Banyak fitur baru yang bermunculan tidak membuat Moka melupakan fitur lamanya dan selalu berinovasi, sama seperti apa yang Moka lakukan dengan fitur Ingredient Inventory.

Jika sebelumnya untuk menggunakan fitur ini Anda harus berlangganan terlebih dahulu, kini Anda bisa mencoba fitur Ingredient Inventory GRATIS selama 14 hari!

Tidak hanya itu, Moka juga melakukan peningkatan juga pada fitur ini agar para merchant semakin mudah dalam memperbaharui informasi barang terutama di COGS barang dengan menggunakan bulk import. Jika sebelumnya bulk import pada Ingredient Inventory hanya bisa digunakan untuk membuat atau memperbaharui barang atau bahan baku. Kini bulk impor juga bisa digunakan untuk membuat atau memperbaharui harga COGS bahan baku.

Alasan Mengapa Fitur Ingredient Inventory Wajib Anda Gunanakan!

Bagi Anda pemiliki bisnis, terutama di bidang F&B, fitur Ingredient Inventory wajib Anda miliki karena dengan menggunakan fitur ini, banyak keuntungan yang didapat. Berikut ini, beberapa alasan mengapa fitur Ingredient Inventory wajib digunakan;

1. Laporan Stok Bahan Baku yang Akurat

Memasukan dan memantau stok barang kini lebih mudah dan akurat dengan fitur Ingredient Inventory karena fitur ini dapat menyesuaikan stok ketika barang terjual. Tidak hanya itu, terdapat fitur juga yang secara otomatis memberikan Anda informasi jika stok barang berada di level rendah.

2. Menghitung Laba Menjadi Lebih Mudah

Mengelola inventaris bisnis semakin mengasyikan dan Anda tidak perlu pusing lagi karena Anda bisa menentukan harga modal (COGS) sehingga Anda bisa menetapkan harga produk Anda lebih baik dan semakin untuk lagi.

Bagaimana, tertarik untuk mencoba fitur Ingredient Inventory untuk bisnis usaha Anda? Cek fiturnya langsung disini.

Baca Juga: Laporan Inventaris Bahan Baku Lebih Akurat dengan Fitur Ingredient Inventory!

linkedin

Tags: bisnis UKM Coffee Shop COGS F&B fitur ingredient inventory harga modal inventaris Inventory laporan inventaris manajemen inventari Product Knowledge Restoran Restoran Cepat Saji stok barang