Business Insight Inspiration BisnisLebihBaik

10 Cara Unik Menyiasati Libur Lebaran agar Bisnis Tetap Produktif

By Miky on June, 12 2018

bisnis produktif saat libur lebaran

Sudah masuk libur lebaran, lebaran hanya tinggal menghitung hari. Apakah Anda deg-degan menyambut lebaran? Bagi para pemilik usaha, libur Lebaran bukan berarti mereka meliburkan bisnis mereka atau menutup toko selama-lamanya. Banyak bisnis juga yang justru memanfaatkan momen lebaran untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya.

Jika pemilik usaha masih semangat dalam menjalankan bisnisnya ketika libur, berbeda dengan karyawan yang mana tentunya akan menurunkan semangat kerja dan menuntaskan deadline pekerjaan karena masih harus bekerja saat liburan. Meski begitu, banyak cara yang bisa dilakukan oleh pemilik usaha agar karyawan tidak kehilangan motivasi dalam bekerja.

Berikut 5 cara untuk memastikan karyawan dan bisnis Anda tetap produktif selama libur Lebaran.

 

1. Dorong Karyawan Ambil Cuti

bisnis produktif saat lebaran
Hal ini justru mungkin terlihat kontradiktif untuk Anda. Akan tetapi jika Anda ingin karyawan lebih terlibat dan memiliki kinerja yang baik, mendorong mereka untuk menggunakan jatah cuti mereka maka cara ini tentu berhasil. Karyawan yang menggunakan jatah cuti berati sama saja dengan kekurangan orang untuk mengurus bisnis. Bagaimana mengatasinya?

Solusinya adalah dengan mengatur manajemen waktu yang lebih baik dan efisien dengan sisa karyawan yang ada. Buat jadwal shift yang dapat efektif yang bisa menutupi kurangnya karyawan. Dengan begitu, Anda masih bisa menawarkan fleksibilitas pada karyawan tanpa harus mengorbankan produktivitas bisnis.

Baca Juga: 12 Tips Mudik Lebaran Ala Moka

 

2. Tentukan Tujuan yang Spesifik

bisnis produktif saat lebaran
 
Banyak dari bisnis memberikan banyak proyek dan strategi marketing untuk karyawan demi mencapai target penjualan. Akan tetapi, banyak juga proyek tersebut ada tanpa kepastian waktu yang jelas kapan deadline dan timeline-nya. Coba untuk membuat target jangka pendek yang memiliki tujuan jelas dan lebih realitas. Membagi goals bisnis menjadi target jangka pendek akan memastikan karyawan tidak kehilangan fokusnya dalam mengembangkan bisnis.
 

3. Biasakan Buat Laporan Mingguan

bisnis produktif saat lebaran
Beberapa mungkin berpendapat bahwa laporan mingguan merepotkan dan membuang banyak waktu. Laporan mingguan tidak harus selalu berupa laporan penjualan. Apalagi, jika Anda sebagai pemilik usaha yang menggunakan aplikasi kasir Moka, Anda dan karyawan tidak perlu menyusun laporan penjualan setiap minggunya. Cukup lihat di Backoffice Moka, semuanya sudah tersedia.

Laporan mingguan untuk karyawan bisa berupa info mengenai status proyek atau program yang sedang dijalankan, apa yang telah dicapai di minggu ini hingga kesulitan yang dialami.

Laporan ini perlu diperbaharui setiap minggunya meskipun dalam masa liburan agar karyawan dapat tetap fokus dalan menjalankan tugasnya.

Baca Juga: Libur Lebaran Tiba! Kelola Waktu Cuti Karyawan Anda dengan 6 Tips Ini

 

4. Tunda Proyek Besar Hingga Lebaran Usai

bisnis produktif saat lebaranProduktivitas bagi sebagian karyawan, baik yang bekerja atau tidak, akan turun selama liburan. Untuk itu, pikiran kembali untuk menunda proyek besar hingga momen Lebaran selesai. Proyek besar biasanya membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama. Dengan terpotongnya masa pengerjaan ketika liburan, tentunya sedikit tidak masuk akal jika Anda mengharapkan hasil yang maksimal.

Baca Juga5 Cara Menikmati Libur Lebaran Ala Pengusaha Moka

 

5. Apresiasi Kinerja Karyawan

bisnis produktif saat lebaranBanyak bentuk apresiasi kerja yang bisa diberikan kepada karyawan. Misalnya saja seperti bingkisan kecil untuk masing-masing karyawan. Jika Anda memiliki bugdet yang ketat, coba untuk memberikan kartu ucapan yang ditulis sendiri oleh Anda untuk masing-masing karyawan. Memberikan apresiasi kepada mereka secara langsung akan lebih berarti dan bisa jadi memotivasi mereka untuk lebih semangat dalam bekerja.

Dengan perencanaan yang tepat, Anda masih bisa memaksimalkan bisnis dengan karyawan yang ada. Karyawan yang merasa dihargai dan dimengerti memiliki potensi untuk menjadi karyawan yang loyal dan dapat memotivasi mereka untuk kerja lebih keras dan baik lagi.

Baca Juga: 4 Cara Membuat Karyawan Produktif Setelah Libur Lebaran

 

6. Umumkan rencana selama musim liburan

bisnis produktif setelah libur lebaran

Sebagai pelaku bisnis yang memiliki bisnis dengan jumlah pelanggan yang relatif banyak, adalah tugas Anda untuk mengumumkan kapan toko Anda mulai libur dan beroperasi kembali. Ini bisa dilakukan dengan membuat semacam pengumuman dalam bentuk kertas yang ditempel di dinding toko Anda. Atau memasang foto pemberitahuan di media sosial. Pastikan juga bahwa informasi ini mudah ditemukan dan bisa dibaca dengan jelas dan cepat oleh pelanggan Anda, sehingga mereka tidak perlu membuang waktu terlalu banyak ketika membaca pengumuman penting dari Anda.

Baca Juga: 5 Tips Kembali Produktif Setelah Liburan Panjang

 

7. Konsisten layani pelanggan pada waktu yang ditentukan

bisnis produktif setelah libur lebaran

Meskipun toko Anda libur, bukan berarti pelayanan Anda juga ikut libur. Dengan kata lain, Anda harus tetap melayani mereka sebisa Anda agar mereka tidak merasa ditinggalkan. Karena Anda tidak pernah tau bahwa semasa libur lebaran ini, justru mereka lebih membutuhkan produk atau jasa Anda dibandingkan sebelum libur lebaran. Itulah mengapa, pastikan Anda memasang ketentuan yang jelas terkait pelayanan apa yang masih Anda tawarkan sepanjang libur lebaran, dan mana pelayanan yang berhenti untuk sementara. Ini dilakukan untuk mengatur ekspektasi pelanggan Anda apakah tetap akan menggunakan jasa atau membeli produk Anda, atau harus melirik merk lain dan mungkin membeli produk atau menggunakan jasa mereka.

Baca Juga: 5 Kebiasaan di Pagi Hari yang Buat Anda Jauh Lebih Produktif

 

8. Tetap sapa setiap pelanggan dengan hangat

bisnis produktif setelah libur lebaran

Menyambung dengan poin sebelumnya, salah satu cara untuk tetap melayani pelanggan Anda adalah dengan menyapa mereka. Untuk melakukan ini, Anda bisa memanfaatkan data pribadi mereka seperti e-mail atau nomor telepon. Setelah itu, Anda bisa membuat e-mail yang Anda buat sendiri dengan kata-kata yang manis dan hangat. Sekadar mengucapkan "Selamat hari lebaran" juga sudah cukup dan apa harapan Anda sebagai pelaku usaha terhadap bisnis Anda melalui pelanggan Anda. Jika cara ini Anda anggap terlalu rumit, maka Anda bisa membuat satu foto berisi salam hangat dan ucapan selamat lebaran yang diposting di akun media sosial Anda.

 

9. Jika harus, buka toko hanya dari sore sampai malam saja

bisnis produktif setelah libur lebaran

Beberapa dari Anda mungkin bertanya, "kalau saya mau buka toko saat libur lebaran, baiknya pukul berapa ya?" Kebanyakan toko tipikalnya tidak beroperasi saat hari lebaran. Mereka baru buka kembali keesokan hari atau dua hari setelahnya. Namun begitu, jika Anda ingin benar-benar tetap aktif beroperasi bahkan saat hari lebaran, Anda bisa buka dari sore hingga malam saja. Hindari pagi-pagi karena orang-orang masih melaksanakan salat ied. Jika sore hari, Anda bisa mulai beroperasi sejak pukul 4 sore, dan tutup pukul 9 atau 10 malam. Jika Anda merasa tidak sempat untuk buka toko saat hari lebaran, Anda tidak perlu memaksakannya. Karena jumlah orang yang berbelanja atau beraktivitas di luar rumah saat hari lebaran juga sedikit. Mereka memilih untuk bersantai di rumah, mengobrol, sambil menonton televisi.

Baca Juga: 10 Kebiasaan Positif yang Dilakukan Pebisnis Sukses Sebelum Berbuka Puasa

 

10. Berikan hadiah kecil sebagai kenang-kenangan setelah liburan

bisnis produktif setelah libur lebaran

Ini mungkin salah satu cara yang tidak banyak orang tau namun ampuh untuk memenangkan hati pelanggan. Seusai libur lebaran dan toko Anda mulai beroperasi, siapkan hadiah kecil berupa suvenir atau barang-barang dari toko Anda yang kurang laku dibeli. Misalnya, jika bisnis Anda bergerak di bidang salon, Anda bisa memberikan handuk kecil atau pengering rambut mini yang dihias dalam sebuah kotak dengan dekorasi bunga-bunga. Sementara, jika bisnis Anda bergerak di bidang restoran, Anda bisa menggratiskan salah satu menu di restoran Anda yang kurang laku dan memberikannya tepat saat toko Anda kembali beroperasi. Sebagai pemanis, Anda bisa juga menambahkan sedikit catatan kecil berupa ucapan "Selamat datang kembali" di kertas yang Anda lipat.

Dengan 10 cara unik untuk menyiasati libur lebaran ini, Anda bisa mencoba semuanya atau beberapa saja. Yang penting, Anda perlu melakukan sesuatu untuk membuat bisnis Anda tetap produktif. Jadi, sudah siap menghadapi libur lebaran tahun 2019?

Unduh juga e-book terbaru kami seputar kebiasaan berbelanja pelanggan di bulan Ramadan. Gratis.

Submit a Comment

Get Latest Info!

Moka Blog Grayscale
Copyright © 2018 Moka Teknologi Indonesia