Anda. Hal yang sama berlaku saat menentukan nama.

Apakah Anda akan membuat kombinasi nama yang lucu, trendi, resmi, atau feminin dan elegan? Semua tergantung pada sasaran pemasaran produk.

3. Lakukan riset terhadap pesaing

Temukan nama-nama toko atau kios yang ada di area incaran Anda untuk proses pemasaran. Carilah toko yang bisnisnya mirip dengan Anda.

Nama seperti apa yang mereka gunakan? Bagaimana mereka memasarkannya? Siapa yang menjadi sasarannya?

4. Buat paduan dua kata singkat

Nama ideal biasanya terdiri dari paduan dua kata, karena tidak terlalu pendek (sehingga kurang berkesan) atau kepanjangan (sehingga sulit diingat). Anda bisa memadukan dua kata berbeda yang menggambarkan bisnis, atau pengulangan kata yang sama namun dengan sedikit variasi agar unik.

Akan tetapi, jika modal promosi Anda kuat dari awal, satu atau tiga kata juga tidak masalah.

5. Buat daftar beberapa nama

Jangan berhenti pada satu nama. Buatlah paling tidak 10 nama dengan berbagai variasi dari kosakata Anda. Membuat banyak nama juga memberi Anda lebih banyak pilihan jika ada nama yang ternyata tidak bisa digunakan.

6. Periksa ketersediaan nama

Masukkan setiap nama toko yang sudah Anda buat ke kotak situs pencari, lalu tekan “Cari” (Enter).

Jika nama tersebut sudah ada sebagai sebuah bisnis (terutama jika sudah terdaftar secara resmi atau sudah memiliki banyak pelanggan), berarti Anda tidak bisa menggunakannya. Gunakan sumber-sumber seperti situs hak paten, baik yang di Indonesia maupun luar negeri.

7. Diskusi dengan pihak lain

Jika Anda mendirikan toko sendiri, mintalah pendapat orang lain yang bisa Anda percaya terkait nama. Cari orang yang karakteristiknya sesuai dengan sasaran pemasaran Anda (misalnya kerabat yang masih remaja jika Anda menyasar pelanggan di kalangan anak muda).

Tanyakan pendapatnya tentang bagaimana kedengarannya nama tersebut, dan kesan yang ditangkapnya saat mendengarnya.

8. Pertimbangkan pranala situs/akun toko

Zaman sekarang, Anda harus siap dengan nama situs atau akun media sosial untuk toko. Pertimbangkan bagaimana cara membuat pranala alias URL situs, yaitu deretan karakter yang Anda ketik di peramban Chrome, Firefox, atau Edge untuk menuju ke suatu situs.

Pastikan nama toko tersebut mudah dieja atau diketik. Hal yang sama berlaku untuk nama akun media sosial.

9. Pilih logo dan slogan yang baik

Selain nama, logo dan slogan juga akan menentukan apakah toko Anda akan sukses atau tidak. Jika Anda berniat mengembangkan bisnis, jangan ragu memesan jasa desainer serta copywriter untuk menciptakan logo dan slogan. Keduanya akan Anda gunakan dalam waktu lama, sehingga harus berkualitas sejak awal.

Akhirnya, pastikan Anda mampu menjelaskan makna di balik nama tersebut ketika ditanya. Jangan lupa mempertimbangkan makna atau kaitan antara nama tersebut dengan produk Anda. Hal ini penting sebagai salah satu modal untuk mencari investor atau rekanan potensial.


Contoh Nama Toko Unik dan Karakteristik Mereka

nama toko unik

Photo by AJ Garcia on Unsplash

Nama toko unik di berbagai negara memiliki karakter berbeda, namun mereka berhasil masuk ke dalam memori banyak orang dan menciptakan loyalitas. Berikut beberapa contoh nama unik atau terkenal beserta karakteristik khususnya:

1. Nama satu kata yang familiar

Berbagai toko sukses menggunakan nama yang terdiri dari satu kata, diambil dari kosakata yang sudah umum. Contohnya adalah Target, Amazon, Bondy, dan Matahari. Agar tidak “tenggelam”, Anda harus melakukan promosi kuat sejak awal.

2. Nama satu kata yang unik/hasil “pelintiran”

Jika Anda takut nama yang dipilih tidak akan berkesan, cobalah memelintir satu kata yang terlihat familiar menjadi sesuatu yang baru. Contohnya adalah Tokopedia, Elevenia, dan Shopee.

3. Nama dua kata yang familiar

Nama dua kata adalah yang paling digemari pemilik toko. Selain terasa “pas” diucapkan, nama dua kata juga memberi gambaran lebih jelas tentang keunggulan, visi, atau filosofi toko tersebut. Contohnya adalah The Body Shop, Electronic City, BukaBuku, dan Batik Keris.

4. Nama dua kata yang unik

Sama seperti poin kedua, Anda juga bisa memelintir atau membuat versi kreatif dari dua kata untuk dijadikan satu nama. Pelintiran ini bisa berarti memadukan dua kata menjadi satu. Contohnya adalah Alfamart, Bukalapak, dan Salestock.

5. Nama dengan angka

Menambahkan angka pada nama toko sedikit berisiko. Selain lebih sulit diingat, angka dalam URL toko biasanya kurang diminati Google.

Akan tetapi, angka bisa digunakan untuk menerjemahkan filosofi toko. Contohnya adalah Forever 21 (merujuk pada produk pakaian untuk anak muda) atau 7-11 (buka dari pukul 07.00 pagi hingga 11.00 malam).

6. Nama (orang) di dalam nama

Menggunakan nama orang untuk toko akan memberikan kesan personal. Misalnya, orang akan berpikir bahwa bisnis tersebut adalah milik keluarga yang sudah turun-temurun.

Nama orang juga bisa memancing rasa penasaran, sehingga toko yang menggunakannya akan selalu diingat. Contohnya adalah Batik Danar Hadi atau McDonald’s.

7. Nama bahasa asing

Nama bahasa asing biasanya menimbulkan rasa penasaran. Dalam hal Indonesia, nama bahasa asing (terutama dari bahasa Inggris) dapat meningkatkan “gengsi” toko serta membuatnya lebih menarik. Contohnya adalah toko donat J-Co atau Holland Bakery yang sama-sama berasal dari Indonesia.


URL dan Nama Toko: Apakah Harus Sama?

nama situs toko

Photo by Christian Wiediger on Unsplash

Pernahkah Anda melihat produk yang nama kios daringnya tidak sama? Misalnya, produk kopi Bali bernama ASDF Coffee mungkin dijual di situs resmi bernama GoodBaliCoffee(.)com.

Hal ini karena nama toko dan URL diadopsi oleh pihak-pihak berbeda. Hanya karena nama untuk toko Anda sudah bagus, bukan berarti URL untuk nama tersebut tersedia, karena mungkin sudah diambil orang.

Solusinya adalah melakukan modifikasi pada nama URl saat hendak membuat situs. Berikut beberapa contoh cara melakukannya:

  • (Merek Anda) + (produk utama). Contoh: AnggunSepatu(.)com
  • (Kata kerja) + (produk utama). Contoh: CariSepeda(.)co
  • (Merek Anda) + (nama industri). Contoh: DayaSukmaProperti(.)net
  • (Kata kerja) + (merek Anda). Contoh: CetakKusuma(.)id

Sama seperti nama untuk toko, Anda juga bisa mengutak-atik berbagai kombinasi untuk menemukan URL yang tepat. Akan tetapi, jika Anda menggunakan kombinasi yang berbeda dari nama produk atau toko sebenarnya, pastikan mereka masih terkait secara makna.

Moka POS, Aplikasi Kasir Andalan Pebisnis di Seluruh Indonesia


4 Cara Memasarkan Nama Toko

cara memasarkan toko

Photo by Campaign Creators on Unsplash

Ingin banyak orang segera mengunjungi toko Anda? Manfaatkan cara-cara berikut untuk mengenalkan toko kepada masyarakat luas setelah Anda menemukan nama yang tepat:

1. Sebarkan tautan situs dan akun toko

Setelah membuat nama toko serta situs dan akunnya, gunakan berbagai media untuk mempromosikan mereka secara langsung.

Misalnya, Anda bisa menyantumkan akun serta situs toko di bagian profil mereka. Anda juga bisa berkunjung ke forum promosi dan menyantumkan informasi tersebut.

2. Gunakan fitur bisnis dari media sosial

Facebook dan Instagram sama-sama memiliki fitur khusus pemilik toko, misalnya akun bisnis atau piliihan promosi berbayar. Di Instagram, misalnya, ada pilihan iklan video, slide, stories, dan foto biasa yang bisa Anda sambungkan dengan situs.

3. Cetak pada kartu nama

Kartu nama masa kini tidak hanya menyantumkan nama, kedudukan, dan alamat bisnis, namun juga akun media sosial serta nama situs.

Anda bisa mempromosikan toko secara langsung dengan memasukkan semua informasi ini ke toko. Jangan lupa memilih desain kartu yang kira-kira cocok untuk demografi pelanggan Anda.

4. Ikut ajang UKM/temu kenal

Ajang yang mengumpulkan para pebisnis di satu tempat adalah kesempatan bagus untuk memperkenalkan toko Anda ke orang lain yang sama-sama berbisnis.

Jangan sampai nama toko Anda berhenti hingga di titik perencanaan. Pastikan mengenalkan namanya ke orang lain sebanyak mungkin untuk meningkatkan keberhasilan promosi mulut ke mulut.


Kesimpulan: Nama Bagus Itu Penting!

pentingnya nama toko

Photo by Noah Naf on Unsplash

Memulai bisnis toko bukan hanya soal menentukan produk dan menyusun model bisnis. Hal yang terlihat sepele seperti nama ternyata bisa menentukan kesuksesan jangka panjang toko.

Nama yang ideal harus mudah diingat, mampu mencerminkan toko dengan baik, cocok dengan demografi pelanggan utama, ramah situs pencari, serta tidak menyamai nama yang sudah digunakan dan terdaftar.

Ingin bisnis Anda sukses dan dikenal luas? Pastikan merencanakan semua aspek dengan baik, termasuk menemukan nama toko yang ideal. Jangan lupa, andalkan juga aplikasi kasir mumpuni yang dapat membantu operasional toko Anda sehari-hari dengan mudah. Ya, apalagi kalau bukan Moka POS?

Dengan Moka POS, Anda bisa memantau penjualan dari mana saja dan kapan saja. Anda pun bisa mengatur meja lewat Table Management, memantau inventaris dan bahan baku lewat Inventory Management, bahkan membuat Loyalty Program untuk para pelanggan setia Anda. Mau coba gratis Moka 14 hari? Klik banner di bawah ini, yuk!

Aplikasi Kasir Moka POS untuk Coffee Shop

Submit a Comment

Get Latest Info!

Moka Blog Grayscale
Copyright © 2018 Moka Teknologi Indonesia