Merchant Highlight

Rahasia Sukses The Bobatime Indonesia Buka 100 Cabang dalam Satu Tahun

By Jordhi Farhansyah on February, 1 2021
Jordhi Farhansyah

Musisi yang juga suka nulis.

Rahasia Sukses The Bobatime Indonesia Buka 100 Cabang dalam Satu Tahun - Boba menjadi salah satu minuman hits yang banyak digandrungi masyarakat beberapa tahun terakhir ini. Melihat adanya peluang yang begitu besar di industri kuliner ini, The Bobatime Indonesia pun mencoba untuk terjun dan menyediakan berbagai minuman boba beraneka rasa.

The Bobatime Indonesia berdiri pada 27 Desember 2019, yang membuatnya masih tergolong baru di pasar boba Indonesia. Meskipun baru, saat ini The Bobatime sudah memiliki 100 outlet yang tersebar di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat hingga di Kalimantan Barat, lho!

Lalu, apa yang membuat The Bobatime Indonesia bisa meningkat begitu pesat dalam waktu singkat? Simak perjalanannya di bawah ini, yuk!

Konsisten di Kualitas, Rasa, dan Pelayanan

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by The Bobatime Indonesia (@bobatime.indo)

Memiliki keunggulan dalam hal harga dan kualitas membuat The Bobatime cepat diterima di masyarakat luas. “Kami berkomitmen untuk rasa tidak pernah berubah, bahkan terus berinovasi, dan yang pasti harganya sangat-sangat terjangkau,” kata Fahrul selaku Vice President Marketing and Business Development The Bobatime Indonesia.

Ya, rupanya, The Bobatime Indonesia menawarkan minuman dengan kisaran harga mulai dari Rp6.000 hingga Rp18.000 saja. Sangat terjangkau bagi banyak kalangan bukan? Kendati begitu, meski harganya terjangkau, bukan berarti kualitas produknya dikorbankan. 

“Kami memang mau memberikan sesuatu yang baru untuk kalangan pencinta boba, bisa menikmati boba enak dan nikmat dengan harga yang sangat terjangkau,” kata Fahrul.

Sampai saat ini, The Bobatime sudah memiliki 33 menu yang ditawarkan kepada para pelanggannya. Walaupun sudah memiliki 100 outlet, nyatanya hal tersebut tidak membuat mereka cepat puas. Inovasi demi inovasi dilakukan agar mereka mampu bertahan di tengah kerasnya persaingan minuman boba di Tanah Air.

Saat ini The Bobatime Indonesia menggunakan konsep outlet grab and go. “Jadi customer atau pelanggan tidak perlu susah-susah datang ke outlet kami. Cukup buka aplikasi di handphone, sudah bisa kami kirim langsung ke tempat tujuan,” terang Fahrul. Namun, ada juga outlet di Madiun dan Pontianak yang menyediakan ruang tunggu bagi para konsumen untuk dine-in atau tempat tunggu para mitra driver online.

Baca juga: Tips Membuat dan Contoh Daftar Menu untuk Bisnis Kuliner


Rahasia Buka 100 Cabang dalam Satu Tahun

The Bobatime Indonesia

Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana ya, caranya membuka 100 cabang dalam waktu kurang lebih satu tahun saja? The Bobatime Indonesia membocorkan, mereka memberikan kesempatan pada masyarakat untuk bermitra dengan mereka.

Para mitranya sangat dimudahkan, tidak perlu pusing-pusing memikirkan renovasi outlet, rekrutmen dan training karyawan, pemenuhan bahan baku, juga marketing. Semuanya akan ditangani langsung oleh manajemen pusat dari The Bobatime. 

Para mitra pun akan mendapatkan laporan bulanan beserta bagi hasilnya. Sangat memudahkan sekali bagi Anda yang ingin berinvestasi tanpa harus ikut campur dalam manajemen outlet.

Nah, untuk menjalin kemitraan dengan usaha ini, Anda perlu merogoh kocek sebesar Rp200 juta dan Anda hanya perlu menunggu keuntungan per bulan saja. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa berkontribusi terhadap performa outlet Anda, ya.

The Bobatime Indonesia sangat terbuka bagi para mitra yang ingin memberi masukan atau saran perbaikan supaya setiap outlet mampu memberikan penghasilan yang diharapkan sehingga masing-masing pihak pun sama-sama diuntungkan.

Fahrul menambahkan, dengan adanya kemitraan ini mereka berharap bisa tetap menjaga silaturahmi dengan para mitra sehingga kerja sama yang terjalin pun bisa bertahan dalam jangka waktu yang panjang. 

Baca juga: 7 Tren Bisnis Kuliner di Era New Normal, Wajib Dipelajari!


5 Tips Manajemen Usaha Multioutlet

Ya, menjalankan bisnis dengan sistem kemitraan memang susah-susah gampang. Apalagi, kini The Bobatime Indonesia sudah memiliki ratusan cabang yang perlu diperhatikan performanya satu per satu. Bagi Anda yang saat ini sudah memiliki banyak cabang atau berencana melakukan ekspansi, berikut ini 7 tips manajemen usaha multioutlet ala The Bobatime Indonesia

1. Siapkan tim khusus dan terapkan standar tinggi

Demi pelayanan yang lebih maksimal, The Bobatime Indonesia pun sudah mempersiapkan beberapa tim andal yang secara khusus bertanggung jawab mengurus semua outlet, tentunya dengan memperhatikan standar tinggi yang telah ditetapkan.

Misalnya, outlet baru yang akan dibuka kan disurvey terlebih dahulu demografi lokasinya guna mengetahui apakah lokasinya strategis atau tidak, potensial untuk menghasilkan banyak penjualan atau tidak, dan sebagainya.

2. Analisis performa setiap usaha secara rutin

Apabila semua aspek sudah terpenuhi, The Bobatime Indonesia akan terus menganalisis outlet selama beberapa bulan awal untuk menilai hal-hal apa saja yang perlu ditingkatkan. Apabila ada performa outlet yang kurang bagus, manajemen akan mencoba untuk mencarikan solusi, misalnya dengan membuat promo untuk mendongkrak penjualan.

Dengan demikian, performa terbaik setiap outlet pun bisa menjadi tanggung jawab sekaligus bukti bahwa memang, The Bobatime Indonesia layak dilirik oleh mitra usaha lainnya.

3. Tetap berkomunikasi dengan para mitra

Menjaga komunikasi dengan para mitra sangatlah penting agar kualitas dan standar multioutlet The Bobatime Indonesia tetap terjaga. Transparansi juga dijunjung tinggi, termasuk ketika ada outlet yang performanya menurun.

Fahrul percaya, komunikasi yang lancar juga akan meningkatkan rasa aman dan nyaman dari sisi mitra terhadap usaha ini.

4. Jalankan bisnis sesuai SOP yang  berlaku

SOP atau pedoman kerja akan memudahkan setiap pemilik usaha dalam menjalankan seluruh kegiatan bisnis agar lebih terstruktur, rapi, dan terencana. Hal itu pula lah yang dilakukan oleh The Bobatime Indonesia sehingga bisnis mereka bisa berjalan dengan lebih lancar.

Rencananya, pada 2021 ini, mereka akan membuka 180 cabang The Bobatime baru yang tersebar di seluruh Indonesia. Tentu, SOP akan dijalankan demi bisnis yang lebih terarah.

5. Menggunakan aplikasi kasir Moka demi manajemen yang lebih baik

Mengurus ratusan outlet memang banyak tantangannya. Oleh karena itu, The Bobatime memutuskan untuk bermitra dengan Moka sejak pertama kali outletnya dibuka.

Mereka pun memanfaatkan berbagai fitur serta layanan yang mampu mendukung operasional usaha sehari-hari. Selain aplikasi kasir, mereka juga memanfaatkan fitur pembuatan diskon dan manajemen inventaris.

Kehadiran Moka pun juga membantu usaha ini untuk bisa meng-update menu dengan mudah dan melihat persediaan stok bahan baku secara real-time. Mereka pun juga bisa memantau ratusan outlet sekaligus hanya lewat satu aplikasi atau dashboard, tanpa perlu datang langsung ke tiap-tiap outlet setiap hari.

Secara keseluruhan, The Bobatime Indonesia mengaku sangat puas dengan kemudahan yang ditawarkan oleh Moka. 

“Outlet kami sudah 100, yang artinya kita sudah pakai 100 akun untuk Moka. Jadi, (pebisnis) lain pun juga perlu pakai Moka,” kata Fahrul seraya memberikan rekomendasi kepada pemilik usaha lain untuk mencoba Moka.

Ya, Moka berkomitmen menjadi one-stop solution bagi siapa saja yang ingin memaksimalkan bisnis di bidang apa pun, termasuk F&B, ritel, dan jasa.

Moka memberikan beragam layanan yang bisa membantu operasional bisnis Anda menjadi lebih mudah, efektif, dan efisien. Mulai dari layanan point of sales berbasis cloud dengan laporan penjualan yang lengkap dan mudah dipahami, manajemen pelanggan, stock inventory, table management, pembayaran, hingga permodalan usaha.

Saat ini Moka sedang mengadakan program coba gratis selama 14 hari bagi semua pemilik usaha. Yuk, buktikan sendiri bagaimana Moka bisa memudahkan bisnis Anda dengan mengklik banner berikut.

New call-to-action

Submit a Comment

Get Latest Info!

Moka Blog Grayscale
Copyright © 2018 Moka Teknologi Indonesia