Business Insight Inspiration BisnisLebihBaik

Ketahui 3 Kebiasaan Belanja Pelanggan saat Sahur untuk Tingkatkan Laba

By Himawan Pradipta on May, 27 2019
Himawan Pradipta

Lead Writer di Moka Indonesia

Selain berbuka puasa, waktu yang juga ditunggu-tunggu para pemuasa adalah waktu sahur. Meskipun masih dalam keadaan mengantuk, mereka harus bangun dini hari untuk mengisi perutnya agar kuat sepanjang hari. Bagi Anda para pelaku bisnis, memanfaatkan momen di waktu sahur tentu tidak bisa Anda anggap remeh. Anda harus mengatur strategi yang tepat agar pelanggan mau datang ke toko Anda dan terus kembali membeli makanan di tempat Anda. Salah satu strateginya adalah dengan membaca kebiasaan berbelanja pelanggan saat waktu sahur.

Kami telah mengamati berbagai kebiasaan berbelanja pelanggan di waktu sahur bulan Ramadan tahun 2018. Hasil pengamatan kami ini utamanya bisa digunakan untuk Anda pelaku usaha kuliner atau FnB. Namun, bukan tidak mungkin Anda bisa memanfaatkannya jika Anda adalah pelaku usaha dari industri lain. Penasaran dengan data-data yang kami akan paparkan? Simak terus artikelnya ya!

 

1. 2 pagi waktu paling awal buka toko

kebiasaan belanja sahur

Data kami menemukan bahwa jam paling pagi untuk pelanggan membeli makanan untuk sahur adalah pukul 2 pagi. Di waktu tersebut, volume transaksi meningkat hingga 25 persen dibandingkan sebelum atau setelah pukul 2 pagi. Adapun rentang waktu yang paling sibuk terjadi dari pukul 3 hingga 4 pagi. Namun begitu, 2 pagi dianggap sebagai waktu yang paling efektif untuk membeli sahur karena belum banyak orang yang bangun dan toko masih lebih sepi.

Lalu, apa yang terjadi setelah pukul 4 pagi? Dengan kata lain, apakah orang-orang masih banyak yang membeli makanan sahur menjelang waktu imsyak? Nah, untuk informasi selengkapnya, unduh e-book terbaru kami seputar kebiasaan berbelanja pelanggan saat bulan Ramadan.

 

2. Nasi dan olahan ayam jadi menu pilihan

kebiasaan belanja sahur

Setelah waktu paling populer untuk beli makan saat sahur, mari beranjak ke menu pilihan saat sahur. Data kami menemukan bahwa menu paling populer untuk dipesan saat sahur adalah olahan nasi dan ayam. Varian nasi seperti nasi putih dan nasi uduk menjadi pilihan utama sahur. Dengan komposisi karbohidrat dan protein yang cukup, kedua jenis makanan ini adalah pilihan tepat untuk mengisi perut saat sahur.

Lalu, bagaimana dengan pilihan menu makanan lainnya? Detik Food mengatakan bahwa banyak orang juga memesan makanan berkuah sebagai menu sahur. Dipercaya makanan seperti ini bisa mengisi perut untuk jangka waktu yang lebih lama dibandingkan makanan yang sifatnya kering. Bagaimana dengan pelanggan dari merchant Moka? Simak informasi selengkapnya di e-book kami terbaru sekarang juga.

 

3. Setelah 4 pagi, omzet turun lagi

kebiasaan belanja sahur

Temuan lain yang juga tidak kalah menarik adalah bahwa angka penjualan toko menurun setelah pukul 4 pagi. Ini terjadi karena dua alasan. Pertama, banyak stok makanan yang sudah mulai habis atau tinggal sisa-sisa mendekati waktu Imsyak. Yang kedua, banyak toko sudah siap-siap menutup toko sehingga banyak orang hanya melewati toko tersebut ketika sedang ingin membeli. Kedua alasan ini diperkuat dengan volume transaksi yang menurun hampir 40 persen setelah pukul 4 pagi.

Penasaran dengan informasi lebih lengkap lainnya? Bagaimana dengan kebiasaan belanja pelanggan di waktu berbuka dan di industri ritel?

Simak di artikel ini.

Submit a Comment

Get Latest Info!

Moka Blog Grayscale
Copyright © 2018 Moka Teknologi Indonesia