A Cup of Moka » Blog Archives

Tag Archives: moka

Berita UKM Bisnis Management Marketing

MEMIKAT INVESTOR BAGI USAHA BERKEMBANG

Published by:

ILUSTRASI (1)

Menjalankan sebuah usaha memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, terlebih bagi Anda yang terbilang baru masuk ke dunia usaha. Salah satu hal yang paling krusial adalah saat Anda berfikiran untuk mengembangkan bisnis atau usaha, entah untuk memperbaiki berbagai aspek dari satu unit usaha Anda ataupun membuka lini usaha baru, bahkan membuka cabang dari bisnis yang telah berjalan sebelumnya, namun terhalang dalam segi finansial.

Dalam kasus isi mungkin Anda harus memulai memikirkan tentang adanya Investor yang secara harafiah diartikan sebagai perorangan atau lembaga yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya) baik dalam jangka pendek atau jangka panjang. Namun hal inipun juga perlu persiapan yang matang, karena banyaknya kesulitan yang di alami untuk mendatangkan investor dan bekerjasama dengan usaha atau bisnis yang telah anda jalankan.

Bebagai macam cara harus serta perencanaan harus dipersiapkan dengan sangat baik sebelum Anda melangkah kedepan, hal tersebut sangat perlu dilakukan untuk membuat investor semakin yakin untuk menyuntikkan dananya demi kemajuan atau jalannya bisnis Anda.

 

Suguhkan Konsep yang Menarik

Menyampaikan konsep dari usaha adalah hal yang wajib Anda lakukan. Menjabarkan gambaran – gambaran serta keunikan bisnis Anda secara terperinci, serta memberitahukan tentang apa yang telah dan apa yang akan Anda lakukan kedepannya. Investorpun pasti akan lebih tertarik apabila mereka mengerti secara lebih detail dan merekapun akan menjadikan hal ini sebagai tolak ukur tentang bagaimana persiapan Anda untuk menghadapi setiap hambatan ataupun permasalahan yang akan terjadi, optimisme dan antisipasi Andapun akan membuat investor lebih percaya diri untuk menanamkan modalnya kepada usaha Anda.

Tunjukkan Cash Flow yang Baik

Percayalah bahwa tidak semua investor beranai untuk berspekulasi, terlebih pada saat mereka menanamkan suntikan modal yang besar. Salah satu strategi Anda adalah dengan menciptakan cash flow atau aliran arus kas Anda telah berjalan dengan baik sebelumnya, artinya tidak minim dan tidak akan mengalami kemunduran untuk kedepannya. Dengan cash flow yang sehat dan stabil, maka investor akan percaya diri menanamkan modal di perusahaan anda.

Tentukan Peran Investor

Sebelum mengajak investor untuk bekerjasama, pastikan Anda juga harus melusuri terlebih dahulu apakah peran yang Anda berikan kepada investor. Apakah hanya sekedar pemberi modal kepada usaha Anda atau justru sebagai sarana pembangun relasi bisnis dan pemberi nasihat terhadap usaha yang telah dirintis. Sehingga Anda dapat lebih cepat menemukan calon investor yang sesuai dengan usaha serta keinginan Anda.

Jelaskan Visi dan Misi Secara Rinci dan Jelas

Langkah terakhir adalah menyampaikan visi dan misi dari usaha Anda dengan jelas dan detail. Biasanya investor akan menanyakan apa visi dan misi dari usaha yang anda rintis. Merekapun akan tertarik untuk bekerjasama dengan bisnis atau usaha Anda jika mereka mengetahui apa yang menjadi tujuan Anda serta ‘goals’ apa yang ingin Anda capai dalam menjalankan bisnis tersebut.

Dilanjutkan dengan misi yang merupakan usaha dan strategi yang Anda jalankan untuk mewujudkan misi anda tersebut. Jabarkan dengan jelas dan berikan gambaran yang jelas di hadapan calon investor. Jika penjabaran Anda tepat, maka bersiaplah menyambut investor bagi bisnis Anda.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Management Marketing

Rahasia Bisnis yang Berkembang

Published by:

Imprimir

Mengembangkan bisnis yang sudah Anda jalankan saat ini memang tidak mudah. Bisa jadi saat ini bisnis Anda seperti jalan di tempat dan Anda ingin melakukan sesuatu untuk mengembangkannya. Sebenarnya ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan bisnis Anda saat ini.

Melakukan Sesuatu yang Berbeda

Bisa jadi bisnis Anda tidak berkembang karena Anda hanya melakukan yang sudah Anda tahu dengan cara yang sama. Sesekali cobalah untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Misalnya, jika saat ini Anda hanya berbisnis di rumah saja, mengapa tidak mencoba menjual di bazar atau pameran sesuai dengan produk Anda. Selain itu, Anda juga bisa melakukan eksperimen produk baru agar pembeli bisa mendapatkan variasi.

Memperluas Jaringan

Usaha kecil akan membesar jika jaringan mulai meluas. Karena itu, cobalah meluaskan jaringan bisnis Anda. Contohnya, produk yang saat ini hanya Anda jual di rumah, bisa Anda tawarkan kepada teman Anda untuk titip jual dan lain sebagainya. Dengan cara militan seperti ini, Anda setidaknya akan mendapatkan jaringan yang baru yang memungkinkan terbukanya jaringan lain.

Mengatur Keuangan dengan Baik

Salah satu alasan mengapa bisnis seperti terhenti dan tidak berkembang adalah karena pengaturan keuangan yang buruk. Jika dibiarkan maka keadaan tersebut akan membuat bisnis tidak sehat. Hal yang paling sederhana adalah memisahkan antara uang pribadi dan uang bisnis. Faktanya banyak pebisnis yang tidak memisahkannya dan akhirnya menghambat bisnis. Hemat pula belanja dengan memastikan belanja yang efektif. Cek terlebih dahulu apa saja kebutuhan Anda. Kemudian lakukan evaluasi mengenai kebutuhan tersebut. Carilah kebutuhan yang sangat mendesak dan mampu memberikan hasil yang lebih besar. Dengan begitu belanja lebih efektif dan bisnis pun bisa berkembang.

Kesimpulannya, jika bisnis Anda sulit berkembang maka pasti ada yang salah atau tidak beres. Segera cari penyebabnya kemudian perbaiki. Semoga dengan memperbaiki masalah tersebut, bisnis yang tadinya seperti tidak bergerak akan kembali bergairah secara perlahan dan justru berkembang melebihi dari apa yang Anda bayangkan sebelumnya. Jadi, cobalah trik di atas dan perhatikan perubahan pada bisnis Anda.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management

Tips Mengembangkan UKM

Published by:

Source: donna-stone.com.au

Salah satu pemasukan terbesar ekonomi Indonesia adalah dalam sektor usaha kecil dan menengahnya, hal inilah yang membuat Pemerintah sangat mendukung adanya UKM, namun banyak hal yang menjadikan UKM sangat sulit berkembang.

Faktor-faktor Penghambat Berkembangnya UKM

1. Kurangnya modal untuk mengembangkan suatu usaha, umumnya omzet yang masuk dari hasil penjualan langsung diputar di roda produksi, sehingga tidak ada modal tambahan untuk mengembangkan UKM

2. Kurangnya kualitas sumber daya yang ada, hal ini sangat memungkinkan UKM untuk tidak dapat berkembang, hal ini dikarenakan sumber daya tidak cakap dari segi ketrampilan maupun dari segi pendidikan formal

3.Mengacuhkan pembuatan strategi, yang mana strategi ini penting untuk kehidupan UKM dimasa mendatang, pembuatan strategi juga bisa memberikan informasi jika UKM yang dimiliki meleset dari jalur yang dikehendaki

4. Selain mengacuhkan pembuatan strategi, UKM juga tidak memperhatikan segmentasi pasar, peluang pasar, pesaing, atau bahkan bahan baku. Istilahnya yang penting UKM jadi. Tapi jika memperhatikan hal-hal di atas, kemungkinan UKM untuk berkembang menjadi besar sangatlah tidak mustahil.

Setelah mengetahui faktor penghambatnya, diharapkan UKM dapat mengantisipasi penghambat supaya UKM dapat berjalan dan berkembang dengan lancar. Untuk menunjang hal itu, ada beberapa hal penting yang dapat diterapkan untuk menjalankan dan memperbesar UKM, antara lain :

1. Produk

UKM harus menentukan produk yang tepat untuk pasar yang tepat. Produk yang dibuat diharapkan inovatif, kreatif dan menarik sehingga dapat menjadi primadona pasar. Semakin unik produk yang dipasarkan dan berbeda dari yang lain, maka semakin mudah untuk menjual produk tersebut

2. Harga

Penentuan harga produk sangatlah penting, mengingat juga harga pasar, maka jangan asal membuat harga produk, lihat dari harga bahan baku, biaya produksi, beban listrik, maupun beban lainnya. Sehingga harga yang dibuat menjadi harga yang pas berada di pasaran.

3. Tempat

Tempat UKM berjualan atau memproduksi juga adalah hal penting yang patut dibincangkan, semakin strategi tempat UKM tersebut maka akan semakin mudah untuk mengenalkan masyarakat tentang UKM

4. Promosi

Promosi yang diharapkan adalah promosi yang mengikuti perkembangan zaman,contohnya melewati media sosial, dan dengan cara ini, biaya promosi tidak terlalu memberatkan. Sehingga akan mudah untuk UKM dikenal di masyarakat dan berkembang menjadi lebih baik kedepannya.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management

Akali Perkembangan UKM

Published by:

fe

source: www.hubspot.net

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) saat ini sangat berlimpah ruah bertebaran di Indonesia, hal ini sangat baik jika diingat dengan berbagai manfaatnya, salah satunya untuk mengurangi jumlah pengangguran yang ada. Tentunya Usaha Kecil dan Menengah ini berkembang lebih besar sampai skala usaha yang tidak bisa dibilang kecil lagi, hal ini tentunya akan lebih menyedot tenaga kerja dan hal yang luar biasa untuk mensejahterakan masyarakat.

Strategi mengembangkan UKM

Tentunya jika pembuatan usaha kecil dan menengah tidak disertakan dengan pembuatan rancangan strategi yang tepat, maka selamanya usaha tersebut akan berskala kecil. Ada beberapa strategi yang harus dicatat dalam mengembangkan UKM, diantaranya :

1. Sebelum produk UKM siap diedarkan, terlebih dahulu harus melakukan survey pasar. Sebuah UKM yang bagus, harus menentukan pasar tertentu agar manfaat dari produk yang dibuat lebih terasa dan lebih cepat terjual. Tentunya setiap pasar memiliki kebutuhan tertentu yang tidak sama dengan yang lain, sehingga UKM harus menyesuaikan produknya dengan segmen pasar yang cocok, sehingga tidak menimbulkan kerugian kedepannya.

2. Setelah menentukan pasar yang cocok, UKM yang ingin berkembang bisa menjadi pemimpin pasar tersebut, sehingga akan lebih mudah untuk memperbesar UKM jika sudah menguasai suatu pasar.

3. Kerjasama antar unit usaha kecil lainnya, hal ini dapat memudahkan UKM yang ingin berkembang, karena dengan bekerja sama maka diharapkan akan saling memperkuat usaha lainnya, sehingga satu sama lain tidak ada yang dirugikan dan berkembang secara terus menerus.

Tips Menjalankan UKM

Setelah UKM berjalan sesuai rencana awal, hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah mengawasi UKM agar tidak melenceng dari alur strategi awal. Setelah dirasa tidak melenceng, ada beberapa hal kecil yang harus diperhatikan supaya UKM mudah berkembang, antara lain menghemat biaya

Biaya yang terpakai selama UKM memproduksi sesuatu harus selalu diperhatikan, jangan sampai ada biaya yang tidak penting muncul, dan juga, pihak UKM bisa melakukan evaluasi berkala untuk melakukan efisiensi terhadap pengeluaran biaya operasional.

Biaya lain yang mungkin terjadi adalah biaya promosi, cukup menganggarkan biaya produksi yang tidak berlebih namun tidak juga sedikit, karena promosi saat ini bisa dilakukan melalui banyak media.

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Karyawan Management Uncategorized

5 tips fenomenal untuk tetap focus sepanjang hari

Published by:

                                                                                source:kidcentered.com

Sering kali kita hilang konsentrasi akan apa yang kita kerjakan. Mungkin Anda memulai sesuatu dengan pikiran yang fokus dan terbentuk, tetapi seiring waktu berjalan Anda akan mulai kehilangan fokus dan akhirnya Anda tidak akan mengerjakan hal itu secara maksimal. Berikut adalah tips-tips untuk Anda, yang sudah terbukti membantu untuk fokus dalam kerjaan sehari-hari.

  1. Jaga ekspektasi Anda agar tetap tinggi / Keep your expectation high

Tips pertama adalah untuk membuat target yang tinggi, bisa dalam jumlah maupun kualitas. Contohnya adalah jika Anda mempunyai setumpuk kerjaan yang Anda harus kerjakan, cobalah untuk membuat determinasi dalam diri untuk menyelesaikan lebih banyak dari yang Anda rencanakan, dengan begitu Anda tanpa sadar akan lebih maksimal dalam menyelesaikan pekerjaan Anda.

  1. Pola pikir ingin tahu / Curious mindset

Dengan rasa penasaran yang tidak terpenuhi, Anda pastinya tidak akan gampang bosan dengan aktivitas Anda. Serupa dengan cara pikirnya anak kecil yang dapat membuat mereka senang tanpa henti, mempertahankan rasa heran mengizinkan kita untuk merombak perspektif kita dalam melihat dan menyelesaikan sesuatu.

  1. Inspirasikan dirimu /Inspire yourself

Menanyakan pertanyaan dan selalu mencari penemuan baru adalah hal yang harus untuk kita semua, walaupun di aktivitas yang kita kerjakan setiap hari. Anda dapat membuat inspirasi untuk diri Anda sendiri dengan menanyakan hal-hal dasar seperti apa yang Anda dapatkan dari aktivitas harian.

  1. Menjaga tempat tetap teroganisir/ Keep an organized space

Ruangan yang rapi dapat merubah atmosfir dan suasana sekitar, yang secara tidak langsung dapat berdampak ke Anda sendiri. Mempunyai ruangan yang bersih jelas membuat Anda lebih konsentrasi dibanding berkerja di ruangan yang kotor dan berantakan.

  1. Ambilah waktu untuk istirahat/ Take a break

Sebagai manusia semua orang terdapat batas-batasan dalam kemampuan, dengan beristirahat dengan durasi pendek seperti 5-10 menit setiap berberapa jam, Anda dapat meningkatkan fokus Anda lagi. Perlu diperjatikan mengenai tips yang ini, karena apabila Anda melakukan istirahat berlebihan, maka rasa malas lah yang akan dirasakan.

Seperti yang sudah diketahui, selain kesehatan rohani, Anda juga perlu memperhatikan kesehatan Jasmani Anda agar selalu tetap bugar. Makan makanan yang sehat, banyak minum air putih dan rajin berolahraga juga merupakan beberapa cara dalam menjaga pikiran dan tubuh membantu untuk selalu tetap fokus.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Management Marketing Seller Insights

Cara Mempertahankan Pelanggan Setia Anda

Published by:

Source: wien.info

Ketika toko Anda dikunjungi oleh pelanggan baru memang hal yang baik, tetapi justru pelanggan lama Anda yang memberikan Anda keuntungan lebih besar. Pada kenyataannya, pelanggan lama Anda mengeluarkan uang 67% lebih banyak dibandingkan dengan pelanggan baru. Bisa dibayangkan bahwa pelanggan setia Anda menghabiskan kira-kira hingga 10 kali lipat lebih banyak dibandingkan mereka yang baru pertama kali mengunjungi toko Anda. Jadi sangatlah penting untuk mengetahui bagaimana pelanggan loyal Anda tetap kembali untuk melakukan transaksi bersama Anda.

Tidak dapat mengukur berapa banyak pelanggan setia Anda? Dengan Moka, Anda dapat mengakses semua data pelanggan Anda. Anda hanya perlu mengunjungi backoffice Moka untuk mengetahui semua database pelanggan Anda. Anda hanya perlu memastikan bahwa setiap pembeli yang datang ketempat Anda mengisi data diri mereka yang diperlukan untuk mengirimkan bon digital melalui email.

Lengkapi Data Anda

Data adalah pengetahuan Anda mengenai usaha yang Anda jalani. Dengan fitur Customer Engagement dari Moka, Anda dapat mengetahui seberapa sering customer Anda datang ketempat Anda, barang apa yang biasa mereka beli, hingga berapa banyak yang sudah mereka habiskan di toko Anda. Informasi seperti ini dapat membuat Anda memikirkan strategi apa yang tepat untuk mempertahankan pelanggan setia Anda dan juga bagaimana Anda menjalankan usaha hingga mendatangkan pelanggan baru.

Mengirimkan Email Marketing

Sekarang Anda sudah memiliki data pelanggan Anda, saatnya Anda memanfaatkan semua data tersebut untuk melakukan strategi marketing yang tepat. Email yang Anda dapatkan dari para pelanggan tidak hanya untuk mengirim bon secara digital menggunakan email, tetapi dapat Anda gunakan untuk mengirimkan email marketing demi meningkatkan hubungan Anda dengan para pelanggan Anda. Semua data pelanggan Anda dapat anda export ke dalam bentuk .csv atau Microsoft Excel yang memudahkan Anda untuk melihat semua data nya secara offline. Email marketing berguna untuk memberitahu informasi terbaru mengenai usaha Anda, seperti promosi yang sedang berlangsung atau pembukaan cabang baru. Selain mudah digunakan, email marketing juga dapat diukur keefektivitasannya secara langsung.

Mengetahui Tanggapan Pelanggan Anda

Agar selalu berkembang dalam usaha, Anda perlu mengetahui tanggapan dari para pelanggan Anda mengenai jasa atau produk yang Anda tawarkan. Disinilah feedback dari para pelanggan Anda dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas dari apa yang Anda tawarkan. Customer dapat secara langsung mengirimkan pendapat mereka mengenai pengalaman bertransaksi bersama Anda langsung para bon yang dikirimkan secara digital melalui email. Dari sana Anda dapat secara langsung berinteraksi kepada para pelanggan sehingga terkesan lebih personal. Anda juga dapat langsung merespon untuk memberikan diskon pada kunjungan berikutnya. Semua nya dapat dilakukan melalui bon digital Moka

Menawarkan Program Loyalty

Cara lain untuk mendapatkan pelanggan setia Anda adalah dengan mengadakan program loyalty. Program ini di ciptakan untuk menarik para pelanggan Anda agar menjadi lebih dekat lagi dengan usaha Anda. Anda dapat menentukan sistem loyalty ini berdasarkan pengetahuan Anda mengenai para pelanggan Anda. Apabila Anda memiliki Coffeeshop, Anda dapat memberikan 1 gelas kopi secara gratis apabila pelanggan tersebut sudah membeli 10 gelas secara berkala sebelumnya. Bagi pemilik toko baju, Anda dapat memberikan potongan harga apabila pembelian mereka sudah mencapai nominal tertentu. Semua sistemnya dapat Anda tentukan sesuka Anda.

Pelanggan setia tidak hanya memegang peranan penting bagi penjualan Anda, tetapi mereka juga merupakan kunci penting dalam mengembangkan komunitas didalam usaha Anda. Semoga tips berikut berguna untuk usaha yang Anda jalankan.

Ada tips lain yang ingin Anda bagikan? Silahkan tinggalkan komentar Anda pada kolom dibawah :)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Management Seller Insights Uncategorized

Mengapa Komisi Sales Tidak Efektif Untuk Jangka Panjang

Published by:

Post-5-Photo-1

Source: mosselbaychamber.co.za

Jika Anda berpikiran tentang pekerjaan sebagai Sales, Anda mungkin akan berpikir secara stereotipe terhadap pekerjaan tersebut, mereka merupakan orang yang bekerja dengan uang sebagai motivasinya. pengambil resiko yang berkembang pada adrenalin dari potensial kompensasi uang yang besar, Orang yang bukan merupakan team player yang tidak bisa bekerja dalam tim, seorang pemalas yang bekerja pukul 9-5 dan hanya akan bekerja keras apabila insentif nya sesuai dengan pekerjaannya.

Apakah semua orang Sales seperti ini? Tentu. Tapi kebanyakan dari mereka adalah orang yang memiliki pemikiran dan perilaku profesional sama seperti banyak lainnya di departemen Marketing, HR, atau finance. Kebanyakan bangun pagi setiap harinya dengan niat untuk bekerja dengan giat dan melakukan apa yang mereka lakukan dengan baik, berjualan. Mereka ingin melakukan pekerjaan tersebut dan mendapatkan penghasilan yang sesuai dengan apa yang sudah mereka kerjakan.

Berikut adalah 5 alasan mengapa komisi dalam sales tidak efektif untuk jangka panjang:

  1. Mereka Tidak Termotivasi Dari Dalam

Setiap kali sebuah perusahaan mencoba untuk memotivasi para karyawan, itu merupakan sebuah peringatan. Ketika Anda berasumsi karyawan benar-benar mencintai pekerjaan dan perusahaan, hal seperti motivasi akan terhapus dari dalam benak Anda. Sebaliknya, Anda akan menjadi jauh lebih fokus dalam mengajarkan mereka dalam target bisnis, seiringan dengan anda memiliki visi kemana Anda dan para karyawan bawa perusahaan ini. Pendekatan seperti itu yang memberdayakan jiwa kepemilikian dan menghilangkan pemikiran berjangka pendek.

Dibandingkan dengan menggunakan sistem komisi, alangkah baiknya bahwa tim sales Anda dibayar dengan gaji tetap setiap bulannya dengan tarif yang lebih tinggi dipasaran. Meskipun begitu, jangan berpikir bahwa tanpa adanya komisi, tiada seorang pun yang ingin berjualan. Sebaliknya, percaya lah bahwa Anda telah merekrut orang yang tepat untuk mengerjakan pekerjaan sales di perusahaan Anda dan bangun lah budaya saling mempercayai dalam lingkungan kantor Anda.

2. Perusahaan Tidak Mengoptimalisasi Kemampuan Karyawan

Hal ini kadang terjadi ketika sebuah perusahaan yang melihat hasil sales berdasarkan hasil individual masing-masing pelaku sales. Contohnya, ketika Anda menyadari bahwa dalam 1 bulan total penghasilan sales ternyata mengalami penurunan, sangat mudah untuk melihat daftar para karyawan Anda, dan melihat siapa yang menjual paling sedikit dalam periode ini.

Tetapi hal seperti ini tidak semudah yang Anda bayangkan, banyak hal yang menjadi faktor dalam penurunan penjualan, seperti Anda mengubah peraturan dalam berjualan ditengah-tengah bulan, atau menetapkan ia menjadi mentor bagi para sales yang baru masuk dan harus menghabiskan waktu untuk mengajarkan mereka, atau mungkin juga para sales tersebut mengunjungi para pelanggan lama mereka agar terjalin hubungan yang baik untuk perusahaan dan pelanggan. Apapun faktornya, dapat mempengaruhi kinerja para karyawan Anda. Demi usaha Anda untuk menjadi berkembang, Anda harus fokus atas apa yang dapat Anda pelajari untuk mengembangkan kemampuan para karyawan sales Anda sehingga dapat terus berkembang di kemudian hari.

3. Anda menyalahkan Pelaku, bukan Sistem-nya

Tidak ada cara apapun untuk mengukur kemampuan seseorang sepenuhnya. Oleh karena itu, Anda tidak dapat mengukur kemampuan para karyawan Anda hanya berdasarkan dari data yang terlampir, yang dapat Anda ukur hanyalah sistem yang bekerja. Banyak orang bertanya “Bagaimana Anda dapat mengetahui bahwa para sales Anda bekerja dengan baik tanpa mengukur performa mereka?” Jawabannya adalah, ukurlah sistem yang dimana mereka mengambil bagian didalamnya, kualitas dari apa yang dijual, dan kontribusi mereka kedalam satu tim dan perusahaan.

4. Mereka Tidak Terfokus Pada Masa Depan

Apabila komisi penjualan menjadi akar dari sebuah masalah, mengapa masih banyak perusahaan yang mengimplementasikan sistem komisi? Jawabannya sangatlah mudah, Sistem komisi sangat berguna dan bekerja, tapi hanya untuk jangka waktu yang singkat. Apabila Anda hanya berpatokan pada angka yang sudah Anda tetapkan pada bulan depan, maka para sales dengan sistem komisi adalah jawabannya. Tetapi para pemimpin sales harus berpikir secara jangka panjang. Dalam artian, dengan sistem komisi, para sales lebih condong untuk memikirkan dirinya sendiri tanpa memikirkan kesejahteraan perusahaan bahkan klien mereka. Mereka bekerja hanya terpaku dengan uang yang mereka terima, sesudah semua perjanjian sudah selesai, klien nya akan terbengkalai. Karena mereka merasa mereka tidak memiliki tanggung jawab lebih untuk membantu klien tersebut.

Secara garis besar, dengan menghilangkan sistem komisi, akan meningkatkan kepedulian mereka terhadap masa depan perusahaan dan juga para klien dengan meningkatkan performa sebagai tujuan dari team penjualan. Ketika tim Anda mengerti mengenai hal ini, akan membangun kerjasama yang lebih baik lagi antar individual dan juga dalam tim.

5. Mereka tidak Memikirkan Klien

Apabila Anda tidak mengerjakan sesuatu dengan memikirkan klien Anda, sudah dapat dipastikan perusahaan tersebut tidak dapat berkembang. Maka dari itu sangatlah penting untuk melihat adanya konflik kepentingan yang timbul ketika Anda membayar orang tersebut menggunakan komisi. Mereka akan lebih memikirkan diri mereka sendiri dibandingkan kepentingan klien, karena hanya dengan berjualan mereka mendapatkan uang. Sedangkan apabila mereka dibayar dengan gaji yang tetap setiap bulan, kepentingannya akan berpindah menjadi kepentingan klien dan perusahaan yang akan membuat usaha Anda semakin berkembang.

Sebagai kesimpulan, menggunakan sistem komisi dalam memotivasi para karyawan Anda, hanya akan berhasil dalam jangka waktu yang singkat. Sedangkan apabila Anda ingin perusahaan menjadi lebih maju dan kesejahteraan karyawan Anda meningkat, mungkin sistem gaji tetap dapat Anda terapkan pada usaha Anda.

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis

4 Tujuan Yang Harus diterapkan para pemilik usaha

Published by:

http://www.digitalbenefitsmarketplace.com

Source : http://www.digitalbenefitsmarketplace.com

Entah itu menyimpan lebih banyak uang, makan sehat atau menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga, sekarang adalah waktu untuk membuat perubahan untuk memperbaiki kebahagiaan kita. Hal ini berlaku juga untuk bisnis.

Tidak ada waktu yang lebih tepat untuk pemilik usaha kecil untuk meninjau proses lama dan menerapkan ide-ide baru agar jauh menjadi lebih produktif baik dari segi eksternal maupun internal dalam usaha tersebut. Berikut adalah empat gol yang setiap pemilik usaha kecil yang harus dijalankan oleh para pemilik usaha:

  1. Fokus pada karyawan Anda

Menjaga karyawan bahagia di perusahaan Anda tidak hanya penting secara finansial, tetapi juga mempengaruhi moral kantor secara keseluruhan. Jika karyawan Anda menikmati waktu mereka pada saat bekerja, mereka akan lebih produktif, dan akan menurunkan tingkat stres dari karyawan lainnya.

Tanyakan karyawan Anda di mana mereka melihat diri mereka beberapa tahun mendatang dan melakukan apa yang Anda bisa untuk mengakomodasi keinginan dan tujuan mereka. Mungkin Anda perlu mengatur ulang jabatan mereka atau tugas proyek yang mereka kerjakan. Selain itu, evaluasi budaya kantor Anda. Lakukan kegiatan team building sehingga karyawan Anda bisa mengenal satu sama lain lebih baik secara personal.

Jika Anda memiliki karyawan yang sudah berkeluarga yang bekerja di perusahaan Anda, pertimbangkan menawarkan jam lebih fleksibel bagi mereka atau ada kebijakan membawa anak kekantor dalam sebulan. Terakhir, pertimbangkan untuk menawarkan benefit lebih apabila bekerja diperusahaan Anda seperti asuransi kesehatan, tunjangan keluarga atau bahkan keanggotaan gym.

2.Berbicara lebih kepada pelanggan Anda

Kebutuhan pelanggan dan keinginan terus berubah dari waktu ke waktu. Produk atau jasa perusahaan Anda mungkin pada target sekarang dalam hal permintaan pelanggan, tapi jangan terlalu terbuai dengan kenyamanan ini. Buatlah tujuan untuk berbicara dengan lebih banyak pelanggan. Apakah itu percakapan secara personal, kelompok atau survei fokus, coba untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dari pola pikir pelanggan.

Setelah Anda telah mengambil waktu untuk memahami pelanggan Anda lebih baik, evaluasi ulang produk atau layanan Anda. Mungkin sudah waktunya untuk membuat beberapa perubahan kecil untuk tetap bisa menjawab permintaan pelanggan Anda. Pertimbangkan pengujian produk atau jasa baru selain mereka yang sudah ada sekarang. Mungkin menawarkan diskon untuk mendapatkan pelanggan baru juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri.

Dengan berinteraksi langsung dengan pelanggan, Anda dapat meningkatkan tingkat pelayanan  dan bisa langsung mengatasi masalah, serta memahami kekhawatiran dan keberatan pelanggan untuk membeli produk dan layanan yang ditawarkan. Anda kemudian dapat mengubah cara untuk memasarkan dan menjual, serta bagaimana Anda dapat mendukung pelanggan dengan cara yang membuat tim untuk meninjau kepuasan pelanggan Anda.

3. Evaluasi Tingkat Stres Anda

Sebagai pemilik bisnis, Anda akan selalu di perjalanan. Kita jarang bekerja “biasa” dari jam sembilan sampai pukul lima, Anda telah menuangkan hati dan jiwa kedalam usaha Anda. Tapi, pola pikir bekerja konstan ini dapat memiliki efek negatif pada kesejahteraan pribadi Anda dari waktu ke waktu. Evaluasi tingkat stres Anda dan mempertimbangkan inisiatif pribadi untuk memastikan bahwa Anda masih akan menikmati menjalankan bisnis beberapa tahun ke depan.

Sangat mudah untuk ingin menyenangkan semua orang, tapi kadang-kadang penting untuk mengambil beberapa waktu untuk diri sendiri. Tandai satu sampai dua jam sehari di kalender Anda untuk menata pikiran Anda. Jangan menjadwalkan meeting atau ada siapapun yang menggangu Anda. Ini memberi Anda beberapa jam sehari untuk membersihkan pikiran Anda dan fokus pada tugas-tugas Anda mungkin telah ditunda untuk membantu orang lain. Rutinitas lain seperti makan siang, olahraga pagi atau benar-benar memutuskan hubungan selama beberapa jam setiap malam juga dapat membantu Anda meremajakan pikiran dan juga mengatur level stres Anda.

Sebagai pemilik bisnis, bahkan ketika Anda “tidak bekerja” pikiran Anda masih bekerja. Dengan mengambil waktu untuk bekerja diluar, menghabiskan waktu dengan keluarga Anda dan memastikan Anda tidak terlalu stres, Anda akan mulai melihat bahwa kadang-kadang Anda memecahkan masalah terberat Anda pada saat Anda pagi lari, atau sambil berbaring di tempat tidur dengan dikelilingi oleh keluarga Anda.

4. Rencana Finansial di Masa Depan
Tentu saja, selalu penting untuk merencanakan finansial untuk kedepannya. Tanpa rencana yang solid yang mencakup anggaran, perkiraan dan tujuan, sulit untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan dari waktu ke waktu. Menentukan di mana Anda melihat bisnis Anda dalam enam bulan, satu tahun dan tiga tahun kedepan, dan menetapkan standar yang Anda butuhkan untuk memenuhi untuk mencapai tujuan tersebut.

Setelah Anda memiliki rencana di tempat, pastikan untuk terus melacak kemajuan Anda. Pemantauan indikator kinerja utama sehari-hari akan membantu Anda memahami jika keuangan Anda berada di jalur yang tepat atau tidak. Jika Anda secara konsisten memenuhi tujuan Anda, Anda akan memiliki ketenangan pikiran mengetahui bahwa semuanya bekerja dengan baik.

Sebagai pemilik bisnis, sangat mudah untuk terjebak dalam kegiatan operasi sehari-hari dan tugas-tugas yang tetap berjalan demi kesejahteraan perusahaan Anda. Luangkan waktu untuk mengevaluasi kembali proses dan mempertimbangkan setiap langkah yang Anda ambil. Membuat resolusi yang Anda dapat disimpan dan tepat untuk Anda. Sebuah perubahan kecil benar-benar mengubah Anda ketika bersangkutan dengan tingkat kebahagiaan dan produktifitas kedepannya.

 

“In the end, all business operations can be reduced to three words : People, Product, and Profits.” – Lee Iacocca

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail