Business Insight

Menjaga Loyalitas Karyawan Itu Penting, Kenapa?

By Samina Sharanani on November, 12 2020
Samina Sharanani

A word crafter

Menjaga Loyalitas Karyawan Itu Penting, Kenapa? - Karyawan merupakan ujung tombak dari seluruh operasional perusahaan Anda. Mereka mengeksekusi segala kegiatan bisnis perusahaan Anda dari hari ke hari, minggu ke minggu, dan seterusnya. Citra perusahaan Anda di mata pelanggan juga sangat bergantung pada kinerja karyawan Anda.

Oleh karena itu, kenyamanan seorang karyawan harus diperhitungkan matang-matang dan diberi perhatian lebih. Hal ini nantinya bukan hanya berimbas pada produktivitas kerja karyawan yang meningkat saja, tetapi juga berpengaruh ke loyalitas mereka kepada perusahaan Anda.

Menurut riset, sepertiga umur seseorang dihabiskan di tempat kerja. Anggap saja karyawan Anda menghabiskan sepertiga waktu hidupnya di perusahaan Anda. Apabila dalam rentang waktu tersebut karyawan diberikan kenyamanan yang mampu mendorong kreativitas dan produktivitas mereka, maka tentu saja mereka akan merasa bahagia dan lebih termotivasi untuk menampilkan performa kerja terbaik setiap harinya.

Baca juga: 7 Tips Buat Karyawan Lebih Bahagia di Kantor 

Akan tetapi, bagaimana jadinya apabila karyawan tidak termotivasi atau tidak bahagia sama sekali dalam menjalankan pekerjaannya sehari-hari? Tentu saja hal ini akan berdampak buruk pada operasional perusahaan. Produktivitas menurun, citra perusahaan memburuk, hubungan antara karyawan-atasan juga mungkin runtuh. Pada tingkat yang fatal, loyalitas karyawan kepada perusahaan juga bisa luntur. 

Dengan demikian, kenyamanan kerja karyawan harus dipertimbangkan sebagai salah satu prioritas utama dalam menjalankan bisnis Anda. Karena bagaimanapun, karyawan adalah salah satu aset penting yang dimiliki oleh sebuah perusahaan.


Mengapa Karyawan Merupakan Aset Penting Perusahaan?

training karyawan - Karakter Pengusaha Sukses - gaji karyawan - loyalitas

Aset sebuah perusahaan tidak hanya berwujud uang, tanah, bangunan, peralatan atau perlengkapan saja, tapi juga berwujud karyawan sebagai sumber daya manusianya.Sama seperti aset-aset lainnya, mereka bisa membantu perusahaan memperoleh nilai lebih atau untung di kemudian hari. 

Oleh karena itu, karyawan menduduki posisi yang amat penting dalam keberlangsungan bisnis Anda. Berikut adalah beberapa peran penting dari karyawan 

1. Peningkat daya saing perusahaan

Dengan karyawan yang kinerjanya maksimal, perusahaan Anda akan memperoleh nilai lebih di mata pelanggan dan nilai saing di hadapan kompetitor. Nilai-nilai positif yang terproyeksi ke luar tersebut tak lain dan tak bukan adalah hasil kinerja karyawan perusahaan Anda. Performa mereka di balik layar tentu secara otomatis akan berpengaruh pada citra dan wajah perusahaan.

2. Sumber inovasi

Karyawan juga bisa diposisikan sebagai sumber ide-ide cemerlang bagi perkembangan perusahaan Anda agar tidak stuck di situ-situ saja. Anda bisa mengandalkan kreativitas mereka untuk mengeksekusi terobosan baru atau memecahkan suatu permasalahan. 

3. Penjaga citra baik perusahaan

Karyawan tentu menjalin hubungan secara langsung dengan pihak eksternal. Apabila di mata pihak eksternal kinerja karyawan Anda dinilai baik, maka citra perusahaan pun akan bernilai baik pula. Sebaliknya, apabila kinerja karyawan dinilai mengecewakan, maka citra perusahaan akan menjadi buruk juga.

Baca juga: Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Menentukan Gaji Karyawan Anda 

Menimbang ketiga peran penting karyawan di atas, kesejahteraan karyawan di tempat kerja tidak bisa disepelekan. Selain agar produktivitas meningkat dan perusahaan memperoleh citra yang baik, memberi kenyamanan bekerja kepada para karyawan juga akan berujung pada loyalnya mereka kepada perusahaan Anda.


Bagaimana Cara Mempertahankan Loyalitas Karyawan kepada Perusahaan Anda?

kerja sama tim - karyawan - loyalitas

Supaya loyalitas karyawan bisa dipertahankan dalam jangka waktu yang lama, berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda pertimbangkan mengenai kesejahteraan karyawan-karyawan Anda:

1. Ciptakan budaya kerja yang nyaman

Pertahankan motivasi kerja karyawan-karyawan Anda pada level yang baik. Sebagai contoh, Anda tidak perlu memberi beban kerja yang terlalu banyak kepada karyawan untuk menghindari rasa tidak nyaman atau stres. Ketidaknyamanan ini bisa berujung pada menurunnya motivasi mereka untuk bekerja.

Situasi kerja nyaman juga bisa dibangun dengan memanfaatkan ruang. Jadikanlah ruang kantor seperti rumah bagi karyawan. Anda bisa membuat taman indoor. Selain agar terasa seperti rumah sungguhan, taman interior juga berguna sebagai media sirkulasi udara. 

Agar lebih terasa seperti rumah betulan, Anda juga bisa sediakan coffee maker atau alat pembuat kopi. Alat ini bisa digunakan oleh karyawan yang belum sempat minum kopi di pagi hari atau membeli kopi di luar saat jam istirahat siang. 

2. Luangkan waktu dengan tim

Kenyamanan bukanlah soal ruang dan fasilitas saja. Budaya kerja yang nyaman juga bisa tercipta lewat hubungan interpersonal antara atasan dan karyawannya. 

Anda sebagai pemimpin bisa berinisiatif untuk meluangkan waktu bersama dengan para karyawan atau tim Anda. Kedai kopi bisa jadi tempat terbaik untuk melakukan hal ini. Dalam kebersamaan itu Anda bisa membicarakan topik yang penting namun tidak terlalu menegangkan seperti feedback positif Anda terhadap kinerja mereka. Menurut sebuah studi, sejumlah 26% karyawan mengatakan umpan balik dari pemimpin membantu mereka bekerja lebih baik ke depannya.

Selain itu, Anda juga bisa membicarakan hal-hal ringan yang bersifat pribadi seperti hobi atau tempat wisata favorit bersama mereka agar komunikasi antara Anda dengan mereka tidak melulu soal pekerjaan yang bisa membuat stres. Gaya komunikasi seperti ini akan lebih mendekatkan Anda dengan karyawan Anda.

3. Pantau beban kerja karyawan

Pekerjaan yang terlalu banyak akan menimbulkan stres. Dalam kondisi seperti demikian, produktivitas karyawan bisa menurun. Tentu saja hal ini dapat berdampak buruk bagi kelangsungan bisnis Anda. Maka dari itu, mengontrol beban kerja karyawan bisa menjadi langkah yang tepat untuk menghindari dampak buruk tersebut.

Salah satu solusi yang bisa ditawarkan kepada karyawan Anda adalah membebaskan waktu mereka bekerja. Akan tetapi, mereka juga diberi deadline atau tenggat waktu. Waktu kerja seperti ini bisa mengurangi beban mereka, apalagi untuk karyawan dari generasi milenial yang secara umum menyukai jam kerja yang fleksibel.

Baca juga: 5 Tips untuk Memotivasi Karyawan Anda

4. Beri bonus, reward, dan apresiasi

Jadikanlah bonus sebagai positive reinforcement. Yang dimaksud dengan positive reinforcement adalah ketika Anda memberikan penghargaan kepada seseorang dengan harapan seseorang tersebut mengulangi perilaku yang sama di waktu mendatang. Berilah bonus yang pantas kepada karyawan Anda, maka karyawan Anda berpotensi mengulang kinerja positif yang sama nantinya.

Sebagai pemimpin, Anda tentu boleh mengkritik apabila karyawan Anda memang melakukan kesalahan. Akan tetapi, cara terbaik untuk mengkritik karyawan Anda adalah dengan teknik sandwich feedback. Sampaikan apresiasi positif terlebih dahulu sebagai lapisan roti paling atas. Kemudian setelah itu boleh Anda sampaikan kritik sebagai isian sandwich. Kemudian ditutup dengan kata-kata bernada positif atau membangun sebagai lapisan roti bawah.

5. Ikut sertakan karyawan dalam strategi perusahaan

Undanglah karyawan Anda ke gathering bersama untuk mendiskusikan masalah perusahaan. Dengan keterlibatan seperti demikian, karyawan Anda akan merasa dihargai dan dibutuhkan oleh perusahaan karena ide-idenya, sekecil apapun, didengar dan dipertimbangkan oleh para pemangku kebijakan perusahaan.

6. Penuhi hak karyawan

Hak karyawan sangatlah penting sehingga hal ini tidak bisa dianggap sepele. Berilah hak-haknya ketika karyawan Anda selesai melakukan kewajibannya. Hak-hak karyawan bisa berupa cuti, gaji layak, tunjangan, pelatihan, hingga perlindungan sosial.

Satu hal yang patut menjadi perhatian dan pertimbangan Anda sebagai pemilik usaha adalah bahwa banyak sekali orang, termasuk karyawan Anda, hidup dari gaji ke gaji. Tidak memenuhi hak mereka dengan baik seperti menunda gaji sama saja dengan tidak menghargai rencana hidup mereka seperti membayar listrik dan cicilan, membiayai kehidupan keluarga, liburan, dan lain-lain.


Dengan cara-cara inilah Anda bisa menjaga loyalitas karyawan kepada perusahaan Anda. Apabila mereka loyal, mereka akan menjalankan pekerjaan dengan baik yang akan berdampak baik pula kepada meningkatnya produktivitas usaha Anda. 

Jangan lupa, ada satu hal penting lainnya yang perlu Anda maksimalkan dalam usaha Anda, yakni penggunaan teknologi aplikasi kasir yang akan memudahkan banyak urusan operasional bisnis Anda. Jika ingin mencatat penjualan hingga menganalisis performa bisnis secara otomatis, serahkan saja semuanya pada aplikasi kasir Moka.    

Ingin mencoba aplikasi kasir Moka secara gratis selama 14 hari? Daftarkan diri Anda untuk mengikuti sesi demo berama Moka dan dapatkan penawaran spesial dari kami.

Aplikasi Kasir Moka POS untuk Coffee Shop

Submit a Comment

Get Latest Info!

Moka Blog Grayscale
Copyright © 2018 Moka Teknologi Indonesia