A Cup of Moka » Blog Archives

Tag Archives: mokapos

Berita UKM Bisnis Data Insights Edukasi Produk Management Seller Insights

Semakin Mudah dengan Fitur Terbaru Moka, Employee Management!

Published by:

Memiliki manajemen operasional yang baik adalah salah satu hal yang Anda harus miliki dalam menjalankan sebuah bisnis. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah aktivitas operasional karyawan. Pengelolaan karyawan pun penting dilakukan untuk memastikan jika bisnis yang dapat berjalan dengan lancar sehingga Anda bisa memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan.

Di Moka, kami mengerti bahwa mengelola aktivitas operasional karyawan tidaklah mudah. Untuk itu, Moka sebagai aplikasi Point of Sale terbaik Indonesia selalu berinovasi untuk menghadirkan fitur-fitur terbaik dalam mendukung dan mempermudah jalannya bisnis Anda. Untuk membantu dalam mengelola aktivitas operasional karyawan Anda, Moka menghadirkan fitur terbarunya yaitu Moka Employee Management.

Di Moka Employee Management, Anda akan menemukan bahwa mengelola karyawan merupakan pekerjaan yang mudah dan dapat dilakukan di layar laptop hingga smartphone Anda. Jadi apa yang bisa dilakukan oleh fitur terbaru dari Moka?

Fitur ini membuat Anda sebagai pemilk usaha dan juga Admin yang Anda pilih dapat menentukan peranan apa saja yang bisa dilakukan karyawan dan siapa saja yang dapat mengakses back-office dan aplikasi Moka dengan mengundang mereka melalui email. Sebagai Admin, Anda juga dapat menghapus dan mengundang kembali staff. Anda juga bisa menugaskan karyawan Anda di berbagai cabang yang dimiliki melalui website dan aplikasi Moka. Agar dapat lebih menjaga keamanan dalam operasional bisnis Anda, Moka pun menghadirkan fitur 4 digit kode pin otorisasi yang dapat di atur oleh Anda untuk karyawan jika mereka akan melakukan memodifikasi struk belanja hingga pengembalian uang.

Tertarik dengan fitur keren dari Moka? Gabung sekarang dengan mendaftar di website Moka atau menghubungi Moka support di 1500970 dan coba gratis selama 30 hari! Anda juga bisa mendownload aplikasi Moka secara gratis di Google Play dan App Store!

Untuk lebih jelasnya, cek tutorial fitur Moka Employee Management berikut ini!

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Finansial

Mendapatkan Sumber Modal untuk Bisnis UKM

Published by:

Alternatif modal bisnis UKMDesigned by Freepik

Memiliki sebuah bisnis UKM sendiri banyak diminati berbagai kalangan saat ini. Apalagi ditambah dengan perilaku masyarakat Indonesia yang konsumtif, memiliki sebuah bisnis usaha merupakan sesuatu yang menjanjikan. Menjalankan bisnis usaha tidak hanya bermodalkan ide saja tetapi yang paling penting dan utama dari sebuah bisnis adalah modal. Bisnis UKM saat ini pun tengah diminati oleh banyak kalangan. Meskipun berupa bisnis UKM, modal juga berperan sangat penting agar bisnis yang akan Anda jalani terwujud. Modal yang tidak terlalu besar, banyak membuat pelaku bisnis UKM dapat mewujudkan bisnis impiannya dengan mudah. Tetapi, bagaimana dengan para pelaku bisnis yang belum memiliki modal yang cukup? Berikut merupakan alternatif sumber modal bisnis UKM yang bisa Anda dapatkan.

Pinjaman Kredit

Bagi Anda yang belum memiliki cukup modal untuk mendirikan bisnis UKM, Anda bisa mencoba mengajukan pinjaman kredit usaha. Saat ini, banyak instasi bank hingga koperasi simpan pinjam yang menawarkan berbagai jenis pinjaman seperti Kredit Usaha Rakyat atau KUR. Bagi pelaku usaha bisnis baru yang belum memiliki aset, Anda bisa mengajukan KUR tanpa agunan atau tanpa jaminan dimana pinjaman yang bisa Anda dapatkan yaitu sekitar 25 juta ke atas. Untuk mengajukan KUR, biasanya ada beberapa persayarat yang Anda penuhi ketika mengajukan.

Investor

Tidak hanya pelaku bisnis besar, para pelaku bisnis UKM pun bisa juga mendapatkan sumber modal dari investor. Hanya saja, investor untuk bisnis UKM sedikit berbeda dengan bisnis besar. Investor untuk pelaku bisnis UKM biasanya bersumber dari keluarga hingga teman terdekat. Dalam mencari investor pada orang terdekat, Anda juga harus membuat presentasi hingga proposal yang bisa diperlihatkan untuk menyakinkan orang terdekat Anda untuk berinvestasi dalam bisnis yang akan Anda jalani.

Bermitra

Jika Anda memiliki jaringan yang luas, Anda bisa mencoba untuk bermitra pada orang yang memiliki minat, ide dan tujuan yang sama dalam membangun suatu usaha. Bermitra tidak hanya sekedar menamkan modal pada usaha Anda saja, dengan bermitra, mitra Anda tentunya dapat memberikan ide-ide segar untuk usaha Anda. Tidak hanya itu, bermitra pun juga berarti Anda tidak sendirian dalam membangun bisnis UKM karena mitra Anda dapat membantu mengelola bisnis bersama.

Agar usaha Anda untuk mencari modal bisnis UKM bisa berjalan dengan baik, yang patut dilakukan oleh Anda dengan memberikan presentasi mengenai usaha yang ingin Anda jalankan. Baik berupa visi dan misi, goals hingga perkiraan omset yang akan didapatkan tiap bulannya untuk lebih meyakinkan instasi, investor.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Data Insights Edukasi Produk Finansial Management Marketing Seller Insights

FITUR TERBARU MOKA “LOYALTY PROGRAM”

Published by:

Moka POS Loyalty Program

Memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan Anda sudah pasti menjadi kewajiban Anda sebagai pemilik usaha. Namun cara itu saja mungkin tidak cukup untuk meningkatkan datangnya pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan setia Anda.

Sebagai Point of Sale nomor 1 di Indonesia, Moka tidak pernah berhenti memberikan kejutan untuk para pelanggan Moka dan salah satu fitur terbaru dari Moka ini siap membantu meningkatkan penjualan Anda yaitu dengan Moka Loyalty Program.

Sesuai dengan namanya, fitur ini ditujukan kepada pemilik usaha yang ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan setia dan Anda pun dapat dengan mudah menentukan sendiri tipe Loyalty Program, perolehan poin, dan reward yang ingin Anda berikan kepada pelanggan.

Anda juga tak perlu lagi sibuk mencetak member card, karena dengan Moka Loyalty Program ini hanya membutuhkan nomor handphone untuk menjadi anggota atau member, dan hal itupun penjadi salah satu nilai tambahan untuk Anda sebagai pemilik usaha, karena Anda dapat cukup mencatat nomor pelanggan kedepannya sehingga dapat memudahkan Anda untuk menyampaikan berbagai macam materi promo melalui sms ataupun telfon.

Moka juga memberikan free-trial bagi Anda yang tertarik untuk mencoba Moka Loyalty Program ini, cukup dengan mengunjungi website Moka di www.mokapos.com atau dengan menghubungi 1500970.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Event Management Marketing Seller Insights

KEHANGATAN DALAM “A CUP OF MOKA”

Published by:

Bertempat di Main Atrium Gandaria City Mall, MOKA yang merupakan aplikasi sistem kasir atau Point Of Sale yang berbasis di Android dan iPad serta menggunakan sistem cloud, berhasil mengadakan sebuah event yang bertajuk A Cup Of MOKA. Dalam acara yang bertemakan Coffee, Food, and Lifestyle ini, MOKA menghadirkan tenant – tenant yang telah terkurasi penuh untuk memanjakan seluruh pengunjung yang hadir dalam event ini.

Artboard 16

Berbagai agenda acara, mulai dari Digital Lifestyle Sharing Session yang membahas seluk beluk “Go Digital for Business”, tips dan trik untuk masuk ke pasar online, serta berbagai macam jenis pembayaran digital dikupas tuntas dalam event yang dihelat pada 18 – 24 September 2017 yang lalu.

Tak cukup sampai disitu saja, Latte Art Competition yang diikuti hampir semua tenant coffee shop pun mendapatkan tanggapan meriah dari seluruh pengunjung yang hadir, ditambah mereka juga diajak untuk memilih kopi mana yang menjadi favorit mereka. Dilanjutkan dengan “How To Make Manual Brew at Home” dari Filosofi Kopi yang semakin menghangatkan suasana A Cup of MOKA.

MOKA - EVENT (11)

Di hari terkahir, Latte Art Competition yang diikuti hampir semua tenant coffee shop pun mendapatkan tanggapan meriah dari seluruh pengunjung yang hadir, ditambah mereka juga diajak untuk memilih kopi mana yang menjadi favorit mereka.

Kehangatan acara yang dihadirkan sebagai bentuk apresiasi MOKA kepada para pemilik bisnis inipun kedepannya diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang akan diselenggarakan oleh MOKA dan tak hanya di Kota Jakarta namun juga di berbagai kota di Indonesia.  

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Management Marketing

MEMIKAT INVESTOR BAGI USAHA BERKEMBANG

Published by:

ILUSTRASI (1)

Menjalankan sebuah usaha memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, terlebih bagi Anda yang terbilang baru masuk ke dunia usaha. Salah satu hal yang paling krusial adalah saat Anda berpikiran untuk mengembangkan bisnis atau usaha, entah untuk memperbaiki berbagai aspek dari satu unit usaha Anda ataupun membuka lini usaha baru, bahkan membuka cabang dari bisnis yang telah berjalan sebelumnya, namun terhalang dalam segi finansial.

Dalam kasus isi mungkin Anda harus memulai memikirkan tentang adanya Investor yang secara harfiah diartikan sebagai perorangan atau lembaga yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya) baik dalam jangka pendek atau jangka panjang. Namun hal inipun juga perlu persiapan yang matang, karena banyaknya kesulitan yang di alami untuk mendatangkan investor dan bekerjasama dengan usaha atau bisnis yang telah anda jalankan.

Bebagai macam cara harus serta perencanaan harus dipersiapkan dengan sangat baik sebelum Anda melangkah kedepan, hal tersebut sangat perlu dilakukan untuk membuat investor semakin yakin untuk menyuntikkan dananya demi kemajuan atau jalannya bisnis Anda.

Suguhkan Konsep yang Menarik

Menyampaikan konsep dari usaha adalah hal yang wajib Anda lakukan. Menjabarkan gambaran – gambaran serta keunikan bisnis Anda secara terperinci, serta memberitahukan tentang apa yang telah dan apa yang akan Anda lakukan kedepannya. Investorpun pasti akan lebih tertarik apabila mereka mengerti secara lebih detail dan merekapun akan menjadikan hal ini sebagai tolak ukur tentang bagaimana persiapan Anda untuk menghadapi setiap hambatan ataupun permasalahan yang akan terjadi, optimisme dan antisipasi Andapun akan membuat investor lebih percaya diri untuk menanamkan modalnya kepada usaha Anda.

Tunjukkan Cash Flow yang Baik

Percayalah bahwa tidak semua investor beranai untuk berspekulasi, terlebih pada saat mereka menanamkan suntikan modal yang besar. Salah satu strategi Anda adalah dengan menciptakan cash flow atau aliran arus kas Anda telah berjalan dengan baik sebelumnya, artinya tidak minim dan tidak akan mengalami kemunduran untuk kedepannya. Dengan cash flow yang sehat dan stabil, maka investor akan percaya diri menanamkan modal di perusahaan anda.

Tentukan Peran Investor

Sebelum mengajak investor untuk bekerjasama, pastikan Anda juga harus melusuri terlebih dahulu apakah peran yang Anda berikan kepada investor. Apakah hanya sekedar pemberi modal kepada usaha Anda atau justru sebagai sarana pembangun relasi bisnis dan pemberi nasihat terhadap usaha yang telah dirintis. Sehingga Anda dapat lebih cepat menemukan calon investor yang sesuai dengan usaha serta keinginan Anda.

Jelaskan Visi dan Misi Secara Rinci dan Jelas

Langkah terakhir adalah menyampaikan visi dan misi dari usaha Anda dengan jelas dan detail. Biasanya investor akan menanyakan apa visi dan misi dari usaha yang anda rintis. Merekapun akan tertarik untuk bekerjasama dengan bisnis atau usaha Anda jika mereka mengetahui apa yang menjadi tujuan Anda serta ‘goals’ apa yang ingin Anda capai dalam menjalankan bisnis tersebut.

Dilanjutkan dengan misi yang merupakan usaha dan strategi yang Anda jalankan untuk mewujudkan misi anda tersebut. Jabarkan dengan jelas dan berikan gambaran yang jelas di hadapan calon investor. Jika penjabaran Anda tepat, maka bersiaplah menyambut investor bagi bisnis Anda.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Management Marketing Seller Insights

MENJALANKAN BISNIS MELALUI DUNIA DIGITAL

Published by:

Estrategia-digital

Source: www.visionesdelturismo.es/wp-content/uploads/2016/11/Estrategia-digital

Mengikuti trend bisnis saat ini tidak bisa dihindarkan dari dunia digital. Hal ini ditandai dengan banyaknya pengusaha yang menggunakan dan memanfaatkan blog, website, atau media social dalam setiap kebutuhan promosi mereka. Namun tak bisa diingkari bahwa sebagian orang masih ragu ataupun bingung untuk terjun ke dunia digital.

Perlu diketahui bahwa Anda harus menyiapkan berbagai resource untuk masuk ke dunia digital. Memang tidak mudah dan murah, karena resource ini terdiri dari beberapa aspek, diantaranya tim yang memiliki satu visi yang sama, disertai dengan waktu, tenaga, dan pastinya uang.

Banyak yang beranggapan bahwa memilih jalur promosi digital adalah hal yang mudah, namun pada kenyataannya untuk mengeksekusinya tidak semudah Anda mengelola akun sosial media pribadi Anda.

Untuk membuat orang paham dan menyadari akan keberadaan bisnis Andapun dibutuhkan beberapa hal yang menggambarkan bisnis anda di dunia maya, salah satunya website. Website ini sendiri dapat menjadi representatif serta menghadirkan kesan profesional bagi Anda ataupun bisnis Anda. Ditambah dengan database siapa – siapa saja yang akan menjadi network Anda.

Dunia digital sendiri tidak hanya digunakan untuk berbisnis atau berjualan semata, namun Anda harus lebih tau ataupun lebih mengenal terlebih dahulu market atau pasar mana yang akan dituju. Anda juga harus memperhatikan beberapa hal ini sebelum ‘go online’

  1.    Membangun brand awareness produk
  2.    Membangun kepercayaan konsumen
  3.    Berinteraksi
  4.    Bertransaski

Sebagai pelaku usaha, Anda harus berupaya agar pelanggan mau hadir atau mau mendatangi Anda. Namun ditengah padatnya bisnis online saat ini, pendatang baru yang hadir jika tidak diiringi WOW atau ‘Word of Mouth’ yang kuat maka akan tenggelam juga. Untuk itu membuat website yang bagus untuk menunjukkan kehadiran Anda merupakan langkah pertama yang harus dilakukan. Dengan memiliki website maka Anda dapat membagikan pendapat Anda sehingga orang menilai Anda sebagai profesional.

Langkah selanjutnya adalah berkomunikasi dengan orang lain secara digital. Ini bisa Anda lakukan melalu media sosial. Anda harus memiliki komitmen untuk melakukannya secara berkala. Berbagi tips atau informasi, meng-update info produk terbaru, menjawab pertanyaan atau komentar yang harus dilakukan secara konsisten.

Poin terakhir yang tidak boleh diabaikan adalah pendapat atau tanggapan orang lain mengenai usaha Anda. Ini merupakan dampak atau hasil dari interaksi Anda dengan banyak orang melalui media online. Jika Anda melayani atau menperlakukan orang lain atau calon pelanggan Anda dengan baik, maka orang lain akan membicarakan hal itu. Sebaliknya jika Anda memberikan pelayanan yang buruk, maka orang tidak akan segan memberikan komen negatif atau komplain mengenai bisnis Anda. Tentunya semua ini terekam di dunia digital dan akan menyebar dengan sangat cepat. Dibutuhkan kerja ekstra keras untuk memperbaiki reputasi bisnis Anda yang sudah terlanjur meninggalkan kesan negatif.

Bagaimana, apakah Anda sudah siap untuk mulai terjun dan membawa bisnis Anda sukses di dunia digital?

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Management Marketing

Rahasia Bisnis yang Berkembang

Published by:

Imprimir

Mengembangkan bisnis yang sudah Anda jalankan saat ini memang tidak mudah. Bisa jadi saat ini bisnis Anda seperti jalan di tempat dan Anda ingin melakukan sesuatu untuk mengembangkannya. Sebenarnya ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan bisnis Anda saat ini.

Melakukan Sesuatu yang Berbeda

Bisa jadi bisnis Anda tidak berkembang karena Anda hanya melakukan yang sudah Anda tahu dengan cara yang sama. Sesekali cobalah untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Misalnya, jika saat ini Anda hanya berbisnis di rumah saja, mengapa tidak mencoba menjual di bazar atau pameran sesuai dengan produk Anda. Selain itu, Anda juga bisa melakukan eksperimen produk baru agar pembeli bisa mendapatkan variasi.

Memperluas Jaringan

Usaha kecil akan membesar jika jaringan mulai meluas. Karena itu, cobalah meluaskan jaringan bisnis Anda. Contohnya, produk yang saat ini hanya Anda jual di rumah, bisa Anda tawarkan kepada teman Anda untuk titip jual dan lain sebagainya. Dengan cara militan seperti ini, Anda setidaknya akan mendapatkan jaringan yang baru yang memungkinkan terbukanya jaringan lain.

Mengatur Keuangan dengan Baik

Salah satu alasan mengapa bisnis seperti terhenti dan tidak berkembang adalah karena pengaturan keuangan yang buruk. Jika dibiarkan maka keadaan tersebut akan membuat bisnis tidak sehat. Hal yang paling sederhana adalah memisahkan antara uang pribadi dan uang bisnis. Faktanya banyak pebisnis yang tidak memisahkannya dan akhirnya menghambat bisnis. Hemat pula belanja dengan memastikan belanja yang efektif. Cek terlebih dahulu apa saja kebutuhan Anda. Kemudian lakukan evaluasi mengenai kebutuhan tersebut. Carilah kebutuhan yang sangat mendesak dan mampu memberikan hasil yang lebih besar. Dengan begitu belanja lebih efektif dan bisnis pun bisa berkembang.

Kesimpulannya, jika bisnis Anda sulit berkembang maka pasti ada yang salah atau tidak beres. Segera cari penyebabnya kemudian perbaiki. Semoga dengan memperbaiki masalah tersebut, bisnis yang tadinya seperti tidak bergerak akan kembali bergairah secara perlahan dan justru berkembang melebihi dari apa yang Anda bayangkan sebelumnya. Jadi, cobalah trik di atas dan perhatikan perubahan pada bisnis Anda.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management

Bisnis Kerajinan Laris dengan Cara Ini

Published by:

Source : www.mphandicrafts.com

Memiliki keahlian membuat kerajinan bisa menjadi sesuatu yang menjanjikan. Dengan keahlian tersebut, Anda bisa memulai sebuah bisnis. Namun, bukan berarti bisnis kerajinan semacam ini bebas tantangan. Justru tantangan mengembangkan bisnis kerajinan di Indonesia sangat besar. Tentu saja, bukan berarti Anda tidak bisa sukses menjalankan bisnis kerajinan tersebut. Berikut ini beberapa kiat yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan bisnis tersebut.

Melakukan Pengembangan Produk

Membuat kerajinan bukan berarti harus selalu tampak kuno. Agar lebih menarik perhatian, Anda bisa memadukan antara kerajinan etnis atau yang terkesan kuno tersebut dengan sesuatu yang modern. Misalnya, ada batik dengan motif lambang klub sepakbola, ada kerajinan tangan berbentuk motor gede, atau kerajinan yang dipadukan dengan warna-warna yang lebih menarik. Pelajari terlebih dahulu trend yang ada kemudian mulailah berpikir untuk memadukan 2 hal tersebut. Untuk Anda yang sudah terbiasa berpikir kreatif tentu tidak terlalu sulit untuk melakukannya.

Melakukan Promosi

Melakukan promosi tidak hanya dengan 1 cara saja. Promosi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya, Anda bisa melakukan kolaborasi dengan produk lain. Jika pembeli membeli produk tertentu maka mereka bisa membeli produk Anda dengan harga diskon. Selain itu, Anda juga bisa menjual 2 produk berbeda dengan harga yang lebih terjangkau. Gunakan media yang ada termasuk media modern seperti internet. Promosi juga bisa dilakukan melalui orang lain seperti memberikan gratis kepada rekan Anda kemudian biarkan mereka mempromosikannya. Akan lebih baik jika melakukannya pada orang terkenal.

Tarik Perhatian Pembeli

Menarik perhatian pembeli bisa dilakukan dengan membuat iklan yang unik. Anda pernah melihat iklan yang menurut Anda unik dan menarik perhatian Anda? Nah, cobalah pikirkan untuk membuat iklan yang unik seperti itu untuk produk kerajinan Anda. Yang paling penting, membuat iklan tidak harus menggunakan biaya yang mahal. Tuangkan keahlian Anda untuk membuat iklan yang menarik sehingga pembeli pun akan melihat produk Anda dan akhirnya membelinya.

Semoga cara ini membantu Anda untuk meningkatkan penjualan produk kerajinan Anda. Intinya jangan cepat menyerah hingga produk Anda terjual dan membawa Anda pada kesuksesan.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Bisnis Management Seller Insights

Hal Kecil dalam Mengembangkan Usaha

Published by:

Source : http://Designed by Freepik

Timbulnya usaha kecil sangat sering terjadi belakangan ini, banyak latar belakang yang mendasari pembuatan usaha ini, karena kepepet ekonomi, atau hanya mengikuti keberuntungan teman yang telah sukses sebelumnya. Namun banyak dari mereka yang tidak memperhatikan hal-hal untuk menjalankan usahanya. Seperti ketidaktahuan tentang bahan baku, segmentasi, atau bahkan manajerial yang tidak baik.

Tentunya sebagai pengusaha yang ingin mengembangkan usaha, harus paham akan faktor-faktor yang bisa menentukan nasib usaha mereka.

Faktor-Faktor Penghambat Usaha

Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi usaha, baik itu dari dalam maupun luar usaha. Tentunya setiap usaha memiliki faktor penghambat yang berbeda. Inilah beberapa faktor yang bisa diketahui dan tentunya bisa menjadi pelajaran bagi pengusaha kecil untuk mengantisipasinya.

1. Kurangnya modal, hal ini dapat menjadi faktor yang membuat pengusaha menjadi putus asa dalam mengembangkan usahanya. Permodalan ini bisa diatasi dengan mengajukan pembiayaan kepada Bank atau Lembaga keuangan lainnya yang tentunya menggunakan persyaratan tertentu.

2. Kurangnya kualitas sumber daya manusia yang menyebabkan pemilik usaha menjadi kesulitan untuk memenejerial sumber daya yang ada pada usahanya.

3. Lemahnya kemampuan dalam menjual produk, yang tentunya membuat produk usaha menjadi sulit untuk terjual sehingga akan menghambat siklus operasi usaha, yang mana hal ini sangat menghambat perkembangan usaha

4. Kurang kuatnya mental pengusaha. Mudah menyerah merupakan salah satu hal yang sangat manusiawi. Namun dalam menjalan usaha, hal ini haruslah dibuang jauh-jauh. Pemilik usaha juga diharuskan untuk selalu tahan dengan situasi kerja yang padat, dan menghabiskan banyak waktu dan tenaga dalam mengembangkan usaha.

5. Kualitas bahan baku yang didapat juga menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan, karena untuk mendapat produk yang berkualitas, maka bahan baku yang digunakan juga harus berkualitas, sehingga produk diharapkan tidak mengecewakan konsumen yang ada.

Tips Mengembangkan Usaha

Setelah mengetahui faktor penghambat, ada tips yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha, yaitu pengusaha harus lebih mengutamakan usahanya dibanding dengan kehidupan pribadi. Lebih mengutamakan untuk mengumpulkan modal sehingga membuat usaha dapat berkembang dibanding dengan membeli sesuatu yang bersifat pribadi. Setelah modal tercukupi maka berkembangnya usaha harus diimbangi dengan manajemen yang baik sehingga dapat mengembangkan usaha dengan lancar.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Edukasi Produk Management

Pentingkah Modal dalam Mengembangkan Usaha ?

Published by:

ways_to_fund_your_business-e1413326505321-1

Zaman sekarang ini banyak sekali pengusaha-pengusaha kecil yang timbul dan tenggelam mengikuti arus waktu. Biasanya pengusaha kecil ini putus asa dalam mengembangkannya bahkan dalam menjalankan usahanya saja merasa kesulitan, alasan klasik yang biasanya menjadi alibi utama pengusaha kecil ini adalah kekurangan modal.

Padahal modal belum tentu menjadi faktor yang menentukan usaha tersebut dapat berkembang atau tidak. Kebanyakan pengusaha tidak mau melanjutkan atau mengembangkan usaha karena kekurangan modal. Padahal mengembangkan usaha tidak perlu modal dana yang terlalu besar. Karena selain modal dana, pengusaha ditekankan untuk bermodalkan tenaga, pikiran, dan waktu terhadap usaha yang digeluti, sehingga dapat mengembangkan usaha.

Hal yang Patut Diperhatikan untuk Mengembangkan Usaha

Berkembangnya usaha tidak selalu berkaitan tentang modal yang besar, banyak usaha dengan modal besar namun ujungnya malah jatuh dan bangkrut. Banyak hal yang harus dilakukan untuk usaha yang sedang ingin berkembang, antara lain :

1. Jangan berfokus terlebih dahulu untuk menjadi usaha yang besar, berfokus untuk bisa bertahan terlebih dahulu merupakan hal yang baik. Untuk hal itu, hindarilah untuk fokus terhadap mencari laba, tapi lebih kepada mengenalkan usaha dan produk kepada masyarakat. Sehingga usaha menjadi ramai dengan pelanggan.

Setelah dapat bertahan, berfokuslah untuk selalu meramaikan pelanggan yang membeli produk, dengan agenda pemasaran yang selalu ada. Ingat untuk fokus menambah volume penjualan selalu dibanding dengan memperbesar laba yang didapat.

2. Setelah usaha menjadi terkenal ditandai dengan banyaknya konsumen yang membeli produk yang ada. Langkah selanjutnya yaitu dengan menaikkan harga produk secara bertahap, hal ini bertujuan untuk menaikkan keuntungan yang ada, keuntungan lebih ini bisa menjadi modal dalam mengembangkan usaha yang ada.

Meningkatkan keuntungan untuk modal selanjutnya

Menaikkan keuntungan dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya dengan terus meningkatkan volume penjualan disertai dengan peningkatan harga jual yang bertahap.

Tentunya mengembangkan usaha kecil tanpa didukung modal penuh secara perhitungan bisa dilakukan, hal yang harus diperhatikan adalah kerja keras dan sabar dalam menjalankan dan mengembangkan usaha.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail