A Cup of Moka » Blog Archives

Tag Archives: mokapos

Berita UKM Bisnis Management Marketing

MEMIKAT INVESTOR BAGI USAHA BERKEMBANG

Published by:

ILUSTRASI (1)

Menjalankan sebuah usaha memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, terlebih bagi Anda yang terbilang baru masuk ke dunia usaha. Salah satu hal yang paling krusial adalah saat Anda berfikiran untuk mengembangkan bisnis atau usaha, entah untuk memperbaiki berbagai aspek dari satu unit usaha Anda ataupun membuka lini usaha baru, bahkan membuka cabang dari bisnis yang telah berjalan sebelumnya, namun terhalang dalam segi finansial.

Dalam kasus isi mungkin Anda harus memulai memikirkan tentang adanya Investor yang secara harafiah diartikan sebagai perorangan atau lembaga yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya) baik dalam jangka pendek atau jangka panjang. Namun hal inipun juga perlu persiapan yang matang, karena banyaknya kesulitan yang di alami untuk mendatangkan investor dan bekerjasama dengan usaha atau bisnis yang telah anda jalankan.

Bebagai macam cara harus serta perencanaan harus dipersiapkan dengan sangat baik sebelum Anda melangkah kedepan, hal tersebut sangat perlu dilakukan untuk membuat investor semakin yakin untuk menyuntikkan dananya demi kemajuan atau jalannya bisnis Anda.

 

Suguhkan Konsep yang Menarik

Menyampaikan konsep dari usaha adalah hal yang wajib Anda lakukan. Menjabarkan gambaran – gambaran serta keunikan bisnis Anda secara terperinci, serta memberitahukan tentang apa yang telah dan apa yang akan Anda lakukan kedepannya. Investorpun pasti akan lebih tertarik apabila mereka mengerti secara lebih detail dan merekapun akan menjadikan hal ini sebagai tolak ukur tentang bagaimana persiapan Anda untuk menghadapi setiap hambatan ataupun permasalahan yang akan terjadi, optimisme dan antisipasi Andapun akan membuat investor lebih percaya diri untuk menanamkan modalnya kepada usaha Anda.

Tunjukkan Cash Flow yang Baik

Percayalah bahwa tidak semua investor beranai untuk berspekulasi, terlebih pada saat mereka menanamkan suntikan modal yang besar. Salah satu strategi Anda adalah dengan menciptakan cash flow atau aliran arus kas Anda telah berjalan dengan baik sebelumnya, artinya tidak minim dan tidak akan mengalami kemunduran untuk kedepannya. Dengan cash flow yang sehat dan stabil, maka investor akan percaya diri menanamkan modal di perusahaan anda.

Tentukan Peran Investor

Sebelum mengajak investor untuk bekerjasama, pastikan Anda juga harus melusuri terlebih dahulu apakah peran yang Anda berikan kepada investor. Apakah hanya sekedar pemberi modal kepada usaha Anda atau justru sebagai sarana pembangun relasi bisnis dan pemberi nasihat terhadap usaha yang telah dirintis. Sehingga Anda dapat lebih cepat menemukan calon investor yang sesuai dengan usaha serta keinginan Anda.

Jelaskan Visi dan Misi Secara Rinci dan Jelas

Langkah terakhir adalah menyampaikan visi dan misi dari usaha Anda dengan jelas dan detail. Biasanya investor akan menanyakan apa visi dan misi dari usaha yang anda rintis. Merekapun akan tertarik untuk bekerjasama dengan bisnis atau usaha Anda jika mereka mengetahui apa yang menjadi tujuan Anda serta ‘goals’ apa yang ingin Anda capai dalam menjalankan bisnis tersebut.

Dilanjutkan dengan misi yang merupakan usaha dan strategi yang Anda jalankan untuk mewujudkan misi anda tersebut. Jabarkan dengan jelas dan berikan gambaran yang jelas di hadapan calon investor. Jika penjabaran Anda tepat, maka bersiaplah menyambut investor bagi bisnis Anda.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Management Marketing Seller Insights

MENJALANKAN BISNIS MELALUI DUNIA DIGITAL

Published by:

Estrategia-digital

Source: www.visionesdelturismo.es/wp-content/uploads/2016/11/Estrategia-digital

Mengikuti trend bisnis saat ini tidak bisa dihindarkan dari dunia digital. Hal ini ditandai dengan banyaknya pengusaha yang menggunakan dan memanfaatkan blog, website, atau media social dalam setiap kebutuhan promosi mereka. Namun tak bisa diingkari bahwa sebagian orang masih ragu ataupun bingung untuk terjun ke dunia digital.

Perlu diketahui bahwa Anda harus menyiapkan berbagai resource untuk masuk ke dunia digital. Memang tidak mudah dan murah, karena resource ini terdiri dari beberapa aspek, diantaranya tim yang memiliki satu visi yang sama, disertai dengan waktu, tenaga, dan pastinya uang.

Banyak yang beranggapan bahwa memilih jalur promosi digital adalah hal yang mudah, namun pada kenyataannya untuk mengeksekusinya tidak semudah Anda mengelola akun sosial media pribadi Anda.

Untuk membuat orang paham dan menyadari akan keberadaan bisnis Andapun dibutuhkan beberapa hal yang menggambarkan bisnis anda di dunia maya, salah satunya website. Website ini sendiri dapat menjadi representatif serta menghadirkan kesan profesional bagi Anda ataupun bisnis Anda. Ditambah dengan database siapa – siapa saja yang akan menjadi network Anda.

Dunia digital sendiri tidak hanya digunakan untuk berbisnis atau berjualan semata, namun Anda harus lebih tau ataupun lebih mengenal terlebih dahulu market atau pasar mana yang akan dituju. Anda juga harus memperhatikan beberapa hal ini sebelum ‘go online’

  1.    Membangun brand awareness produk
  2.    Membangun kepercayaan konsumen
  3.    Berinteraksi
  4.    Bertransaski

Sebagai pelaku usaha, Anda harus berupaya agar pelanggan mau hadir atau mau mendatangi Anda. Namun ditengah padatnya bisnis online saat ini, pendatang baru yang hadir jika tidak diiringi wom atau ‘word of mouth’ yang kuat maka akan tenggelam juga. Untuk itu membuat website yang bagus untuk menunjukkan kehadiran Anda merupakan langkah pertama yang harus dilakukan. Dengan memiliki website maka Anda dapat men-share pendapat Anda sehingga orang menilai Anda sebagai profesional.

Langkah selanjutnya adalah berkomunikasi dengan orang lain secara digital. Ini bisa Anda lakukan melalu media sosial. Anda harus memiliki komitmen untuk melakukannya secara berkala. Berbagi tips atau informasi, meng-update info produk terbaru, menjawab pertanyaan atau komentar yang harus dilakukan secara konsisten.

Poin terakhir yang tidak boleh diabaikan adalah pendapat atau tanggapan orang lain mengenai usaha Anda. Ini merupakan dampak atau hasil dari interaksi Anda dengan banyak orang melalui media online. Jika Anda melayani atau menperlakukan orang lain atau calon pelanggan Anda dengan baik, maka orang lain akan membicarakan hal itu. Sebaliknya jika Anda memberikan pelayanan yang buruk, maka orang tidak akan segan memberikan komen negatif atau komplain mengenai bisnis Anda. Tentunya semua ini terekam di dunia digital dan akan menyebar dengan sangat cepat. Dibutuhkan kerja ekstra keras untuk memperbaiki reputasi bisnis Anda yang sudah terlanjur meninggalkan kesan negatif.

Bagaimana, apakah Anda sudah siap untuk mulai terjun dan membawa bisnis Anda sukses di dunia digital?

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Management Marketing

Rahasia Bisnis yang Berkembang

Published by:

Imprimir

Mengembangkan bisnis yang sudah Anda jalankan saat ini memang tidak mudah. Bisa jadi saat ini bisnis Anda seperti jalan di tempat dan Anda ingin melakukan sesuatu untuk mengembangkannya. Sebenarnya ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan bisnis Anda saat ini.

Melakukan Sesuatu yang Berbeda

Bisa jadi bisnis Anda tidak berkembang karena Anda hanya melakukan yang sudah Anda tahu dengan cara yang sama. Sesekali cobalah untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Misalnya, jika saat ini Anda hanya berbisnis di rumah saja, mengapa tidak mencoba menjual di bazar atau pameran sesuai dengan produk Anda. Selain itu, Anda juga bisa melakukan eksperimen produk baru agar pembeli bisa mendapatkan variasi.

Memperluas Jaringan

Usaha kecil akan membesar jika jaringan mulai meluas. Karena itu, cobalah meluaskan jaringan bisnis Anda. Contohnya, produk yang saat ini hanya Anda jual di rumah, bisa Anda tawarkan kepada teman Anda untuk titip jual dan lain sebagainya. Dengan cara militan seperti ini, Anda setidaknya akan mendapatkan jaringan yang baru yang memungkinkan terbukanya jaringan lain.

Mengatur Keuangan dengan Baik

Salah satu alasan mengapa bisnis seperti terhenti dan tidak berkembang adalah karena pengaturan keuangan yang buruk. Jika dibiarkan maka keadaan tersebut akan membuat bisnis tidak sehat. Hal yang paling sederhana adalah memisahkan antara uang pribadi dan uang bisnis. Faktanya banyak pebisnis yang tidak memisahkannya dan akhirnya menghambat bisnis. Hemat pula belanja dengan memastikan belanja yang efektif. Cek terlebih dahulu apa saja kebutuhan Anda. Kemudian lakukan evaluasi mengenai kebutuhan tersebut. Carilah kebutuhan yang sangat mendesak dan mampu memberikan hasil yang lebih besar. Dengan begitu belanja lebih efektif dan bisnis pun bisa berkembang.

Kesimpulannya, jika bisnis Anda sulit berkembang maka pasti ada yang salah atau tidak beres. Segera cari penyebabnya kemudian perbaiki. Semoga dengan memperbaiki masalah tersebut, bisnis yang tadinya seperti tidak bergerak akan kembali bergairah secara perlahan dan justru berkembang melebihi dari apa yang Anda bayangkan sebelumnya. Jadi, cobalah trik di atas dan perhatikan perubahan pada bisnis Anda.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management

Bisnis Kerajinan Laris dengan Cara Ini

Published by:

Source : www.mphandicrafts.com

Memiliki keahlian membuat kerajinan bisa menjadi sesuatu yang menjanjikan. Dengan keahlian tersebut, Anda bisa memulai sebuah bisnis. Namun, bukan berarti bisnis kerajinan semacam ini bebas tantangan. Justru tantangan mengembangkan bisnis kerajinan di Indonesia sangat besar. Tentu saja, bukan berarti Anda tidak bisa sukses menjalankan bisnis kerajinan tersebut. Berikut ini beberapa kiat yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan bisnis tersebut.

Melakukan Pengembangan Produk

Membuat kerajinan bukan berarti harus selalu tampak kuno. Agar lebih menarik perhatian, Anda bisa memadukan antara kerajinan etnis atau yang terkesan kuno tersebut dengan sesuatu yang modern. Misalnya, ada batik dengan motif lambang klub sepakbola, ada kerajinan tangan berbentuk motor gede, atau kerajinan yang dipadukan dengan warna-warna yang lebih menarik. Pelajari terlebih dahulu tren yang ada kemudian mulailah berpikir untuk memadukan 2 hal tersebut. Untuk Anda yang sudah terbiasa berpikir kreatif tentu tidak terlalu sulit untuk melakukannya.

Melakukan Promosi

Melakukan promosi tidak hanya dengan 1 cara saja. Promosi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya, Anda bisa melakukan kolaborasi dengan produk lain. Jika pembeli membeli produk tertentu maka mereka bisa membeli produk Anda dengan harga diskon. Selain itu, Anda juga bisa menjual 2 produk berbeda dengan harga yang lebih terjangkau. Gunakan media yang ada termasuk media modern seperti internet. Promosi juga bisa dilakukan melalui orang lain seperti memberikan gratis kepada rekan Anda kemudian biarkan mereka mempromosikannya. Akan lebih baik jika melakukannya pada orang terkenal.

Tarik Perhatian Pembeli

Menarik perhatian pembeli bisa dilakukan dengan membuat iklan yang unik. Anad pernah melihat iklan yang menurut Anda unik dan menarik perhatian Anda? Nah, cobalah pikirkan untuk membuat iklan yang unik seperti itu untuk produk kerajinan Anda. Yang paling penting, membuat iklan tidak harus menggunakan biaya yang mahal. Tuangkan keahlian Anda untuk membuat iklan yang menarik sehingga pembeli pun akan melihat produk Anda dan akhirnya membelinya.

Semoga cara ini membantu Anda untuk meningkatkan penjualan produk kerajinan Anda. Intinya jangan cepat menyerah hingga produk Anda terjual dan membawa Anda pada kesuksesan.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Bisnis Management Seller Insights

Hal Kecil dalam Mengembangkan Usaha

Published by:

Source : http://Designed by Freepik

Timbulnya usaha kecil sangat sering terjadi belakangan ini, banyak latar belakang yang mendasari pembuatan usaha ini, karena kepepet ekonomi, atau hanya mengikuti keberuntungan teman yang telah sukses sebelumnya. Namun banyak dari mereka yang tidak memperhatikan hal-hal untuk menjalankan usahanya. Seperti ketidaktahuan tentang bahan baku, segmentasi, atau bahkan manajerial yang tidak baik.

Tentunya sebagai pengusaha yang ingin mengembangkan usaha, harus paham akan faktor-faktor yang bisa menentukan nasib usaha mereka.

Faktor-faktor penghambat usaha

Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi usaha, baik itu dari dalam maupun luar usaha. Tentunya setiap usaha memiliki faktor penghambat yang berbeda. Inilah beberapa faktor yang bisa diketahui dan tentunya bisa menjadi pelajaran bagi pengusaha kecil untuk mengantisipasinya.

1. Kurangnya modal, hal ini dapat menjadi faktor yang membuat pengusaha menjadi putus asa dalam mengembangkan usahanya. Permodalan ini bisa diatasi dengan mengajukan pembiayaan kepada Bank atau Lembaga keuangan lainnya yang tentunya menggunakan persyaratan tertentu.

2. Kurangnya kualitas sumber daya manusia yang menyebabkan pemilik usaha menjadi kesulitan untuk memenejerial sumber daya yang ada pada usahanya.

3. Lemahnya kemampuan dalam menjual produk, yang tentunya membuat produk usaha menjadi sulit untuk terjual sehingga akan menghambat siklus operasi usaha, yang mana hal ini sangat menghambat perkembangan usaha

4. Kurang kuatnya mental pengusaha. Mudah menyerah merupakan salah satu hal yang sangat manusiawi. Namun dalam menjalan usaha, hal ini harus lah dibuang jauh-jauh. Pemilik usaha juga diharuskan untuk selalu tahan dengan sikul kerja yang padat, dan menghabiskan banyak waktu dan tenaga dalam mengembangkan usaha.

5. Kualitas bahan baku yang didapat juga menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan, karena untuk mendapat produk yang berkualitas, maka bahan baku yang digunakan juga harus berkualitas, sehingga produk diharapkan tidak mengecewakan konsumen yang ada.

Tips mengembangkan usaha

Setelah mengetahui faktor penghambat, ada tips yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha, yaitu pengusaha harus lebih mengutamakan usahanya dibanding dengan kehidupan pribadi. Lebih mengutamakan untuk mengumpulkan modal sehingga membuat usaha dapat berkembang dibanding dengan membeli sesuatu yang bersifat pribadi. Setelah modal tercukupi maka berkembangnya usaha harus diimbangi dengan manajemen yang baik sehingga dapat mengembangkan usaha dengan lancar.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Edukasi Produk Management

Pentingkah modal dalam mengembangkan usaha ?

Published by:

ways_to_fund_your_business-e1413326505321-1

Zaman sekarang ini banyak sekali pengusaha-pengusaha kecil yang timbul dan tenggelam mengikuti arus waktu. Biasanya pengusaha kecil ini putus asa dalam mengembangkannya bahkan dalam menjalankan usahanya saja merasa kesulitan, alasan klasik yang biasanya menjadi alibi utama pengusaha kecil ini adalah kekurangan modal.

Padahal modal belum tentu menjadi faktor yang menentukan usaha tersebut dapat berkembang atau tidak. Kebanyakan pengusaha tidak mau melanjutkan atau mengembangkan usaha karena kekurangan modal. Padahal mengembangkan usaha tidak perlu modal dana yang terlalu besar. Karena selain modal dana, pengusaha ditekankan untuk bermodalkan tenaga, pikiran, dan waktu terhadap usaha yang digeluti, sehingga dapat mengembangkan usaha.

Hal yang patut diperhatikan untuk mengembangkan usaha

Berkembangnya usaha tidak selalu berkaitan tentang modal yang besar, banyak usaha dengan modal besar namun ujungnya malah jatuh dan bangkrut. Banyak hal yang harus dilakukan untuk usaha yang sedang ingin berkembang, antara lain :

1. Jangan berfokus terlebih dahulu untuk menjadi usaha yang besar, berfokus untuk bisa bertahan terlebih dahulu merupakan hal yang baik. Untuk hal itu, hindarilah untuk fokus terhadap mencari laba, tapi lebih kepada mengenalkan usaha dan produk kepada masyarakat. Sehingga usaha menjadi ramai dengan pelanggan.

Setelah dapat bertahan, berfokuslah untuk selalu meramaikan pelanggan yang membeli produk, dengan agenda pemasaran yang selalu ada. Ingat untuk fokus menambah volume penjualan selalu dibanding dengan memperbesar laba yang didapat.

2. Setelah usaha menjadi terkenal ditandai dengan banyaknya konsumen yang membeli produk yang ada. Langkah selanjutnya yaitu dengan menaikkan harga produk secara bertahap, hal ini bertujuan untuk menaikkan keuntungan yang ada, keuntungan lebih ini bisa menjadi modal dalam mengembangkan usaha yang ada.

Meningkatkan keuntungan untuk modal selanjutnya

Menaikkan keuntungan dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya dengan terus meningkatkan volume penjualan disertai dengan peningkatan harga jual yang bertahap.

Tentunya mengembangkan usaha kecil tanpa didukung modal penuh secara perhitungan bisa dilakukan, hal yang harus diperhatikan adalah kerja keras dan sabar dalam menjalankan dan mengembangkan usaha.

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Management Marketing

Mengembangkan Usaha dengan Penjualan

Published by:

Pretty woman at home

Mengembangkan usaha berskala kecil tidaklah mudah, untuk mengembangkannya, maka harus memperhitungkan segala aspek, termasuk dalam hal ini meningkatkan daya jual, sehingga pemasukan yang ada pada unit usaha menjadi lebih besar dibandingkan dengan sebelumnya, dan dapat digunakan untuk mengembangkan usaha, ataupun untuk memperbesar unit usaha.

Tentunya meningkatkan daya jual, dipengaruhi oleh pemasaran usaha tersebut dan faktor-faktor lain yang bisa mempengaruhi penjualan.

Pentingnya Pemasaran

Pemasaran produk, sangat dianjurkan untuk diadakan baik dalam media apapun, dalam rangka memperkenalkan produk kepada masyarakat. Pemasaran selain menjadi ujung tombak dalam memperkenalkan produk, juga sebagai kunci untuk meningkatkan besarnya penjualan produk usaha. Ada beberapa faktor, kenapa pemasaran sangat penting untuk diadakan, antara lain :

  1. Pemasaran merupakan awal konsumen untuk mengenal produk usaha, selain mengenal produk, lewat pemasaran juga konsumen dapat mengenal lebih baik terhadap usaha. Sehingga membuat konsumen merasa dekat dengan usaha, hal ini juga yang membuat peningkatan penjualan dikarnakan, dengan pemasaran yang menarik, tentunya akan menarik juga bagi calon konsumen.
  2. Pemasaran melewati berbagai macam media, tentunya akan mengandung beberapa konten yang memuat informasi tentang produk, baik itu manfaat atau hal lain. Tentunya konsumen akan lebih tertarik terhadap fungsi dan manfaat produk, sehingga akan menambah persen ketertarikan konsumen terhadap produk usaha.

Perhatikan penjualan

Dalam usaha untuk meningkatkan penjualan, maka hal yang harus diperhatikan berikutnya adalah, jumlah kunjungan atau jumlah pembeli perbulan, jika melihat konsumen meningkat maka bisa menaikkan harga jual sedikit lebih mahal secara bertahap, untuk menambah  margin yang ada. Jika konsumen perbulan turun, maka perlu diadakan sedikit inovasi, seperti mengadakan diskon untuk memacu pembelian yang ada, atau inovasi lain, seperti beli tiga gratis satu.

Hal lain untuk meningkatkan penjualan, perhatikan marjin yang ada setiap bulan, hal ini juga penting untuk melihat pengaturan anggaran operasional usaha, jika mengalami kemunduran magin, maka bisa memotong biaya-biaya yang tidak penting untuk dapat mengganti kekurangan margin yang ditargetkan. Sehingga meminimalkan resiko kerugian yang dapat menghambat perkembangan usaha.

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management

Tips Mengembangkan UKM

Published by:

Source: donna-stone.com.au

Salah satu pemasukan terbesar ekonomi Indonesia adalah dalam sektor usaha kecil dan menengahnya, hal inilah yang membuat Pemerintah sangat mendukung adanya UKM, namun banyak hal yang menjadikan UKM sangat sulit berkembang.

Faktor-faktor Penghambat Berkembangnya UKM

1. Kurangnya modal untuk mengembangkan suatu usaha, umumnya omzet yang masuk dari hasil penjualan langsung diputar di roda produksi, sehingga tidak ada modal tambahan untuk mengembangkan UKM

2. Kurangnya kualitas sumber daya yang ada, hal ini sangat memungkinkan UKM untuk tidak dapat berkembang, hal ini dikarenakan sumber daya tidak cakap dari segi ketrampilan maupun dari segi pendidikan formal

3.Mengacuhkan pembuatan strategi, yang mana strategi ini penting untuk kehidupan UKM dimasa mendatang, pembuatan strategi juga bisa memberikan informasi jika UKM yang dimiliki meleset dari jalur yang dikehendaki

4. Selain mengacuhkan pembuatan strategi, UKM juga tidak memperhatikan segmentasi pasar, peluang pasar, pesaing, atau bahkan bahan baku. Istilahnya yang penting UKM jadi. Tapi jika memperhatikan hal-hal di atas, kemungkinan UKM untuk berkembang menjadi besar sangatlah tidak mustahil.

Setelah mengetahui faktor penghambatnya, diharapkan UKM dapat mengantisipasi penghambat supaya UKM dapat berjalan dan berkembang dengan lancar. Untuk menunjang hal itu, ada beberapa hal penting yang dapat diterapkan untuk menjalankan dan memperbesar UKM, antara lain :

1. Produk

UKM harus menentukan produk yang tepat untuk pasar yang tepat. Produk yang dibuat diharapkan inovatif, kreatif dan menarik sehingga dapat menjadi primadona pasar. Semakin unik produk yang dipasarkan dan berbeda dari yang lain, maka semakin mudah untuk menjual produk tersebut

2. Harga

Penentuan harga produk sangatlah penting, mengingat juga harga pasar, maka jangan asal membuat harga produk, lihat dari harga bahan baku, biaya produksi, beban listrik, maupun beban lainnya. Sehingga harga yang dibuat menjadi harga yang pas berada di pasaran.

3. Tempat

Tempat UKM berjualan atau memproduksi juga adalah hal penting yang patut dibincangkan, semakin strategi tempat UKM tersebut maka akan semakin mudah untuk mengenalkan masyarakat tentang UKM

4. Promosi

Promosi yang diharapkan adalah promosi yang mengikuti perkembangan zaman,contohnya melewati media sosial, dan dengan cara ini, biaya promosi tidak terlalu memberatkan. Sehingga akan mudah untuk UKM dikenal di masyarakat dan berkembang menjadi lebih baik kedepannya.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Management Marketing

Teknologi untuk mengembangkan usaha kecil menengah

Published by:

Facebook Cover 2

Zaman sekarang yang penuh dengan teknologi dan semua orang diwajibkan untuk mengetahui perkembangan teknologi terbaru agar tidak terlalu ketinggalan zaman. Pemanfaatan teknologi pun banyak dilakukan dalam banyak bidang, seperti bidang kesehatan, industri, maupun bidang usaha. Nah usaha yang dilakukan di Indonesia menurut survei yang dilakukan, sampai tahun 2011 masih dalam skala kecil dan menengah. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, dari kesalahan manajemen hingga kesalahan dalam memasarkan produk usaha.

Memasarkan Lewat Internet

Faktor penghambat berkembangnya usaha ada banyak hal, salah satunya adalah pemasaran. Hal yang mungkin dilakukan saat ini adalah menggabungkan teknologi dengan pemasaran, untuk menuai hasil yang lebih optimal. Contohnya pemanfaatan internet untuk meningkatkan daya beli konsumen terhadap produk UKM. Peningkatan ini bisa dilakukan dengan seringnya UKM melakukan promosi online, tapi hal ini harus mempertimbangkan dana yang ada. Untuk promosi online yang bisa dilakukan UKM akan dijabarkan sebagai berikut :

1. Memiliki website sendiri merupakan suatu hal wajib bagi pemilik UKM, hal ini akan mempermudah konsumen untuk melihat produk yang dijual UKM, dan keuntungan lainnya adalah, produk yang tertera pada website tidak hanya dilihat oleh beberapa orang, melainkan banyak orang dari seluruh dunia, yang harus diperhatikan dalam pembuatan website adalah biaya pembuatannya. Untuk membuat website yang ciamik, membutuhkan skill yang lumayan tinggi, untuk itu bisa menyewa jasa pembuatan website, atau jika UKM masih belum mempunyai dana yang tinggi untuk promosi, bisa menggunakan blog. Blog sama hampir sama seperti website, hanya saja blog bersifat free atau gratis.

2. Promosi melewati sosial media itu penting, karena semua orang saat ini hampir setiap hari membuka sosial media, sosial media juga salah satu peran penting untuk memperkenalkan produk UKM

Memasarkan Lewat Media Lain

Promosi yang paling afdol saat ini adalah menggunakan media internet, tapi promosi produk UKM tidak terbatas hanya dalam satu media, untuk lebih mengenalkan produk ke dalam satu segmen, atau suatu golongan, UKM bisa mempromosikan melewati bazar atau festival yang notabene akan banyak orang yang mengikuti acara tersebut dan hal ini sangat cocok untuk mengenalkan produk UKM ke masyarakat awam.

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Management

Yuk Mengenal Lebih Tentang UKM

Published by:

ddd

Source : www.pinjam.co.id


UKM adalah singkatan dari Usaha Kecil dan Menengah, usaha yang dimaksud di sini adalah bisnis dengan kekayaan aset yang tidak mencapai 200 juta rupiah. Aset ini tidak memperhitungkan dengan tanah dan bangunan tempat usaha berdiri.

UKM di Indonesia

Pada tahun 2011, UKM yang ada di Indonesia mencapai 52 juta usaha, yang mana hal ini menyumbang peran penting terhadap negara, baik itu dari segi finansial dan bantuan lainnya, seperti penyerapan tenaga kerja. Untuk UKM yang beromzet kurang dari 300 juta setahunnya, maka tidak akan dikenakan pajak, oleh sebab itu UKM sangat diminati oleh banyak orang.

Tips Memperbesar UKM

Untuk mengembangkan UKM menjadi unit usaha yang besar tentunya dibutuhkan kesabaran yang tinggi, untuk ini dia tips-tips supaya UKM dapat tumbuh menjadi unit usaha yang berskala besar, diantaranya :

1. Survei Bahan Baku

Untuk mengembangkan usaha kecil dan menengah yang memproduksi sesuatu, sudah pasti pemilik usaha harus mengetahui segala sesuatu tentang produk yang dibuatnya, agar dapat menyeimbangkan dengan harga jual pasar nantinya, pilihlah harga bahan baku yang murah dan lebih baik daripada yang lain, karena hal ini sudah pasti akan berpengaruh terhadap kualitas produk yang dibuat.

2. Survei Harga Pasar

Harga pasar adalah harga suatu barang yang ada pada suatu wilayah tertentu, nah sebagai pemilik UKM, diharuskan untuk mengetahui harga pasaran produk, jangan sampai memasang harga terlalu rendah atau terlalu tinggi, sehingga bisa membuat kesalahan fatal bagi UKM yang dimiliki

3. Kenali Target

Sebagai UKM yang ingin berkembang, diharuskan untuk mengetahui lokasi tempat atau sasaran dari produk yang dibuat, sehingga produksi UKM tidak akan berhenti karena kebanyakan stok yang masih tersedia.

Tentunya selain poin-poin di atas, pemilik sebuah UKM diharuskan membuat strategi kedepannya dan mengawasi UKM agar tidak menjauh dari strategi yang ditetapkan, selain itu juga, harus memperhitungkan strategi kuangan untuk beberapa bulan ke depan, atau baiknya dibuat rancangan bulanan, dan tahunan, sehingga lebih mudah untuk mengontrol UKM itu sendiri.Pembuatan strategi seperti ini sangat penting agar UKM kedepannya semakin jelas peluangnya dan dapat berkembang dengan baik.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail