Business Insight Focus

Apa Itu Cloud Computing dan Bagaimana Cara Kerjanya?

By Samina Sharanani on December, 26 2019
Samina Sharanani

A word crafter

Apa Itu Cloud Computing atau Komputasi Awan dan Bagaimana Cara Kerjanya? - Sebagai pengusaha yang baik, Anda harus memiliki kemampuan dan pengetahuan untuk memetakan efisiensi rencana bisnis Anda.

Hal ini bisa Anda mulai dengan mencari tahu teknologi maupun metode usaha apa saja yang hemat waktu dan biaya.

Baca juga: Sukses dari Bawah dengan 10 Tips Memulai Usaha Kecil Ini

Salah satu teknologi yang sering digunakan pengusaha masa kini adalah teknologi cloud computing atau komputasi awan. Yuk, kita kupas tuntas bersama seluk-beluk soal cloud computing beserta cara kerjanya!

Apa Itu Cloud Computing dan Bagaimana Cara Kerjanya?

1. Pengertian Cloud Computing

apa itu cloud computing atau komputasi awan - teknologi (3)

Cloud computing adalah teknologi yang memanfaatkan internet sebagai pusat server atau penyedianya. Singkatnya, cloud computing adalah komputasi berbasis internet yang yang menjalani program atau aplikasinya dengan koneksi internet.

Semua data dan file Anda tersimpan secara online dan terintegrasi dengan beberapa gadget yang Anda atau perusahaan Anda miliki.

Baca juga: Praktekan Strategi Pemasaran Bisnis Online Ini dan Tingkatkan Penjualan

Teknologi ini biasanya digunakan ragam sektor bisnis untuk efisiensi data dan menghemat biaya. Hal ini karena teknologi ini memiliki bermacam tipe yang pemilihan penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.


2. Tipe-tipe Komputasi Awan

apa itu cloud computing atau komputasi awan - teknologi (5)

Cloud computing memiliki beragam jenis dengan fungsi yang berbeda berdasarkan kebutuhan bisnis Anda. Berdasarkan lokasinya, teknologi diklasifikasikan sebagai berikut:

a. Private Cloud

Private Cloud adalah jenis cloud yang sumber dayanya digunakan hanya untuk satu organisasi saja. Sesuai dengan namanya, penggunaannya pun melalui jaringan intranet (jaringan pribadi).

Maka dari itu, tingkat keamanan dan kontrolnya sangat tinggi karena penggunaannya tidak berbagi dengan pihak atau kelompok lain.

Baca juga: 6 Strategi Meningkatkan Penjualan Bisnis Layanan Profesional Anda

Tipe ini sering digunakan untuk interaksi intrabisnis yang memerlukan akses pengaturan, kepemilikan, dan pengoprasian cloud hanya untuk internal satu organisasi saja.

b. Community Cloud

Nah, kalau community cloud, penggunaan sumber dayanya digunakan untuk komunitas dan organisasi tertentu.

Jadi, segala akses pengaturan, kepemilikan, serta pengoprasian cloud dapat diakses pihak-pihak yang berada di dalam maupun memiliki hubungan atau visi yang sama dengan komunitas dan organisasi tertentu.

Penggunaannya pun bisa dibuka baik dengan jaringan intranet maupun dengan jaringan internet publik.

c. Public Cloud

Komputasi awan tipe public cloud, seperti namanya, dapat diakses publik yang sumber daya komputasinya dijalani oleh pemerintah.

Infrastruktur komputasi public cloud ini seluruhnya berada di perusahaan provider layanan cloud computing.

Public cloud ini cocok untuk digunakan sebagai media interaksi tipe B2C atau Business to Consumer. Public cloud juga menggunakan sumber daya komputasi yang segala fiturnya dikerjakan oleh pemerintah.

d. Hybrid Cloud

Untuk tipe hybrid cloud, sumber daya komputasi yang digunakan memiliki ikatan bersama namun melalui cloud yang berbeda.

Hybrid cloud juga bisa dibilang sebagai gabungan antara private cloud dan public cloud. Gabungan tipe ini memungkinkan Anda untuk menggunakan satu dari dua tipe cloud tersebut, tergantung apa yang ingin perusahaan Anda capai.

Baca juga: Bagaimana Memaksimalkan Bisnis Anda Menggunakan Media Online

Hal ini membuat cloud computing tipe hybrid cloud bisa dimanfaatkan baik untuk interaksi B2B (Business to Business) maupun B2C.


3. Manfaat Cloud Computing

apa itu cloud computing atau komputasi awan - teknologi (4)

Nah, setelah mengetahui pengertian dan tipe-tipenya, sekarang mari melihat apa saja manfaat yang bisa didapatkan dari teknologi cloud computing adalah sebagai berikut.

a. Penyimpanan data terpusat

Dengan cloud computing, semua penyimpanan data telah tersedia secara virtual. Jadi, Anda tidak perlu repot menggunakan infrastruktur tambahan seperti data center, media storage, dan lain sebagainya.

Baca juga: Kelola Data Akuntansi Lebih Efisien dengan Sleekr di Backoffice Moka

b. Keamanan data

Kualitas keamanan data cloud computing bergantung kepada jaminan yang ditawarkan brand atau perusahaan penyedia layanan teknologi itu sendiri. Jenis-jenis jaminan tersebut diantaranya adalah jaminan platform teknologi, jaminan ISO, jaminan data pribadi, dan sebagainya.

c. Penggunaan sangat fleksibel

Dengan teknologi cloud computing, Anda akan dengan mudah bisa mengakses data Anda kapanpun di manapun melalui device Anda selama device terpasang aplikasi atau program yang mendukung dan ada koneksi internet.

Anda juga bisa dengan leluasa menambah kapasitas penyimpanan data tanpa perlu menggunakan perangkat harddisk tambahan.

Baca juga: Free E-Book: Tren Mobile Payment dan Dampaknya Bagi Pelaku Bisnis

d. Efisiensi biaya

Seperti yang sudah disebut sekilas sebelumnya, Anda bisa menghemat biaya dengan menggunakan teknologi cloud computing.

Anda tidak perlu lagi menganggarkan kebutuhan inventaris seperti harddisk dan beragam infrastruktur tambahan lainnya.

Jika Anda menggunakan komputasi awan, Anda hanya akan perlu membayar sesuai fasilitas dan paket layanan yang sudah Anda setujui dengan provider cloud computing pilihan Anda.

Selain itu, Anda juga tidak perlu lagi membayar royalti lisensi software karena teknologi ini berjalan dengan komputasi berbasis cloud.


4. Bagaimana Cara Kerja Cloud Computing?

apa itu cloud computing atau komputasi awan - teknologi (7)

Untuk menggunakan komputasi awan, tentu Anda perlu menyimpan, memindahkan, atau menginput data dan file Anda ke akun cloud storage penyedia komputasi awan pilihan Anda.

Daya akses data Anda akan bergantung pada tipe cloud computing apa yang Anda pilih. Selama Anda punya akses ke cloud storage dan memiliki koneksi internet, Anda bisa mengakses dan mengunduh data melalui perangkat apapun, baik laptop, tablet, maupun dari smartphone yang ada di genggaman Anda.

Baca juga: 5 Tips Mengelola Operasional Bisnis Anda secara Efisien

Selain mengunduh dan mengakses file dalam cloud storage, Anda dan rekan-rekan Anda yang memiliki akses juga bisa mengedit dokumen secara bersamaan di cloud storage tersebut secara online.

Hal ini tentu akan memudahkan Anda dan rekan-rekan Anda untuk tetap bisa menyelesaikan pekerjaan tanpa harus ke kantor dan tatap muka.

Baca juga: 7 Tips Buat Karyawan Lebih Bahagia dan Terus Semangat Berkarya

Besar kapasitas storage dan biaya yang dikenakan dalam penggunaan cloud computing berbeda-beda, kembali kepada seperti apa kebutuhan Anda.

Untuk penggunaan individu dan gratis, Anda bisa ambil contoh dari Google Drive. Di penggunaan pertamanya, Anda akan otomatis mendapat storage sebesar 15 GB.

Untuk penggunaan bisnis maupun komunitas, Anda bisa pilih provider cloud computing serta paket layanan berbayar yang fasilitas dan budget-nya sesuai dengan Anda. Tarif yang dikenakan biasanya berupa biaya bulanan atau tahunan, tergantung provider dan paket pilihan Anda.


5. Program atau aplikasi apa saja yang termasuk Cloud Computing?

apa itu cloud computing atau komputasi awan - teknologi (6)

Beberapa contoh program dan aplikasi yang menggunakan teknologi cloud computing diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Amazon EC2 dari Amazon
  • Google Drive dari Google
  • Blue Card Initiative dari IBM
  • Windows Azure dari Windows
  • Apple iCloud dari Apple
  • Layanan cloud storage Dropbox
  • DigitalOcean

Sebagian layanan cloud computing menawarkan layanan gratis, sebagian lainnya ada yang menyediakan layanan berbayar dengan fitur-fitur tambahan lainnya. Harga dan ragam fitur yang Anda dapat bergantung pada kualitas serta kelengkapan dari provider pilihan Anda.

Baca juga: Yuk, Intip Ramalan Zodiak 2020 Soal Bisnis dan Keuangan Anda

Nah, sekarang sudah paham kan garis besar apa itu teknologi cloud computing? Setelah mengetahui fungsi, jenis, manfaat, dan cara kerjanya, Anda juga perlu memperhatikan kualitas dan tingkat keamanan provider komputasi awan yang Anda akan pilih.

Untuk kemudahan dalam menjalani bisnis Anda, aplikasi kasir Moka bisa jadi pilihan! Penyedia sistem kasir berbasis cloud Moka sudah dipercaya lebih dari 30.000 pebisnis di seluruh Indonesia.

Selain keamanannya yang sudah terjamin, ragam fasilitas pencatatan usaha yang akurat dan akses pengawasan yang fleksibel akan sangat membantu Anda untuk fokus mengembangkan bisnis Anda.

Perjalanan bisnis lancar, perencanaan bisnis rapi, pegawai Anda senang, pelanggan pun puas. Anda juga bisa coba Moka 14 hari tanpa kontrak, tanpa kartu kredit, gratis! Mau buktikan langsung bagaimana Moka bisa membantu bisnis Ana?

Aplikasi Kasir Moka POS untuk Coffee Shop

Submit a Comment

Get Latest Info!

Moka Blog Grayscale
Copyright © 2018 Moka Teknologi Indonesia