Merchant Highlight

Bloomery Cake & Patisserie Maksimalkan Media Sosial Hingga Akhirnya Miliki 4 Cabang

By Jordhi Farhansyah on May, 21 2021
Jordhi Farhansyah

Musisi yang juga suka nulis.

Bloomery Cake & Patisserie Maksimalkan Media Sosial Hingga Akhirnya Miliki 4 Cabang - Bloomery Cake & Patisserie didirikan oleh Vania Raharjo bersama ketiga adiknya di Yogyakarta pada tahun 2020. Meski berdiri pada awal pandemi, ternyata usaha ini mampu tumbuh dan berkembang cukup pesat, bahkan hanya dalam kurun waktu yang singkat.

Sejak membuka outlet pertamanya di Yogyakarta, kini Bloomery Cake & Patisserie sudah menambah dua outlet lagi, yakni di Semarang dan Solo. Tak hanya itu, mereka juga sudah memiliki reseller di Magelang. Lalu, apa yang menjadi kunci kesuksesannya? Simak ulasannya di bawah ini!

Permulaan bisnis yang unik

Bloomery Cake & Patisserie Maksimalkan Media Sosial Hingga Akhirnya Miliki 5 Cabang (1)

Vania bercerita bahwa usaha kue yang dirintisnya ini dimulai dari keahliannya sebagai seorang profesional di bidang teknologi pangan, serta hobi membuat kue dari sang adik.

Hobi membuat kue ini ternyata diterima dengan sangat baik oleh sang ibunda, yang sangat menyukai mille crepes yang kini menjadi menu andalan toko kue ini.

Sadar bahwa mereka memiliki kesempatan yang besar, keempat bersaudara ini langsung melakukan pengembangan guna menemukan formula rasa yang paling disukai. 

“Awalnya hanya dengan adik-adik aku, kami berempat yang kerjain. Tapi ternyata permintaannya banyak banget. Waktu itu ‘kan kita belum pengalaman juga. Jadi, waktu itu kita ada pesanan 100 slice, yang ngerjain benar-benar cuma kami berempat. Itu learning curve banget. Rasanya kayak naik dari zero to a hundred,” kata Vania.

Baca juga: 6 Pilihan Franchise bagi Anda yang Ingin Membuka Bisnis Cake and Bakery


Menangkan Hati Konsumen dengan Kualitas Produk dan Layanan

Bloomery Cake & Patisserie Maksimalkan Media Sosial Hingga Akhirnya Miliki 5 Cabang (2)

Meski berdiri pada awal tahun 2020, toko kue ini justru tak terlalu terpengaruh oleh pandemi. Pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat di setiap outletnya, juga karakteristik dari produknya membuat Bloomery Cake & Patisserie bisa terus bertumbuh dan berkembang. Justru, tantangan terbesar yang sedang dihadapi oleh usaha kue ini berasal dari dalam.

Dengan tiga outlet di kota-kota besar, para pendiri Bloomery Cake & Patisserie merasa bertanggung jawab kepada para pegawainya untuk terus mengembangkan bisnis kue. “Sekarang challenge-nya untuk lebih mengembangkan,” kata Vania.

Untuk itu, strategi utama dari bisnis kue untuk saat ini adalah mendirikan beberapa outlet baru. Saat ini yang menjadi prioritas adalah menambah outlet di Yogyakarta, kota di mana segalanya dimulai. 

Yogyakarta dinilai masih menjadi pasar yang sangat potensial meskipun kompetisinya juga cukup ketat. Untuk itu, tak cuma menargetkan ingin memiliki 5 cabang, mereka pun berkomitmen untuk menjaga kualitas cake dan pastry yang ditawarkan agar para konsumen bisa tetap setia.

Bloomery Cake & Patisserie berkomitmen untuk tetap menggunakan bahan-bahan premium untuk menjaga cita rasa. Tak hanya itu, mereka juga aktif mengadakan promo-promo untuk menarik minat pelanggan.

Contohnya seperti pada saat Ramadan, mereka mengadakan promo bundling dan juga promo early bird khusus untuk produk hampers-nya. Uniknya, promo early bird hampers ini justru kurang diminati karena pesanan hampers baru meningkat drastis menjelang hari H lebaran.

Dengan karakteristik dan kebiasaan pelanggan yang cukup unik, usaha ini pun jadi lebih mengenal para pelanggannya. Dengan demikian, mereka pun bisa menyuguhkan produk dan layanan yang lebih tepat sasaran dan lebih optimal.

Baca juga:


Andalkan Media Sosial

Bloomery Cake & Patisserie Maksimalkan Media Sosial Hingga Akhirnya Miliki 5 Cabang (1)

Saat ini Bloomery Cake & Patisserie memiliki online presence yang cukup baik. Mereka aktif bekerja sama dengan content creator, memanfaatkan Instagram Ads, dan platform TikTok untuk menggenjot online presence mereka. 

“Jadi untuk food blogger, marketing influencer, kita pastikan untuk masuk ke TikTok. Setiap video TikTok suka di-repost ke Instagram dan engagement-nya tinggi. Jadi kita tahu customer kita banyak yang dapat infonya dari TikTok,” terang Vania.

Tak hanya itu, offline presence bisnis ini juga sudah cukup kuat. Dari hasil survei yang rutin diadakan, didapatkan hasil bahwa banyak konsumen yang mengetahui Bloomery Cake & Patisserie dari rekomendasi teman atau saudaranya yang sudah terlebih dahulu mencicipi kelezatan menu-menunya. Artinya, usaha ini sudah memiliki basis pelanggan setia yang cukup kuat. 


Bagaimana GoStore Membantu Bloomery Cake & Patisserie

Sejak awal, usaha ini adalah pengguna aplikasi kasir Moka POS. Dengan beragam fitur yang dimilikinya, sebut saja seperti Loyalty Program, membuat Bloomery Cake & Patisserie lebih mudah dalam meningkatkan kesetiaan para pelanggannya. 

Kini, untuk dapat menjangkau pelanggannya dengan lebih luas dan cepat, mereka pun memanfaatkan layanan GoStore.

Mulanya, mereka berencana untuk membuat website-nya sendiri, tapi terkendala dalam hal domain. Dengan hadirnya GoStore, Bloomery Cake & Patisserie dapat memiliki domain toko online-nya sendiri, lengkap dengan promo cashback dari GoStore. “Kami coba dan ternyata hasilnya memuaskan,” pungkas Vania. 

Itu dia kisah sukses berdirinya Bloomery Cake & Patisserie. Nah, bukan usaha ini saja, lho, yang bisa berkembang dengan Moka POS ataupun GoStore, usaha Anda juga bisa! Yuk, klik di sini untuk tahu lebih banyak soal GoStore!

New call-to-action

Submit a Comment

Get Latest Info!

Moka Blog Grayscale
Copyright © 2018 Moka Teknologi Indonesia