Menjawab Kebutuhan Para Merchant, Moka Luncurkan Fitur Loyalty Program

Author by Miky

Tahukah Anda bahwa kebanyakan bisnis UKM yang sukses memiliki 60 hingga 70 persen pelanggan setia? Bisnis mereka sukses karena pelanggan mereka setia dan tetap kembali berbelanja di tempat yang sama meski banyak tawaran yang lebih menarik dihadirkan dari para pesaing usahanya.  

Memang, mengubah pelanggan biasa menjadi pelanggan setia merupakan sebuah tantangan yang cukup berat bagi Anda sebagai pemilik usaha. Namun bukan tidak mungkin hal itu dilakukan. Salah satu cara adalah dengan menggunakan loyalty program.

loyalty program moka

Sebagai salah satu aplikasi kasir yang menyediakan fitur untuk membantu transaksi penjualan, Moka juga hadir dengan fitur Loyalty Program agar bisnis Anda semakin lancar dan pelanggan semakin tertarik untuk terus datang dan membeli produk Anda.

Sesuai dengan namanya, fitur ini ditujukan kepada pemilik usaha yang ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan setia dan Anda pun dapat dengan mudah menentukan sendiri tipe Loyalty Program, perolehan poin, dan reward yang ingin Anda berikan kepada pelanggan.

Anda juga tak perlu lagi sibuk mencetak member card, karena dengan Moka Loyalty Program ini hanya membutuhkan nomor handphone untuk menjadi anggota atau member, dan hal itu menjadi salah satu nilai tambahan untuk Anda sebagai pemilik usaha.

 

Lebih jauh tentang pengertian loyalty program

Loyalty program atau program loyalitas adalah sebuah program promosi keanggotaan (membership) yang dirancang oleh sebuah bisnis usaha untuk menciptakan hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dengan pelanggan.

Sistem loyalty program terkadang bisa berbeda antara bisnis yang satu dengan yang lain. Akan tetapi umumnya sistem ini menawarkan berbagai hadiah atau reward menarik yang dapat ditukar melalui poin tertentu yang dikumpulkan dan didapatkan oleh anggota setelah melakukan transaksi pembelian.

loyalty program moka

Loyalty program sangat efektif untuk meningkatkan penjualan. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Nielsen (Get with The Program, Card-Carrying Consumer Perspectives on Retail Loyalty-Program Participation and Perks, 2016), sekitar 72 persen pelanggan lebih memilih berbelanja di tempat yang menghadirkan loyalty program karena tergiur akan berbagai reward yang ditawarkan.

Penawaran reward menarik dengan menukarkan sejumlah poin ini merupakan salah satu strategi bisnis yang cukup sukses. Sebagai contoh, Mall PIK Avenue di Jakarta Utara sukses meningkatkan pengunjung hingga 30-50 persen dengan menerapkan loyalty program.

Namun sebelum itu, ada beberapa hal yang Anda harus perhatikan sebelum membuat loyalty program Anda sendiri. Ini berguna agar program yang Anda buat sukses menarik minat pelanggan.

 

Berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

a. Pastikan kualitas produk dan pelayanan

Sebelum membuat loyalty program Anda sendiri, pastikan terlebih dahulu kualitas produk dan pelayanan yang Anda ingin tawarkan. Karena, kedua hal tersebut sangat erat hubungannya dengan kepuasan pelanggan yang mana dapat menentukan apakah pelanggan akan kembali lagi atau tidak.

b. Gunakan sistem poin

Tujuan dari adanya loyalty program seperti yang disebutkan sebelumnya adalah untuk meningkatkan volume penjualan melalui bertambahnya jumlah pelanggan setia dan menarik pelanggan baru. Dengan menghadirkan sistem poin, pelanggan bisa mendapatkan sejumlah poin tertentu ketika melakukan transaksi pembelian pada jumlah tertentu. Demi mendapatkan reward yang mereka inginkan, pelanggan Anda akan terus berbelanja di tempat Anda untuk mengumpulkan poin yang dibutuhkan.

Anda dapat mempermudah pelanggan Anda untuk mendapatkan reward. Sebagai langkah awal, Anda dapat memberikan sejumlah poin tertentu saat pelanggan melakukan registrasi untuk menjadi member loyalty program. Ini juga akan membuat pelanggan lebih tertarik mendaftar menjadi member.

c. Berikan reward menarik yang diinginkan pelanggan

Menurut survei yang dilakukan Nielsen, terdapat tiga jenis hadiah yang paling diinginkan oleh pelanggan yaitu diskon, cashback dan barang gratis. Khusus untuk pemberian barang gratis, berikan barang yang pelanggan Anda minati dan inginkan.

Memberikan pelanggan barang yang kurang diminati oleh pelanggan akan menurunkan nilai dari loyalty program Anda sehingga minat pelanggan untuk menjadi member akan ikut menurun. Menghadirkan penawaran baru yang berbeda setiap minggu atau bulan kepada member loyalty program juga patut Anda lakukan agar pelanggan tidak bosan.

d. Maksimalkan sistem loyalty program yang dibuat dengan aplikasi kasir

Agar loyalty program lebih maksimal, Anda bisa memanfaatkan aplikasi kasir yang ada, salah satunya adalah Moka. Melalui aplikasi kasir Moka, Anda dapat menciptakan loyalty program Anda sendiri dengan mudah dan hanya dengan beberapa klik saja. Tidak hanya itu, aplikasi kasir juga sangat berguna untuk menganalisa trend penjualan di toko untuk memaksimalkan loyalty program Anda.

e. Gunakan media sosial untuk mempromosikan loyalty program yang Anda miliki

Kebanyakan bisnis tidak terlalu mementingkan untuk mempromosikan loyalty program yang mereka miliki. Padahal, hal tersebut memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan minat pelanggan untuk bergabung dengan loyalty program yang ditawarkan. Banyak cara dalam mempromosikan loyalty program Anda, misalnya dengan mempromosikannya melalui channel media sosial yang Anda miliki atau dengan melalui email marketing seperti newsletter.

 

Memanfaatkan loyalty point

Sebelumnya sudah dijelaskan mengenai hal-hal dasar dari pemanfaatan sistem poin pada loyalty program. Kini kita akan membahas lebih jauh lagi mengenai skema atau tata cara pemanfaatan loyalty point bagi pelanggan.

Loyalty point atau yang juga dikenal sebagai point reward merupakan poin yang diberikan oleh brand bisnis atau toko kepada konsumennya sebagai bagian dari loyalty program atau membership yang dihadirkan.

loyalty program moka

Hadirnya poin ini dipicu sebagai bagian dari strategi marketing dalam menarik banyak pelanggan setia untuk kembali membeli produk atau menggunakan jasa yang ditawarkan. Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri juga bahwa banyak pemilik usaha yang pada akhirnya gagal menghadirkan program ini karena berbagai alasan.

Salah satunya adalah ketika pelanggan tidak pernah menukarkan poin karena merasa reward atau hadiah penukaran yang ditawarkan tidak sebanding sehingga pada akhirnya poin yang pelanggan miliki tidak pernah ditukarkan.

Agar program yang dihadirkan di dalam bisnis berhasil, Anda hanya membutuhkan dua langkah mudah untuk membuat program loyalitas Anda sendiri, yaitu menentukan poin loyalty dan menentukan reward loyalty.

 

Cara menentukan poin loyalty

Untuk menentukan perolehan poin, Anda bisa menggunakan praktek yang umum dan banyak digunakan pada bisnis quick service restaurant (F&B) kebanyakan dengan mengambil 10% dari total transaksi pembelian. Sebagai contoh adalah skema berikut ini:

Rp1.000 x 10% = Rp100 = 1 Poin

Maka setiap belanja Rp1000, pelanggan akan mendapatkan 1 poin yang setara atau senilai 100 rupiah yang mana merupakan 10 persen dari nilai yang sudah dibelanjakan. Dengan penetapan poin ini jadi, ketika pelanggan menghabiskan sebesar Rp90.000 dalam satu kali transaksi, maka pelanggan akan mendapatkan 90 poin.

Agar pelanggan semakin tertarik dengan program loyalitas yang dihadirkan, Anda bisa memberikan poin tambahan, misalnya saja sebesar 50 poin ketika pelanggan mendaftarkan diri untuk menjadi member. Jika sudah menetapkan pengaturan poin, maka Anda bisa memasukkan pengaturan ini ke Point Rule yang ada di fitur Loyalty Program Moka seperti di bawah ini.

loyalty program moka

 

Cara menentukan reward

Dalam menentukan reward yang bisa didapatkan oleh pelanggan, Anda harus mengetahui rata-rata jumlah pembelian yang dikeluarkan oleh setiap pelanggan terlebih dahulu. Agar lebih mudah, Anda bisa memeriksa rata-rata pembelian ini dengan melihatnya di Dashboard & Reports yang ada di Back-office Moka.

loyalty program moka

Rata-rata pembelian ini penting agar Anda bisa menentukan kapan pelanggan bisa menukarkan poinnya dan berapa banyak yang harus ditukarkan. Idealnya, pelanggan bisa menukarkan poinnya setelah 2-3 kali pembelian agar mereka memiliki alasan untuk secepatnya kembali ke toko Anda, karena “sedikit lagi” sudah bisa mendapatkan atau redeem reward.

Sebagai contoh, rata-rata pembelian adalah Rp100.000. Ini berarti pelanggan mendapatkan 100 poin setiap kali melakukan transaksi. Anda memberikan poin awal untuk pelanggan yang baru mendaftar sebesar 50 poin. Kemudian Anda ingin pelanggan dapat menukarkan poinnya setelah pembelian kedua. Maka Anda bisa menetapkan reedem point terkecil sebesar 250 poin.

Sesuai dengan aturan yang sudah dibuat di awal, di mana 1 poin jika ditukar adalah setara Rp100. Maka jika pelanggan menukarkan 250 poin, mereka berhak mendapatkan diskon Rp25.000. Selanjutnya Anda tinggal menambahkan opsi reward sesuai kelipatan yang menjadikan pilihan reward Anda lebih menarik. Setelah Anda menetapkan reward yang akan diberikan, Anda bisa memasukkan pengaturan ini ke dalam pengaturan Loyalty Program di Back-office dibagian Reward seperti di bawah ini.

loyalty program moka

Setelah selesai menetapkan dan mengatur Point Rule dan Reward untuk loyalty program yang Anda miliki, kini Anda siap untuk menggaet pelanggan lebih banyak lagi untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.

 

Beberapa contoh loyalty program kreatif yang telah dilakukan brand besar

Setelah membaca manfaat dan pengertian dari loyalty program, barangkali sebagian dari Anda ingin mencoba untuk menerapkannya di dalam bisnis. Namun tidak mengherankan jika saat ini Anda belum memiliki ide apa yang cocok diterapkan pada loyalty program bisnis Anda nantinya. Berikut beberapa contoh loyalty program dari beberapa brand besar yang sudah lebih dulu sukses.

a. My Starbucks Reward

Starbucks memanfaatkan aplikasi mobile miliknya untuk membuat pelanggannya mendapatkan reward lewat situ. Reward yang Starbucks berikan sendiri berupa poin. Pelanggan akan mendapatkan poin ketika mereka melakukan transaksi melalui aplikasinya. Melalui cara ini, Starbucks bisa mendapatkan informasi berupa apa saja yang pelanggan mereka beli. Sehingga kemudian, mereka dapat memberikan promosi atau reward sesuai dengan perilaku pelanggan mereka.

b. TokoPoints milik Tokopedia

TokoPoints merupakan salah satu fitur yang belum lama diluncurkan oleh Tokopedia. TokoPoints merupakan bentuk dari loyalty program yang mereka miliki. Lewat TokoPoints, pelanggan akan mendapatkan poin setiap kali mereka melakukan transaksi. Makin banyak poin yang dimiliki akan semakin meningkatkan status member Anda, misalnya Classic, SIlver, Gold, Platinum, dan lain sebagainya. Makin tinggi status member Anda, semakin banyak keuntungan yang didapat, seperti diskon khusus, cashback, hingga gratis ongkir.

c. The North Face

The North Face merupakan salah satu merk perlengkapan outdoor yang cukup terkenal di seluruh dunia. Mereka memiliki loyalty program yang cukup menarik bagi para pelanggannya, yakni mereka dapat menukarkan poin dengan reward yang sesuai dengan keinginan mereka.

Loyalty program ini mereka beri nama VIPeak di mana pelanggan dapat menukarkan poin dengan reward yang unik. Misalnya saja Anda dapat menghadiri setiap acara yang diadakan The North Face, trip ke tempat-tempat yang unik, hingga menginap di lokasi tertentu yang sudah ditentukan.

 



Memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan Anda sudah pasti menjadi kewajiban Anda sebagai pemilik usaha. Namun cara itu saja mungkin tidak cukup untuk meningkatkan datangnya pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan setia Anda.

Moka juga memberikan free-trial bagi Anda yang tertarik untuk mencoba Moka Loyalty Program ini, cukup dengan mengunjungi website Moka di www.mokapos.com atau dengan menghubungi 1500970. Yuk, coba sekarang juga!

linkedin

Tags: Product Knowledge program loyalitas