a brand

source: pixteller.com

Sekedar punya produk bagus, tidak cukup menjadikan bisnis Anda survive. Anda harus bergerak memasarkannya. Ya, mau tidak mau Anda harus lakukan atau produk Anda akan teronggok begitu saja dan bisnis Anda cepat atau lambat berakhir sia-sia. Jika Anda tidak ingin bisnis Anda berakhir demikian, segeralah bergerak untuk mendapatkan klien. Pada postingan berikut, kami ingin menyajikan sejumlah cara yang bisa Anda lakukan untuk menggaet mereka. Ayo, jemput bola!

  1. Tentukan Target

A white dry erase board with red marker, with the words Target Your Customers

Source: ariadpartners.com

 

Siapakah yang Anda inginkan menjadi target dari bisnis Anda? Profil yang yang bagaimana? Seperti apa gaya mereka? Bagaimana kebiasaan mereka? Dimana mereka biasa berkumpul?

Setelah menentukan segmen target bisnis Anda, Anda dapat melakukan identifikasi lebih lanjut mengenai target tersebut. Gali berbagai informasi mengenai mereka dan kebutuhan mereka, termasuk kebutuhan akan produk Anda. Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai hal tersebut, Anda akan terbantu pula dalam hal mendevelop produk dan dalam melakukan marketing yang paling tepat.

 

  1. Update Lingkaran Anda Melalui Media Sosial

Business-Social-Media

source: www.zeendo.com

 

Lelah menerima broadcast promosi? Atau lelah mengirim broadcast promosi ke personal message? Well, mungkin pekerjaan itu memang bukan pekerjaan yang nyaman namun tidak ada salahnya jika Anda mencobanya. Lakukanlah dengan cara yang cerdas dan jangan bertubi-tubi. Alih-alih dapat klien, yang ada Anda malah akan diblokir orang. Maka dari itu, mulailah perbaharui teman-teman Anda dalam media sosial, libatkan Anda dalam grup-grup yang berisikan para pebisnis atau kelompok-kelompok yang potensial menjadi klien Anda. Update status media social Anda secara berkala dan dapat dilihat oleh siapa saja. Tentunya dengan update yang menarik ya! Jangan lupa, Anda bisa juga menyertakan link yang memberikan informasi lebih lanjut.

 

 

  1. Perhatikan Email Anda

 

youve got mail

source: studiocalico.typepad.com

Email adalah salah sarana yang bisa Anda gunakan untuk menjaring klien. Oleh karenanya, sangat penting untuk memerhatikan bagaimana Anda menggunakan sarana yang satu ini. Berkirim email dengan isi email yang terlalu panjang dan bertele-tele sebaiknya tidak Anda lakukan. Ada baiknya, email yang Anda kirim memiliki subjek yang jelas dan menarik. Kedua, Anda dapat memberikan kalimat simpatik kepada klien Anda, bisa pujian ataupun harapan agar klien Anda sukses dalam menjalankan aktifitasnya. Tetapi, untuk hal yang satu ini, lakukan dengan proporsional ya. Jangan berlebihan. Ketiga, deskripsikan kualitas produk yang Anda miliki. Beberapa testimonial dari orang lain bisa Anda gunakan untuk memperkuat hal tersebut. Keempat, nyatakan penawaran Anda secara jelas.

Email yang to the point, singkat dan mengandung informasi yang jelas jauh lebih baik ketimbang email yang bertele-tele. Berikut salah satu email penawaran yang bisa Anda gunakan sebagai contoh.

 

email

source: iwillteachyoutoberich.com

 

 

  1. Bergabunglah dengan Situs Transaksi Online

 

online-shop

 Source : blog.parcelbright.com

Saat ini ada beragam cara dalam menjual produk melalui internet. Kita tidak hanya menjual produk melalui situs milik sendiri, tetapi bisa juga menjual produk melalui situs transaksi online atau e-marketplace. Nama Amazon ataupun eBay, pasti sudah tidak asing. Untuk lokal,  tokopedia, Bukalapak, Lazada, dsb. Jika Anda mau, selain menawarkan produk melalui website sendiri, Anda bisa juga bergabung dengan situs-situs tersebut.

Setidaknya ada beberapa keuntungan dari bergabung dengan situs tersebut. Pertama, mudah digunakan. Kedua, Produk Anda akan menjangkau pasar yang lebih luas, karena situs-situs tersebut memang sudah banyak dikenal bahkan mengglobal. Ketiga, kita tidak perlu mempromosikan situs sehingga lebih hemat waktu dan juga biaya. Keempat, memberikan rasa aman bagi klien. Situs transaksi online banyak yang menerapkan sistem rekening bersama. Hal ini membuat mereka tidak khawatir untuk bertransaksi.

Namun, sejumlah hal patut juga Anda pertimbangkan. Meski Anda tidak memerlukan biaya untuk promo situs, Anda perlu mengeluarkan biaya untuk listing produk Anda di situs-situs tersebut. Besarannya tentu tergantung aturan dari mereka. Selain itu, akses terhadap data konsumen sangat minim sehingga Anda akan kesulitan melakukan aktifitas marketing lebih lanjut. Terakhir yang juga perlu dipertimbangkan adalah soal brand. Konsumen akan lebih loyal kepada situs transaksi tersebut ketimbang kepada brand Anda. Sering kali orang lebih mengingat beli dimana ketimbang produk tersebut produk siapa.

Dari plus minus di atas, Anda sendiri lah yang bisa menentukan, mana yang lebih memungkinkan juga menguntungkan bagi Anda. Menggunakan situs transaksi online dan juga situs milik kita sendiri pun dapat dilakukan. Tinggal disesuaikan saja.

 

  1. Beralih ke Guerilla Marketing

guerilla 1

source: socialmediacom.at

Merasa jengah dengan cara marketing yang sudah mainstream? Ingin sesuatu yang baru dengan budget yang fleksibel? Maka tidak ada salahnya jika Anda mencoba guerilla marketing. Guerilla marketing adalah strategi pemasaran yang memanfaatkan beragam media publik dengan mengedepankan kreativitas, timing dan lokasi yang tepat. Pada umumnya promosi ini bertujuan untuk menciptakan buzz. Karenanya buatlah promosi Anda sekreatif dan semenarik mungkin, siapa tahu bisnis Anda dapat menjadi topik di berbagai macam media sosial atau forum online sehingga dapat menggaet banyak klien. Berikut adalah contoh guerilla marketing yang dapat Anda digunakan:

  • Graffiti  


guerilla 3
guerilla 2

source: tweakyourbiz.com

Gunakanlah jalan- jalan kota, lorong atau berbagai macam properti sebagai kanvas kreatifitas Anda. Tapi, jangan lupa urus perijinan sebelum Anda memasang properti bahan mengiklankan produk Anda tersebut. Kalau tidak mau repot, anda dapat menggunakan stencil graffiti. Keuntungan dari stencil graffiti adalah Anda dapat membuat berulang karya seni dengan media yang sama dan memasangnya di banyak tempat atau ruang dalam waktu singkat.

  • Sticker

guerilla 4

source: freshpeel.com

 

Berikanlah sticker kepada orang yang Anda temui atau yang memiliki ketertarikan terhadap bisnis Anda. Sticker ini ibarat kartu nama Anda. Mungkin terlihat sepele, tapi jika diterapkan dengan baik dapat menjadi strategi pemasaran yang sukes. Desain lah semenarik mungkin untuk menarik calon klien Anda.

  • Undercover marketing


guerilla 6
guerilla 7

source: assets.nydailynews.com

Undercover marketing berarti penyelusupan pihak pemasar ke dalam masyarakat. Pemasar menyamarkan diri sebagai rekan diantara target konsumen mereka. Pada tahun 2002, perusahaan Sony menyewa aktor untuk berkelana ke kota dan meminta orang asing untuk mengambil foto mereka dengan menggunakan ponsel Sony. Selama interaksi berlangsung, aktor akan mengoceh tentang ponsel baru mereka yang keren beserta fitur sekaligus kemampuan yang ditawarkan.

  • Flash mob

guerilla 5

source: cdn2.business2community.com

Selalu ada cara keren untuk memanfaatkan orang orang terdekat Anda dalam bisnis Anda. Jangan selalu memborbardir mereka dengan segala promosi usang. Ajaklah mereka untuk menari dan membentuk flash mob di jalanan. Flash mob ini sekarang menjadi cara yang lazim digunakan. Kalau kita ingat, salah satu kandidat presiden di pilpres lalu pun menggunakan cara ini untuk kampanye. Menyenangkan, menarik banyak orang, dan juga tentu saja menguntungkan.

"A satisfied customer is the best business strategy of all" - Michael Labeouf

linkedin

Tags: business insight customer klien bisnis marketing meningkatkan pelanggan pelanggan strategi marketing strategi promosi target bisnis