Business Insight

10 Strategi Promosi Penjualan untuk Bisnis Kuliner Online

By Jordhi Farhansyah on July, 14 2020
Jordhi Farhansyah

Musisi yang juga suka nulis.

10 Strategi Promosi Penjualan untuk Bisnis Kuliner Online - Saat ini, kita sudah memasuki fase normal yang baru di mana terjadi perubahan dalam pola belanja konsumen. Mulanya, banyak konsumen yang memilih untuk berbelanja secara offline, kini opsi berbelanja secara online pun kini jadi pilihan utama.

Beruntungnya, berapa jenis bisnis bisa pindah haluan menjadi sepenuhnya online, berkat dukungan berbagai platform yang sudah ada. Contohnya seperti bisnis kuliner yang kini juga ditopang oleh adanya layanan pesan antar online.

Baca juga: Free E-book: Fotografi Produk dan Jasa untuk Bisnis Online

Meskipun demikian, bisnis kuliner pun tetap harus mengambil beberapa langkah strategis agar dapat memanfaatkan momen ini. Salah satu langkah tersebut adalah dengan mengadakan promo-promo khusus untuk pembelian online.

Oleh karena itu, untuk membantu bisnis kuliner Anda agar mampu tetap bertahan, berikut ini 10 strategi promosi penjualan untuk bisnis kuliner online yang bisa diterapkan.

10 Strategi Promisi Penjualan untuk Bisnis Kuliner Online

1. Promo traktir ojeg online

Seperti yang disebutkan sebelumnya, bisnis kuliner online saat ini terbantu oleh adanya layanan antar yang disediakan oleh platform ojeg online. Tak sedikit bisnis kuliner yang meraup omzet berkali lipat berkat inovasi ini.

Baca juga: 6 Strategi Bisnis di Era New Normal demi Penjualan Maksimal

Namun, di tengah masa pandemi saat ini, para pengemudi ojeg online pun terkena imbasnya. Padahal, keberadaan mereka sangat membantu para pebisnis dan juga konsumen. Oleh karena itu, sebagai wujud apresiasi atas jerih payah mereka, Anda bisa mengadakan promo traktir ojeg online dengan harga yang terjangkau.

Salah satu merchant yang menerapkan strategi promosi penjualan ini adalah Kopi Chuseyo yang menyediakan menu untuk traktir ojeg online mulai dari Rp10.000 saja. Kopi Chuseyo pun menyediakan menu ini di seluruh outlet-nya sehingga konsumen dari berbagai daerah bisa sama-sama membantu para ojeg online. 


2. Pre-order menu DIY (do-it-yourself)

Strategi promosi penjualan untuk bisnis kuliner online yang satu ini mengajak konsumen untuk membuat sendiri hidangan yang mereka inginkan, asalkan jika dipesan dalam jumlah yang besar. Strategi ini bisa memberikan konsumen kebebasan dalam berkreasi, sekaligus memungkinkan mereka untuk bisa menikmati hidangan tersebut kapan pun mereka mau.

Baca juga: 7 Tren Bisnis Kuliner di Era New Normal, Wajib Dipelajari!

Anda sebagai pebisnis pun tak lagi dipusingkan dengan adanya pembatasan sosial, karena para konsumen bisa membuatnya sendiri di rumah. Salah satu merchant yang menerapkan strategi promosi penjualan untuk bisnis kuliner online ini adalah Kokumi.

Kokumi menyediakan paket-paket DIY untuk beragam jenis menu yang bisa dipesan di sebuah marketplace. Di dalam paketnya terdapat bahan-bahan mentah, dua sampai empat resep minuman Kokumi, brosur berisi cara pembuatannya, dan merchandise spesial untuk beberapa menu. Dengan demikian, para konsumen Kokumi bisa menikmati aneka menu favoritnya kapan pun mereka mau.


3. Menu DIY yang dikombinasikan dengan aneka sajian lain

Inspirasi strategi promosi penjualan untuk bisnis kuliner online yang tak kalah menarik datangnya dari Xing Fu Tang. Kedai minuman asal Taiwan ini menyediakan paket penjualan berisi boba brown sugar-nya saja, milk tea-nya saja, atau pun paket penjualan lengkap.

Baca juga: 15 Rekomendasi Akun TikTok tentang Bisnis dan Keuangan

Dengan tersedianya ragam pilihan, konsumen jadi memiliki kebebasan lebih untuk menentukan pilihannya. Selain itu, Xing Fu Tang juga mengajak konsumennya untuk mengolah brown sugar boba-nya menjadi beragam hidangan lainnya. Misalnya, seperti kolak brown sugar, brownies brown sugar, mochi boba, hingga boba in jar


4. Es kopi yang dijual per liter

Baik sebagai penjual maupun pembeli, Anda pasti pernah mendengar bahwa bisnis kuliner zaman sekarang (terutama bisnsi kedai kopi), banyak menjual minuman botolan berukuran satu liter?

Ya, strategi promosi penjualan untuk bisnis kuliner online yang satu ini terbilang cukup sukses untuk menggaet minat pembeli. Di satu sisi, konsumen bisa mengobati rasa rindunya terhadap kopi Anda, Anda pun juga bisa mendapat exposure berkat para konsumen yang mengunggah konsep yang unik ini ke media sosial mereka masing-masing.

Baca juga: 11 Peluang Bisnis Rumahan Pasca COVID-19 yang Bakal Laris Manis

Es kopi satu liter ini juga memberikan value-for-money terbaik karena konsumen bisa mendapatkan lebih untuk harga yang lebih sedikit.

Jika Anda ingin mulai menjual es kopi satu liter, mungkin cara unik dari Dua Coffee dalam mempromosikannya bisa jadi inspirasi bagi Anda, yaitu dengan mengadakan bottle challenge yang terinspirasi dari #passthebrushchallenge. Menarik bukan?


5. Promo giveaway bagi followers di media sosial

Promo giveaway adalah salah satu strategi promosi penjualan untuk bisnis kuliner online yang paling sering diadakan. Dengan mengajak para peserta untuk mengikuti challenge yang Anda tetapkan di media sosial, secara tidak langsung mereka telah bantu mempromosikan bisnis Anda ke lingkungan terdekat mereka.

Dengan demikian, exposure dan visibility bisnis Anda pun akan semakin meningkat. Hadiah yang bisa Anda berikan kepada peserta pun beragam. Bisa berupa voucher, uang tunai, atau bahkan special gift seperti yang dilakukan oleh Dore by LeTAO.

Baca juga: 5 Tips Meningkatkan Penjualan Saat Pandemi ala DORÉ by LeTAO


6. Promo diskon atau potongan harga

Potongan harga adalah cara terbaik untuk menarik perhatian pembeli. Strategi promosi penjualan untuk bisnis kuliner online ini telah terbukti sukses dalam berbagai jenis bisnis, termasuk pula bisnis kuliner. Kuncinya adalah memilih produk yang tepat untuk diberikan potongan harga dan dipasarkan dengan baik.

Anda juga bisa bekerja sama dengan platform ojeg online untuk menjangkau lebih banyak konsumen, seperti yang dilakukan oleh Kakkk Ayam Geprek yang mengadakan promo potongan harga di platform online delivery.


7. Inovasi dengan hadirkan produk baru

Dalam dunia bisnis, inovasi menjadi poin penting untuk membuat Anda tetap unggul dibanding kompetitor. Khusus untuk bisnis kuliner, hadirnya menu baru bisa menciptakan momentum yang dapat membuat konsumen tertarik.

Menu baru ini bisa Anda sesuaikan dengan trend yang sedang berkembang di dunia kuliner, atau pun tren musiman. Contohnya seperti Teh Sapi Candil, menu baru yang dihadirkan Satu Pintu Coffee dalam rangka menyambut bulan Ramadan.

Lewat inovasi menu ini, Satu Pintu Coffee menghadirkan Candil yang kenyal dengan modern twist. Langkah ini memang terbilang cukup unik karena teh susu umumnya disajikan bersama dengan boba. Keunikan inilah yang mampu menciptakan perbincangan di kalangan konsumen sehingga membuat mereka tertarik untuk mencobanya. 


8. Paket hampers atau parsel 

Tradisi pemberian parsel atau hampers adalah salah satu yang paling ditunggu saat Lebaran tiba. Biasanya, hampers atau parcel ini berisi makanan kering dan minuman manis, yang merupakan wujud perayaan atas kemenangan menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.

Namun, hampers atau parsel ini kian lama semakin terkesan biasa saja. Oleh karena itu, jika Anda ingin menghadirkan hampers atau parcel yang sukses menggaet minat konsumen, buatlah seunik mungkin.

Tengok saja inovasi yang dihadirkan oleh Healthy Wagyu, yaitu Parcel Daging Healthy Wagyu yang dimulai dari harga Rp350.000,- untuk paket slice beef rosu 500gr, australian sirloin meltique 500gr, dan wagyu cube 500gr. Jadi, hampers tidak harus selalu makanan ringan, bukan?


9. Hadirkan menu paket ekonomis

Selain potongan harga, menu paket ekonomisjuga merupakan salah satu yang terbaik untuk menarik minat pelanggan. Bahkan, promo ini sudah sering digunakan oleh berbagai merchant dan mendapatkan hasil yang cukup signifikan. Konsumen pun biasanya lebih memilih menu paket ketimbang a la carte, dengan alasan value for money yang lebih baik. 

Jika Anda juga bekerja sama dengan aplikasi ojeg online, konsumen bahkan bisa menikmati potongan harga ekstra untuk menu paket yang sudah ekonomis. Contohnya seperti merchant Nayam yang hadirkan menu paket nasi, ayam, snack, dan minum dengan harga Rp20.000 dengan tambahan promo dari online delivery platform.


10. Mengadakan program charity kemanusiaan

Saat ini rasa kemanusiaan orang-orang semakin terketuk, sehingga mereka semakin terdorong untuk berbuat kebaikan. Anda pun bisa memanfaatkan momen ini dengan menghadirkan beragam program charity. Misalnya, dengan menetapkan beberapa persen dari harga sebuah menu untuk diamalkan. Dengan demikian, konsumen bisa menikmati menu favoritnya sambil berderma untuk sesama. 

Selain itu, Anda pun bisa juga mengadakan program bagi-bagi makanan gratis seperti yang dilakukan oleh Ngikan melalui program Berbagi Ngikan. Lewat strategi promosi penjualan untuk bisnis kuliner online ini, Ngikan membagikan secara gratis aneka menu Ngikan kepada acara-acara sosial yang melibatkan panti asuhan. Apakah Anda tertarik untuk mencoba jenis promo yang mulia ini?

Baca juga: 8 Manfaat Sedekah di Bulan Ramadan untuk Pebisnis dan Bisnis

Itu dia 10 contoh strategi promosi penjualan untuk bisnis kuliner online Anda. Semoga kesepuluh poin di atas bisa menginspirasi Anda supaya bisa tetap semangat menjalani usaha di era normal yang baru.

Jangan lupa, aplikasi kasir Moka selalu siap untuk mendukung bisnis Anda, mulai dari membantu pencatatan penjualan, melacak stok inventaris, mengatur jadwal karyawan, hingga membuat program loyalitas pagi para pelanggan Anda.

Dengan Moka, urusan kasir lebih beres! Khusus Anda pembaca artikel ini, mau coba Moka gratis selama 14 hari? Kami juga bisa mendemokan pemakaian Moka untuk Anda, lho!

Aplikasi Kasir Moka POS untuk Coffee Shop

Submit a Comment

Get Latest Info!

Moka Blog Grayscale
Copyright © 2018 Moka Teknologi Indonesia