16 Bisnis Waralaba yang Bisa Anda Mulai dengan Modal Hanya 6 Jutaan


ide bisnis waralaba

Banyak orang yang memiliki cita-cita untuk merintis sebuah bisnis. Namun, banyak juga yang bingung menentukan jenis bisnis apa yang sekiranya cocok mereka jalani. Jika demikian, mungkin bisnis franchise adalah bisnis yang tepat untuk Anda. Bisnis franchise atau waralaba telah menjadi bisnis yang cukup populer di Indonesia. Jenis bisnis ini selain menguntungkan, naiknya pun cukup cepat karena mengandalkan sebuah merek atau brand yang sudah lebih dulu dikenal masyarakat.

Baca Juga: 4 Cara Mujur Branding Produk sehingga Dikenal Konsumen

Melalui bisnis franchise, Anda pun tidak perlu lagi memikirkan sistem bisnis seperti apakah yang hendak Anda jalankan karena ada nama brand dari franchise yang Anda pilih. Mereka sudah memiliki standar bisnis sendiri yang tinggal Anda ikuti, sehingga Anda lebih mudah dalam mengelolanya.

Sistem franchise sendiri memiliki banyak manfaat, baik untuk para franchisee atau pun franchisor. Adanya sistem franchise fee atau pun royalty fee dapat menambah keuntungan buat mereka. Untuk itu sebelum Anda memutuskan untuk memulai bisnis franchise, berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

 

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Usaha Franchise/Waralaba

1. Sesuaikan dengan passion Anda

Bisnis franchise tersedia dari berbagai bidang, mulai dari kuliner, barbershop, mini market, dan lain sebagainya. Untuk itu, pastikan bahwa pemilihan jenis franchise yang akan Anda geluti sesuai dengan minat Anda serta kemampuan Anda. Tentunya menjalankan bisnis sesuai passion akan terasa lebih menyenangkan dan membuat Anda lebih bersemangat dalam memajukan usaha.

 

2. Cari lokasi yang strategis

Lokasi yang strategis adalah pintu menuju kesuksesan bisnis franchise Anda. Untuk itu, pastikan jika lingkungan lokasi yang Anda pilih adalah lingkungan yang dipenuhi orang yang memenuhi target pasar Anda. Misalnya, target dari bisnis Anda adalah mahasiswa, baiknya Anda memilih lokasi di sekitar kampus atau kos-kosan mahasiswa.

 

3. Siapkan modal

Bisnis franchise membutuhkan modal yang bervariasi. Namun yang perlu Anda pahami, besar kecilnya modal tidak akan menentukan kesuksesan berbisnis franchise. Faktor penting yang bisa membuat bisnis Anda sukses adalah inovasi dan kreativitas dari franchisor. Untuk itu, persiapkan modal dengan baik dan sesuaikan kemampuan finansial Anda dengan bisnis franchise apa yang ingin Anda jalani.

 

4. Pelajari bisnis franchise yang hendak Anda geluti

Penting bagi Anda untuk mempelajari seluk-beluk bisnis franchise yang akan Anda jalani. Untuk itu, kenali terlebih dahulu brand-nya serta ketentuan pembayaran serta sistem bisnis yang mereka jalani. Tentunya, setiap perusahaan memiliki standar operasional yang berbeda. Wajar, karena mereka ingin menjaga kualitas terbaiknya agar selalu mendapatkan pelanggan yang setia. Semakin baik dan ketat sistemnya, maka sejatinya franchise tersebut makin layak untuk Anda pilih.

Hal lainnya yang perlu jadi perhatian Anda adalah pembayaran. Setiap franchisor memiliki aturan yang berbeda dengan franchisor lainnya dalam menentukan pembagian keuntungan pada masing-masing cabangnya. Jangan sampai Anda tidak mengetahui hal ini yang bisa saja akan merugikan Anda karena tidak mempelajarinya terlebih dahulu.

Baca Juga: Fitur Akuntansi dan Point of Sales yang Dibutuhkan Setiap UKM

Setelah mengetahui beberapa hal di atas, kini saatnya Anda melihat potensi jenis franchise yang kini hadir di Indonesia.

 

Daftar Usaha Franchise/Waralaba yang Dapat Anda Coba

Berikut daftar komprehensif bisnis franchise dari berbagai industri serta modal, mulai dari yang cukup murah hingga modal lumayan.

 

1. Franchise Candy Crepes

 

ide bisnis franchise

Mengingat setiap orang butuh makan dan suka dengan jajanan yang manis-manis, membuat bisnis kuliner menjadi bisnis yang cukup menjanjikan. Bisnis franchise yang satu ini terbilang cukup terjangkau untuk Anda mulai. Anda pun tidak membutuhkan modal yang terlalu besar untuk bisnis ini.

Dari namanya, Candy Crepes merupakan cemilan berupa crepes yang renyah dan memiliki topping berbeda jenis yang dapat dipilih oleh pelanggan. Muncul pertama kali di tahun 2012, cita rasa crepes ini cukup digemari oleh banyak orang sehingga banyak diminati baik para pebisnis pemula atau yang sudah pro sekalipun.

Untuk itu, Candy Crepes memberikan kesempatan para pengusaha untuk bergabung menjadi mitranya. Peluangnya ada dua, yakni sebagai investor atau pun franchisee. Khusus untuk menjadi franchisee, Candy Crepes akan menyediakan fasilitas berupa penyediaan bahan baku serta pelayanan terbaik mereka untuk para mitra.

Dengan target marketnya adalah kelas menengah ke bawah, Candy Crepes cocok dibuka di mana saja, mulai dari di depan rumah Anda, hingga di pinggir jalan tempat berkumpulnya jajanan lain. Paket franchise-nya pun cukup murah, dimulai dari harga paling murah, yakni Rp6,7 juta untuk Paket Tanpa Booth, hingga Rp9,8 juta untuk Paket Outdoor.

 

2. Franchise JNE Express

 

ide bisnis franchise

Bisnis pengiriman paket merupakan salah satu jenis bisnis yang cukup ramai hadir di Indonesia. Hampir setiap orang membutuhkan jasa ini, terutama pemilik bisnis lain yang harus mengirimkan pesanannya untuk pelanggan yang berada di luar daerah, seperti pemilik toko online. Salah satu yang paling umum adalah JNE Express. JNE sendiri memiliki beberapa syarat yang harus Anda penuhi jika ingin menjadi mitra, seperti memenuhi persyaratan administrasi UMUM serta persyaratan administrasi KHUSUS.

Persyaratan UMUM sendiri terdiri dari data-data pribadi yang dibutuhkan, membayar biaya perlengkapan sales, bukti kepemilikan lokasi tempat usaha, uang jaminan, dan lain sebagainya. Sementara itu, administrasi KHUSUS memiliki syarat berbeda-beda tergantung siapa yang melakukan permohonan, apakah badan usaha, koperasi, atau perseorangan.

Untuk modalnya sendiri, Anda cukup merogoh kocek sebesar 7 juta rupiah.

 

3. Franchise King Mango Thai

ide bisnis franchise

Satu lagi minuman kekinian yang sedang tren di Indonesia yakni King Mango Thai. Minuman ini berisikan mangga puree yang dijus, kemudian ditambahkan potongan buah mangga serta whipped cream di atasnya. Cita rasa mangga yang manis serta segarnya jus mangga memang membuat King Mango Thai sulit ditolak oleh para pelanggannya.

Minuman khas Thailand ini pertama kali dibuka di Neo Soho Mall, Jakarta pada tahun 2017 lalu. Di luar dugaan, masyarakat sangat menerima minuman yang baru pertama kali masuk ini. Antrian panjang pun tak terelakan. Meski demikian, banyak juga gerai lain yang sudah membuka franchise serupa dengan harga yang lebih terjangkau. Namun Anda jangan takut karena ada harga, ada kualitas.

