Business Insight Focus

13 Cara Agar Bisnis Tetap Bertahan Saat Wabah Corona

By Sintia Astarina on March, 23 2020
Sintia Astarina

13 Cara Agar Bisnis Tetap Bertahan Saat Wabah Corona - Virus corona yang sedang mewabah di berbagai negara nyatanya berimbas pada sektor perekonomian, termasuk bisnis. Di antara bisnis F&B, Ritel, dan Servis, yang paling terkena imbasnya adalah bisnis F&B. Apalagi, sejak ada imbauan dari Presiden Joko Widodo untuk tetap berada di rumah guna memutus rantai virus corona ini.

Memang, hal ini menjadi tantangan bagi para pemilik bisnis agar tetap bisa berjalan dengan baik di tengah krisis. Untuk itu, pada artikel ini, kami akan memaparkan lebih jauh 13 cara agar bisnsi tetap bertahan saat wabah corona.

13 Cara Agar Bisnis Tetap Bertahan Saat Wabah Corona

1. Fokus pada online food delivery

online delivery - jasa antar makanan - pizza - Agar Bisnis Tetap Bertahan Saat Wabah Corona

Seperti yang diketahui, imbauan untuk tidak keluar rumah adalah sesuatu yang harus diindahkan, sebab hal ini terbukti ampuh untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona.

Lantas, apa dampaknya pada bisnis F&B? Bagi Anda yang memiliki outlet offline, akan sangat mungkin outlet Anda sepi karena memang pelanggan lebih memilih di rumah saja.

Agar bisnis tetap bertahan saat wabah corona, lebih baik Anda fokus pada online food delivery saja guna memudahkan pelanggan untuk tetap bisa menikmati santapan dari restoran atau kedai Anda.

Apabila Anda tidak memiliki jasa delivery langsung, daftarkan saja restoran atau kedai Anda di GoFood dan GrabFood. Ini adalah dua aplikasi andalan pelanggan ketika lapar melanda.

Dengan terdaftarnya bisnis F&B Anda di dua aplikasi tersebut, Anda bisa menjangkau lebih banyak pelanggan, memberi diskon khusus, hingga memudahkan pelanggan untuk menikmati menu-menu pilihan tanpa harus keluar rumah. Dengan demikian, Anda tetap bisa meraup pendapatan.

Jangan lupa, promosikan bisnis F&B Anda di media sosial dan beri tahu pelanggan Anda bahwa kini mereka bisa memesan makanan dan minuman lewat GoFood dan GrabFood.


2. Sarankan pelanggan untuk menggunakan mobile payment

mobile payment - pembayaran digital (1)

WHO mengatakan, ada kemungkinan bahwa infeksi mematikan dari virus corona bisa saja berasal dari uang tunai, sebab uang tunai sering berpindah tangan dan bisa menjadi sarang bakteri serta virus.

"Kami menyarankan semua orang untuk segera mencuci tangan setelah memegang uang kertas dan jangan menyentuh wajah," ujar WHO, seperti dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: 5 Alasan Penting Bisnis UKM Menerapkan Mobile Payment

WHO juga menyaraknan supaya sebaiknya masyarakat menggunakan mobile payment atau pembayaran nontunai. Namun, bukan berarti mereka menyarankan untuk tidak menggunakan uang tunai sama sekali.

Nah, bagi Anda para pemilik bisnis, tidak ada salahnya mengikuti anjuran dari WHO tersebut. Dengan menggunakan mobile payment, Anda, karyawan, maupun pelanggan bisa sama-sama meminimalisir risiko terkena dampak wabah tersebut.

Namun, ada hal penting yang perlu diingat oleh para pemilik bisnis ketika menggunakan mobile payment, yakni pilihlah alat atau aplikasi yang mampu menerima semua jenis pembayaran. Mulai dari Gopay, OVO, Dana, AkuLaku, Kredivo, dan WeChat Pay.

Di sisi lain, ada 5 manfaat penting yang bisa didapat bisnis ketika menerapkan mobile payment, yakni

  • memberi kemudahan dan kenyamanan pada pelanggan,
  • lebih aman,
  • transaksi lebih cepat diproses,
  • dapat menganalisis kebiasaan berbelanja pelanggan dengan lebih mudah, dan
  • membuat bisnis jadi lebih modern dan meja kasir Anda pun lebih rapi.

3. Analisis strategi bisnis

mengetahui laporan penjualan lewat aplikasi kasir - membuka bisnis pakaian - manfaat aplikasi kasir - aplikasi kasir toko untuk PC

Selagi Anda #DiRumahAja, mungkin Anda memiliki lebih banyak waktu luang dibanding biasanya. Ini adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk menganalisis strategi bisnis yang telah Anda jalani.

Baca juga: 8 Aplikasi yang Bikin Kerja dari Rumah Lebih Efektif

Sebagai contoh, pada Q4 tahun 2019, Anda mengeluarkan budget sebesar Rp50 juta untuk mempromosikan bisnis fashion Anda, yang mana berdampak pada peningkatan penjualan sebesar 30%. Bila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, ternyata penjualannya lebih sedikit, meski budget yang dikeluarkan sama.

Dari real case tersebut, Anda bisa menganalisis lebih jauh dengan cara menjawab pertanyaan di bawah ini:

  • Promosi apa saja yang dilakukan dan mana yang paling efektif?
  • Apabila budget-nya ditambah atau dikurangi akan berpengruh terhadap penjualan?
  • Produk apa saja yang paling laku dan dari mana pembeli datang? Media sosial, website, atau e-commerce?

Apabila Anda ingin mengakses berbagai data penjualan harian secara lengkap, Anda pun bisa melihatnya dari Backoffice Moka agar Anda tak perlu menganalisisnya satu per satu.


4. Perdalam ilmu bisnis

10 akun youtube untuk belajar bisnis online gratis

Ada banyak sumber yang menyediakan berbagai materi dan ilmu mengenai bisnis, baik yang gratis maupun berbayar. Bagi Anda para pebisnis yang tetap ingin bertahan saat wabah corona, manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya untuk menimba lebih banyak ilmu.

Anda bisa mendapatkan materi soal bisnis dari blog, e-book, media sosial, video, webinar, hingga podcast.

Baca juga:


5. Tunjukkan komitmen Anda pada pelanggan

pebisnis - pengusaha - 9 Tips Jika Ingin Resign untuk Membangun Bisnis

Saat wabah corona merebak dan bisnis berada dalam posisi sulit, inilah saat yang tepat bagi Anda untuk meningkatkan kembali kepercayaan pelanggan. Yakinkan mereka bahwa bisnis Anda berkomitmen untuk tetap memenuhi kebutuhan pelanggan.

Bagaimana caranya? Misal, apabila pelanggan tidak bisa datang ke restoran Anda secara langsung, gunakanlah jasa GoFood dan GrabFood seperti yang telah disebutkan pada poin pertama.

Dengan tetap meningkatkan kualitas produk serta layanan bisnis, pelanggan akan tahu bahwa Anda akan dengan senang hati dan siap sedia memenuhi kebutuhan mereka.


6.  Tetap transparan dalam berbisnis

menegcek ketersediaan stok di gudang - Tips Menggunakan Aplikasi Stok Barang Gratis untuk Bisnis Kuliner

Ada cara lain yang bisa Anda lakukan untuk tetap membuat pelanggan percaya pada bisnis Anda, yakni tetaplan transparan.

Sebagai contoh, Anda adalah seorang pebisnis ritel yang menjual berbagai jenis hijab. Berdasarkan Data Internal Moka, hijab merupakan produk ritel fashion yang paling banyak diburu.

Baca juga: 6 Tantangan Bisnis Fashion Pria dan Wanita dan Cara Mengatasinya

Nyatanya, wabah corona menyebabkan keterlambatan dalam pengiriman produk kepada pelanggan. Dari yang biasanya hanya dalam 3 hari kerja, sekarang bisa sampai 2 minggu kerja.

Supaya pelanggan tidak bertanya-tanya atau komplain kepada Anda, infokan dengan jujur mengenai adanya keterlambatan tersebut dan estimasi kapan barang akan sampai.


7. Tawarkan bantuan atau insentif

customer service

Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, jika Anda ingin bisnis tetap bertahan saat wabah corona, Anda bisa mencoba untuk menawarkan bantuan atau insentif atas pembatalan atau pengiriman yang terlambat. Beberapa contoh yang bisa Anda terapkan adalah

  • menyertakan compliment voucher berupa potongan diskon produk tertentu dan
  • gratis ongkir untuk pembelian selanjutnya.

8. Tetap berkomunikasi secara aktif dengan pelanggan

customer service - customer support - tetap berkomunikasi dengan pelanggan (2)

Agar bisnis tetap bertahan saat wabah corona, Anda perlu memikirkan startegi komunikasi yang tepat ketika berhadapan dengan pelanggan.

Ada sebagian perusahaan yang mengubah jadwal Customer Service mereka, entah memperpanjang atau mengurangi jam operasi. Bila ada perubahan jadwal, infokan dengan detail kepada pelanggan Anda, baik melalui media sosial, email, atau kanal komunikasi lainnya.

Di sisi lain, pastikan Anda mengetahui apa saja feedback yang diberikan pelanggan terkait bisnis Anda saat ini. Kemudian, berikan bantuan dan solusi terbaik untuk mereka.


9. Manfaatkan Customer Relationship Management (CRM)

customer service - customer support - tetap berkomunikasi dengan pelanggan (1)

Pernahkah Anda memanfaatkan fitur Customer Relationship Management? Ini adalah suatu usaha dalam menyedaiakan jembatan strategis antara strategi pemasaran dan teknologi informasi. Dengan CRM, para pebisnis bisa menjalin hubungan dengan pelanggan demi meningkatkan profitabilitas dari suatu usaha.

Baca juga: Arti dan Manfaat CRM (Customer Relationship Management) Bagi Bisnis

Apa manfaat lain dari CRM?

  • Dapat merespon kebutuhan pelanggan dengan lebih tanggap.
  • Dapat berinteraksi dengan pelanggan serta menelusuri informasi mereka.
  • Menyebarkan informasi secara cepat dan massive kepada pelanggan. Dalam artian, lebih efisien karena pebisnis tidak perlu mengirim pesan satu per satu.

Bagaimana cara memanfaatkan fitur CRM ini? Pada dasarnya, pebisnis bisa memanfaatkan database customer untuk kemudian Anda kirimkan pesan melalui SMS Blast atau email.

Anda bisa menginfokan soal kebijakan merchant terkait virus corona, menginfokan soal promo, atau mengajak pelanggan supaya memesan makanan dan minuman lewat GoFood dan GrabFood, dibandingkan dine in.


10. Tawarkan pengalaman berbeda untuk pelanggan

online shopping - belanja online

Sebagai contoh, tadinya Anda berencana untuk mengeluarkan koleksi fashion terbaru menjelang Ramadan. Akan tetapi, virus corona yang membuat bisnis agak goyang membuat Anda terpaksa harus menunda launching produk Anda.

Baca juga: 10 Tips Meningkatkan Produktivitas Saat Work From Home

Ya, meski launching produk tersebut ditunda, Anda sebenarnya bisa tetap memperkenalkan produk tersebut kepada para pelanggann secara online. Entah lewat website atau media sosial bisnis Anda.

Tawarkan pengalaman berbeda kepada pelanggan. Yang tadinya Anda menjual produk-produk siap pakai, kali ini ajak pelanggan untuk Pre-Order produk Ramadan Anda. Berikan diskon khusus untuk 25 pelanggan utama sebagai reward untuk mereka.

Menarik, bukan?


11. Pilih supplier lokal

mudahnya mencari supplier bisnis dengan moka fresh (1)

Seperti yang diketahui, pengiriman barang atau bahan baku dari luar negeri, terutama dari Tiongkok, masih mengalami keterlambatan. Guna mengatasinya, Anda bisa memilih supplier lokal dibandingkan supplier dari luar negeri.

Mengapa? Sebab belum ada informasi pasti mengenai kapan pembatasan pengiriman barang dari luar negeri akan berakhir. Untuk itu, tidak ada salahnya mencari supplier terpercaya agar bisnis tetap bertahan saat wabah corona.

Baca juga: 3 Tips Memilih Supplier yang Baik untuk Membangun Bisnis Kuliner Anda

Di sisi lain, Anda juga bisa memanfaatkan aplikasi untuk memantau stok bahan baku di gudang. Dengan demikian, baik Anda maupun karyawan tidak perlu bolak-balik ke gudang hanya sekadar untuk mengecek ketersediaan bahan baku.

Kemudian, bagi Anda yang juga sedang menghindari tempat publik atau keramaian, Anda pun bisa memanfaatkan layanan dari Moka Fresh agar Anda atau karyawan tidak perlu berbelanja langsung ke pasar demi mendapatkan bahan baku yang dibutuhkan. Dengan demikian, Anda dan karyawan bisa lebih terjaga dari paparan COVID-19.


12. Manfaatkan Dana Darurat

modal untuk membangun bisnis - uang - cash flow - modal usaha untuk bisnis - Moka Capital, Solusi Mudah Pinjaman Online - Baca Juga Moka Capital, Solusi Mudah Pinjaman Online - 5 Kesalahan dalam Merekrut Karyawan yang Sebaiknya Dihindari

Dana Darurat nyatanya bukan cuma penting dimiliki oleh pribadi, melainkan untuk bisnis. Bayangkan, bila Anda tidak memiliki Dana Darurat, bagaimana Anda bisa mengantisipasi harga yang naik? Bagaimana Anda bisa mengatasi hal-hal mendadak yang tidka sesuai dengan business plan Anda?

Baca juga: 9 Manfaat Pinjaman Modal Usaha untuk Bisnis

Untuk itu, manfaatkanlah Dana Darurat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama saat wabah corona seperti sekarang ini. Manfaatkanlah juga pinjaman modal dari platform terpercaya supaya bisnis Anda tidak lesu.


13. Atur shift karyawan

barista mengecek laporan

Di tengah mewabahnya virus corona, memutus rantai penyebarannya adalah hal utama yang perlu diperhatikan setiap lapisan masyarakat.

Untuk itu, demi mendukung kesehatan dan keselamatan bersama, Anda bisa mengatur shift karyawan selama masa pandemi ini, dengan menyesuaikan jam kerja mereka dengan pola transaksi per hari dan per jam. Dengan demikian, Anda bie memberi jarah work from home lebih banyak bagi karyawan Anda.

Nah, itulah dia 13 cara agar bisnis tetap bertahan saat wabah corona. Pada intinya, Anda sebagai pemilik bisnis bisa memantau pekerjaan dari rumah, karyawan Anda lebih terlindungi, pelanggan juga akan merasa lebih aman dan diuntungkan karena transaksi yang cepat.

Semoga kita dapat melewati masa-masa sulit ini dan bersama memajukan perekonomian Indonesia lebih baik lagi. Tetap semangat, wahai para pebisnis Indonesia!

Submit a Comment

Get Latest Info!

Moka Blog Grayscale
Copyright © 2018 Moka Teknologi Indonesia