Business Insight

Bisnis Franchise Barbershop: Tantangan, Peluang, Tips Sukses

By Jordhi Farhansyah on December, 11 2020
Jordhi Farhansyah

Musisi yang juga suka nulis.

Bisnis Franchise Barbershop: Tantangan, Peluang, Tips Sukses - Franchise barbershop merupakan salah satu bisnis yang sedang menjamur di Indonesia.

Ekonomi masyarakat yang semakin mapan membuat mereka mulai memenuhi kebutuhan sekunder, seperti potong rambut di barbershop yang notabene lebih mahal dari pangkas rambut biasa. Inilah yang menjadi faktor pendorong lahirnya barbershop baru di berbagai kota di Indonesia.

Bisnis barbershop atau bisnis pangkas rambut ini menunjukkan perkembangan cukup pesat di beberapa tahun terakhir. Barbershop merupakan jawaban bagi para laki-laki yang juga memiliki kebutuhan untuk tampil rapi dan menarik terutama jika dilihat dari tata gaya rambut.

Hanya saja, tak bisa dipungkiri, pandemi COVID-19 cukup membuat pengusaha barbershop kewalahan. Namun, begitu pandemi ini selesai, diperkirakan masyarakat akan kembali memenuhi barbershop seiring aktivitas yang kembali normal.

Baca juga: 7 Tips Sukses Menjalankan Bisnis Barbershop atau Salon

Perkembangan bisnis franchise barbershop di Indonesia bisa dibilang cukup unik mengingat barbershop awalnya berasal dari tukang cukur keliling yang menyediakan layanan jasanya dengan membawa kursi lipat dan peralatan cukur rambut. Lalu, berpindah ke kios, tetapi masih dengan layanan yang sama.

Berbeda dengan bagaimana barbershop hadir saat ini, tidak hanya memiliki toko, barbershop juga menawarkan lebih banyak model rambut yang dapat disesuaikan dengan keinginan pelanggan. 


Tantangan dan Peluang Bisnis Barbershop

Doctor Barber Barbershop Gaul Langganan Pesepak Bola Makassar (3) - bisnis franchise barbershop

Di tengah menjamurnya bisnis ini terutama di kota-kota besar, menawarkan pengalaman unik dan berkesan menjadi salah satu daya tarik yang dapat membuat barbershop menonjol.

Anda bisa “bermain” di bidang interior desain maupun konsep barbershop yang diusung agar pelanggan tidak merasa jenuh saat dicukur atau menunggu giliran.

Pengalaman unik juga dapat diambil dari barberman atau penata rambut memberikan pelayanan kepada pelanggan, ini dapat dilihat dari segi ketepatan barberman dalam memenuhi keinginan pelanggan, kecepatan, bahkan hingga keramahan.

Baca juga: Strategi Marco’s Chop Shop Tingkatkan Mutu Layanan Bisnis Barbershop

Walau banyak pesaing bisnis di industri ini, bisnis barbershop masih bisa dibilang menggiurkan karena menata rambut menjadi kebutuhan penunjang yang banyak dicari oleh laki-laki.

Anda juga tidak perlu khawatir, walau di tengah pandemi, kebutuhan untuk menata rambut tetap terhitung tinggi mengingat aktivitas yang dilakukan secara online tetap menuntut penampilan laki-laki agar terlihat rapi dan stylish.


5 Langkah Sukses Kembangkan Bisnis Franchise Barbershop

bisnis franchise barbershop

Jika Anda tertarik untuk merintis bisnis franchise barbershop, ada beberapa tahap yang setidaknya harus Anda lakukan agar bisnis Anda dapat berjalan dengan lancar. Berikut adalah langkah-langkahnya.

1. Sudah menentukan lokasi barbershop

Lokasi barbershop memegang peranan penting dalam menentukan kesuksesan barbershop yang Anda bangun. Sebelum memilih lokasi, pastikan Anda sudah memiliki target pasar yang jelas. Apakah mahasiswa? Karyawan kantoran kelas B? Atau bahkan karyawan kantoran kelas A?

Baca juga: Modal Barbershop & Rinciannya: Mahal atau Tidak?

Dengan begitu akan lebih mudah untuk Anda dalam menentukan lokasi yang dekat dengan target yang disasar oleh barbershop. Barbershop pun menjadi lebih mudah diakses oleh target pasar.

2. Membuat konsep yang unik

Setelah mendapatkan kios yang cocok baik dari segi lokasi, harga sewa maupun aksesnya, Anda bisa menentukan konsep yang sekiranya unik dan menarik untuk memberikan pengalaman yang tak terlupakan untuk para pelanggan Anda.

Penentuan konsep barbershop sangat berpengaruh dengan konsep interior yang akan digunakan, pelayanan, bahkan hingga cara komunikasi di media promosi yang nantinya akan Anda gunakan. Pikirkan dengan matang konsep barbershop karena ini berkaitan langsung dengan brand image barbershop Anda.

3. Rekrut barberman ahli

Barbershop Anda tentu membutuhkan barber andal yang akan terjun langsung dalam melayani pelanggan. Bahkan bisa dibilang bisnis franchise barbershop Anda bergantung pada kualitas dari barber yang Anda pekerjakan. Untuk itu, perkara perekrutan barber tidak bisa dilakukan secara asal.

Baca Kisah Sukses Barbershop:

Memilih barberman yang andal bukan hanya dilihat dari bagaimana ia menata dapat menata rambut pelanggan sesuai keinginan, melainkan bagaimana ia bisa memberikan layanan memuaskan yang membuat pelanggan ingin kembali lagi.

Ya, keramahan dan kemampuan seorang barberman dalam membangun interaksi dapat menjadi nilai plus bagi keberlangsungan usaha Anda.

4. Peralatan dan perlengkapan barbershop

Jika dianalogikan dengan perang, ini adalah senjata yang dibutuhkan oleh barbershop Anda. Peralatan yang lengkap tidak bisa ditawar lagi sehingga wajib tersedia.

Beberapa peralatan barber yang wajib ada misalnya adalah kursi pangkas rambut, cermin besar dan cermin kecil. Sementara perlengkapan yang dibutuhkan misalnya adalah mesin cukur, beberapa jenis gunting, pisau cukur, handuk dan aksesoris lainnya yang mendukung proses cukur.

5. Menyiapkan strategi pemasaran yang memuaskan pelanggan

Barbershop saat ini tidak hanya dimanfaatkan untuk mencukur rambut tetapi juga untuk layanan lainnya seperti creambath, hair coloring, cukur kumis dan jenggot, bahkan tidak sedikit yang juga memberikan layanan pijat.

Beberapa strategi pemasaran yang bisa Anda gunakan adalah dengan menyediakan paket-paket layanan tertentu dengan harga khusus. Anda juga bisa memberikan kupon kepada pelanggan untuk layanan selanjutnya, ini efektif untuk mempertahankan pelanggan di barbershop Anda.

Baca juga: 15 Peluang Usaha di Bidang Jasa yang Paling Dibutuhkan 2020 Ini

Membuka barbershop dengan konsep soft opening dengan membatasi pelanggan yang diterima dalam sehari juga dapat meningkatkan rasa penasaran dari masyarakat luas sehingga akan menarik lebih banyak pelanggan saat grand opening.

Setelah melalui beberapa langkah persiapan untuk membuka barbershop, Anda perlu menentukan bentuk usaha yang akan Anda jalankan. Apakah barbershop Anda akan dijalankan dengan konsep waralaba atau kemitraan? Kali ini kami akan membahasnya lebih lanjut dalam ulasan berikut ini.


Franchise VS Kemitraan? Mana yang Cocok untuk Bisnis Barbershop?

Doctor Barber Barbershop Gaul Langganan Pesepak Bola Makassar (2)

Waralaba atau franchise merupakan suatu bentuk kerja sama di mana pemberi waralaba (franchisor) memberikan izin kepada penerima waralaba (franchisee) untuk menggunakan hak intelektualnya, seperti nama, merk dagang produk dan jasa serta sistem operasi usahanya.

Sebagai timbal baliknya, penerima waralaba membayar suatu jumlah yang seperti Franchise, Royalty Fee dan lain-lain.

Sementara kemitraan merupakan bentuk kerja sama di mana pemberi waralaba memberi izin kepada penerima waralaba untuk menggunakan hak intelektualnya seperti nama, merk dagang produk dan jasa dan sistem operasi usahanya, sesuai dengan peraturan perusahaan, tanpa penerima waralaba membayar suatu jumlah sebagai Franchise fee, Royalty fee ataupun Distribution fee (dibebaskan sama sekali).

Baca juga: Model Bisnis Franchise vs Kemitraan, Sebaiknya Pilih yang Mana?

Ada beberapa perbedaan yang mendasari bentuk usaha franchise dan kemitraan. dari segi sistem operasional franchise lebih terstruktur dan sistem pemasaran mengikuti apa yang sudah disediakan oleh franchisor. Sementara kemitraan membebaskan Anda untuk berkreasi baik dalam hal operasional hingga pemasaran.

Dari segi hak cipta, jika menggunakan bentuk usaha franchise, Anda dapat menggunakan HAKI yang telah ada. Sementara dalam hal kemitraan Anda dapat menggunakan merk sendiri. 

Bisnis franchise barbershop saat ini juga sedang menjamur di kalangan masyarakat. Hal ini dikarenakan bisnis ini bukan termasuk usaha musiman mengingat kebutuhan untuk tampil rapi adalah terus ada dari masa ke masa.

Selain itu, bisnis ini juga mudah dikelola karena tidak membutuhkan pengeluaran yang rutin dan sistem pembukuan yang sangat rumit. Bisnis barbershop juga dianggap sebagai bisnis yang cepat balik modal. 

Nah, setelah menyimak beberapa langkah sukses dalam membuka bisnis franchise barbershop, tentu Anda juga wajib mempersiapkan teknologi dan sistem operasional yang kokoh. Ya, apa lagi kalau bukan Moka, solusi berbasis cloud untuk operasional bisnis multiplatform.

Dengan bantuan teknologi, urusan operasional usaha Anda menjadi lebih mudah karena Moka tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk pembayaran saja, tetapi juga untuk mengecek stok inventaris dan berbagai macam pekerjaan administratif lainnya. Dari Backoffice Moka, Anda juga dapat memperoleh laporan transaksi secara real-time, lho!

Moka juga menyediakan analisis terkonsolidasi  sehingga Anda dapat mengetahui produk atau jasa apa yang paling laris, stok mana yang sudah hampir habis, kapan waktu tersibuk Anda, dan lainnya. 

Bukan hanya itu, Anda dapat mengakses semua data tersebut kapan saja, di mana saja sehingga Anda dapat memantau usaha barbershop Anda hanya dengan sentuhan jari.

Penasaran bagaimana Moka bisa membantu Anda untuk mengembangkan usaha lebih jauh lagi? Nikmati coba gratis 14 hari dengan mengklik banner di bawah ini! Tunggu apa lagi?

New call-to-action

Submit a Comment

Get Latest Info!

Moka Blog Grayscale
Copyright © 2018 Moka Teknologi Indonesia