Moka Logo
Atness: Berbisnis Harus Punya Rencana Cadangan

Cerita Sukses

Atness: Berbisnis Harus Punya Rencana Cadangan

4 min
SintiaSintia

Atness: Berbisnis Harus Punya Rencana Cadangan – Tahukah Anda, rupanya, produk kecantikan banyak diburu pelanggan saat Ramadan, lho! Hal ini pun jadi peluang emas bagi usaha seperti Atness yang menjual produk skincare. Alvita Seda, pendiri Atness, menemukan strateginya. Ternyata, menghadirkan promo hampers bisa tingkatkan omzet usaha saat Ramadan, bahkan usai Lebaran.

Kita simak bersama strategi lengkapnya, yuk! Siapa tahu bisa membantu Anda untuk menangkan penjualan retail Ramadan tahun ini!

Awal Mula Berdirinya Toko Online & Offline Atness

Avoskin Care Kurangi Kompetisi dengan Buka Toko Sendiri (1)-1

Alvita Seda mengaku bahwa dirinya memang memang memiliki latar belakang pendidikan di bagian Farmasi. Kemudian, ia memang menggemari skin care dan tertarik untuk buka apotek. Lalu, ia berpikir, “Apa ya yang dibutuhkan oleh customer sekarang, khususnya terkait skin care dan makeup?”

Ia pun mengadakan riset kecil-kecilan dan menemukan bahwa brand lokal zaman sekarang sudah semakin berkembang. Memang, customer makin banyak yang tertarik, tapi nyatanya mereka sulit menemukan store yang menjual produk lokal aja.

Di sisi lain, produk lokal yang baru berdiri terkadang kesulitan untuk masuk ke modern trade karena jumlah SKU yang terbatas. Hal inilah yang mendorong Alvita untuk membantu berbagai brand skin care lokal agar dapat menjual produk-produk mereka lewat Atness. Namun, apa sih yang sebenarnya membedakan Atness dengan usaha lainnya?

We only support local brands. Ini prinsip yang kami bawa dari awal,” aku Alvita.

Lalu ia menambahkan, “Kami punya offline stores. Ini menjadi keunggulan bagi brand partner dan customer. Dari customer, mereka bisa langsung coba produk-produknya. Apalagi produk-produk yang mereka belum pernah tahu sebelumnya. Kalau untuk brand partner, jadinya lebih bagus untuk brand awareness. Khususnya karena kami terbuka pada brand-brand baru yang mungkin baru punya satu SKU.”

Ya, keunggulan itulah yang coba ia tawarkan agar bisa masuk ke industri kecantikan dan unggul dari kompetitor lainnya. Namun, namanya juga berbisnis, pasti ada pasang-surut yang kadang tak bisa dihindari. Dari berbagai tantangan tersebut, Atness pun bisa memetik pelajaran yang mampu melesatkan usahanya lebih jauh lagi.

“Atness bekerja sama dengan brand-brand lokal yang punya semangat berkembang bersama sangat tinggi. Tidak hanya itu, ternyata brand besar juga support. Kami banyak belajar dari mereka untuk research produk, memilih event seperti apa, dan banyak lainnya. Kalau dari customer, kami senang bisa dapat respon dan review positif. Senang bisa berhubungan dengan banyak orang,” tutur Alvita.

“Tentu handle berbagai brand berarti berbeda-beda juga karakternya. Komunikasi memang sangat penting dan kami harus bisa menempatkan diri setara dengan brand-brand partner. Harus dijaga hubungannya. Kalau ada yang perlu dievaluasi, bisa langsung pikirkan strategi untuk memperbaikinya,” imbuhnya.

Pelajaran dan pengalaman itu jugalah yang nyatanya membawa Atness pada strategi penjualan saat Ramadan. Menyadari bahwa Ramadan adalah bulan yang penuh tantangan dan juga peluang, malah membangitkan semangat Alvita untuk memperkenalkan Atness lebih luas lagi kepada para pelanggan.


Promo Jadi Strategi Penjualan Khusus di Bulan Ramadan

Seperti yang diketahui, Ramadan pun erat kaitannya dengan silaturahmi. Salah satu tradisi yang telah melekat ialah berkirim hampers kepada keluarga, sahabat, rekan kantor, pun pada kolega. Alvita membocorkan bahwa pada Ramadan tahun ini, Atness sudah mempersiapkan hampers yang tak cuma bisa dikirim saat Ramadan, tapi juga setelah Lebaran

Kami sudah persiapkan promo hampers untuk Ramadan ini. Karena budaya ngasih hampers ini gak cuma pas Ramadan, tapi juga sampai 2-4 minggu sesudahnya, jadi isinya harus dibagi dua sesuai kebutuhan Ramadan dan Lebaran. Selain itu, penting juga untuk buat dua jenis hampers Lebaran dan bisa dikasih kapan aja,” kata Alvita.

Ia menyambung, “Kami sudah persiapkan sejak Desember dan final di bulan Maret. Setiap package hampers berkolaborasi sama brand partner yang beda-beda. Ada 3-4 set hampers dengan karakter yang beda-beda sehingga customer punya pilihan. Konten dan photoshoot sudah kami persiapkan di bulan Maret. Untuk promosinya kami manfaatin influencer dan Instagram Ads.”

Rupanya, promo hampers ini adala pengembangan dari strategi di bulan Ramadan tahun lalu. Alvita mengaku bahwa penjualan Atness jadi melesat jauh, bahkan 60% penjualan berasal dari hampers.

Promo sangat penting karena banyak dicari. Harganya juga harus affordable, dalam artian satu box harus ada produk yang banyak dan bagus. Tantangan utamanya, kami butuh packaging yang authentic, tapi tidak custom. Apalagi mencari supplier cukup sulit dan harus diselesaikan dalam waktu yang sangat terbatas,” katanya.

Menariknya, Atness juga punya rencana lain yang membuat para pelanggan semakin melirik usaha ini. Mereka menyediakan Paket Fit yang dibagikan kepada Mitra Driver sebagai inisiatif sosial yang dijalankan di bulan suci Ramadan. Begini mekanismenya, setiap pembelian produk senilai Rp100.000, Mitra Driver yang mengantar paket tersebut akan mendapatkan Paket Fit senilai Rp10.000.

Kami juga menyediakan drop box barang bekas layak pakai untuk disalurkan ke yang membutuhkan,” imbuhnya.


Siapkan Rencana Cadangan


Melihat rencana bisnis yang sudah mantap, terkadang masih saja terkendala oleh faktor-faktor luar yang tak terduga. Bagaimana Atness mengatasi hal tersebut?

“Kami selalu bersiap untuk fleksibel dengan persiapan Ramadan dan punya back up plan karena kadang regulasi bisa berubah, kondisi pandemi bisa berubah. Jangan ragu buat change plan di tengah Ramadan jika memang demand-nya besar,” tuturnya.

Di sisi lain, Alvita juga mengingatkan agar para pemilik usaha bisa memanfaatkan layanan teknologi yang bantu mudahkan operasional bisnis, terutama sata Ramadan. Atness sendiri menggunakan Moka dan GoStore untuk memperlancar usahanya.

“Atness pakai Moka untuk Customer Relations, sedangkan untuk GoStore, kami pakai fitur Harga Coret dan Pencatatan Bisnis. Sejak pakai keduanya, ada peningkatan penjualan 50-60%, khususnya dari GoStore,” ujarnya. Alvita pun juga senang karena dua layanan andalan ini bukan hanya unggul dari segi fiturnya saja. Moka dan GoStore juga sediakan sisi edukasi melalui beragam webinar yang sangat membantu UMKM untuk bisa berjualan lebih maksimal.

Tak heran jika pada Ramadan tahun ini, Atness tetap mengandalkan Moka dan GoStore agar penjualan produknya semakin #JosGandos!

Bagaimana dengan Anda?

 

Social Media Share :
Sintia

Sintia

Suka baca buku dan jalan-jalan.