Harga yang ditawarkan King Mango Thai per porsinya memang mencapai Rp50.000. Namun kualitas yang didapatkan berbeda karena King Mango Thai menggunakan mangga berkualitas tinggi serta ukuran gelas yang lebih besar. Maka dari itu bagi Anda yang tertarik dengan bisnis franchise ini, Mango King menawarkan beberapa pilihan modal untuk Anda. Dari 7,5 juta, 12 juta, hingga 17,5 juta rupiah, Anda sudah bisa membuka gerai minuman mangga khas Thailand ini.

 

4. Franchise Pisang Nugget Kece

ide bisnis franchise

Nugget pisang merupakan salah satu makanan kekinian yang sedang menjamur di tengah masyarakat. Rasanya yang lezat tentu mampu memuaskan lidah masyarakat pecinta kuliner manis. Untuk itu, hadir lah Pisang Nugget Kece di tengah masyarakat. Pisang Nugget Kece sendiri bukan pemain baru. Bisnis franchise yang satu ini telah hadir sejak tahun 2014. Sebagai franchisor, bisnis ini memiliki beberapa kelebihan yang bisa Anda manfaatkan.

Harga yang ditawarkan untuk franchise cukup terjangkau. Pisang Nugget Kece menyediakan beberapa paket yang bisa Anda pilih. Yang pertama adalah paket premium seharga Rp13 juta.  Paket ini sudah termasuk bahan baku, booth, dan peralatan jual lainnya. Selanjutnya adalah paket indoor yang dibanderol seharga Rp12 juta. Dan yang paling murah adalah paket tanpa booth seharga Rp5,8 juta di mana Anda mendapatkan bahan baku beserta peralatan minus booth.

 

5. Franchise Khun Thai Tea

ide bisnis franchise

Bermula dari penjualan melaui gerobak kecil di Bangkok, Khun Thai Tea kini memiliki pertumbuhan bisnis yang terbilang pesat. Hal ini berbanding lurus dengan semakin maraknya minuman Thai tea di kalangan anak muda. Pada akhirnya, bisnis franchise ini menyebar di beberapa negara di Asia, termasuk Indonesia.

Masuknya Khun Thai Tea dengan membuka banyak gerai di Indonesia pun terbilang wajar. Rasa Thai tea yang cenderung manis cukup digemari oleh masyarakat Indonesia. Terlebih, salah satu keunggulan Khun Thai Tea ialah rasa tehnya yang segar karena disajikan setiap hari di depan para pelanggannya.

Baca Juga: Hejo-Hejo, Berjualan Cendol Tradisional dengan Teknologi Terkini

Alasan kenapa Indonesia merupakan pasar yang potensial adalah karena teh sendiri merupakan minuman sehari-hari penduduk Indonesia. Untuk itu, dengan hadirnya cita rasa baru yang ditawarkan oleh Khun Thai Tea, masyarakat Indonesia memiliki alternatif lain untuk pilihan minuman teh. Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2017, Khun Thai Tea menargetkan dapat membangun sekitar 50 outlet di Indonesia dan bekerja sama dengan para franchisee di Indonesia.

Bagi Anda yang tertarik untuk membeli franchise, Khun Thai Tea memiliki dua tipe, yakni franchise standar dan master franchise. Tentunya, kedua paket yang ditawarkan ini memiliki hak dagang yang berbeda, seperti fasilitas kios, counter, toko in-line, hingga keuntungan lainnya yang didapatkan. Untuk membeli franchise Khab Khun Thai Tea, Anda perlu merogoh kocek minimal 15 juta rupiah.

 

6. Franchise Sabana Fried Chicken

Lowongan%2BKerja%2BSabana%2BFried%2BChicken%2BTerbaru

Berbeda dengan KFC yang sebelumnya sudah disebutkan, Sabana Fried Chicken merupakan bisnis franchise lokal. Tentu Anda masih ingat beberapa waktu lalu Sabana cukup booming karena menghasilkan rasa ayam goreng renyah yang tak kalah lezat dengan saingannya yang datang dari luar negeri. Meski sekarang tampaknya Sabana sudah tidak lagi terdengar, ternyata di beberapa tempat di Jabodetabek, permintaan untuk membuka franchise dari gerai ini kuotanya cukup banyak. Bahkan, sebagai bukti kesuksesan, mereka telah membuka lebih dari 1.700 outlet di seluruh Indonesia.

Hal ini pun tidak mengherankan karena bisnis franchise Sabana hanya membutuhkan modal yang cukup terjangkau. Anda harus menyiapkan modal awal sebesar Rp16,7 juta saja. Harga yang cukup murah bukan untuk ukuran memulai usaha? Jika Anda memiliki passion di bidang kuliner, menjalani bisnis ini sangatlah menyenangkan. Setiap bulannya saja, omzet yang dapat diraih bisa mencapai Rp16 juta.

Persyaratannya pun tidak terlalu sulit, Anda harus mampu menyiapkan lokasi yang strategis untuk gerai milik Anda nantinya. Jika Anda mengalami kesulitan pun, pihak Sabana tidak akan segan-segan memberikan pelatihan kepada Anda.

 

7. Franchise Churros Delicio

cropped-Logo-CD

Jika Anda mencari bisnis franchise di bidang kuliner yang cukup unik, Churros Delicio bisa menjadi pilihan Anda. Dari berbagai varian jajanan yang hadir sekarang ini, churros sebagai jajanan yang berasal dari Spanyol dapat menjadi pilihan yang unik untuk masyarakat Indonesia. Rasanya yang lezat serta bentuknya yang unik dapat menarik perhatian para pelanggan.

Churros Delicio sendiri didirikan pada tahun 2015 oleh Cahyo Adhi Wibowo di Magelang, Jawa Tengah. Churros memiliki bentuk yang unik, memanjang, serta bergerigi. Proses pembuatannya pun sederhana, hanya digoreng serta ditaburi gula halus atau pun bubuk cinnamon yang kemudian disajikan dengan cocolan coklat. Harga yang ditawarkan pun sekitar Rp8.000 hingga Rp15.000 per buahnya.

Baca Juga: Arsitek Ini Memilih Membangun Studio Olahraga dan Kedai Kopi

Jika Anda tertarik untuk memiliki franchise dari Churros Delicio, mereka menawarkan dua tipe paket franchise, yakni tipe mini booth dengan modal sejumlah Rp35 juta, serta tipe mini island dengan modal sebesar Rp50 juta. Di paket mini booth, Anda akan mendapatkan bahan baku awal, peralatan usaha, kursus untuk karyawan, serta peralatan untuk promosi.

Sementara itu untuk paket mini island, Anda akan memperoleh barang yang sama, namun memang disiapkan untuk booth berukuran lebih besar dengan desain gerai yang lebih eksklusif. Kerjasama ini akan berjalan sepanjang lima tahun. Setelah kontrak selesai, Anda diharuskan membeli bahan baku churros untuk meneruskan hubungan kerja. Selain itu akan dikenakan juga royalty cost.

 

8. Franchise The Clean Bar Laundry

ide bisnis franchise

Peluang bisnis laundry sekarang ini bisa dibilang sangat berkembang pesat. Hal ini didukung dengan kesibukan banyak orang sehingga mereka tidak memiliki cukup waktu untuk mencuci pakaiannya. Keadaan inilah yang membuat banyak orang peka melihat peluang bisnis, salah satunya dengan bisnis laundry. Sehingga, banyak bermunculan bisnis laundry baru di banyak kota yang tidak hanya mampu mencuci pakaian, tetapi juga hal lain seperti sepatu, sprei, jas, boneka, hingga helm.

The Clean Bar Laundry hadir pertama kali di kota Solo dan mengkhususkan diri untuk jasa membersihkan sepatu dan tas. Hal ini terbilang unik, karena orang dalam hal mencuci tas dan sepatu tentunya tidak sesering mencuci pakaian yang intensitasnya bisa harian. Namun, terbukti hingga kini The Clean Bar Laundry memiliki banyak pelanggan sehingga mereka mampu memperluas bisnisnya lewat franchise.

Baca Juga: Mau Punya Bisnis Laundry yang Sukses? Simak 10 Tips Jitunya!

Bagi Anda yang tertarik untuk membeli franchise ini, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui. Saat ini sendiri, gerai The Clean Bar Laundry sudah tersedia di berbagai kota dan kebanyakan tersedia di mal, seperti Citraland Semarang, Ambarukmo Plaza Yogyakarta, Jogja City Mall, dan lain sebagainya.

Jika Anda ingin menjalin kerjasama, Anda harus menginvestasikan dana sebesar Rp75 juta untuk paket pertama, sementara untuk paket kedua sebesar Rp80 juta. Masing-masing akan mendapatkan fasilitas berupa booth, pendampingan bisnis dan karyawan, TV LCD, serta perlengkapan bisnis yang lengkap.

Menurut The Clean Bar Laundry sendiri, omzet yang didapatkan dalam sebulan dapat mencapai Rp30 juta. Dengan omzet sebesar itu, tentunya putaran balik modal akan berlangsung dalam waktu yang singkat.

 

9. Franchise Kkuldak

ide bisnis franchise

Jika Anda pernah pergi ke Grand Indonesia, mungkin Anda sudah tidak asing dengan gerai asal Korea yang satu ini. Perusahaan yang telah berdiri selama 28 tahun ini telah membuka hampir 200 gerai yang tersebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Hadirnya Kkuldak di Indonesia tidak terlepas dari Korean wave yang mengakibatkan banyak masyarakat menggemari sesuatu yang berbau korea, termasuk kuliner.

Kkuldak menyajikan camilan ringan berupa honey chicken yang memiliki cita rasa unik yang berbeda dari kuliner ayam yang lain. Ditambah topping lain berupa tteokbokki, makanan khas Korea yang dibuat dari tepung beras, membuat camilan ini semakin lezat untuk disantap.

Di Indonesia, pemegang hak franchise Kkuldak adalah Lydia Sani dari PT Hanabell Indomarga. Untuk mendapatkan izin bisnis franchise ini, Anda butuh modal yang cukup besar, yakni sebesar Rp350 juta untuk outlet semi counter dan Rp1 miliar jika ingin yang sudah dalam bentuk restoran.

Namun jangan khawatir, Anda akan mendapatkan bahan serta bumbu yang didatangkan langsung dari Korea. Tapi Anda coba hitung, dalam sehari, rata-rata dalam sehari Anda bisa menjual hingga 200 cup dan diperkirakan omset per harinya mencapai Rp7 juta.

 

10. Franchise What’s Up Cafe

ide bisnis franchise

Banyak anak muda yang mencari kafe tidak hanya karena makanannya, tetapi juga karena suasananya yang nyaman. Tidak heran apabila banyak konsep kafe yang berpusat pada budaya nongkrong anak muda. Salah satu kafe yang belakangan ini cukup banyak bermunculan adalah What’s Up Cafe. Kafe ini seakan menjadi bukti bahwa menu dengan bahan yang sederhana pun dapat ramai dikunjungi pelanggan asalkan menawarkan hal yang unik.

What’s Up Cafe pada mulanya berdiri di Semarang dengan menawarkan konsep yang ditujukan khusus untuk anak muda. Kafe ini didirikan sebagai wadah yang nyaman untuk bercengkrama. Menu-menunya sendiri merupakan comfort food yang harganya cukup terjangkau. Untuk menambah kemeriahan, terkadang What’s Up Cafe menghadirkan live music di malam tertentu. Cocok bagi Anda yang ingin berbisnis franchise coffee shop dan menargetkan pasar di kalangan anak muda.

Untuk membuka satu gerai What’s Up Cafe, Anda perlu merogoh kocek sebanyak 350 juta rupiah. Biaya ini terdiri atas biaya kerjasama selama lima tahun sebesar 200 juta, dan 150 juta sisanya untuk biaya pelatihan dan pemasaran.

 

11. Franchise Indomaret

indomaret

Indomaret merupakan salah satu mini market yang cukup menjamur di Indonesia. Setiap beberapa meter, pastinya Anda akan menemukan Indomaret di pinggir jalan. Hal ini terbilang wajar, karena Indomaret menjual barang serta kebutuhan sehari-hari yang memang dibutuhkan banyak orang.

Untuk franchise Indomaret sendiri, Anda diminta untuk menyiapkan dana investasi senilai minimal Rp394 juta. Syarat lainnya yang harus dipenuhi diantaranya, Anda harus warga negara Indonesia, fokus ingin mengembangkan bisnis Indomaret, serta memiliki perizinan lokasi yang hendak dijadikan tempat usaha.

Kelebihan dari franchise ini adalah promosinya yang berskala nasional serta memiliki brand yang cukup kuat di mata para pelanggan. Namun, kekurangannya sendiri adalah jumlah gerainya yang terlalu banyak sehingga kompetisi yang terjadi antar toko semakin sulit.

 

12. Franchise Depo Air Minum Isi Ulang Biru

ide bisnis franchise

Air adalah kebutuhan utama setiap orang. Bahkan, menurut para ahli, manusia dianjurkan paling tidak minum delapan gelas air setiap harinya. Tujuan utamanya adalah untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat kegiatan yang dilakukan sehari-hari. Untuk itulah, banyak air kemasan yang beredar di pasaran.

Air minum isi ulang merupakan alternatif yang lebih murah dibanding harus membeli air kemasan galon secara berkala. Salah satu gerai yang menyediakan jasa ini adalah Depo Air Minum Isi Ulang Biru. Menggunakan teknologi canggih, Depo Air Minum Isi Ulang Biru menyediakan air isi ulang berkualitas prima untuk para pelanggannya.

Gerai Depo Air Minum Isi Ulang Biru sendiri dapat berfungsi ganda, yakni sebagai tempat diprosesnya air isi ulang itu sendiri sekaligus sebagai tempat penjualan. Bahan baku airnya berasal dari air pegunungan yang diangkut menggunakan mobil tangki. Lokasinya yang dekat dengan perumahan warga jadi salah satu strategi Depo Air Minum Isi Ulang Biru untuk memudahkan mereka melakukan isi ulang.

Depo Air Minum Isi Ulang Biru sendiri dimulai dari tahun 2002 di Surabaya yang pada mulanya merupakan milik pribadi. Setahun setelahnya, gerai kedua lahir dan dioperasikan di Jakarta. Adanya pembukaan gerai kedua ini yang menjadi cikal bakal lahirnya bisnis franchise Depo Air Minum Isi Ulang Biru.

Jika Anda tertarik untuk menjadi mitranya, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Depo Air Minum Isi Ulang Biru memberikan kesempatan baik untuk perorangan maupun badan usaha yang memang berkomitmen untuk menyediakan air minum bersih sekaligus terjangkau untuk masyarakat. Anda pun harus memiliki lokasi dengan lahan parkir yang minimal dapat membuat tiga mobil. Selain itu, Anda harus menyiapkan modal investasi sebesar Rp443.115.000 dengan kontrak franchise yang berlaku selama 10 tahun.

 

13. Franchise Bambu Spa

ide bisnis franchise

Di era modern ini, para perempuan semakin menyadari bahwa mereka butuh untuk merawat dirinya sendiri karena kesibukannya setiap hari. Karena tidak memiliki waktu, pada akhirnya para perempuan ini lebih memilih untuk pergi ke salon. Atas dasar inilah Bambu Spa hadir untuk memanjakan perempuan.

Bisnis franchise yang satu ini hadir dengan menawarkan sistem bisnis yang cukup unik. Jika Anda tertarik dengan bisnis perawatan dan kecantikan, Bambu Spa menawarkan konsep treatment dengan metode bamboo yang cukup unik. Bambu Spa juga memanfaatkan penggunaan bahan alami yang dipercaya dapat memancarkan kecantikan wajah secara alami.

Bambu Spa hadir dengan berbagai perawatan yang bisa dipilih oleh para perempuan, misalnya face treatment, ear candle, special body massage, foot relaxation, pregnancy spa, vagina spa, dan masih banyak lainnya.

Bagi Anda yang tertarik untuk menjadi mitra Bambu Spa, terdapat beberapa persyaratan yang perlu Anda penuhi, di antaranya adalah membuat proposal yang isi utamanya terdiri dari pemilihan lokasi, target pasar, komitmen, modal, dan lain sebagainya.

Sebagai gambaran, untuk membeli franchise ini, Anda membutuhkan modal paling tidak sebesar Rp850 juta. Setelah disetujui, Bambu Spa akan meninjau lokasi yang Anda tentukan. Setelah pemilihan lokasi dan ditentukan setuju, selanjutnya Bambu Spa akan memberikan informasi mendetail seputar perjanjian kerja sama.

 

14. Franchise Apotek K-24

ide bisnis franchise

Banyak masyarakat yang membutuhkan obat-obatan setiap harinya. Dan terkadang, tidak semua masyarakat mendapatkan akses apotek yang memadai, apalagi yang bisa buka hingga 24 jam. Atas dasar kebutuhan tersebut, dr. Gideon Hartono pada akhirnya menjadikan Apotek K-24 miliknya menjadi sebuah franchise di tahun 2005. K-24 sendiri merupakan kepanjangan dari ‘komplit 24 jam’ sehingga orang yang mencari obat di tengah malam tidak akan kesulitan.

Kini, Apotek K-24 telah berhasil membuka 370 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan hingga ke Timor Leste. Dalam satu toko, dr. Gideon menyarankan untuk mempekerjakan 9 karyawan yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dari pusat.

Jika Anda tertarik untuk menjadikan Apotek K-24 bisnis franchise Anda, modal yang perlu disiapkan pun cukup besar. Jika Anda berada di Pulau Jawa, gerai dengan luas tanah 60m2 dapat Anda miliki dengan modal sebesar Rp970 juta. Cukup besar, namun Anda sudah mendapatkan semua hal yang Anda butuhkan untuk beroperasi.

Modal sebesar itu sudah termasuk biaya franchise fee, stok obat-obatan, renovasi bangunan, sewa bangunan selama 1 tahun, interior, modal kerja selama 3 bulan, sistem IT, perizinan operasional, pelatihan karyawan, dan beragam inventaris gerai seperti sepeda motor, AC, dan lain sebagainya. Sementara itu, terdapat juga biaya awal franchise sebesar Rp110 juta untuk masa franchise selama enam bulan.

Setiap bulannya, akan ada franchise fee sebesar 1,5% dari omzet per bulannya. Secara umum, balik modal akan terjadi dalam waktu sekitar 3 tahun, namun bukan berarti balik modal terjadi lebih cepat apabila Anda dapat melebihi target penjualan yang sudah ditetapkan sebelumnya.

 

15. Franchise KFC

ide bisnis franchise

Siapa yang tidak mengenal KFC? Salah satu restoran fast food penyedia fried chicken ini selalu memiliki tempat di hati masyarakat Indonesia. Rasa ayamnya yang renyah dan lezat selalu berhasil membuat pelanggan kembali lagi dan lagi. Tak heran jika KFC menjadi salah satu comfort food bagi banyak masyarakat di Indonesia, bahkan jika mereka bepergian ke luar negeri.

Sehingga, jika Anda berniat untuk memiliki franchise KFC, Anda tidak perlu takut untuk kehilangan pelanggan karena umumnya, gerai KFC selalu ramai dikunjungi pelanggan. KFC Indonesia sendiri sebetulnya tidak memberikan franchise, melainkan mereka akan menyebut Anda sebagai “mitra” jika ingin bekerja sama.

Untuk itu, ada beberapa syarat yang harus Anda penuhi. Kemitraan KFC dibagi menjadi dua jenis berdasarkan luas lokasi yang dimiliki. Pertama yakni KFC Ruko dengan dengan luas sebesar 300 m2. Sementara yang kedua adalah KFC Freestanding dengan luas lokasi sebesar 1.500 sampai 2.500 m2. Kedua lokasi ini haruslah lokasi yang strategis, seperti di pinggir jalan raya yang ramai sehingga berpotensi menarik pelanggan lebih banyak. Selain itu, tanah harus lah milik sendiri, bukan menyewa.

Modal untuk membuka satu gerai KFC bisa mencapai 4,5 hingga 9 miliar rupiah. Sementara itu, pembangunan satu KFC Box bisa mencapai 1,5 miliar rupiah. Tinggal Anda yang memilih.

 

16. Franchise Pizza Hut

ide bisnis franchise

Pizza Hut adalah salah satu gerai pizza yang paling terkenal di Indonesia. Bisnis franchise ini memiliki sistem operasional bisnis tingkat tinggi, sehingga Anda tertarik untuk menjadi mitranya, Anda perlu menyiapkan segala sesuatu dengan sangat terencana. Disamping membutuhkan biaya yang besar, Anda juga butuh menyiapkan segenap tim dan karyawan yang handal di bidang yang dibutuhkan.

Anda pun harus mengunjungi situs resmi internasionalnya untuk membaca secara detil persyaratan yang dibutuhkan. Namun jika Anda dapat memenuhi semua persyaratan tersebut, Anda dapat memiliki kesempatan untuk meraih pelanggan dari para penggemar Pizza Hut di lokasi yang Anda tuju.

Kurang lebih ada tiga persyaratan inti yang harus Anda penuhi. Yang pertama adalah Pizza Hut akan meminta latar belakang Anda melalui Background Information, seperti pengalaman bisnis yang Anda miliki dan lain sebagainya. Kedua, adalah Operation Interview, yang gunanya untuk menganalisis tim Anda.

Terakhir adalah Leadership Team Approval yang bertujuan untuk melihat seberapa jauh kesiapan leadership dari tim di bisnis Anda. Anda akan mengunjungi salah satu gerai Pizza Hut selama setengah hari untuk terjun langsung melihat pengalaman bekerja di sana. Jika Anda berhasil melewati tahap itu semua, Anda bisa bergabung menjadi mitra Pizza Hut.

Untuk Anda yang ingin membuka franchise Pizza Hut Restoran, maka Anda perlu merogoh kocek sebanyak 7 hingga 8 miliar rupiah. Sementara, untuk Pizza Hut Delivery, Anda perlu berinvestasi sebanyak 2,5 hingga 3 miliar rupiah.

Baca Juga: Slice of Cali, Hadirkan Pizzza a la New York dengan Cita Rasa Indonesia

Itulah tadi daftar 16 bisnis franchise beserta informasi penting yang bisa Anda manfaatkan. Terlepas dari berapa jumlah modalnya, yang paling penting adalah melakukan segala sesuatunya sesuai passion dan kecintaan Anda pada satu bidang tertentu. Jika sudah diterapkan, usaha dengan modal sekecil apapun terasa akan lebih menyenangkan untuk dilakukan.

Jadi, selamat mencoba ya!

linkedin

Tags: business insight