A Cup of Moka » Blog Archives

Tag Archives: ipad

Berita UKM Bisnis Data Insights Edukasi Produk Management Seller Insights

Semakin Mudah dengan Fitur Terbaru Moka, Employee Management!

Published by:

Memiliki manajemen operasional yang baik adalah salah satu hal yang Anda harus miliki dalam menjalankan sebuah bisnis. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah aktivitas operasional karyawan. Pengelolaan karyawan pun penting dilakukan untuk memastikan jika bisnis yang dapat berjalan dengan lancar sehingga Anda bisa memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan.

Di Moka, kami mengerti bahwa mengelola aktivitas operasional karyawan tidaklah mudah. Untuk itu, Moka sebagai aplikasi Point of Sale terbaik Indonesia selalu berinovasi untuk menghadirkan fitur-fitur terbaik dalam mendukung dan mempermudah jalannya bisnis Anda. Untuk membantu dalam mengelola aktivitas operasional karyawan Anda, Moka menghadirkan fitur terbarunya yaitu Moka Employee Management.

Di Moka Employee Management, Anda akan menemukan bahwa mengelola karyawan merupakan pekerjaan yang mudah dan dapat dilakukan di layar laptop hingga smartphone Anda. Jadi apa yang bisa dilakukan oleh fitur terbaru dari Moka?

Fitur ini membuat Anda sebagai pemilk usaha dan juga Admin yang Anda pilih dapat menentukan peranan apa saja yang bisa dilakukan karyawan dan siapa saja yang dapat mengakses back-office dan aplikasi Moka dengan mengundang mereka melalui email. Sebagai Admin, Anda juga dapat menghapus dan mengundang kembali staff. Anda juga bisa menugaskan karyawan Anda di berbagai cabang yang dimiliki melalui website dan aplikasi Moka. Agar dapat lebih menjaga keamanan dalam operasional bisnis Anda, Moka pun menghadirkan fitur 4 digit kode pin otorisasi yang dapat di atur oleh Anda untuk karyawan jika mereka akan melakukan memodifikasi struk belanja hingga pengembalian uang.

Tertarik dengan fitur keren dari Moka? Gabung sekarang dengan mendaftar di website Moka atau menghubungi Moka support di 1500970 dan coba gratis selama 30 hari! Anda juga bisa mendownload aplikasi Moka secara gratis di Google Play dan App Store!

Untuk lebih jelasnya, cek tutorial fitur Moka Employee Management berikut ini!

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Finansial

Mendapatkan Sumber Modal untuk Bisnis UKM

Published by:

Alternatif modal bisnis UKMDesigned by Freepik

Memiliki sebuah bisnis UKM sendiri banyak diminati berbagai kalangan saat ini. Apalagi ditambah dengan perilaku masyarakat Indonesia yang konsumtif, memiliki sebuah bisnis usaha merupakan sesuatu yang menjanjikan. Menjalankan bisnis usaha tidak hanya bermodalkan ide saja tetapi yang paling penting dan utama dari sebuah bisnis adalah modal. Bisnis UKM saat ini pun tengah diminati oleh banyak kalangan. Meskipun berupa bisnis UKM, modal juga berperan sangat penting agar bisnis yang akan Anda jalani terwujud. Modal yang tidak terlalu besar, banyak membuat pelaku bisnis UKM dapat mewujudkan bisnis impiannya dengan mudah. Tetapi, bagaimana dengan para pelaku bisnis yang belum memiliki modal yang cukup? Berikut merupakan alternatif sumber modal bisnis UKM yang bisa Anda dapatkan.

Pinjaman Kredit

Bagi Anda yang belum memiliki cukup modal untuk mendirikan bisnis UKM, Anda bisa mencoba mengajukan pinjaman kredit usaha. Saat ini, banyak instasi bank hingga koperasi simpan pinjam yang menawarkan berbagai jenis pinjaman seperti Kredit Usaha Rakyat atau KUR. Bagi pelaku usaha bisnis baru yang belum memiliki aset, Anda bisa mengajukan KUR tanpa agunan atau tanpa jaminan dimana pinjaman yang bisa Anda dapatkan yaitu sekitar 25 juta ke atas. Untuk mengajukan KUR, biasanya ada beberapa persayarat yang Anda penuhi ketika mengajukan.

Investor

Tidak hanya pelaku bisnis besar, para pelaku bisnis UKM pun bisa juga mendapatkan sumber modal dari investor. Hanya saja, investor untuk bisnis UKM sedikit berbeda dengan bisnis besar. Investor untuk pelaku bisnis UKM biasanya bersumber dari keluarga hingga teman terdekat. Dalam mencari investor pada orang terdekat, Anda juga harus membuat presentasi hingga proposal yang bisa diperlihatkan untuk menyakinkan orang terdekat Anda untuk berinvestasi dalam bisnis yang akan Anda jalani.

Bermitra

Jika Anda memiliki jaringan yang luas, Anda bisa mencoba untuk bermitra pada orang yang memiliki minat, ide dan tujuan yang sama dalam membangun suatu usaha. Bermitra tidak hanya sekedar menamkan modal pada usaha Anda saja, dengan bermitra, mitra Anda tentunya dapat memberikan ide-ide segar untuk usaha Anda. Tidak hanya itu, bermitra pun juga berarti Anda tidak sendirian dalam membangun bisnis UKM karena mitra Anda dapat membantu mengelola bisnis bersama.

Agar usaha Anda untuk mencari modal bisnis UKM bisa berjalan dengan baik, yang patut dilakukan oleh Anda dengan memberikan presentasi mengenai usaha yang ingin Anda jalankan. Baik berupa visi dan misi, goals hingga perkiraan omset yang akan didapatkan tiap bulannya untuk lebih meyakinkan instasi, investor.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Management Marketing

MEMIKAT INVESTOR BAGI USAHA BERKEMBANG

Published by:

ILUSTRASI (1)

Menjalankan sebuah usaha memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, terlebih bagi Anda yang terbilang baru masuk ke dunia usaha. Salah satu hal yang paling krusial adalah saat Anda berpikiran untuk mengembangkan bisnis atau usaha, entah untuk memperbaiki berbagai aspek dari satu unit usaha Anda ataupun membuka lini usaha baru, bahkan membuka cabang dari bisnis yang telah berjalan sebelumnya, namun terhalang dalam segi finansial.

Dalam kasus isi mungkin Anda harus memulai memikirkan tentang adanya Investor yang secara harfiah diartikan sebagai perorangan atau lembaga yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya) baik dalam jangka pendek atau jangka panjang. Namun hal inipun juga perlu persiapan yang matang, karena banyaknya kesulitan yang di alami untuk mendatangkan investor dan bekerjasama dengan usaha atau bisnis yang telah anda jalankan.

Bebagai macam cara harus serta perencanaan harus dipersiapkan dengan sangat baik sebelum Anda melangkah kedepan, hal tersebut sangat perlu dilakukan untuk membuat investor semakin yakin untuk menyuntikkan dananya demi kemajuan atau jalannya bisnis Anda.

Suguhkan Konsep yang Menarik

Menyampaikan konsep dari usaha adalah hal yang wajib Anda lakukan. Menjabarkan gambaran – gambaran serta keunikan bisnis Anda secara terperinci, serta memberitahukan tentang apa yang telah dan apa yang akan Anda lakukan kedepannya. Investorpun pasti akan lebih tertarik apabila mereka mengerti secara lebih detail dan merekapun akan menjadikan hal ini sebagai tolak ukur tentang bagaimana persiapan Anda untuk menghadapi setiap hambatan ataupun permasalahan yang akan terjadi, optimisme dan antisipasi Andapun akan membuat investor lebih percaya diri untuk menanamkan modalnya kepada usaha Anda.

Tunjukkan Cash Flow yang Baik

Percayalah bahwa tidak semua investor beranai untuk berspekulasi, terlebih pada saat mereka menanamkan suntikan modal yang besar. Salah satu strategi Anda adalah dengan menciptakan cash flow atau aliran arus kas Anda telah berjalan dengan baik sebelumnya, artinya tidak minim dan tidak akan mengalami kemunduran untuk kedepannya. Dengan cash flow yang sehat dan stabil, maka investor akan percaya diri menanamkan modal di perusahaan anda.

Tentukan Peran Investor

Sebelum mengajak investor untuk bekerjasama, pastikan Anda juga harus melusuri terlebih dahulu apakah peran yang Anda berikan kepada investor. Apakah hanya sekedar pemberi modal kepada usaha Anda atau justru sebagai sarana pembangun relasi bisnis dan pemberi nasihat terhadap usaha yang telah dirintis. Sehingga Anda dapat lebih cepat menemukan calon investor yang sesuai dengan usaha serta keinginan Anda.

Jelaskan Visi dan Misi Secara Rinci dan Jelas

Langkah terakhir adalah menyampaikan visi dan misi dari usaha Anda dengan jelas dan detail. Biasanya investor akan menanyakan apa visi dan misi dari usaha yang anda rintis. Merekapun akan tertarik untuk bekerjasama dengan bisnis atau usaha Anda jika mereka mengetahui apa yang menjadi tujuan Anda serta ‘goals’ apa yang ingin Anda capai dalam menjalankan bisnis tersebut.

Dilanjutkan dengan misi yang merupakan usaha dan strategi yang Anda jalankan untuk mewujudkan misi anda tersebut. Jabarkan dengan jelas dan berikan gambaran yang jelas di hadapan calon investor. Jika penjabaran Anda tepat, maka bersiaplah menyambut investor bagi bisnis Anda.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Edukasi Produk Management Marketing Seller Insights

Definisi dan Kegunaan CRM (Customer Relationship Management)

Published by:

Web

Sebagai pelaku usaha menengah, kita tentu sering mendengar yang namanya Customer Relationship Management atau CRM. Adapun konsep dari CRM itu sendiri mencakup Enhance (meningkatkan), Retain (mempertahankan) dan Acquire (mendapatkan) pelanggan. Bisa disimpulkan bahwa konsep CRM sendiri mengacu kepada bagaimana caranya agar kita selalu memperoleh pelanggan yang baru, dengan meningkatkan hubungan agar mereka merasa puas terhadap layanan yang diberikan, hingga akhirnya mereka pun menjadi pelanggan tetap yang loyal.

Definisi Tentang CRM

Untuk mengenal lebih dekat dengan CRM, CRM adalah sebuah usaha dalam menyediakan suatu jembatan strategis dari strategi pemasaran dan teknologi informasi bertujuan menjalin hubungan dengan pelanggan dalam jangka panjang dan berkaitan dengan profitabilitas.

Kegunaan CRM (Customer Relationship Management)

Jika dilihat secara umum, CRM ini diaplikasikan untuk membantu aktivitas Marketing, Sales hingga Customer Service. Bisa dikatakan bahwa CRM digunakan sebagai media penghubung pada sebuah perusahaan menuju pelanggannya. Lewat channel atau link yang dikelola secara baik, Anda dapat mendengarkan keinginan dari pelanggan, keluhan pelanggan, dan mengenai tindakan kompetitor terhadap jasa atau produk yang kita tawarkan.

Tahapan-Tahapan Dalam Manajemen Hubungan Pelanggan (CRM)

CRM terdiri atas beberapa fase dan tahapan seperti berikut ini :

  1. Memperoleh Pelanggan Baru atau Acquire

Adapun untuk memperoleh pelanggan baru ini diperlukan beberapa cara :

  • Memberikan kenyamanan untuk pelanggan saat membeli produk tertentu yang dibutuhkan, seperti merespon keinginan pelanggan dengan cepat maupun ketepatan waktu proses pengiriman terhadap barang pesanan.
  • Melakukan promosi pada produk yang diperoleh perusahaan, dengan memberikan kesan awal yang baik untuk pelanggan, sebab sangat mempengaruhi penilaian terhadap perusahaan.

Tujuan tahapan ini yaitu untuk menawarkan produk dengan baik melalui pelayanan memuaskan pada pelanggan.

  1. Menambah Nilai Pelanggan atau Enchance

Perusahaan harus bisa menciptakan hubungan erat bersama para pelanggannya melalui cara mendengarkan setiap keluhan pelanggan serta meningkatkan pelayanan. Adapun meningkatkan hubungan pada pelanggan sendiri bisa ditingkatkan melalui :

  • Up Selling, yaitu menawarkan produk yang sama namun memiliki kualitas lebih baik.
  • Cross selling, yaitu strategi penjualan dengan menawarkan produk pelengkap terhadap barang yang sudah dimiliki pelanggan.
  1. Mempertahankan Pelanggan atau Retain
  • Memberikan pelayanan serta aplikasi pendukung tertentu yang bermanfaat, dengan begitu hubungan dengan para pelanggan pun bisa tetap terjaga dengan baik.
  • Menyediakan waktu mendengarkan setiap kebutuhan pelanggan, seperti ketidakpuasan pelanggan akan produk yang ditawarkan oleh perusahaan. Dengan begitu bisa dimanfaatkan demi peningkatan pelayanan.

Dengan menggunakan Moka sebagai POS atau sistem kasir Anda, Anda tidak perlu susah-susah menggunakan sistem khusus untuk CRM. Karena Moka memang didesain khusus untuk para pelaku usaha agar memudahkan Anda dalam menjalankan bisnis. Tidak perlu repot untuk membuat list klien Anda yang sudah pernah berbelanja dengan Anda secara manual, cukup dengan mengirimkan bon digital melalui email atau SMS, dan data pelanggan Anda sudah langsung masuk kedalam database usaha Anda  (Acquire). Pelanggan Anda juga dapat langsung memberikan feedback mengenai usaha Anda dan dapat langsung Anda tanggapi (Enhance), dan Anda pun dapat memberikan promo-promo menarik kepada pelanggan pada toko Anda (Retain)

Tunggu apalagi? Dengan Moka, Berjualan jadi semakin mudah!

Kunjungi website kami di www.mokapos.com  dan Hubungi kami di 021-3006 1540 atau hello@mokapos.com untuk penjelasan lebih lanjut mengenai Moka.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management

Bisnis Kerajinan Laris dengan Cara Ini

Published by:

Source : www.mphandicrafts.com

Memiliki keahlian membuat kerajinan bisa menjadi sesuatu yang menjanjikan. Dengan keahlian tersebut, Anda bisa memulai sebuah bisnis. Namun, bukan berarti bisnis kerajinan semacam ini bebas tantangan. Justru tantangan mengembangkan bisnis kerajinan di Indonesia sangat besar. Tentu saja, bukan berarti Anda tidak bisa sukses menjalankan bisnis kerajinan tersebut. Berikut ini beberapa kiat yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan bisnis tersebut.

Melakukan Pengembangan Produk

Membuat kerajinan bukan berarti harus selalu tampak kuno. Agar lebih menarik perhatian, Anda bisa memadukan antara kerajinan etnis atau yang terkesan kuno tersebut dengan sesuatu yang modern. Misalnya, ada batik dengan motif lambang klub sepakbola, ada kerajinan tangan berbentuk motor gede, atau kerajinan yang dipadukan dengan warna-warna yang lebih menarik. Pelajari terlebih dahulu trend yang ada kemudian mulailah berpikir untuk memadukan 2 hal tersebut. Untuk Anda yang sudah terbiasa berpikir kreatif tentu tidak terlalu sulit untuk melakukannya.

Melakukan Promosi

Melakukan promosi tidak hanya dengan 1 cara saja. Promosi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya, Anda bisa melakukan kolaborasi dengan produk lain. Jika pembeli membeli produk tertentu maka mereka bisa membeli produk Anda dengan harga diskon. Selain itu, Anda juga bisa menjual 2 produk berbeda dengan harga yang lebih terjangkau. Gunakan media yang ada termasuk media modern seperti internet. Promosi juga bisa dilakukan melalui orang lain seperti memberikan gratis kepada rekan Anda kemudian biarkan mereka mempromosikannya. Akan lebih baik jika melakukannya pada orang terkenal.

Tarik Perhatian Pembeli

Menarik perhatian pembeli bisa dilakukan dengan membuat iklan yang unik. Anda pernah melihat iklan yang menurut Anda unik dan menarik perhatian Anda? Nah, cobalah pikirkan untuk membuat iklan yang unik seperti itu untuk produk kerajinan Anda. Yang paling penting, membuat iklan tidak harus menggunakan biaya yang mahal. Tuangkan keahlian Anda untuk membuat iklan yang menarik sehingga pembeli pun akan melihat produk Anda dan akhirnya membelinya.

Semoga cara ini membantu Anda untuk meningkatkan penjualan produk kerajinan Anda. Intinya jangan cepat menyerah hingga produk Anda terjual dan membawa Anda pada kesuksesan.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Bisnis Management Seller Insights

Hal Kecil dalam Mengembangkan Usaha

Published by:

Source : http://Designed by Freepik

Timbulnya usaha kecil sangat sering terjadi belakangan ini, banyak latar belakang yang mendasari pembuatan usaha ini, karena kepepet ekonomi, atau hanya mengikuti keberuntungan teman yang telah sukses sebelumnya. Namun banyak dari mereka yang tidak memperhatikan hal-hal untuk menjalankan usahanya. Seperti ketidaktahuan tentang bahan baku, segmentasi, atau bahkan manajerial yang tidak baik.

Tentunya sebagai pengusaha yang ingin mengembangkan usaha, harus paham akan faktor-faktor yang bisa menentukan nasib usaha mereka.

Faktor-Faktor Penghambat Usaha

Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi usaha, baik itu dari dalam maupun luar usaha. Tentunya setiap usaha memiliki faktor penghambat yang berbeda. Inilah beberapa faktor yang bisa diketahui dan tentunya bisa menjadi pelajaran bagi pengusaha kecil untuk mengantisipasinya.

1. Kurangnya modal, hal ini dapat menjadi faktor yang membuat pengusaha menjadi putus asa dalam mengembangkan usahanya. Permodalan ini bisa diatasi dengan mengajukan pembiayaan kepada Bank atau Lembaga keuangan lainnya yang tentunya menggunakan persyaratan tertentu.

2. Kurangnya kualitas sumber daya manusia yang menyebabkan pemilik usaha menjadi kesulitan untuk memenejerial sumber daya yang ada pada usahanya.

3. Lemahnya kemampuan dalam menjual produk, yang tentunya membuat produk usaha menjadi sulit untuk terjual sehingga akan menghambat siklus operasi usaha, yang mana hal ini sangat menghambat perkembangan usaha

4. Kurang kuatnya mental pengusaha. Mudah menyerah merupakan salah satu hal yang sangat manusiawi. Namun dalam menjalan usaha, hal ini haruslah dibuang jauh-jauh. Pemilik usaha juga diharuskan untuk selalu tahan dengan situasi kerja yang padat, dan menghabiskan banyak waktu dan tenaga dalam mengembangkan usaha.

5. Kualitas bahan baku yang didapat juga menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan, karena untuk mendapat produk yang berkualitas, maka bahan baku yang digunakan juga harus berkualitas, sehingga produk diharapkan tidak mengecewakan konsumen yang ada.

Tips Mengembangkan Usaha

Setelah mengetahui faktor penghambat, ada tips yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha, yaitu pengusaha harus lebih mengutamakan usahanya dibanding dengan kehidupan pribadi. Lebih mengutamakan untuk mengumpulkan modal sehingga membuat usaha dapat berkembang dibanding dengan membeli sesuatu yang bersifat pribadi. Setelah modal tercukupi maka berkembangnya usaha harus diimbangi dengan manajemen yang baik sehingga dapat mengembangkan usaha dengan lancar.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Management Marketing

Mengembangkan Usaha dengan Penjualan

Published by:

Pretty woman at home

Mengembangkan usaha berskala kecil tidaklah mudah, untuk mengembangkannya, maka harus memperhitungkan segala aspek, termasuk dalam hal ini meningkatkan daya jual, sehingga pemasukan yang ada pada unit usaha menjadi lebih besar dibandingkan dengan sebelumnya, dan dapat digunakan untuk mengembangkan usaha, ataupun untuk memperbesar unit usaha.

Tentunya meningkatkan daya jual, dipengaruhi oleh pemasaran usaha tersebut dan faktor-faktor lain yang bisa mempengaruhi penjualan.

Pentingnya Pemasaran

Pemasaran produk, sangat dianjurkan untuk diadakan baik dalam media apapun, dalam rangka memperkenalkan produk kepada masyarakat. Pemasaran selain menjadi ujung tombak dalam memperkenalkan produk, juga sebagai kunci untuk meningkatkan besarnya penjualan produk usaha. Ada beberapa faktor, kenapa pemasaran sangat penting untuk diadakan, antara lain :

  1. Pemasaran merupakan awal konsumen untuk mengenal produk usaha, selain mengenal produk, lewat pemasaran juga konsumen dapat mengenal lebih baik terhadap usaha. Sehingga membuat konsumen merasa dekat dengan usaha, hal ini juga yang membuat peningkatan penjualan dikarenakan, dengan pemasaran yang menarik, tentunya akan menarik juga bagi calon konsumen.
  2. Pemasaran melewati berbagai macam media, tentunya akan mengandung beberapa konten yang memuat informasi tentang produk, baik itu manfaat atau hal lain. Tentunya konsumen akan lebih tertarik terhadap fungsi dan manfaat produk, sehingga akan menambah persen ketertarikan konsumen terhadap produk usaha.

Perhatikan Penjualan

Dalam usaha untuk meningkatkan penjualan, maka hal yang harus diperhatikan berikutnya adalah, jumlah kunjungan atau jumlah pembeli perbulan, jika melihat konsumen meningkat maka bisa menaikkan harga jual sedikit lebih mahal secara bertahap, untuk menambah  margin yang ada. Jika konsumen perbulan turun, maka perlu diadakan sedikit inovasi, seperti mengadakan diskon untuk memacu pembelian yang ada, atau inovasi lain, seperti beli tiga gratis satu.

Hal lain untuk meningkatkan penjualan, perhatikan marjin yang ada setiap bulan, hal ini juga penting untuk melihat pengaturan anggaran operasional usaha, jika mengalami kemunduran magin, maka bisa memotong biaya-biaya yang tidak penting untuk dapat mengganti kekurangan margin yang ditargetkan. Sehingga meminimalkan resiko kerugian yang dapat menghambat perkembangan usaha.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Management Seller Insights

Sebuah Playlist Membuat Anda Bekerja Lebih baik

Published by:

Source : www.merriammusic.com

Pengusaha, manajer, profesional dan bahkan siswa mendengarkan musik saat mereka bekerja karena berbagai alasan: lingkungan mereka mungkin terlalu berisik, atau terlalu tenang. Mungkin mereka ingin fokus pada tugas yang menantang. Menarik inspirasi untuk ide-ide kreatif. Membuat diri lebih terjaga dari kantuk. Mempertahankan minat dalam apa pun yang mereka lakukan.

Namun berhati-hatilah: Para ilmuwan mengatakan sementara musik dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas, juga dapat memiliki efek sebaliknya: mengganggu mereka. Berikut adalah cara untuk membuat pekerjaan Anda semakin baik sembari mendengarkan musik:

Pertama-tama, menentukan jenis tugas apa yang akan Anda selesaikan. Apakah itu berulang-ulang? Apakah memerlukan pengolahan kata atau angka, menganalisis informasi? Apakah itu kreatif? Apa jenis perhatian dituntut dari pikiran Anda?

Dan kemudian rencanakan musik yang ingin didengarkan. Apakah ini lagu-lagu populer dengan lirik yang menyangkut tentang kesedihan dan kenangan? Apakah ini cukup berisik untuk membuat Anda terjaga dan semangat? Apakah dengan mendengarkan lagu akan menyemangati Anda dengan tugas yang harus Anda lakukan, dalam beberapa cara?

Kita mungkin tahu ini dari pengalaman, tetapi para ahli mengatakan bahwa untuk tugas yang berulang yang membutuhkan fokus tapi tidak banyak pengolahan kognitif, musik upbeat dapat meningkatkan energi dan perhatian.

Pengusaha makanan Malou Delgado, misalnya, suka menyanyikan bersama lagu-lagu pop dan juga cinta saat bekerja di warungnya. Rose Salagan, yang bekerja dari rumah dan membutuhkan dosis ekstra adrenalin, mendengarkan rock alternatif. Mel Panabi mendengarkan genre techno atau lagu berirama kencang ketika bergegas untuk memenuhi tenggat waktu yang ketat untuk desain pakaian kreatifnya. Rex Sardinia mendengarkan lagu reggae kesukaannya untuk membuatnya semakin kreatif sebagai perancang interior.

Tentu saja, orang lain memiliki preferensi lainnya. Ritel eksekutif Cristina Angan mendengarkan irama dan blues sambil menyiapkan laporan nya. Pekerja pembangunan Randee Cabaces lebih suka musik blues untuk menulis yang serius, dan lainnya.

Sementara itu, musik dengan aliran yang cenderung monoton seperti Zen sebagai latar belakang musik dapat meningkatkan kinerja yang lebih baik pada tugas-tugas kreatif. Penulis Jenny Ortuoste lebih suka musik dengan suasana yang tenang sambil menyelesaikan kolom surat kabar nya; penulis lain, Nickie Wang, suka lagu-lagu yang repetitif dengan irama yang berulang-ulang.

Para ahli juga memperingatkan terhadap mendengarkan lagu-lagu populer dengan lirik ketika berhadapan dengan pemecahan masalah, analisis, kompleks atau sangat kognitif tugas. Salah satu blogger makanan Connie Veneracion mengatakan ia menjadikan menari dan bernyanyi salah satu hiburan apabila sudah kehabisan ide sambil berkonsentrasi pada tulisannya. Penulis lain, Erika Alcasid, mengatakan dia tidak suka lagu yang ada liriknya ketika harus berhadapan dengan pekerjaannya yang merupakan harus merangkai kata-kata karena ia adalah seorang penulis.

Namun, ada beberapa yang mengatakan tidak ada yang mengalahkan suasana keheningan saat mereka harus tetap fokus untuk melakukan suatu hal.

Bekerja keras tidak harus seperti yang Anda bayangkan dimana suasana harus tenang dan diam tanpa ada suara agar seseorang dapat berkonsentrasi dalam bekerja. Musik, ketika diputar sesuai dengan preferensi masing-masing individu, memiliki potensi untuk membuat segalanya lebih baik.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Finansial Management Uncategorized

4 Tips Mengatasi Modal Minim Selama Merintis Usaha

Published by:

Source : blog.quizzle.com

Salah satu hal yang seringkali menjadi kendala selama merintis usaha adalah kepemilikan modal yang sangat minim. Tidak sedikit calon pengusaha yang justru gagal dan berhenti di tengah jalan karena kendala terbatasnya modal. Padahal tidak seharusnya keterbatasan modal ini menjadi kendala cukup berarti untuk mengembangkan usaha. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menyiasati minimnya modal usaha yang Anda miliki.

Pola pikir wirausaha

Merintis usaha mandiri tidak hanya berkaitan dengan jiwa entrepreneur yang sudah terpendam cukup lama. Minat pada usaha mandiri yang Anda miliki tidak cukup untuk menunjang kerja keras Anda membangun usaha. Karena minat ini harus ditunjang dengan banyak hal lainnya untuk memastikan bisnis yang Anda rintis dapat berkembang dan meraih kesuksesan. Memiliki pola pikir wirausaha atau entrepreneurship akan menjadikan Anda lebih kuat membangun usaha.

Pola pikir entrepreneurship sangat penting bagi calon pengusaha yang baru merintis bisnisnya. Minat wirausaha yang Anda miliki harus ditunjang dengan pola pikir yang sama sehingga Anda dapat bertahan selama merintis usaha. Terutama saat modal usaha yang Anda miliki sangat terbatas, pola pikir entrepreneurship ini akan membantu Anda lebih fokus menghadapi tantangan dan perlahan-lahan mengembangkan usaha.

Antara rencana dan mitra bisnis

Pola pikir entrepreneurship akan memastikan Anda tidak memulai bisnis dengan modal kosong. Dengan kata lain, Anda tidak akan memulai suatu bisnis jika tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai bidang usaha yang Anda bangun. Seseorang dengan pola pikir entrepreneur akan memastikan memiliki rencana bisnis yang matang sebelum memulai bisnis. Rencana bisnis ini berisi analisis mendalam mengenai strategi mengembangkan bisnis.

Seseorang dengan pola pikir entrepreneur akan mencari cara terbaik untuk memastikan bisnisnya dapat berjalan meski memiliki modal terbatas. Salah satu langkah yang ditempuhnya adalah dengan mencari mitra bisnis. Memilih mitra bisnis juga tidak dapat dilakukan sembarangan. Mitra bisnis dengan minat yang sama saja tidak cukup. Melainkan Anda harus memastikan mitra tersebut berprospek cukup baik untuk membantu membangun dan mengembangkan bisnis Anda.

Bekerja paruh waktu hingga investasi

Memiliki modal yang minim tidak berarti akhir dari mimpi Anda untuk membangun bisnis mandiri. Seeorang dengan pola pikir entrepreneur akan menjadikan kepemilikan modal yang minim sebagai tantangan yang harus diatasi. Anda dapat menyiasatinya dengan bekerja paruh waktu. Tidak sedikit calon pengusaha baru yang merintis usaha dengan tidak meninggalkan pekerjaan utama. Sehingga dari pekerjaan utama tersebut, Anda bisa mendapatkan kucuran modal.

Minimnya modal selama merintis usaha juga dapat diatasi dengan menjalankan investasi yang dilakukan pada usaha Anda. Anda dapat menambah modal dengan menjalankan investasi dari para investor yang tertarik dengan prospek keuntungan bisnis yang Anda rintis. Tentunya investor yang harus Anda pilih adalah investor terpercaya yang mampu menilai bisnis Anda. Dengan investasi ini Anda dapat menambah modal sehingga bisnis dapat berkembang dan sukses.

Fokus mulai dari yang ada

Terbatasnya modal usaha lebih banyak membuat calon pengusaha gagal merintis usaha. Hal ini dapat dimaklumi mengingat ada banyak kebutuhan yang harus diwujudkan sehingga usaha dapat mulai dirintis. Padahal kepemilikan modal yang kecil tidak berpengaruh cukup banyak dalam membangun sebuah usaha. Dengan pola pikir entrepreneur yang Anda miliki, cobalah untuk fokus memulai bisnis dengan modal yang ada.

Beberapa calon pengusaha justru gagal memulai bisnisnya hanya karena terbatasnya modal uang untuk membangun atau menyewa tempat usaha. Padahal kondisi tersebut dapat diatasi dengan memanfaatkan garasi di rumah sebagai tempat usaha. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa menyiasatinya dengan membuat toko online. Di toko online ini, Anda tidak memerlukan tempat namun tetap dapat menjalankan usaha sekaligus melakukan promosi.

 “It always seems impossible, until it is done” – Nelson Mandela

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management

Membuat Kemasan Produk Menarik Dan Menjual

Published by:

Source: designbolts.com

Tingkat penjualan suatu produk ditentukan oleh banyak banyak faktor. Salah satunya adalah kemasan produk. Seharusnya kemasan dibuat tidak hanya sekedar menarik, melainkan juga harus memenuhi unsur-unsur menjual yang mampu menarik minat konsumen. Terutama untuk produk yang memiliki kompetitor cukup banyak, kemasan yang menarik sekaligus menjual sangat penting dibuat untuk meningkatkan penjualan.

Desain sederhana tapi menarik

Sebelum memikirkan desain kemasan yang menarik, mengumpulkan ide sebanyak-banyaknya adalah keharusan. Dengan ide ini, Anda akan mendapatkan alternatif jika salah satu ide yang Anda inginkan tidak dapat diwujudkan. Jangan memikirkan desain yang terlalu rumit, karena desain yang rumit tidak menjamin dapat menarik minat konsumen. Kumpulkan ide desain kemasan dengan pemikiran sederhana yang mengacu pada minat konsumen.

Desain kemasan yang menarik tidak selalu harus dibuat dengan rumit. Desain-desain sederhana yang menarik justru dapat menarik minat konsumen. Desain sederhana tidak berarti harus menghilangkan identitas produk. Dalam desain kemasan yang sederhana, Anda tetap diharuskan memasukkan identitas produk. Tidak hanya mengenai namanya saja tapi juga logo hingga detail keterangan lain yang dianggap mampu menarik minat konsumen.

Memeriksa tipografi

Desain kemasan sejatinya tidak hanya berisi identitas produk saja. Tidak hanya nama atau logo produk saja yang ditampilkan melainkan juga beberapa keterangan tambahan yang dapat menunjang nilai suatu produk. Semua detail yang harus Anda masukkan ke dalam desain kemasan harus dipastikan dapat dibaca dengan jelas. Sehingga pesan yang ingin Anda sampaikan mengenai produk dapat diterima dengan jelas oleh konsumen.

Semua detail informasi dalam kemasan harus diperiksa kembali sebelum dibuat atau dicetak. Tentukan jenis dan ukuran huruf yang tepat berdasarkan harmonisasi dengan desain kemasan. Sangat dianjurkan untuk membuat nama produk dengan ukuran huruf yang lebih besar sehingga dapat dibaca dari kejauhan. Pastikan juga bahwa semua yang terdapat dalam kemasan tidak terjadi salah ketik yang mengurangi nilai produk itu sendiri.

Bahan baku kemasan yang tepat

Untuk membuat desain kemasan yang menarik dan menjual tidak bisa dilepaskan dari bahan material yang digunakan sebagai kemasan. Pada dasarnya tersedia banyak jenis bahan yang seringkali digunakan sebagai kemasan suatu produk. Semua jenis bahan ini memiliki kelebihan dan kekurangan saat digunakan sebagai kemasan. Bahan material terbaik untuk kemasan produk hanya bisa Anda dapatkan dengan mempertimbangkan kondisi produk.

Bahan material yang Anda pilih haruslah dapat melindungi produk. Saat digunakan, kemasan tidak hanya menarik, namun juga mampu mencegah terjadinya kerusakan pada produk. Selain mampu melindungi produk, kemasan juga harus dibuat ramah lingkungan dengan mudah didaur ulang atau dihancurkan oleh proses yang terjadi di alam. Hal ini akan menjadikan kemasan lebih bernilai dan konsumen tertarik untuk mencoba produk Anda.

Hiasan sebagai sentuhan terakhir

Tidak bisa dipungkiri bahwa membuat desain kemasan suatu produk erat kaitannya dengan seni yang membutuhkan daya kreasi cukup tinggi. Tidak cukup dengan desain yang sederhana dan menarik saja untuk memastikan desain kemasan yang Anda buat mampu menjual. Anda juga harus memberikan sentuhan terakhir yang menjadi ciri khas unik dari produk yang Anda miliki. Sentuhan terakhir ini dapat dibuat dengan menambahkan hiasan tertentu,

Hiasan yang ditambahkan dalam desain kemasan tentunya harus disesuaikan dengan produk. Anda dapat memanfaatkan pita, stiker hingga tali untuk membuat desain semakin menarik. Semisal produk yang Anda jual adalah sepatu, menambahkan tali pada kemasan luar akan membuat desain semakin unik dan menarik. Jika produk Anda adalah hamburger, Anda bisa menambahkan hiasan sayuran di atas kotak kemasan sehingga produk terlihat lebih menarik.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail