Business Insight

Cari Karyawan Bisnis Barbershop? Simak 7 Tipsnya Dulu!

By Jordhi Farhansyah on January, 5 2021
Jordhi Farhansyah

Musisi yang juga suka nulis.

Cari Karyawan Bisnis Barbershop? Simak 7 Tipsnya Dulu! - Bisnis barbershop adalah salah satu bisnis tertua di dunia. Sejarah mencatat usaha barbershop dimulai pertama kali bisnis pada 400 tahun Sebelum Masehi di wilayah Macedonia.

Bisnis ini akan terus ada karena tak kehabisan pelanggan. Wajar saja, karena rata-rata orang akan memotong rambut sekitar empat sampai enam minggu sekali. Inilah yang membuat bisnis barbershop begitu menjanjikan karena. 

Meskipun demikian, tak bisa dipungkiri bahwa bisnis barbershop tak selamanya mulus. Saat ini banyak sekali barbershop baru yang bermunculan namun tidak memiliki umur panjang. Hanya dalam beberapa bulan saja, barbershop anyar ini sudah harus gulung tikar karena sepi pengunjung. Lalu, apa yang membuat sebuah barbershop merugi?

Dalam membuka barbershop, jangan hanya bermodalkan fasilitas mewah yang akhirnya memaksa Anda memasang harga yang terlalu tinggi, tanpa memperhitungkan daya beli dari masyarakat sekitar. Lalu jangan sekali-kali Anda memulai bisnis barbershop dengan mempekerjakan karyawan yang tidak berkompeten di bidangnya. 

Lokasi, ambiance, dan strategi marketing memang penting untuk kesuksesan bisnis barbershop. Namun, jangan lupakan peran penting karyawan.

Sebab, mereka inilah yang akan menjadi “wajah” bisnis Anda depan konsumen. Merekalah yang akan berhadapan langsung dengan para pelanggan, dan pelayanan yang mereka berikanlah yang menjadi faktor penentu apakah pelanggan akan datang lagi atau tidak. 

Satu hal yang perlu Anda ketahui, potong rambut dan grooming adalah bisnis yang sangat dipengaruhi kepercayaan. Artinya, jika pelanggan sudah puas dengan hasil seorang barberman, ia akan percaya 100 persen kepadanya dan akan menjadi pelanggan setia dari barberman tersebut. 

Baca juga: 9 Peralatan Barbershop yang Wajib Anda Miliki

Jika ada konsumen yang hanya mau dilayani oleh salah satu barberman saja, itu berarti ia itu sudah memberikan pelayanan yang terbaik sehingga konsumen merasa nyaman dan percaya dengan barberman tersebut.

Lalu bagaimana untuk anda yang baru ingin membuka bisnis barbershop untuk mendapatkan karyawan yang baik dan dipercaya oleh konsumen? Berikut ini asalah 7 tips cari karyawan bisnis barberhsop yang bisa Anda terapkan.

7 Tips Cari Karyawan Bisnis Barbershop

1. Seleksi CV terlebih dahulu

Menjaga Loyalitas Karyawan Itu Penting, Kenapa? - cari karyawan

Agar waktu Anda tidak terbuang banyak saat menyeleksi calon karyawan, sebaiknya Anda lakukan screening CV terlebih dahulu. Baca baik-baik setiap CV yang di-submit agar bisa menemukan calon karyawan yang sesuai dengan spesifikasi yang Anda inginkan.

Dengan menyeleksi CV tentu saja dapat memangkas waktu karena Anda hanya akan bertemu dengan orang-orang yang spesifikasinya sudah sesuai dengan yang Anda inginkan.

Namun, perlu dipahami bahwa tak semua orang jujur dalam menulis CV. Tak sedikit pula orang yang melebih-lebihkan isi CV-nya dengan harapan untuk terlihat menonjol. Untuk itu, pastikan Anda akan meminta pelamar untuk menjelaskan lagi isi CV-nya langsung di hadapan Anda nanti.

2. Tanyakan referensi dari tempat kerja sebelumnya

Doctor Barber Barbershop Gaul Langganan Pesepak Bola Makassar (1) - cari karyawan

Referensi tentu bukan hal yang wajib ketika cari karyawan bisnis barberhsop, namun ini sangatlah membantu. Apabila ada referensi atau rekomendasi positif dari tempat kerja sebelumnya, calon karyawan tersebut berarti memiliki nilai plus. Tentunya hal ini akan sangat membantu Anda dalam mengambil keputusan.

Bisnis barbershop sangatlah mengedepankan pelayanan dan kepuasan pelanggan. Apabila karyawan Anda mendapatkan referensi yang kurang baik, maka Anda seolah akan bertaruh. Padahal, dampaknya terhadap bisnis Anda tidak bisa disepelekan.

Ingat, pelanggan bisa saja tidak suka dengan karyawan tersebut, sehingga meninggalkan pengalaman buruk bagi pelanggan Anda. Maka dari itu, tak ada salahnya untuk meminta referensi dari tempat kerja sebelumnya.

3. Pilih SDM yang sudah memiliki sertifikat

potong rambut - salon - barbershop - cari karyawan

Dalam mencari karyawan untuk bisnis barbershop Anda tentu saja ingin bekerja sama dengan karyawan yang sudah berpengalaman. Namun, mereka yang sudah berpengalaman rata-rata lebih memilih untuk membuka usahanya sendiri. Lalu, bagaimana cara agar Anda bisa cari karyawan yang kompeten?

Salah satu yang bisa Anda lakukan adalah merekrut karyawan yang sudah memiliki sertifikat. Sertifikat ini akan menjadi bukti bahwa kompetensinya sudah diakui oleh lembaga tertentu.

Mengingat untuk mendapatkan sertifikat harus mengikuti sejumlah pelatihan terlebih dahulu, Anda jadi tidak butuh waktu lama lagi untuk melatih mereka. Jadi, selalu perhatikan apakah calon karyawan Anda sudah mengantongi sertifikat atau belum.

4. Memilih karyawan yang mau terus berkembang

Strategi Marco’s Chop Shop Tingkatkan Mutu Layanan Bisnis Barbershop (2)

Ingin cari karyawan bisnis barberhsop? Ya, di zaman yang dinamis ini, perubahan tren terjadi begitu cepat. Sayangnya banyak orang yang merasa tak lagi perlu belajar begitu sudah merasa menguasai suatu skill tertentu.

Terlebih lagi jika seseorang berada terlalu lama di zona nyaman. Tentu hal ini bisa menjadi jebakan yang sangat merugikan. Oleh karena itu, carilah seseorang yang selalu haus akan ilmu baru karena inilah faktor pendorong yang akan membuat bisnis Anda terus maju.

Bisnis barbershop harus terus mengikuti perkembangan trend gaya rambut terkini. Jika Anda dan karyawan Anda sudah merasa nyaman dan tak perlu lagi eksplor hal-hal baru, maka lambat laun bisnis Anda akan tergerus oleh para kompetitor yang lebih dinamis.

Ada kalanya pelanggan merasa bingung saat memilih model rambut apa. Inilah saat di mana karyawan Anda perlu memberikan saran tentang model rambut apa yang sedang tren.

Baca juga: 7 Tips Sukses Menjalankan Bisnis Barbershop atau Salon

Meskipun tak semua pelanggan tertarik untuk mencoba model rambut teranyar, bukan berarti karyawan Anda tidak perlu memberikan rekomendasi tentang trend yang ada saat ini.

Jika dari hasil dialog antara pelanggan dan karyawan ini mencapai titik temu yang diinginkan pelanggan Anda, maka ia akan merasa lebih puas dan bahagia. 

Di sisi lain, trend dalam dunia barbershop juga bukan hanya model rambut saja. Ada pula metode-metode baru atau alat-alat baru yang bisa membuat pekerjaan seorang barbershop dalam melayani pelanggan jadi lebih mudah. Jadi, dengan peka terhadap perkembangan trend, para karyawan akan mampu melayani pelanggan dengan lebih baik. 

5. Melakukan simulasi untuk uji kemampuan karyawan

Doctor Barber Barbershop Gaul Langganan Pesepak Bola Makassar (3)

Sebelum anda memutuskan untuk menerima karyawan anda juga harus menguji karyawan itu sendiri. Apabila sudah memiliki sertifikat anda juga tetap harus menguji skill dari karyawan itu sendiri.

Dengan simulasi yang anda buat, anda dapat menilai skill calon karyawan anda secara langsung. Simulasi itu akan membuat anda benar-benar yakin sebelum menerima seorang karyawan.

Mungkin saja anda dapat menemukan bakat atau cara potong yang unik, hal itu akan menjadi nilai jual lebih untuk barbershop anda. Buatlah simulasi dengan kondisi yang anda inginkan agar benar-benar anda yakin dengan kemampuan calon karyawan anda.

6. Lakukan wawancara

meeting - 5 Kesalahan dalam Merekrut Karyawan yang Sebaiknya Dihindari - interview - wawancara kerja

Wawancara dilakukan agar Anda mengetahui sifat, etos kerja, dan kepribadian dari calon karyawan barbershop Anda. Mengetahui sifat dari calon karyawan bisnis Anda sangatlah penting karena dapat memberikan gambaran apakah ia cocok berada di lingkungan kerja barbershop Anda atau tidak.

Baca juga: Modal Barbershop & Rinciannya: Mahal atau Tidak?

Mengingat setiap bisnis membutuhkan kerja sama tim yang baik, maka Anda harus pastikan bahwa calon karyawan ini adalah seorang team-player yang mampu bekerja dalam sebuah tim.

Selain itu, Anda juga perlu lihat bagaimana cara calon karyawan menyampaikan sesuatu dan seluas apa pengetahuannya.

Jika seorang karyawan bisa membuat obrolan yang menarik dengan pelanggan tentu akan membuat mereka merasa lebih nyaman. Karena dalam bisnis barbershop, bisa membuat pelanggan nyaman adalah salah satu nilai lebih. 

7. Bicarakan sistem gaji dan komisi yang sama-sama menguntungkan

thisisthebarbershopcom-1

Tak bisa dipungkiri, kebanyakan orang bekerja untuk mendapatkan uang guna memenuhi kebutuhan hidup.

Agar Anda bisa menarik bakat-bakat terbaik, maka Anda perlu membuat sistem penggajian dan komisi yang memang menarik. Untuk itu, berikut ini tiga sistem pembayaran gaji karyawan barbershop yang perlu Anda ketahui. 

a. Sistem Gaji Tetap

Sistem gaji tetap memberikan penghasilan yang stabil setiap bulan kepada karyawan. Sistem ini memang terasa aman, namun tak sedikit pula karyawan yang kurang suka dengan sistem gaji tetap karena mereka yang kinerjanya lebih baik akan mendapatkan gaji yang sama dengan karyawan yang kurang maksimal. 

b. Sistem Komisi

Sistem ini adalah kebalikan dari sistem gaji tetap. Jika Anda menggunakan sistem ini maka tidak ada gaji tetap untuk karyawan. Mereka hanya bisa mendapatkan penghasilan setelah memenuhi target tertentu.

Di satu sisi, karyawan akan bekerja lebih keras lagi karena mereka paham bahwa mereka dibayar berdasarkan hasil kerjanya. 

Baca juga: Bisnis Franchise Barbershop: Tantangan, Peluang, Tips Sukses

Namun, di sisi lain, sistem ini juga bisa membuat karyawan kehilangan motivasi. Bagi karyawan yang kesulitan menorehkan hasil signifikan, bayaran yang diterima pun akan minim.

Ini dapat memicu stres pada karyawan yang berakibat pada performa kerja yang menurun. Akibatnya, pelanggan Anda sendiri yang tidak puas dengan pelayanannya. 

c. Sistem performa

Sistem ini adalah kombinasi dari kedua sistem yang sudah dijelaskan di atas. Mereka akan mendapatkan penghasilan bulanan yang sifatnya tetap, namun jika mereka mampu menunjukkan performa yang baik, mereka akan mendapatkan komisi lebih. 

Sistem ini sangat disukai oleh karyawan karena mereka akan lebih tenang dalam bekerja karena tidak merasa dipacu yang berlebih. Mereka juga akan lebih termotivasi untuk bekerja lebih keras agar penghasilan mereka bisa jadi lebih besar. Dengan demikian, tak heran jika banyak barberman top yang lebih menyukai sistem penggajian ini.

Pilih sistem penggajian mana yang paling sesuai dengan bisnis Anda, lalu komunikasikan hal tersebut kepada calon karyawan.

Pada tahap offering, jangan ragu untuk melakukan negosiasi agar mencapai solusi yang sama-sama menguntungkan. Dengan demikian, lingkungan kerja di barbershop Anda akan jadi lebih kondusif dan produktif karena kepentingan semua pihak telah terpenuhi.

Itu dia 7 tips cari karyawan bisnis barbershop. Ingat, bisnis adalah tentang orang. Untuk bisa sukses maka Anda butuh dukungan orang-orang yang tepat.

Jika Anda tidak bisa cari karyawan yang terbaik, maka jadilah mentor yang mampu memupuk potensi mereka. Dengan demikian, para karyawan Anda akan tumbuh bersama bisnis Anda, sehingga bisa jadi lebih loyal. 

Selain karyawan yang kompeten, tentu barbershop Anda juga butuh dukungan alat-alat yang memudahkan operasional bisnis.

Untuk itulah kenapa Moka POS hadir sebagai aplikasi kasir terbaik untuk bisnis barbershop. Tak hanya mempercepat pemrosesan transaksi, Moka POS juga memiliki fitur customer relationship management yang canggih. Dengan demikian, Anda bisa jadi lebih dekat dengan para pelanggan dan membuat mereka jadi loyal customer.

Performa barbershop Anda bisa pun bisa dipantau kapan saja dan dari mana saja karena Moka POS sudah menggunakan teknologi cloud. Jadi, mari mulai bisnis barbershop Anda bersama Moka POS!

Moka POS, Aplikasi Kasir Andalan Pebisnis di Seluruh Indonesia

Submit a Comment

Get Latest Info!

Moka Blog Grayscale
Copyright © 2018 Moka Teknologi Indonesia