Cyclo Coffee & Apparel: Revolusi Bisnis Coffee Shop ke Bisnis Restoran

Tidak pernah terpikirkan sebelumnya bahwa ternyata kopi dan aktivitas bersepeda merupakan sebuah perpaduan yang cocok. Pasalnya, kandungan yang terkandung di dalam kopi ini dapat memacu stamina para pesepeda. Inilah alasan yang membuat keempat sekawan pencinta sepeda dan kopi ini memutuskan untuk membangun Cyclo Coffee.

Baca Juga: Memperingati Hari Kopi Internasional, Ini 8 Kopi Kedai Kopi Terfavorit Moka

 

Bagaimana awal mula Cyclo terbentuk?

Pertama, kita semua suka ngopi dan kedua kita suka cycling. Sepeda itu selalu identik dengan kopi. Maksudnya kita butuh kafein dari kopi sebagai booster stamina kita saat bersepeda. Sampai akhirnya kita berencana untuk membangun coffee shop ini,” ujar X.

Cyclo memang berawal dari sebuah hobi namun berkembang menjadi sesuatu yang lebih serius. Karena konsepnya yang unik dan rasa kopinya yang khas, mereka pun memiliki banyak pelanggan yang loyal. Hingga akhirnya muncul sebuah pertanyaan dari para pelanggan, “Kenapa sih gak menyediakan makanan?”

cyclo moka capitalSalah satu menu makanan di Cyclo Coffee & Apparel

“Dari dulu kita menjalankan ini dari hobi dan gak punya background. Nah, lalu saya menghubungi teman yang memang ahli di dunia restoran dan senang hati membantu perkembangan Cyclo ini,” ungkapnya.

Baca Juga: Table Management, Fitur Terbaru Rahasia Sukses untuk Bisnis Restoran

 

Aset lain apa yang Cyclo gunakan untuk mengembangkan bisnis?

Agar bisnisnya berkembang dengan maksimal, X memutuskan untuk menggunakan Moka Capital untuk mengajukan pinjaman dana guna ekspansi dan merenovasi total tempat yang ia memiliki. Cyclo mendapatkan pinjaman dana dari Koinworks serta Taralite sekaligus. Dana ini ia gunakan untuk merombak total tempat, mulai dari penambahan dapur hingga desain interiornya yang sekarang lebih kekinian.

cyclo

Interior Cyclo Coffee & Apparel. Sumber: Instagram @cyclocoffeejkt

“Setelah saya mengajukan semua dokumen yang dibutuhkan, saya diperkenalkan dengan Koinworks. Awalnya, untuk ekspansi perhitungan saya membutuhkan biaya 500 juta. Namun membengkak jadi 1 miliar lebih. Kemudian saya dibantu juga dengan Taralite sampai akhirnya saya bisa merenovasi Cyclo. Jujur, saya sangat senang dengan Moka karena merasa dibantu sekali,” ujarnya.

Baca Juga: Cara Membangun Usaha Cafe dengan Modal Minim

Sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman melalui bank, X mengaku sempat terpikir untuk meminjam melalui bank. Namun terganjal di proses yang sulit. Harus ada jaminan, serta harus memiliki cash flow yang sesuai dengan yang ingin dipinjam. Oleh karena itu lah ia memilih menggunakan Moka Capital karena lebih mudah dan Moka sudah memiliki data laporan keuangan Cyclo yang bisa dipercaya.

“Saya kasih tahu ke partner saya, kalau kita meminjam uang ke perusahaan seperti Moka, itu membuktikan kalau kita lebih serius. Karena kita jadi memiliki beban untuk menanggung dana yang kita pinjam. Berbeda dengan uang sendiri, yang istilahnya masih bisa kita sepelekan. Kalau kita pinjam, kita telat bayar, kita bisa kena. Dengan ‘beban’ ini, kita jadi lebih terpacu dan semangat lagi,” ujarnya.

Baca Juga: Padukan Musik Cadas dan Restoran, Ini Rahasia Sukses Lawless Burgerbar

 

Seberapa bermanfaat uang pinjaman dari Moka Capital untuk Cyclo?

Sejak ekspansi dengan adanya penambahan menu makanan, ia mengaku mendapatkan keuntungan yang lebih besar hingga 100 persen. Misalnya saja, dulu dalam satu hari ia mendapatkan omzet sekitar 3 jutaan. Kini omzet per harinya mencapai 6-7 jutaan.

Selain itu, sebelumnya kami hanya bisa menampung 25 orang, sekarang kami sudah bisa menampung hingga 50 orang. Tidak hanya itu, dengan uang pinjaman dari Moka Capital, kami bisa membangun dapur yang layak, tidak lagi tergabung dengan area tempat pelanggan makan atau bersantai sambil menikmati hidangan.

cyclo moka capital

Seorang staf sedang membuat kopi. Sumber: Instagram @cyclocoffeejkt

“Target kita satu bulan bisa mendapatkan hingga 250 juta. Untuk bayar Koinworks dan Taralite itu per bulannya sekitar 49 juta. Sangat memungkinkan, sementara biaya operasional kita tidak terlalu besar. Senanglah kita dengan adanya Moka Capital ini,” tambahnya.

Menurutnya, adanya fitur semacam Moka Capital sangat berguna terutama untuk mengangkat UMKM di Indonesia. Selain itu dampak baiknya, banyak pelanggan loyal Cyclo kini jadi tambah senang dengan adanya penambahan menu makanan, menjawab kebutuhan mereka yang menginginkan lebih dari sekadar kopi.

Baca Juga: Michelle's Organic Corner, Penuhi Kebutuhan Bahan Makanan Sehat

 

Dengan Moka Capital, apa rencana terdekat Cyclo ke depannya?

Ke depan, ia berencana untuk tetap ekspansi dengan membuka cabang berupa coffee-on-the-go bernama Cyclo Express dengan membuka gerai-gerai kecil seperti di mall untuk orang yang ingin mendapatkan segelas kopi dengan cepat.

“Kita ingin mengikuti konsep dari sebuah coffee shop di Jepang yang kini ada di Singapura. Kedainya kecil, tapi yang mengantri bisa sampai luar. Lalu selain itu, kita juga berencana untuk roasting biji kopinya sendiri. Sekarang yang kita pikirkan adalah bagaimana caranya menjaga rasa makanan dan kualitas kopi yang dimiliki,” ujarnya.

Sekarang, mari kita lihat penampilan bagian dalam Cyclo sebelum direnovasi:

cyclo

Satu lagi penampilan Cyclo sebelum direnovasi:

cyclo

 

Sekarang, Cyclo sudah tampak seperti ini:

cyclo

 

Bagaimana? Berubah drastis, bukan? Tak hanya bagian dalamnya lebih luas dan karenanya bisa menampung lebih banyak pelanggan, tetapi juga pencahayaannya juga lebih cantik dengan warna wallpaper yang penuh warna.

Baca Juga: Pentingnya Desain untuk Usaha Anda

linkedin

Tags: Product Knowledge