A Cup of Moka » Blog Archives

Tag Archives: bangkrut

Berita UKM Bisnis Customers Management Marketing Seller Insights

MENJALANKAN BISNIS MELALUI DUNIA DIGITAL

Published by:

Estrategia-digital

Source: www.visionesdelturismo.es/wp-content/uploads/2016/11/Estrategia-digital

Mengikuti trend bisnis saat ini tidak bisa dihindarkan dari dunia digital. Hal ini ditandai dengan banyaknya pengusaha yang menggunakan dan memanfaatkan blog, website, atau media social dalam setiap kebutuhan promosi mereka. Namun tak bisa diingkari bahwa sebagian orang masih ragu ataupun bingung untuk terjun ke dunia digital.

Perlu diketahui bahwa Anda harus menyiapkan berbagai resource untuk masuk ke dunia digital. Memang tidak mudah dan murah, karena resource ini terdiri dari beberapa aspek, diantaranya tim yang memiliki satu visi yang sama, disertai dengan waktu, tenaga, dan pastinya uang.

Banyak yang beranggapan bahwa memilih jalur promosi digital adalah hal yang mudah, namun pada kenyataannya untuk mengeksekusinya tidak semudah Anda mengelola akun sosial media pribadi Anda.

Untuk membuat orang paham dan menyadari akan keberadaan bisnis Andapun dibutuhkan beberapa hal yang menggambarkan bisnis anda di dunia maya, salah satunya website. Website ini sendiri dapat menjadi representatif serta menghadirkan kesan profesional bagi Anda ataupun bisnis Anda. Ditambah dengan database siapa – siapa saja yang akan menjadi network Anda.

Dunia digital sendiri tidak hanya digunakan untuk berbisnis atau berjualan semata, namun Anda harus lebih tau ataupun lebih mengenal terlebih dahulu market atau pasar mana yang akan dituju. Anda juga harus memperhatikan beberapa hal ini sebelum ‘go online’

  1.    Membangun brand awareness produk
  2.    Membangun kepercayaan konsumen
  3.    Berinteraksi
  4.    Bertransaski

Sebagai pelaku usaha, Anda harus berupaya agar pelanggan mau hadir atau mau mendatangi Anda. Namun ditengah padatnya bisnis online saat ini, pendatang baru yang hadir jika tidak diiringi wom atau ‘word of mouth’ yang kuat maka akan tenggelam juga. Untuk itu membuat website yang bagus untuk menunjukkan kehadiran Anda merupakan langkah pertama yang harus dilakukan. Dengan memiliki website maka Anda dapat men-share pendapat Anda sehingga orang menilai Anda sebagai profesional.

Langkah selanjutnya adalah berkomunikasi dengan orang lain secara digital. Ini bisa Anda lakukan melalu media sosial. Anda harus memiliki komitmen untuk melakukannya secara berkala. Berbagi tips atau informasi, meng-update info produk terbaru, menjawab pertanyaan atau komentar yang harus dilakukan secara konsisten.

Poin terakhir yang tidak boleh diabaikan adalah pendapat atau tanggapan orang lain mengenai usaha Anda. Ini merupakan dampak atau hasil dari interaksi Anda dengan banyak orang melalui media online. Jika Anda melayani atau menperlakukan orang lain atau calon pelanggan Anda dengan baik, maka orang lain akan membicarakan hal itu. Sebaliknya jika Anda memberikan pelayanan yang buruk, maka orang tidak akan segan memberikan komen negatif atau komplain mengenai bisnis Anda. Tentunya semua ini terekam di dunia digital dan akan menyebar dengan sangat cepat. Dibutuhkan kerja ekstra keras untuk memperbaiki reputasi bisnis Anda yang sudah terlanjur meninggalkan kesan negatif.

Bagaimana, apakah Anda sudah siap untuk mulai terjun dan membawa bisnis Anda sukses di dunia digital?

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Management

4 Cara Branding Produk Sehingga Dikenal Konsumen

Published by:

Branding your Brand

Source : www.forbes.com

Mengenalkan produk adalah proses cukup sulit yang harus dilakukan selama merintis usaha. Bagi perusahaan besar ternama, branding produk adalah perkara yang sangat mudah dilakukan. Sebaliknya bagi usaha kecil, branding produk sangat sulit dilakukan. Terutama jika produk yang Anda pilih memiliki kompetitor besar yang cukup banyak, proses branding semakin sulit dilakukan. Meski sulit, bukan berarti jika branding tidak dapat dilakukan. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda tempuh untuk proses branding produk sehingga dapat dikenal, diminati dan dibutuhkan konsumen.

Kualitas produk

Dari sudut pandang konsumen, produk yang dibuat oleh perusahaan ternama tentu lebih layak dipilih dibandingkan produk yang dibuat oleh perusahaan kecil. Hal ini dapat dilihat pada daya beli konsumen yang sangat besar terhadap salah satu merek besar air mineral, sementara sangat sedikit yang memilih air mineral dengan merek lainnya. Penting memastikan kualitas produk yang Anda miliki sama dengan kualitas produk yang dibuat oleh kompetitor Anda.

Kualitas produk terbaik dapat menjadi cara branding yang sangat kuat. Tidak bisa dipungkiri bahwa kualitas produk akan menentukan tingkat kepuasan konsumen. Sehingga jika Anda tidak memiliki produk yang berkualitas, jangan berharap untuk bisa melakukan proses branding yang maksimal. Kualitas produk terbaik akan menjadi nilai tambah tersendiri bagi produk Anda dibandingkan dengan produk lain yang dibuat kompetitor.

Kemasan menarik dan unik

Selain kualitas produk terbaik, membuat kemasan yang menarik dan unik juga dapat mengenalkan produk pada konsumen. Bagi konsumen, tidak ada tempat untuk memastikan apakah produk yang Anda miliki berkualitas atau tidak. Hal pertama yang selalu menarik minat konsumen adalah desain kemasan yang menarik dan unik. Desain kemasan yang menarik dan mampu melindungi produk dengan baik akan meningkatkan minat konsumen.

Saat belanja konsumen tidak memiliki waktu untuk menilai kualitas produk selain dari detail informasi yang Anda berikan pada kemasan. Sehingga kemasan yang menarik dan unik akan membuat konsumen langsung tertarik dan berminat untuk memilih produk Anda. Selanjutnya dari kemasan yang menarik ini, konsumen akan membaca detail informasi produk yang ada pada kemasan sehingga tartarik untuk membeli produk milik Anda.

Membuat iklan

Iklan adalah salah satu cara yang cukup efektif untuk proses branding sehingga produk lebih banyak dikenal dan diminati masyarakat. Bagi perusahaan besar, membuat iklan produk adalah perkara cukup mudah yang tidak menghabiskan banyak biaya. Namun bagi perusahaan kecil, pembuatan iklan ini justru dapat membuat biaya pemasaran semakin meningkat. Untuk menyiasatinya, Anda bisa membuat iklan digital dengan memanfaatkan media online.

Iklan digital ini dibuat dengan biaya yang cukup terjangkau, sehingga beban branding yang harus ditanggung tidak terlalu besar. Mengingat iklan digital ini dibuat dengan memanfaatkan media online, sasaran konsumen akan lebih banyak. Hal ini akan berdampak pada semakin banyak orang yang mengenal dan berminat pada produk Anda. Media online yang dapat Anda manfaatkan untuk iklan digital ini antara lain sosial media, blog atau website hingga google adsense.

Mengikuti pameran

Cara lain yang cukup efektif sebagai branding adalah dengan mengikuti berbagai pameran. Tentunya pameran yang Anda ikuti harus sesuai dengan identitas produk Anda. Semisal produk yang Anda jual adalah makanan, Anda dapat mengikuti pameran budaya hingga pameran kuliner nusantara yang memberikan spot khusus untuk stand makanan. Keberadaan stand sangat penting untuk memperkenalkan produk Anda selama pameran atau festival.

Fungsi stand pameran ini adalah untuk memastikan produk yang Anda jual dapat dilihat pengunjung. Sangat penting untuk memastikan stand yang Anda buat menarik, unik dan mencerminkan produk Anda. Desain stand hingga cara display produk akan membuat banyak pengunjung tertarik dengan produk yang Anda jual. Hal ini akan berdampak pada popularitas, minat dan kebutuhan konsumen pada produk yang Anda pasarkan.

“A brand is not just a logo, a website, or your business cards.. It’s an experience” – Jeff Bezos, Amazon

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Finansial Management Uncategorized

4 Tips Mengatasi Modal Minim Selama Merintis Usaha

Published by:

Source : blog.quizzle.com

Salah satu hal yang seringkali menjadi kendala selama merintis usaha adalah kepemilikan modal yang sangat minim. Tidak sedikit calon pengusaha yang justru gagal dan berhenti di tengah jalan karena kendala terbatasnya modal. Padahal tidak seharusnya keterbatasan modal ini menjadi kendala cukup berarti untuk mengembangkan usaha. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menyiasati minimnya modal usaha yang Anda miliki.

Pola pikir wirausaha

Merintis usaha mandiri tidak hanya berkaitan dengan jiwa entrepreneur yang sudah terpendam cukup lama. Minat pada usaha mandiri yang Anda miliki tidak cukup untuk menunjang kerja keras Anda membangun usaha. Karena minat ini harus ditunjang dengan banyak hal lainnya untuk memastikan bisnis yang Anda rintis dapat berkembang dan meraih kesuksesan. Memiliki pola pikir wirausaha atau entrepreneurship akan menjadikan Anda lebih kuat membangun usaha.

Pola pikir entrepreneurship sangat penting bagi calon pengusaha yang baru merintis bisnisnya. Minat wirausaha yang Anda miliki harus ditunjang dengan pola pikir yang sama sehingga Anda dapat bertahan selama merintis usaha. Terutama saat modal usaha yang Anda miliki sangat terbatas, pola pikir entrepreneurship ini akan membantu Anda lebih fokus menghadapi tantangan dan perlahan-lahan mengembangkan usaha.

Antara rencana dan mitra bisnis

Pola pikir entrepreneurship akan memastikan Anda tidak memulai bisnis dengan modal kosong. Dengan kata lain, Anda tidak akan memulai suatu bisnis jika tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai bidang usaha yang Anda bangun. Seseorang dengan pola pikir entrepreneur akan memastikan memiliki rencana bisnis yang matang sebelum memulai bisnis. Rencana bisnis ini berisi analisis mendalam mengenai strategi mengembangkan bisnis.

Seseorang dengan pola pikir entrepreneur akan mencari cara terbaik untuk memastikan bisnisnya dapat berjalan meski memiliki modal terbatas. Salah satu langkah yang ditempuhnya adalah dengan mencari mitra bisnis. Memilih mitra bisnis juga tidak dapat dilakukan sembarangan. Mitra bisnis dengan minat yang sama saja tidak cukup. Melainkan Anda harus memastikan mitra tersebut berprospek cukup baik untuk membantu membangun dan mengembangkan bisnis Anda.

Bekerja paruh waktu hingga investasi

Memiliki modal yang minim tidak berarti akhir dari mimpi Anda untuk membangun bisnis mandiri. Seeorang dengan pola pikir entrepreneur akan menjadikan kepemilikan modal yang minim sebagai tantangan yang harus diatasi. Anda dapat menyiasatinya dengan bekerja paruh waktu. Tidak sedikit calon pengusaha baru yang merintis usaha dengan tidak meninggalkan pekerjaan utama. Sehingga dari pekerjaan utama tersebut, Anda bisa mendapatkan kucuran modal.

Minimnya modal selama merintis usaha juga dapat diatasi dengan menjalankan investasi yang dilakukan pada usaha Anda. Anda dapat menambah modal dengan menjalankan investasi dari para investor yang tertarik dengan prospek keuntungan bisnis yang Anda rintis. Tentunya investor yang harus Anda pilih adalah investor terpercaya yang mampu menilai bisnis Anda. Dengan investasi ini Anda dapat menambah modal sehingga bisnis dapat berkembang dan sukses.

Fokus mulai dari yang ada

Terbatasnya modal usaha lebih banyak membuat calon pengusaha gagal merintis usaha. Hal ini dapat dimaklumi mengingat ada banyak kebutuhan yang harus diwujudkan sehingga usaha dapat mulai dirintis. Padahal kepemilikan modal yang kecil tidak berpengaruh cukup banyak dalam membangun sebuah usaha. Dengan pola pikir entrepreneur yang Anda miliki, cobalah untuk fokus memulai bisnis dengan modal yang ada.

Beberapa calon pengusaha justru gagal memulai bisnisnya hanya karena terbatasnya modal uang untuk membangun atau menyewa tempat usaha. Padahal kondisi tersebut dapat diatasi dengan memanfaatkan garasi di rumah sebagai tempat usaha. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa menyiasatinya dengan membuat toko online. Di toko online ini, Anda tidak memerlukan tempat namun tetap dapat menjalankan usaha sekaligus melakukan promosi.

 “It always seems impossible, until it is done” – Nelson Mandela

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis

4 Tujuan Yang Harus diterapkan para pemilik usaha

Published by:

http://www.digitalbenefitsmarketplace.com

Source : http://www.digitalbenefitsmarketplace.com

Entah itu menyimpan lebih banyak uang, makan sehat atau menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga, sekarang adalah waktu untuk membuat perubahan untuk memperbaiki kebahagiaan kita. Hal ini berlaku juga untuk bisnis.

Tidak ada waktu yang lebih tepat untuk pemilik usaha kecil untuk meninjau proses lama dan menerapkan ide-ide baru agar jauh menjadi lebih produktif baik dari segi eksternal maupun internal dalam usaha tersebut. Berikut adalah empat gol yang setiap pemilik usaha kecil yang harus dijalankan oleh para pemilik usaha:

  1. Fokus pada karyawan Anda

Menjaga karyawan bahagia di perusahaan Anda tidak hanya penting secara finansial, tetapi juga mempengaruhi moral kantor secara keseluruhan. Jika karyawan Anda menikmati waktu mereka pada saat bekerja, mereka akan lebih produktif, dan akan menurunkan tingkat stres dari karyawan lainnya.

Tanyakan karyawan Anda di mana mereka melihat diri mereka beberapa tahun mendatang dan melakukan apa yang Anda bisa untuk mengakomodasi keinginan dan tujuan mereka. Mungkin Anda perlu mengatur ulang jabatan mereka atau tugas proyek yang mereka kerjakan. Selain itu, evaluasi budaya kantor Anda. Lakukan kegiatan team building sehingga karyawan Anda bisa mengenal satu sama lain lebih baik secara personal.

Jika Anda memiliki karyawan yang sudah berkeluarga yang bekerja di perusahaan Anda, pertimbangkan menawarkan jam lebih fleksibel bagi mereka atau ada kebijakan membawa anak kekantor dalam sebulan. Terakhir, pertimbangkan untuk menawarkan benefit lebih apabila bekerja diperusahaan Anda seperti asuransi kesehatan, tunjangan keluarga atau bahkan keanggotaan gym.

2.Berbicara lebih kepada pelanggan Anda

Kebutuhan pelanggan dan keinginan terus berubah dari waktu ke waktu. Produk atau jasa perusahaan Anda mungkin pada target sekarang dalam hal permintaan pelanggan, tapi jangan terlalu terbuai dengan kenyamanan ini. Buatlah tujuan untuk berbicara dengan lebih banyak pelanggan. Apakah itu percakapan secara personal, kelompok atau survei fokus, coba untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dari pola pikir pelanggan.

Setelah Anda telah mengambil waktu untuk memahami pelanggan Anda lebih baik, evaluasi ulang produk atau layanan Anda. Mungkin sudah waktunya untuk membuat beberapa perubahan kecil untuk tetap bisa menjawab permintaan pelanggan Anda. Pertimbangkan pengujian produk atau jasa baru selain mereka yang sudah ada sekarang. Mungkin menawarkan diskon untuk mendapatkan pelanggan baru juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri.

Dengan berinteraksi langsung dengan pelanggan, Anda dapat meningkatkan tingkat pelayanan  dan bisa langsung mengatasi masalah, serta memahami kekhawatiran dan keberatan pelanggan untuk membeli produk dan layanan yang ditawarkan. Anda kemudian dapat mengubah cara untuk memasarkan dan menjual, serta bagaimana Anda dapat mendukung pelanggan dengan cara yang membuat tim untuk meninjau kepuasan pelanggan Anda.

3. Evaluasi Tingkat Stres Anda

Sebagai pemilik bisnis, Anda akan selalu di perjalanan. Kita jarang bekerja “biasa” dari jam sembilan sampai pukul lima, Anda telah menuangkan hati dan jiwa kedalam usaha Anda. Tapi, pola pikir bekerja konstan ini dapat memiliki efek negatif pada kesejahteraan pribadi Anda dari waktu ke waktu. Evaluasi tingkat stres Anda dan mempertimbangkan inisiatif pribadi untuk memastikan bahwa Anda masih akan menikmati menjalankan bisnis beberapa tahun ke depan.

Sangat mudah untuk ingin menyenangkan semua orang, tapi kadang-kadang penting untuk mengambil beberapa waktu untuk diri sendiri. Tandai satu sampai dua jam sehari di kalender Anda untuk menata pikiran Anda. Jangan menjadwalkan meeting atau ada siapapun yang menggangu Anda. Ini memberi Anda beberapa jam sehari untuk membersihkan pikiran Anda dan fokus pada tugas-tugas Anda mungkin telah ditunda untuk membantu orang lain. Rutinitas lain seperti makan siang, olahraga pagi atau benar-benar memutuskan hubungan selama beberapa jam setiap malam juga dapat membantu Anda meremajakan pikiran dan juga mengatur level stres Anda.

Sebagai pemilik bisnis, bahkan ketika Anda “tidak bekerja” pikiran Anda masih bekerja. Dengan mengambil waktu untuk bekerja diluar, menghabiskan waktu dengan keluarga Anda dan memastikan Anda tidak terlalu stres, Anda akan mulai melihat bahwa kadang-kadang Anda memecahkan masalah terberat Anda pada saat Anda pagi lari, atau sambil berbaring di tempat tidur dengan dikelilingi oleh keluarga Anda.

4. Rencana Finansial di Masa Depan
Tentu saja, selalu penting untuk merencanakan finansial untuk kedepannya. Tanpa rencana yang solid yang mencakup anggaran, perkiraan dan tujuan, sulit untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan dari waktu ke waktu. Menentukan di mana Anda melihat bisnis Anda dalam enam bulan, satu tahun dan tiga tahun kedepan, dan menetapkan standar yang Anda butuhkan untuk memenuhi untuk mencapai tujuan tersebut.

Setelah Anda memiliki rencana di tempat, pastikan untuk terus melacak kemajuan Anda. Pemantauan indikator kinerja utama sehari-hari akan membantu Anda memahami jika keuangan Anda berada di jalur yang tepat atau tidak. Jika Anda secara konsisten memenuhi tujuan Anda, Anda akan memiliki ketenangan pikiran mengetahui bahwa semuanya bekerja dengan baik.

Sebagai pemilik bisnis, sangat mudah untuk terjebak dalam kegiatan operasi sehari-hari dan tugas-tugas yang tetap berjalan demi kesejahteraan perusahaan Anda. Luangkan waktu untuk mengevaluasi kembali proses dan mempertimbangkan setiap langkah yang Anda ambil. Membuat resolusi yang Anda dapat disimpan dan tepat untuk Anda. Sebuah perubahan kecil benar-benar mengubah Anda ketika bersangkutan dengan tingkat kebahagiaan dan produktifitas kedepannya.

 

“In the end, all business operations can be reduced to three words : People, Product, and Profits.” – Lee Iacocca

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Data Insights Edukasi Produk Finansial Management Marketing Seller Insights

5 Kesalahan Penyebab Usaha Kecil Menengah Mengalami Pailit

Published by:

bangkrut

Source: i.usatoday.net

Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia banyak yang mendulang untung dan menggapai kesuksesan. Namun tidak dapat dipungkiri, dari sekian banyak usaha yang ada, tidak sedikit yang kandas ditengah jalan bahkan sebelum genap 1 tahun berdirinya usaha tersebut.

Modal usaha yang belum memadai masih menjadi salah satu alasan sulitnya UKM berkembang di Indonesia, terutama bagi mereka yang mendirikan usaha-usaha di daerah yang tidak termasuk kota besar. Biarpun adanya bantuan dari segi perbankan, itupun melalui proses yang tidak mudah dan agak merepotkan bagi sebagian orang. Disisi lain, masih ada beberapa hal yang sering dilakukan para pelaku usaha yang bisa menjatuhkan usahanya sendiri.

Berikut adalah 5 kesalahan dalam menjalankan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bisa menyebabkan kebangkrutan :

  1. Tidak Mengetahui Caranya Mengatur Keuangan

Beberapa pengusaha lebih handal dalam merencanakan konsep bisnis yang akan dijalankan ataupun dalam menjual produk dan layanan mereka. Namun, sedikit yang mengerti bahwa keuangan adalah poin yang sangat penting dalam menjalankan usaha.

Semua keputusan yang diambil dalam menjalankan usaha akan selalu berhubungan dengan kondisi finansial perusahaan. Contohnya, Anda ingin melakukan strategi marketing yang cukup memakan budget Anda, disini Anda harus pintar-pintar mengatur keuangan Anda agar tidak terjadinya defisit karena keputusan yang diambil tanpa mengatur keuangan usaha Anda.

Baca juga artikel Fitur Akuntansi Yang Dibutuhkan Untuk Usaha Kecil Menengah

  1. Memulai Bisnis Dengan Modal Yang Minim

Sebagai pemula bisnis usaha kecil menengah, Anda harus memiliki modal yang mencukupi untuk menjalankan bisnis Anda. Dengan memiliki modal yang minim, besar kemungkinan Anda akan kewalahan dalam mengatur keuangan Anda.

Perlu diingat, banyak hal yang harus Anda pikirkan yang bisa menjadi perhitungan Anda dalam menanam modal. Contohnya, Berapa besar biaya produksi Anda? Berapa banyak pegawai yang Anda butuhkan? Strategi marketing seperti apa yang akan Anda jalankan? Dan juga biaya operasional lainnya yang memerlukan dana agar usaha Anda berjalan dengan lancar.

  1. Menganggap Produk Anda Bisa Terjual Dengan Sendirinya

Bisnis Anda mungkin menjual produk yang paling canggih dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat banyak. Namun, apabila Anda tidak memasarkan dengan cara yang tepat, tidak akan ada orang yang akan tau tentang keunggulan produk Anda. Karena itu, Anda membutuhkan sebuah strategi marketing yang dapat menjual dan memasarkan produk Anda.

Dijaman sekarang, banyak strategi marketing yang dapat Anda lakukan demi memasarkan produk Anda. Anda juga dapat memasarkan barang Anda melalui sosial media dan juga dunia digital lainnya. Anda juga dapat mempromosikan produk atau jasa Anda ke komunitas yang kiranya cocok dengan target pasar Anda. Harus diingat, strategi marketing yang paling baik adalah Word Of Mouth atau ‘dari mulut ke mulut’.

Baca juga artikel Tips Menggunakan Media Sosial Sebagai Sarana Promosi Bagi Bisnis Anda

  1. Melakukan Semuanya Sendiri

Pada usaha kecil, mungkin Anda melihat bahwa segala hal dapat Anda lakukan dengan sendirinya. Namun pada kenyataannya, Anda tetap memerlukan orang yang dapat membantu Anda agar pekerjaan Anda tidak terbengkalai. Jangan segan meminta bantuan dari para kerabat ataupun memperkerjakan pihak luar seperti outsource yang memang ahli pada bidangnya.

Dengan begitu, Anda dapat memiliki waktu lebih untuk memikirkan tentang cara mengembangkan usaha Anda.

  1. Tidak Fokus Dalam Satu Bidang

Banyak usahawan yang tidak sabar dalam menjalankan usaha mereka. Apabila tren dari barang yang mereka jual dianggap turun, mereka akan dengan cepat membanting setir untuk menjual barang lain. Memang cara seperti ini tidak salah, tetapi apabila dilakukan terus menerus akan menimbulkan kebingungan bagi para pelanggannya dan juga bisnis Anda akan kehilangan fokus.

Hal yang seharusnya Anda perhatikan adalah menentukan penjualan mana yang justru paling mendatangkan keuntungan untuk Anda.

Sebuah bisnis yang sukses akan terus bertahan dalam menjual atau mengerjakan yang terbaik dari yang mereka punya. Ciptakanlah sebuah produk yang dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama dan berguna bagi para konsumen, dengan begitu konsumen Anda akan lebih puas dan pelanggan baru akan berdatangan dengan sendirinya.

Setelah artikel diatas, Anda dapat mengambil langkah yang jauh lebih bijak dengan mengingat semua aspek yang harus dijauhi dalam menjalankan usaha. Apakah Anda memiliki tips lain agar usaha tidak terjatuh dalam kebangkrutan? Silahkan tinggalkan komentar Anda dibawah ini  :-)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail