Berita UKM Bisnis Management

Yuk Mengenal Lebih Tentang UKM

Published by:

ddd

Source : www.pinjam.co.id


UKM adalah singkatan dari Usaha Kecil dan Menengah, usaha yang dimaksud di sini adalah bisnis dengan kekayaan aset yang tidak mencapai 200 juta rupiah. Aset ini tidak memperhitungkan dengan tanah dan bangunan tempat usaha berdiri.

UKM di Indonesia

Pada tahun 2011, UKM yang ada di Indonesia mencapai 52 juta usaha, yang mana hal ini menyumbang peran penting terhadap negara, baik itu dari segi finansial dan bantuan lainnya, seperti penyerapan tenaga kerja. Untuk UKM yang beromzet kurang dari 300 juta setahunnya, maka tidak akan dikenakan pajak, oleh sebab itu UKM sangat diminati oleh banyak orang.

Tips Memperbesar UKM

Untuk mengembangkan UKM menjadi unit usaha yang besar tentunya dibutuhkan kesabaran yang tinggi, untuk ini dia tips-tips supaya UKM dapat tumbuh menjadi unit usaha yang berskala besar, diantaranya :

1. Survei Bahan Baku

Untuk mengembangkan usaha kecil dan menengah yang memproduksi sesuatu, sudah pasti pemilik usaha harus mengetahui segala sesuatu tentang produk yang dibuatnya, agar dapat menyeimbangkan dengan harga jual pasar nantinya, pilihlah harga bahan baku yang murah dan lebih baik daripada yang lain, karena hal ini sudah pasti akan berpengaruh terhadap kualitas produk yang dibuat.

2. Survei Harga Pasar

Harga pasar adalah harga suatu barang yang ada pada suatu wilayah tertentu, nah sebagai pemilik UKM, diharuskan untuk mengetahui harga pasaran produk, jangan sampai memasang harga terlalu rendah atau terlalu tinggi, sehingga bisa membuat kesalahan fatal bagi UKM yang dimiliki

3. Kenali Target

Sebagai UKM yang ingin berkembang, diharuskan untuk mengetahui lokasi tempat atau sasaran dari produk yang dibuat, sehingga produksi UKM tidak akan berhenti karena kebanyakan stok yang masih tersedia.

Tentunya selain poin-poin di atas, pemilik sebuah UKM diharuskan membuat strategi kedepannya dan mengawasi UKM agar tidak menjauh dari strategi yang ditetapkan, selain itu juga, harus memperhitungkan strategi kuangan untuk beberapa bulan ke depan, atau baiknya dibuat rancangan bulanan, dan tahunan, sehingga lebih mudah untuk mengontrol UKM itu sendiri.Pembuatan strategi seperti ini sangat penting agar UKM kedepannya semakin jelas peluangnya dan dapat berkembang dengan baik.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Management Seller Insights

Sebuah Playlist Membuat Anda Bekerja Lebih baik

Published by:

Source : www.merriammusic.com

Pengusaha, manajer, profesional dan bahkan siswa mendengarkan musik saat mereka bekerja karena berbagai alasan: lingkungan mereka mungkin terlalu berisik, atau terlalu tenang. Mungkin mereka ingin fokus pada tugas yang menantang. Menarik inspirasi untuk ide-ide kreatif. Membuat diri lebih terjaga dari kantuk. Mempertahankan minat dalam apa pun yang mereka lakukan.

Namun berhati-hatilah: Para ilmuwan mengatakan sementara musik dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas, juga dapat memiliki efek sebaliknya: mengganggu mereka. Berikut adalah cara untuk membuat pekerjaan Anda semakin baik sembari mendengarkan musik:

Pertama-tama, menentukan jenis tugas apa yang akan Anda selesaikan. Apakah itu berulang-ulang? Apakah memerlukan pengolahan kata atau angka, menganalisis informasi? Apakah itu kreatif? Apa jenis perhatian dituntut dari pikiran Anda?

Dan kemudian rencanakan musik yang ingin didengarkan. Apakah ini lagu-lagu populer dengan lirik yang menyangkut tentang kesedihan dan kenangan? Apakah ini cukup berisik untuk membuat Anda terjaga dan semangat? Apakah dengan mendengarkan lagu akan menyemangati Anda dengan tugas yang harus Anda lakukan, dalam beberapa cara?

Kita mungkin tahu ini dari pengalaman, tetapi para ahli mengatakan bahwa untuk tugas yang berulang yang membutuhkan fokus tapi tidak banyak pengolahan kognitif, musik upbeat dapat meningkatkan energi dan perhatian.

Makanan pengusaha Malou Delgado, misalnya, suka bernyanyi bersama untuk pop lagu dan lagu-lagu cinta saat bekerja di warungnya. Rose Salagan, yang bekerja dari rumah dan membutuhkan dosis ekstra adrenalin, mendengarkan rock alternatif. Mel Panabi mendengarkan genre techno atau lagu berirama kencang ketika bergegas untuk memenuhi tenggat waktu yang ketat untuk desain pakaian kreatifnya. Rex Sardinia memungkinkan lagu reggae kesukaannya untuk membuatnya semakin kreatif sebagai perancang interior.

Tentu saja, orang lain memiliki preferensi lainnya. Ritel eksekutif Cristina Angan mendengarkan irama dan blues Psambil menyiapkan laporan nya. Pekerja pembangunan Randee Cabaces lebih suka musik blues untuk menulis yang serius, dan lainnya.

Sementara itu, musik dengan aliran yang cenderung monoton seperti Zen sebagai latar belakang musik dapat meningkatkan kinerja yang lebih baik pada tugas-tugas kreatif. Penulis Jenny Ortuoste lebih suka musik dengan suasana yang tenang sambil menyelesaikan kolom surat kabar nya; penulis lain, Nickie Wang, suka lagu-lagu yang repetitif dengan irama yang berulang-ulang.

Para ahli juga memperingatkan terhadap mendengarkan lagu-lagu populer dengan lirik ketika berhadapan dengan pemecahan masalah, analisis, kompleks atau sangat kognitif tugas. Salah satu blogger makanan Connie Veneracion mengatakan ia menjadikan menari dan bernyanyi salah satu hiburan apabila sudah kehabisan ide sambil berkonsentrasi pada tulisannya. Penulis lain, Erika Alcasid, mengatakan dia tidak suka lagu yang ada liriknya ketika harus berhadapan dengan pekerjaannya yang merupakan harus merangkai kata-kata karena ia adalah seorang penulis.

Namun, ada beberapa yang mengatakan tidak ada yang mengalahkan keheningan ketika datang ke tetap fokus pada apa yang harus mereka lakukan.

Bekerja keras tidak harus seperti yang Anda bayangkan dimana suasana harus tenang dan diam tanpa ada suara agar seseorang dapat berkonsentrasi dalam bekerja. Musik, ketika diputar sesuai dengan preferensi masing-masing individu, memiliki potensi untuk membuat segalanya lebih baik.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Management

4 Cara Branding Produk Sehingga Dikenal Konsumen

Published by:

Branding your Brand

Source : www.forbes.com

Mengenalkan produk adalah proses cukup sulit yang harus dilakukan selama merintis usaha. Bagi perusahaan besar ternama, branding produk adalah perkara yang sangat mudah dilakukan. Sebaliknya bagi usaha kecil, branding produk sangat sulit dilakukan. Terutama jika produk yang Anda pilih memiliki kompetitor besar yang cukup banyak, proses branding semakin sulit dilakukan. Meski sulit, bukan berarti jika branding tidak dapat dilakukan. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda tempuh untuk proses branding produk sehingga dapat dikenal, diminati dan dibutuhkan konsumen.

Kualitas produk

Dari sudut pandang konsumen, produk yang dibuat oleh perusahaan ternama tentu lebih layak dipilih dibandingkan produk yang dibuat oleh perusahaan kecil. Hal ini dapat dilihat pada daya beli konsumen yang sangat besar terhadap salah satu merek besar air mineral, sementara sangat sedikit yang memilih air mineral dengan merek lainnya. Penting memastikan kualitas produk yang Anda miliki sama dengan kualitas produk yang dibuat oleh kompetitor Anda.

Kualitas produk terbaik dapat menjadi cara branding yang sangat kuat. Tidak bisa dipungkiri bahwa kualitas produk akan menentukan tingkat kepuasan konsumen. Sehingga jika Anda tidak memiliki produk yang berkualitas, jangan berharap untuk bisa melakukan proses branding yang maksimal. Kualitas produk terbaik akan menjadi nilai tambah tersendiri bagi produk Anda dibandingkan dengan produk lain yang dibuat kompetitor.

Kemasan menarik dan unik

Selain kualitas produk terbaik, membuat kemasan yang menarik dan unik juga dapat mengenalkan produk pada konsumen. Bagi konsumen, tidak ada tempat untuk memastikan apakah produk yang Anda miliki berkualitas atau tidak. Hal pertama yang selalu menarik minat konsumen adalah desain kemasan yang menarik dan unik. Desain kemasan yang menarik dan mampu melindungi produk dengan baik akan meningkatkan minat konsumen.

Saat belanja konsumen tidak memiliki waktu untuk menilai kualitas produk selain dari detail informasi yang Anda berikan pada kemasan. Sehingga kemasan yang menarik dan unik akan membuat konsumen langsung tertarik dan berminat untuk memilih produk Anda. Selanjutnya dari kemasan yang menarik ini, konsumen akan membaca detail informasi produk yang ada pada kemasan sehingga tartarik untuk membeli produk milik Anda.

Membuat iklan

Iklan adalah salah satu cara yang cukup efektif untuk proses branding sehingga produk lebih banyak dikenal dan diminati masyarakat. Bagi perusahaan besar, membuat iklan produk adalah perkara cukup mudah yang tidak menghabiskan banyak biaya. Namun bagi perusahaan kecil, pembuatan iklan ini justru dapat membuat biaya pemasaran semakin meningkat. Untuk menyiasatinya, Anda bisa membuat iklan digital dengan memanfaatkan media online.

Iklan digital ini dibuat dengan biaya yang cukup terjangkau, sehingga beban branding yang harus ditanggung tidak terlalu besar. Mengingat iklan digital ini dibuat dengan memanfaatkan media online, sasaran konsumen akan lebih banyak. Hal ini akan berdampak pada semakin banyak orang yang mengenal dan berminat pada produk Anda. Media online yang dapat Anda manfaatkan untuk iklan digital ini antara lain sosial media, blog atau website hingga google adsense.

Mengikuti pameran

Cara lain yang cukup efektif sebagai branding adalah dengan mengikuti berbagai pameran. Tentunya pameran yang Anda ikuti harus sesuai dengan identitas produk Anda. Semisal produk yang Anda jual adalah makanan, Anda dapat mengikuti pameran budaya hingga pameran kuliner nusantara yang memberikan spot khusus untuk stand makanan. Keberadaan stand sangat penting untuk memperkenalkan produk Anda selama pameran atau festival.

Fungsi stand pameran ini adalah untuk memastikan produk yang Anda jual dapat dilihat pengunjung. Sangat penting untuk memastikan stand yang Anda buat menarik, unik dan mencerminkan produk Anda. Desain stand hingga cara display produk akan membuat banyak pengunjung tertarik dengan produk yang Anda jual. Hal ini akan berdampak pada popularitas, minat dan kebutuhan konsumen pada produk yang Anda pasarkan.

“A brand is not just a logo, a website, or your business cards.. It’s an experience” – Jeff Bezos, Amazon

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Finansial Management Uncategorized

4 Tips Mengatasi Modal Minim Selama Merintis Usaha

Published by:

Source : blog.quizzle.com

Salah satu hal yang seringkali menjadi kendala selama merintis usaha adalah kepemilikan modal yang sangat minim. Tidak sedikit calon pengusaha yang justru gagal dan berhenti di tengah jalan karena kendala terbatasnya modal. Padahal tidak seharusnya keterbatasan modal ini menjadi kendala cukup berarti untuk mengembangkan usaha. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menyiasati minimnya modal usaha yang Anda miliki.

Pola pikir wirausaha

Merintis usaha mandiri tidak hanya berkaitan dengan jiwa entrepreneur yang sudah terpendam cukup lama. Minat pada usaha mandiri yang Anda miliki tidak cukup untuk menunjang kerja keras Anda membangun usaha. Karena minat ini harus ditunjang dengan banyak hal lainnya untuk memastikan bisnis yang Anda rintis dapat berkembang dan meraih kesuksesan. Memiliki pola pikir wirausaha atau entrepreneurship akan menjadikan Anda lebih kuat membangun usaha.

Pola pikir entrepreneurship sangat penting bagi calon pengusaha yang baru merintis bisnisnya. Minat wirausaha yang Anda miliki harus ditunjang dengan pola pikir yang sama sehingga Anda dapat bertahan selama merintis usaha. Terutama saat modal usaha yang Anda miliki sangat terbatas, pola pikir entrepreneurship ini akan membantu Anda lebih fokus menghadapi tantangan dan perlahan-lahan mengembangkan usaha.

Antara rencana dan mitra bisnis

Pola pikir entrepreneurship akan memastikan Anda tidak memulai bisnis dengan modal kosong. Dengan kata lain, Anda tidak akan memulai suatu bisnis jika tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai bidang usaha yang Anda bangun. Seseorang dengan pola pikir entrepreneur akan memastikan memiliki rencana bisnis yang matang sebelum memulai bisnis. Rencana bisnis ini berisi analisis mendalam mengenai strategi mengembangkan bisnis.

Seseorang dengan pola pikir entrepreneur akan mencari cara terbaik untuk memastikan bisnisnya dapat berjalan meski memiliki modal terbatas. Salah satu langkah yang ditempuhnya adalah dengan mencari mitra bisnis. Memilih mitra bisnis juga tidak dapat dilakukan sembarangan. Mitra bisnis dengan minat yang sama saja tidak cukup. Melainkan Anda harus memastikan mitra tersebut berprospek cukup baik untuk membantu membangun dan mengembangkan bisnis Anda.

Bekerja paruh waktu hingga investasi

Memiliki modal yang minim tidak berarti akhir dari mimpi Anda untuk membangun bisnis mandiri. Seeorang dengan pola pikir entrepreneur akan menjadikan kepemilikan modal yang minim sebagai tantangan yang harus diatasi. Anda dapat menyiasatinya dengan bekerja paruh waktu. Tidak sedikit calon pengusaha baru yang merintis usaha dengan tidak meninggalkan pekerjaan utama. Sehingga dari pekerjaan utama tersebut, Anda bisa mendapatkan kucuran modal.

Minimnya modal selama merintis usaha juga dapat diatasi dengan menjalankan investasi yang dilakukan pada usaha Anda. Anda dapat menambah modal dengan menjalankan investasi dari para investor yang tertarik dengan prospek keuntungan bisnis yang Anda rintis. Tentunya investor yang harus Anda pilih adalah investor terpercaya yang mampu menilai bisnis Anda. Dengan investasi ini Anda dapat menambah modal sehingga bisnis dapat berkembang dan sukses.

Fokus mulai dari yang ada

Terbatasnya modal usaha lebih banyak membuat calon pengusaha gagal merintis usaha. Hal ini dapat dimaklumi mengingat ada banyak kebutuhan yang harus diwujudkan sehingga usaha dapat mulai dirintis. Padahal kepemilikan modal yang kecil tidak berpengaruh cukup banyak dalam membangun sebuah usaha. Dengan pola pikir entrepreneur yang Anda miliki, cobalah untuk fokus memulai bisnis dengan modal yang ada.

Beberapa calon pengusaha justru gagal memulai bisnisnya hanya karena terbatasnya modal uang untuk membangun atau menyewa tempat usaha. Padahal kondisi tersebut dapat diatasi dengan memanfaatkan garasi di rumah sebagai tempat usaha. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa menyiasatinya dengan membuat toko online. Di toko online ini, Anda tidak memerlukan tempat namun tetap dapat menjalankan usaha sekaligus melakukan promosi.

 “It always seems impossible, until it is done” – Nelson Mandela

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management

Membuat Kemasan Produk Menarik Dan Menjual

Published by:

Source: designbolts.com

Tingkat penjualan suatu produk ditentukan oleh banyak banyak faktor. Salah satunya adalah kemasan produk. Seharusnya kemasan dibuat tidak hanya sekedar menarik, melainkan juga harus memenuhi unsur-unsur menjual yang mampu menarik minat konsumen. Terutama untuk produk yang memiliki kompetitor cukup banyak, kemasan yang menarik sekaligus menjual sangat penting dibuat untuk meningkatkan penjualan.

Desain sederhana tapi menarik

Sebelum memikirkan desain kemasan yang menarik, mengumpulkan ide sebanyak-banyaknya adalah keharusan. Dengan ide ini, Anda akan mendapatkan alternatif jika salah satu ide yang Anda inginkan tidak dapat diwujudkan. Jangan memikirkan desain yang terlalu rumit, karena desain yang rumit tidak menjamin dapat menarik minat konsumen. Kumpulkan ide desain kemasan dengan pemikiran sederhana yang mengacu pada minat konsumen.

Desain kemasan yang menarik tidak selalu harus dibuat dengan rumit. Desain-desain sederhana yang menarik justru dapat menarik minat konsumen. Desain sederhana tidak berarti harus menghilangkan identitas produk. Dalam desain kemasan yang sederhana, Anda tetap diharuskan memasukkan identitas produk. Tidak hanya mengenai namanya saja tapi juga logo hingga detail keterangan lain yang dianggap mampu menarik minat konsumen.

Memeriksa tipografi

Desain kemasan sejatinya tidak hanya berisi identitas produk saja. Tidak hanya nama atau logo produk saja yang ditampilkan melainkan juga beberapa keterangan tambahan yang dapat menunjang nilai suatu produk. Semua detail yang harus Anda masukkan ke dalam desain kemasan harus dipastikan dapat dibaca dengan jelas. Sehingga pesan yang ingin Anda sampaikan mengenai produk dapat diterima dengan jelas oleh konsumen.

Semua detail informasi dalam kemasan harus diperiksa kembali sebelum dibuat atau dicetak. Tentukan jenis dan ukuran huruf yang tepat berdasarkan harmonisasi dengan desain kemasan. Sangat dianjurkan untuk membuat nama produk dengan ukuran huruf yang lebih besar sehingga dapat dibaca dari kejauhan. Pastikan juga bahwa semua yang terdapat dalam kemasan tidak terjadi salah ketik yang mengurangi nilai produk itu sendiri.

Bahan baku kemasan yang tepat

Untuk membuat desain kemasan yang menarik dan menjual tidak bisa dilepaskan dari bahan material yang digunakan sebagai kemasan. Pada dasarnya tersedia banyak jenis bahan yang seringkali digunakan sebagai kemasan suatu produk. Semua jenis bahan ini memiliki kelebihan dan kekurangan saat digunakan sebagai kemasan. Bahan material terbaik untuk kemasan produk hanya bisa Anda dapatkan dengan mempertimbangkan kondisi produk.

Bahan material yang Anda pilih haruslah dapat melindungi produk. Saat digunakan, kemasan tidak hanya menarik, namun juga mampu mencegah terjadinya kerusakan pada produk. Selain mampu melindungi produk, kemasan juga harus dibuat ramah lingkungan dengan mudah didaur ulang atau dihancurkan oleh proses yang terjadi di alam. Hal ini akan menjadikan kemasan lebih bernilai dan konsumen tertarik untuk mencoba produk Anda.

Hiasan sebagai sentuhan terakhir

Tidak bisa dipungkiri bahwa membuat desain kemasan suatu produk erat kaitannya dengan seni yang membutuhkan daya kreasi cukup tinggi. Tidak cukup dengan desain yang sederhana dan menarik saja untuk memastikan desain kemasan yang Anda buat mampu menjual. Anda juga harus memberikan sentuhan terakhir yang menjadi ciri khas unik dari produk yang Anda miliki. Sentuhan terakhir ini dapat dibuat dengan menambahkan hiasan tertentu,

Hiasan yang ditambahkan dalam desain kemasan tentunya harus disesuaikan dengan produk. Anda dapat memanfaatkan pita, stiker hingga tali untuk membuat desain semakin menarik. Semisal produk yang Anda jual adalah sepatu, menambahkan tali pada kemasan luar akan membuat desain semakin unik dan menarik. Jika produk Anda adalah hamburger, Anda bisa menambahkan hiasan sayuran di atas kotak kemasan sehingga produk terlihat lebih menarik.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Karyawan Management Uncategorized

5 tips fenomenal untuk tetap focus sepanjang hari

Published by:

                                                                                source:kidcentered.com

Sering kali kita hilang konsentrasi akan apa yang kita kerjakan. Mungkin Anda memulai sesuatu dengan pikiran yang fokus dan terbentuk, tetapi seiring waktu berjalan Anda akan mulai kehilangan fokus dan akhirnya Anda tidak akan mengerjakan hal itu secara maksimal. Berikut adalah tips-tips untuk Anda, yang sudah terbukti membantu untuk fokus dalam kerjaan sehari-hari.

  1. Jaga ekspektasi Anda agar tetap tinggi / Keep your expectation high

Tips pertama adalah untuk membuat target yang tinggi, bisa dalam jumlah maupun kualitas. Contohnya adalah jika Anda mempunyai setumpuk kerjaan yang Anda harus kerjakan, cobalah untuk membuat determinasi dalam diri untuk menyelesaikan lebih banyak dari yang Anda rencanakan, dengan begitu Anda tanpa sadar akan lebih maksimal dalam menyelesaikan pekerjaan Anda.

  1. Pola pikir ingin tahu / Curious mindset

Dengan rasa penasaran yang tidak terpenuhi, Anda pastinya tidak akan gampang bosan dengan aktivitas Anda. Serupa dengan cara pikirnya anak kecil yang dapat membuat mereka senang tanpa henti, mempertahankan rasa heran mengizinkan kita untuk merombak perspektif kita dalam melihat dan menyelesaikan sesuatu.

  1. Inspirasikan dirimu /Inspire yourself

Menanyakan pertanyaan dan selalu mencari penemuan baru adalah hal yang harus untuk kita semua, walaupun di aktivitas yang kita kerjakan setiap hari. Anda dapat membuat inspirasi untuk diri Anda sendiri dengan menanyakan hal-hal dasar seperti apa yang Anda dapatkan dari aktivitas harian.

  1. Menjaga tempat tetap teroganisir/ Keep an organized space

Ruangan yang rapi dapat merubah atmosfir dan suasana sekitar, yang secara tidak langsung dapat berdampak ke Anda sendiri. Mempunyai ruangan yang bersih jelas membuat Anda lebih konsentrasi dibanding berkerja di ruangan yang kotor dan berantakan.

  1. Ambilah waktu untuk istirahat/ Take a break

Sebagai manusia semua orang terdapat batas-batasan dalam kemampuan, dengan beristirahat dengan durasi pendek seperti 5-10 menit setiap berberapa jam, Anda dapat meningkatkan fokus Anda lagi. Perlu diperjatikan mengenai tips yang ini, karena apabila Anda melakukan istirahat berlebihan, maka rasa malas lah yang akan dirasakan.

Seperti yang sudah diketahui, selain kesehatan rohani, Anda juga perlu memperhatikan kesehatan Jasmani Anda agar selalu tetap bugar. Makan makanan yang sehat, banyak minum air putih dan rajin berolahraga juga merupakan beberapa cara dalam menjaga pikiran dan tubuh membantu untuk selalu tetap fokus.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Management Marketing Seller Insights

Cara Mempertahankan Pelanggan Setia Anda

Published by:

Source: wien.info

Ketika toko Anda dikunjungi oleh pelanggan baru memang hal yang baik, tetapi justru pelanggan lama Anda yang memberikan Anda keuntungan lebih besar. Pada kenyataannya, pelanggan lama Anda mengeluarkan uang 67% lebih banyak dibandingkan dengan pelanggan baru. Bisa dibayangkan bahwa pelanggan setia Anda menghabiskan kira-kira hingga 10 kali lipat lebih banyak dibandingkan mereka yang baru pertama kali mengunjungi toko Anda. Jadi sangatlah penting untuk mengetahui bagaimana pelanggan loyal Anda tetap kembali untuk melakukan transaksi bersama Anda.

Tidak dapat mengukur berapa banyak pelanggan setia Anda? Dengan Moka, Anda dapat mengakses semua data pelanggan Anda. Anda hanya perlu mengunjungi backoffice Moka untuk mengetahui semua database pelanggan Anda. Anda hanya perlu memastikan bahwa setiap pembeli yang datang ketempat Anda mengisi data diri mereka yang diperlukan untuk mengirimkan bon digital melalui email.

Lengkapi Data Anda

Data adalah pengetahuan Anda mengenai usaha yang Anda jalani. Dengan fitur Customer Engagement dari Moka, Anda dapat mengetahui seberapa sering customer Anda datang ketempat Anda, barang apa yang biasa mereka beli, hingga berapa banyak yang sudah mereka habiskan di toko Anda. Informasi seperti ini dapat membuat Anda memikirkan strategi apa yang tepat untuk mempertahankan pelanggan setia Anda dan juga bagaimana Anda menjalankan usaha hingga mendatangkan pelanggan baru.

Mengirimkan Email Marketing

Sekarang Anda sudah memiliki data pelanggan Anda, saatnya Anda memanfaatkan semua data tersebut untuk melakukan strategi marketing yang tepat. Email yang Anda dapatkan dari para pelanggan tidak hanya untuk mengirim bon secara digital menggunakan email, tetapi dapat Anda gunakan untuk mengirimkan email marketing demi meningkatkan hubungan Anda dengan para pelanggan Anda. Semua data pelanggan Anda dapat anda export ke dalam bentuk .csv atau Microsoft Excel yang memudahkan Anda untuk melihat semua data nya secara offline. Email marketing berguna untuk memberitahu informasi terbaru mengenai usaha Anda, seperti promosi yang sedang berlangsung atau pembukaan cabang baru. Selain mudah digunakan, email marketing juga dapat diukur keefektivitasannya secara langsung.

Mengetahui Tanggapan Pelanggan Anda

Agar selalu berkembang dalam usaha, Anda perlu mengetahui tanggapan dari para pelanggan Anda mengenai jasa atau produk yang Anda tawarkan. Disinilah feedback dari para pelanggan Anda dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas dari apa yang Anda tawarkan. Customer dapat secara langsung mengirimkan pendapat mereka mengenai pengalaman bertransaksi bersama Anda langsung para bon yang dikirimkan secara digital melalui email. Dari sana Anda dapat secara langsung berinteraksi kepada para pelanggan sehingga terkesan lebih personal. Anda juga dapat langsung merespon untuk memberikan diskon pada kunjungan berikutnya. Semua nya dapat dilakukan melalui bon digital Moka

Menawarkan Program Loyalty

Cara lain untuk mendapatkan pelanggan setia Anda adalah dengan mengadakan program loyalty. Program ini di ciptakan untuk menarik para pelanggan Anda agar menjadi lebih dekat lagi dengan usaha Anda. Anda dapat menentukan sistem loyalty ini berdasarkan pengetahuan Anda mengenai para pelanggan Anda. Apabila Anda memiliki Coffeeshop, Anda dapat memberikan 1 gelas kopi secara gratis apabila pelanggan tersebut sudah membeli 10 gelas secara berkala sebelumnya. Bagi pemilik toko baju, Anda dapat memberikan potongan harga apabila pembelian mereka sudah mencapai nominal tertentu. Semua sistemnya dapat Anda tentukan sesuka Anda.

Pelanggan setia tidak hanya memegang peranan penting bagi penjualan Anda, tetapi mereka juga merupakan kunci penting dalam mengembangkan komunitas didalam usaha Anda. Semoga tips berikut berguna untuk usaha yang Anda jalankan.

Ada tips lain yang ingin Anda bagikan? Silahkan tinggalkan komentar Anda pada kolom dibawah :)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Karyawan Management Uncategorized

5 Tips untuk memotivasi karyawan anda

Published by:

 www.memberzone.capechamber.co.za

 

 

  1. Perlihatkan Kepercayaan Anda Terhadap Mereka                                     

Cara terbaik untuk memperoleh loyalitas karyawan Anda adalah dengan memperlihatkan mereka bahwa Anda memilki kepercayaan di diri mereka. Biarkanlah mereka menangani proyek mereka sendiri lalu nasehati bila ada kekurangan, dengan begitu mereka akan memperoleh kepercayaan diri rasa dan juga rasa hormat kepada Anda. Dengan memperoleh kepercayaan mereka, suasana dalam bekerja hingga hubungan pribadi pun akan menjadi lebih harmonis. 

  1. Jangan Menghindari Obrolan Kecil

Buatlah kebiasaan untuk duduk dan memulai obrolan ringan dengan karyawan Anda, bisa di manapun seperti di kantor Anda, di ruang makan ataupun di toko kopi terdekat. Bagi perusahaan kecil maupun besar, bekerja tidak melulu harus didalam gedung kantor, pekerjaan dapat juga diselesaikan di kedai kopi dekat kantor, dengan begitu akan timbul suasana yang lebih nyaman, pekerjaanpun akan menjadi lebih cepat selesai.  Tanyakanlah tentang kerjaan mereka, pencapaian atau keluhan yang mereka alami selama bekerja dengan Anda. Tapi juga usahakan untuk masuk ke topik pribadi untuk menunjukan kalau Anda peduli dengan mereka, ini dapat memotivasi mereka dan membuat suasana yang lebih baik di kantor.

  1. Dukunglah waktu liburan

Mungkin ini terlihat berlawanan arah dari topik yang kita bahas, tetapi liburan adalah salah satu solusi yang paling umum dan manjur untuk karyawan Anda yang sedang dalam tekanan psikologis. Seperti yang sudah pernah kita bahas sebelumnya mengenai work life balance, karyawan yang sedang dalam tekanan tidak akan berkerja dengan performa maksimum malah mungkin dapat menjadi penyebab masalah yang tidak diinginkan dan kemungkinan akan menyebabkan kerugian bagi Anda dan perusahaan. Berilah mereka waktu untuk liburan agar saat mereka kembali bekerja selesai liburan, pikiran mereka akan menjadi lebih segar dan bekerja lebih baik lagi.

  1. Fleksibilitas

Cobalah untuk menjadi fleksibel jika karyawan Anda menemukan masalah dengan waktu, terutama untuk karyawan yang sudah berkeluarga dan memiliki anak. Coba aturlah waktu yang lebih baik agar selain pekerjaan di kantor selesai dengan baik, mereka juga mendapatkan waktu yang cukup untuk dihabiskan bersama dengan keluarga dan melakukan kegiatan pribadi mereka. Hal ini juga tidak tertutup bagi mereka yang sudah berkeluarga saja, tetapi perlakukan lah karyawan Anda dengan adil, berilah mereka kebebasan untuk mengerjakan pekerjaan dari rumah apabila mereka merasa tidak cukup sehat untuk datang ke kantor, atau biarlah mereka bertemu dengan klien diluar kantor seperti di kedai kopi atau restoran. Cobalah menjadi atasan yang lebih melihat hasil akhir dibandingkan Anda mementingkan prosesnya dan hasil akhirnya malah menjadi berantakan.

  1. Tunjukan Rasa Apresiasi Anda

Tentu karyawan Anda dibayar untuk datang dan bekerja untuk Anda dan perusahaan, tetapi apresiasi yang lebih dari seseorang terutama atasan akan lebih jauh lagi memotivasi dan menjadikan kinerja para karyawan menjadi fondasi untuk lebih jauh lagi berkerja bersama Anda. Apresiasi tidak melulu mengenai uang dan komisi, mengadakan perayaan makan kecil-kecilan setiap kali perusahaan mencapai suatu kesuksesan juga menjadi satu bentuk apresiasi yang menyenangkan bagi para karyawan. 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Bisnis Management Marketing

5 alasan kenapa karyawan keluar dari perusahaan startup anda

Published by:

Source: http://www.wamda.com/

Gaji

Upah atau biasa yang dibilang gaji, bisa menjadi salah satu motivasi terbesar di tempat kerja. Sayangnya untuk perusahaan startup, upah karyawan jelas lebih sedikit dibanding perushaan besar lainnya. Pada saat tertentu, berberapa perusahaan startup juga kadang menolak untuk memberikan upah per bulan, mereka lebih memilih untuk memberikan sekian persentasi dari perusahaan tersebut seperti saham kosong.

Bagi para karyawan yang baru memulai karir mereka, mungkin bisa menerima penawaran tersebut karena mereka cenderung memiliki tujuan yang lebih amibisius dan tidak melulu mengenai gaji, tapi untuk karyawan yang sudah berumur menengah keatas ini mungkin menjadi pilihan yang tak meyakinkan dan kemungkinan besar akan keluar dari perusahaan Anda dikarenakan mereka cenderung memiliki tanggung jawab lebih seperti keluarga.

Kesempatan

Karyawan yang terinsipirasi akan selalu mencari kesempatan, biarpun seberapa berbakatnya seorang karyawan, mereka akan selalu berharap untuk mengembangkan kemampuan mereka dan menambah koneksi mereka di tempat kerja.

Hal pertama yang seorang pekerja akan sadari dalam berkerja  di perusahaan startup adalah jumlah teman kerja yang sedikit, dan biasanya yang berkerja di perusahaan startup adalah pemula atau mahasiswa magang, ini akan membuat mereka kehilangan motivasi dan akan mulai bertanya tanya apa saja keuntungan yang bisa didapat dalam berkerja di perusahaan besar dibanding di perusahaan startup.

Ekspetasi

Kemungkinan besar CEO dari perusahaan startup akan menjanjikan ekspetasi dan mimpi-mimpi yang tinggi dan hebat akan perusahaan itu. Ini adalah dorongan yang wajib untuk setiap perusahaan startup, tapi ini dapat menyebabkan kehilangan semangat yang fatal saat mereka mendengar kabar buruk seperti saat perusahaan tidak mencapai sebuah obyektif atau mungkin ditolak pendanaan oleh investor. Mereka akan mulai kehilangan kepercayaan ke perusahaan dan mulai mempertanyakan apakah mereka bekerja pada perusahaan yang tepat atau  harus mencari pekerjaan baru.

Tekanan

Tekanan dari keluarga, teman dan dari dalam diri sendiri dapat menjadi sangat menantang jika seorang individual akan menyerahkan sebagian waktu mereka yang mungkin sangat berarti dalam periode karir mereka. Sebuah posisi di perusahaan besar bisa dianggap menjadi sebuah hal yang bergengsi tidak peduli posisinya, yang membuat mereka perasaan menjadi bagian dari sesuatu yang besar.

Berkerja di perusahaan startup juga mengorbankan lebih banyak waktu karena konflik yang lebih sering terjadi, dimana karyawan pun akan di harapkan untuk datang ke tempat kerja walaupun bukan jam kerja. Ini sering merusak relasi karyawan dengan keluarga mereka, dan bisa menjadi alasan lain untuk keluar dari perusahaan Anda.

Lingkungan

Lingkungan tempat kerja menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan bekerja, karena jika Anda akan menghabiskan 8 jam setiap hari dalam keadaan tidak senang selama 5 hari seminggu, pasti Anda tidak akan tahan lama dengan situasi seperti itu meskipun mungkin gaji atau kompensasi lebih yang diberi oleh perusahaan.

Fakta bahwa di perusahaan startup seorang individu mempunyai teman kerja yang jauh lebih sedikit dibanding di perusahaan besar yang mempunyai karyawan sangat banyak, dimana Anda bisa memilih untuk bergaul dengan siapa saja yang membuat Anda merasa nyaman. Jadi jika Anda adalah pemilik perusahaan startup pastikanlah kalau atmosfir tempat kerja tetap  baik karena sangatlah penting dalam segi performa dan mental karyawan.

Namun tidak semua hal yang disebutkan diatas dapat menjadi salah satu faktor yang membuat para karyawan tidak nyaman bekerja dengan perusahaan startup, bisa dilihat lebih jauh kedalam perusahaan yang belum tepat secara infrastruktur, atasan yang tidak berpegang teguh dengan visi dan misi perusahaan, atau bisa jadi bahkan tiada masalah dengan perusahaan atau atasan, tetapi memang sang karyawan yang tidak merasa bisa memberikan kontribusi lebih terhadap perusahaan maka dari itu ia memilih untuk mundur, dan banyak faktor lainnya yang tidak dapat dihitung. Yang terpenting bagi Anda para pemilik perusahaan startup adalah dengan belajar tidak hanya dalam mengatur perusahaan Anda, tetapi juga dalam mengatur karyawan yang bekerja pada Anda.

“Treat your employees exactly as you want them to treat your best customers” – Stephen R. Covey

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Management Seller Insights Uncategorized

Mengapa Komisi Sales Tidak Efektif Untuk Jangka Panjang

Published by:

Post-5-Photo-1

Source: mosselbaychamber.co.za

Jika Anda berpikiran tentang pekerjaan sebagai Sales, Anda mungkin akan berpikir secara stereotipe terhadap pekerjaan tersebut, mereka merupakan orang yang bekerja dengan uang sebagai motivasinya. pengambil resiko yang berkembang pada adrenalin dari potensial kompensasi uang yang besar, Orang yang bukan merupakan team player yang tidak bisa bekerja dalam tim, seorang pemalas yang bekerja pukul 9-5 dan hanya akan bekerja keras apabila insentif nya sesuai dengan pekerjaannya.

Apakah semua orang Sales seperti ini? Tentu. Tapi kebanyakan dari mereka adalah orang yang memiliki pemikiran dan perilaku profesional sama seperti banyak lainnya di departemen Marketing, HR, atau finance. Kebanyakan bangun pagi setiap harinya dengan niat untuk bekerja dengan giat dan melakukan apa yang mereka lakukan dengan baik, berjualan. Mereka ingin melakukan pekerjaan tersebut dan mendapatkan penghasilan yang sesuai dengan apa yang sudah mereka kerjakan.

Berikut adalah 5 alasan mengapa komisi dalam sales tidak efektif untuk jangka panjang:

  1. Mereka Tidak Termotivasi Dari Dalam

Setiap kali sebuah perusahaan mencoba untuk memotivasi para karyawan, itu merupakan sebuah peringatan. Ketika Anda berasumsi karyawan benar-benar mencintai pekerjaan dan perusahaan, hal seperti motivasi akan terhapus dari dalam benak Anda. Sebaliknya, Anda akan menjadi jauh lebih fokus dalam mengajarkan mereka dalam target bisnis, seiringan dengan anda memiliki visi kemana Anda dan para karyawan bawa perusahaan ini. Pendekatan seperti itu yang memberdayakan jiwa kepemilikian dan menghilangkan pemikiran berjangka pendek.

Dibandingkan dengan menggunakan sistem komisi, alangkah baiknya bahwa tim sales Anda dibayar dengan gaji tetap setiap bulannya dengan tarif yang lebih tinggi dipasaran. Meskipun begitu, jangan berpikir bahwa tanpa adanya komisi, tiada seorang pun yang ingin berjualan. Sebaliknya, percaya lah bahwa Anda telah merekrut orang yang tepat untuk mengerjakan pekerjaan sales di perusahaan Anda dan bangun lah budaya saling mempercayai dalam lingkungan kantor Anda.

2. Perusahaan Tidak Mengoptimalisasi Kemampuan Karyawan

Hal ini kadang terjadi ketika sebuah perusahaan yang melihat hasil sales berdasarkan hasil individual masing-masing pelaku sales. Contohnya, ketika Anda menyadari bahwa dalam 1 bulan total penghasilan sales ternyata mengalami penurunan, sangat mudah untuk melihat daftar para karyawan Anda, dan melihat siapa yang menjual paling sedikit dalam periode ini.

Tetapi hal seperti ini tidak semudah yang Anda bayangkan, banyak hal yang menjadi faktor dalam penurunan penjualan, seperti Anda mengubah peraturan dalam berjualan ditengah-tengah bulan, atau menetapkan ia menjadi mentor bagi para sales yang baru masuk dan harus menghabiskan waktu untuk mengajarkan mereka, atau mungkin juga para sales tersebut mengunjungi para pelanggan lama mereka agar terjalin hubungan yang baik untuk perusahaan dan pelanggan. Apapun faktornya, dapat mempengaruhi kinerja para karyawan Anda. Demi usaha Anda untuk menjadi berkembang, Anda harus fokus atas apa yang dapat Anda pelajari untuk mengembangkan kemampuan para karyawan sales Anda sehingga dapat terus berkembang di kemudian hari.

3. Anda menyalahkan Pelaku, bukan Sistem-nya

Tidak ada cara apapun untuk mengukur kemampuan seseorang sepenuhnya. Oleh karena itu, Anda tidak dapat mengukur kemampuan para karyawan Anda hanya berdasarkan dari data yang terlampir, yang dapat Anda ukur hanyalah sistem yang bekerja. Banyak orang bertanya “Bagaimana Anda dapat mengetahui bahwa para sales Anda bekerja dengan baik tanpa mengukur performa mereka?” Jawabannya adalah, ukurlah sistem yang dimana mereka mengambil bagian didalamnya, kualitas dari apa yang dijual, dan kontribusi mereka kedalam satu tim dan perusahaan.

4. Mereka Tidak Terfokus Pada Masa Depan

Apabila komisi penjualan menjadi akar dari sebuah masalah, mengapa masih banyak perusahaan yang mengimplementasikan sistem komisi? Jawabannya sangatlah mudah, Sistem komisi sangat berguna dan bekerja, tapi hanya untuk jangka waktu yang singkat. Apabila Anda hanya berpatokan pada angka yang sudah Anda tetapkan pada bulan depan, maka para sales dengan sistem komisi adalah jawabannya. Tetapi para pemimpin sales harus berpikir secara jangka panjang. Dalam artian, dengan sistem komisi, para sales lebih condong untuk memikirkan dirinya sendiri tanpa memikirkan kesejahteraan perusahaan bahkan klien mereka. Mereka bekerja hanya terpaku dengan uang yang mereka terima, sesudah semua perjanjian sudah selesai, klien nya akan terbengkalai. Karena mereka merasa mereka tidak memiliki tanggung jawab lebih untuk membantu klien tersebut.

Secara garis besar, dengan menghilangkan sistem komisi, akan meningkatkan kepedulian mereka terhadap masa depan perusahaan dan juga para klien dengan meningkatkan performa sebagai tujuan dari team penjualan. Ketika tim Anda mengerti mengenai hal ini, akan membangun kerjasama yang lebih baik lagi antar individual dan juga dalam tim.

5. Mereka tidak Memikirkan Klien

Apabila Anda tidak mengerjakan sesuatu dengan memikirkan klien Anda, sudah dapat dipastikan perusahaan tersebut tidak dapat berkembang. Maka dari itu sangatlah penting untuk melihat adanya konflik kepentingan yang timbul ketika Anda membayar orang tersebut menggunakan komisi. Mereka akan lebih memikirkan diri mereka sendiri dibandingkan kepentingan klien, karena hanya dengan berjualan mereka mendapatkan uang. Sedangkan apabila mereka dibayar dengan gaji yang tetap setiap bulan, kepentingannya akan berpindah menjadi kepentingan klien dan perusahaan yang akan membuat usaha Anda semakin berkembang.

Sebagai kesimpulan, menggunakan sistem komisi dalam memotivasi para karyawan Anda, hanya akan berhasil dalam jangka waktu yang singkat. Sedangkan apabila Anda ingin perusahaan menjadi lebih maju dan kesejahteraan karyawan Anda meningkat, mungkin sistem gaji tetap dapat Anda terapkan pada usaha Anda.

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail