Entah Anda memiliki 3 karyawan atau lebih dari 400 karyawan, kompensasi atau gaji adalah hal yang perlu Anda perhatikan dengan seksama. Pertama dan yang terpenting adalah dengan adanya undang-undang ketenagarakerjaan, seperti upah minimum per regional, yang harus Anda patuhi. Anda juga harus memikirkan kompensasi yang Adil bagi semua para pegawai Anda yang sesuai dengan budget Anda. Apabila Anda membayar upah mereka terlalu rendah, para pegawai yang loyal akan berpaling dari perusahaan Anda, tetapi apabila Anda membayar upah mereka terlalu tinggi, Anda sendiri yang akan merasa kewalahan dengan budget yang tinggi.

Jadi, sebelum Anda memutuskan untuk mencari kandidat yang pas untuk bekerja dengan Anda, pastikan Anda sudah mengetahui mengenai budget yang akan Anda keluarkan untuk pekerjaan yang Anda butuhkan. Berikut adalah beberapa hal membantu Anda memutuskan apa yang harus dilakukan sebelum mempekerjakan seseorang :

1.Deskripsi Pekerjaan Yang Detail

Langkah pertama dalam memutuskan seberapa banyak Anda harus membayar seseorang adalah dengan menuliskan deskripsi pekerjaan yang Anda butuhkan. Anda mungkin berpikir bahwa Anda memerlukan orang dalam posisi entry-level atau belum berpengalaman, tetapi sesudah Anda membuat semua list yang Anda butuhkan dalam suatu pekerjaan, Anda menyadari bahwa pekerjaan tersebut memerlukan seseorang yang memiliki pengalaman lebih. Sementara setiap pekerjaan bervariasi dari bisnis satu dan lainnya, Anda juga harus bisa membandingkan  dengan pekerjaan yang mirip dengan posisi yang Anda butuhkan misalnya, "Pegawai toko roti di daerah Jakarta Barat"

Hal yang paling penting adalah mengenai nama jabatan. Kata "Manager" dalam sebuah posisi biasanya mengartikan posisi yang lebih tinggi dalam suatu usaha dan juga bayaran yang lebih tinggi. Sedangkan "Asisten" adalah seseorang yang biasanya baru mulai dengan posisi dibidang tersebut. Lihatlah juga usaha lainnya yang ada di lingkungan dan kota Anda yang juga mencari posisi dibidang yang sama. Hal ini dapat membantu para pencari kerja dalam mengukur posisi terhadap keahlian mereka dan membantu Anda dalam mengetahui kompensasi per standar industri.

2. Lakukan Riset Pasar Anda

Selain melihat bagaimana perusahaan lain memilih struktur dan posisi jabatan dalam suatu usaha, Anda juga akan ingin melakukan penelitian untuk melihat apa yang pasar kerja seperti untuk posisi yang Anda butuhkan. Lihatlah survei dan situs-situs untuk mencari tahu berapa kompensasi rata-rata untuk posisi yang Anda butuhkan dikota Anda. Bicaralah dengan pemilik bisnis lain dan lihat berapa banyak yang mereka bayar untuk pekerjaan yang setara dengan tanggung jawab yang seimbang. Jika ada keterampilan tertentu yang Anda butuhkan juga sedang dicari banyak perusahaan seperti Web Engineer atau Web Developer, Anda mungkin perlu membayar lebih mahal bagi kandidat yang memiliki keterampilan seperti ini.

3. Periksa Anggaran Anda

Setelah Anda memiliki ide untuk memulai suatu usaha, periksa anggaran Anda untuk melihat apakah Anda mampu untuk membiayai suatu pekerjaan. Jika posisi tersebut membutuhkan seseorang yang digaji dengan cukup mahal melebihi kemampuan Anda, mungkin Anda perlu untuk meninjau kembali posisi tersebut apakah bisa menjadi pekerjaan paruh waktu ataupun menjadi pekerjaan outsource.  Anda juga dapat mempertimbangkan untuk mempekerjakan seseorang yang belum terlalu ahli di bidangnya dengan bayaran yang lebih rendah dan juga dapat Anda latih untuk mengembangkan kemampuannya tersebut.

4. Tentukan Kisaran Gaji dan Upah

Setelah Anda menulis semua deskripsi mengenai pekerjaan Anda, meneliti lingkungan pasar kerja, dan memeriksa anggaran Anda, saatnya untuk menentukan kompensasi untuk posisi tersebut. Contohnya Anda bisa menuliskan pada iklan lowongan kerja "Rp.3.000.000-Rp.5.000.000 tergantung pengalaman" Apabila posisi tersebut menawarkan komisi atau benefit lainnya, pastikan Anda juga menuliskan hal tersebut. Menentukan kisaran gaji membantu Anda dalam mendapatkan kandidat yang tepat untuk Anda pekerjakan sesuai dengan posisi yang Anda inginkan.

"Customers will never love your company until the employees love it first" - Simon Sinek

 

linkedin

Tags: biaya biaya karyawan business insight finansial gaji gaji karyawan karyawan keuangan keuangan bisnis komisi komisi karyawan kompensasi mengelola karyawan Operational tips finansial upah karyawan