Category Archives: Seller Insights

Berita UKM Bisnis Customers Management Marketing Seller Insights

MENJALANKAN BISNIS MELALUI DUNIA DIGITAL

Published by:

Estrategia-digital

Source: www.visionesdelturismo.es/wp-content/uploads/2016/11/Estrategia-digital

Mengikuti trend bisnis saat ini tidak bisa dihindarkan dari dunia digital. Hal ini ditandai dengan banyaknya pengusaha yang menggunakan dan memanfaatkan blog, website, atau media social dalam setiap kebutuhan promosi mereka. Namun tak bisa diingkari bahwa sebagian orang masih ragu ataupun bingung untuk terjun ke dunia digital.

Perlu diketahui bahwa Anda harus menyiapkan berbagai resource untuk masuk ke dunia digital. Memang tidak mudah dan murah, karena resource ini terdiri dari beberapa aspek, diantaranya tim yang memiliki satu visi yang sama, disertai dengan waktu, tenaga, dan pastinya uang.

Banyak yang beranggapan bahwa memilih jalur promosi digital adalah hal yang mudah, namun pada kenyataannya untuk mengeksekusinya tidak semudah Anda mengelola akun sosial media pribadi Anda.

Untuk membuat orang paham dan menyadari akan keberadaan bisnis Andapun dibutuhkan beberapa hal yang menggambarkan bisnis anda di dunia maya, salah satunya website. Website ini sendiri dapat menjadi representatif serta menghadirkan kesan profesional bagi Anda ataupun bisnis Anda. Ditambah dengan database siapa – siapa saja yang akan menjadi network Anda.

Dunia digital sendiri tidak hanya digunakan untuk berbisnis atau berjualan semata, namun Anda harus lebih tau ataupun lebih mengenal terlebih dahulu market atau pasar mana yang akan dituju. Anda juga harus memperhatikan beberapa hal ini sebelum ‘go online’

  1.    Membangun brand awareness produk
  2.    Membangun kepercayaan konsumen
  3.    Berinteraksi
  4.    Bertransaski

Sebagai pelaku usaha, Anda harus berupaya agar pelanggan mau hadir atau mau mendatangi Anda. Namun ditengah padatnya bisnis online saat ini, pendatang baru yang hadir jika tidak diiringi wom atau ‘word of mouth’ yang kuat maka akan tenggelam juga. Untuk itu membuat website yang bagus untuk menunjukkan kehadiran Anda merupakan langkah pertama yang harus dilakukan. Dengan memiliki website maka Anda dapat men-share pendapat Anda sehingga orang menilai Anda sebagai profesional.

Langkah selanjutnya adalah berkomunikasi dengan orang lain secara digital. Ini bisa Anda lakukan melalu media sosial. Anda harus memiliki komitmen untuk melakukannya secara berkala. Berbagi tips atau informasi, meng-update info produk terbaru, menjawab pertanyaan atau komentar yang harus dilakukan secara konsisten.

Poin terakhir yang tidak boleh diabaikan adalah pendapat atau tanggapan orang lain mengenai usaha Anda. Ini merupakan dampak atau hasil dari interaksi Anda dengan banyak orang melalui media online. Jika Anda melayani atau menperlakukan orang lain atau calon pelanggan Anda dengan baik, maka orang lain akan membicarakan hal itu. Sebaliknya jika Anda memberikan pelayanan yang buruk, maka orang tidak akan segan memberikan komen negatif atau komplain mengenai bisnis Anda. Tentunya semua ini terekam di dunia digital dan akan menyebar dengan sangat cepat. Dibutuhkan kerja ekstra keras untuk memperbaiki reputasi bisnis Anda yang sudah terlanjur meninggalkan kesan negatif.

Bagaimana, apakah Anda sudah siap untuk mulai terjun dan membawa bisnis Anda sukses di dunia digital?

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Edukasi Produk Management Marketing Seller Insights

Definisi dan Kegunaan CRM (Customer Relationship Management)

Published by:

Web

Sebagai pelaku usaha menengah, kita tentu sering mendengar yang namanya Customer Relationship Management atau CRM. Adapun konsep dari CRM itu sendiri mencakup Enhance (meningkatkan), Retain (mempertahankan) dan Acquire (mendapatkan) pelanggan. Bisa disimpulkan bahwa konsep CRM sendiri mengacu kepada bagaimana caranya agar kita selalu memperoleh pelanggan yang baru, dengan meningkatkan hubungan agar mereka merasa puas terhadap layanan yang diberikan, hingga akhirnya mereka pun menjadi pelanggan tetap yang loyal.

Definisi Tentang CRM

Untuk mengenal lebih dekat dengan CRM, CRM adalah sebuah usaha dalam menyediakan suatu jembatan strategis dari strategi pemasaran dan teknologi informasi bertujuan menjalin hubungan dengan pelanggan dalam jangka panjang dan berkaitan dengan profitabilitas.

Kegunaan CRM (Customer Relationship Management)

Jika dilihat secara umum, CRM ini diaplikasikan untuk membantu aktivitas Marketing, Sales hingga Customer Service. Bisa dikatakan bahwa CRM digunakan sebagai media penghubung pada sebuah perusahaan menuju pelanggannya. Lewat channel atau link yang dikelola secara baik, Anda dapat mendengarkan keinginan dari pelanggan, keluhan pelanggan, dan mengenai tindakan kompetitor terhadap jasa atau produk yang kita tawarkan.

Tahapan-Tahapan Dalam Manajemen Hubungan Pelanggan (CRM)

CRM terdiri atas beberapa fase dan tahapan seperti berikut ini :

  1. Memperoleh Pelanggan Baru atau Acquire

Adapun untuk memperoleh pelanggan baru ini diperlukan beberapa cara :

  • Memberikan kenyamanan untuk pelanggan saat membeli produk tertentu yang dibutuhkan, seperti merespon keinginan pelanggan dengan cepat maupun ketepatan waktu proses pengiriman terhadap barang pesanan.
  • Melakukan promosi pada produk yang diperoleh perusahaan, dengan memberikan kesan awal yang baik untuk pelanggan, sebab sangat mempengaruhi penilaian terhadap perusahaan.

Tujuan tahapan ini yaitu untuk menawarkan produk dengan baik melalui pelayanan memuaskan pada pelanggan.

  1. Menambah Nilai Pelanggan atau Enchance

Perusahaan harus bisa menciptakan hubungan erat bersama para pelanggannya melalui cara mendengarkan setiap keluhan pelanggan serta meningkatkan pelayanan. Adapun meningkatkan hubungan pada pelanggan sendiri bisa ditingkatkan melalui :

  • Up Selling, yaitu menawarkan produk yang sama namun memiliki kualitas lebih baik.
  • Cross selling, yaitu strategi penjualan dengan menawarkan produk pelengkap terhadap barang yang sudah dimiliki pelanggan.
  1. Mempertahankan Pelanggan atau Retain
  • Memberikan pelayanan serta aplikasi pendukung tertentu yang bermanfaat, dengan begitu hubungan dengan para pelanggan pun bisa tetap terjaga dengan baik.
  • Menyediakan waktu mendengarkan setiap kebutuhan pelanggan, seperti ketidakpuasan pelanggan akan produk yang ditawarkan oleh perusahaan. Dengan begitu bisa dimanfaatkan demi peningkatan pelayanan.

Dengan menggunakan Moka sebagai POS atau sistem kasir Anda, Anda tidak perlu susah-susah menggunakan sistem khusus untuk CRM. Karena Moka memang didesain khusus untuk para pelaku usaha agar memudahkan Anda dalam menjalankan bisnis. Tidak perlu repot untuk membuat list klien Anda yang sudah pernah berbelanja dengan Anda secara manual, cukup dengan mengirimkan bon digital melalui email atau SMS, dan data pelanggan Anda sudah langsung masuk kedalam database usaha Anda  (Acquire). Pelanggan Anda juga dapat langsung memberikan feedback mengenai usaha Anda dan dapat langsung Anda tanggapi (Enhance), dan Anda pun dapat memberikan promo-promo menarik kepada pelanggan pada toko Anda (Retain)

Tunggu apalagi? Dengan Moka, Berjualan jadi semakin mudah!

Kunjungi website kami di www.mokapos.com  dan Hubungi kami di 021-3006 1540 atau [email protected] untuk penjelasan lebih lanjut mengenai Moka.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Bisnis Management Seller Insights

Hal Kecil dalam Mengembangkan Usaha

Published by:

Source : http://Designed by Freepik

Timbulnya usaha kecil sangat sering terjadi belakangan ini, banyak latar belakang yang mendasari pembuatan usaha ini, karena kepepet ekonomi, atau hanya mengikuti keberuntungan teman yang telah sukses sebelumnya. Namun banyak dari mereka yang tidak memperhatikan hal-hal untuk menjalankan usahanya. Seperti ketidaktahuan tentang bahan baku, segmentasi, atau bahkan manajerial yang tidak baik.

Tentunya sebagai pengusaha yang ingin mengembangkan usaha, harus paham akan faktor-faktor yang bisa menentukan nasib usaha mereka.

Faktor-faktor penghambat usaha

Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi usaha, baik itu dari dalam maupun luar usaha. Tentunya setiap usaha memiliki faktor penghambat yang berbeda. Inilah beberapa faktor yang bisa diketahui dan tentunya bisa menjadi pelajaran bagi pengusaha kecil untuk mengantisipasinya.

1. Kurangnya modal, hal ini dapat menjadi faktor yang membuat pengusaha menjadi putus asa dalam mengembangkan usahanya. Permodalan ini bisa diatasi dengan mengajukan pembiayaan kepada Bank atau Lembaga keuangan lainnya yang tentunya menggunakan persyaratan tertentu.

2. Kurangnya kualitas sumber daya manusia yang menyebabkan pemilik usaha menjadi kesulitan untuk memenejerial sumber daya yang ada pada usahanya.

3. Lemahnya kemampuan dalam menjual produk, yang tentunya membuat produk usaha menjadi sulit untuk terjual sehingga akan menghambat siklus operasi usaha, yang mana hal ini sangat menghambat perkembangan usaha

4. Kurang kuatnya mental pengusaha. Mudah menyerah merupakan salah satu hal yang sangat manusiawi. Namun dalam menjalan usaha, hal ini harus lah dibuang jauh-jauh. Pemilik usaha juga diharuskan untuk selalu tahan dengan sikul kerja yang padat, dan menghabiskan banyak waktu dan tenaga dalam mengembangkan usaha.

5. Kualitas bahan baku yang didapat juga menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan, karena untuk mendapat produk yang berkualitas, maka bahan baku yang digunakan juga harus berkualitas, sehingga produk diharapkan tidak mengecewakan konsumen yang ada.

Tips mengembangkan usaha

Setelah mengetahui faktor penghambat, ada tips yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha, yaitu pengusaha harus lebih mengutamakan usahanya dibanding dengan kehidupan pribadi. Lebih mengutamakan untuk mengumpulkan modal sehingga membuat usaha dapat berkembang dibanding dengan membeli sesuatu yang bersifat pribadi. Setelah modal tercukupi maka berkembangnya usaha harus diimbangi dengan manajemen yang baik sehingga dapat mengembangkan usaha dengan lancar.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Management Seller Insights

Sebuah Playlist Membuat Anda Bekerja Lebih baik

Published by:

Source : www.merriammusic.com

Pengusaha, manajer, profesional dan bahkan siswa mendengarkan musik saat mereka bekerja karena berbagai alasan: lingkungan mereka mungkin terlalu berisik, atau terlalu tenang. Mungkin mereka ingin fokus pada tugas yang menantang. Menarik inspirasi untuk ide-ide kreatif. Membuat diri lebih terjaga dari kantuk. Mempertahankan minat dalam apa pun yang mereka lakukan.

Namun berhati-hatilah: Para ilmuwan mengatakan sementara musik dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas, juga dapat memiliki efek sebaliknya: mengganggu mereka. Berikut adalah cara untuk membuat pekerjaan Anda semakin baik sembari mendengarkan musik:

Pertama-tama, menentukan jenis tugas apa yang akan Anda selesaikan. Apakah itu berulang-ulang? Apakah memerlukan pengolahan kata atau angka, menganalisis informasi? Apakah itu kreatif? Apa jenis perhatian dituntut dari pikiran Anda?

Dan kemudian rencanakan musik yang ingin didengarkan. Apakah ini lagu-lagu populer dengan lirik yang menyangkut tentang kesedihan dan kenangan? Apakah ini cukup berisik untuk membuat Anda terjaga dan semangat? Apakah dengan mendengarkan lagu akan menyemangati Anda dengan tugas yang harus Anda lakukan, dalam beberapa cara?

Kita mungkin tahu ini dari pengalaman, tetapi para ahli mengatakan bahwa untuk tugas yang berulang yang membutuhkan fokus tapi tidak banyak pengolahan kognitif, musik upbeat dapat meningkatkan energi dan perhatian.

Makanan pengusaha Malou Delgado, misalnya, suka bernyanyi bersama untuk pop lagu dan lagu-lagu cinta saat bekerja di warungnya. Rose Salagan, yang bekerja dari rumah dan membutuhkan dosis ekstra adrenalin, mendengarkan rock alternatif. Mel Panabi mendengarkan genre techno atau lagu berirama kencang ketika bergegas untuk memenuhi tenggat waktu yang ketat untuk desain pakaian kreatifnya. Rex Sardinia memungkinkan lagu reggae kesukaannya untuk membuatnya semakin kreatif sebagai perancang interior.

Tentu saja, orang lain memiliki preferensi lainnya. Ritel eksekutif Cristina Angan mendengarkan irama dan blues Psambil menyiapkan laporan nya. Pekerja pembangunan Randee Cabaces lebih suka musik blues untuk menulis yang serius, dan lainnya.

Sementara itu, musik dengan aliran yang cenderung monoton seperti Zen sebagai latar belakang musik dapat meningkatkan kinerja yang lebih baik pada tugas-tugas kreatif. Penulis Jenny Ortuoste lebih suka musik dengan suasana yang tenang sambil menyelesaikan kolom surat kabar nya; penulis lain, Nickie Wang, suka lagu-lagu yang repetitif dengan irama yang berulang-ulang.

Para ahli juga memperingatkan terhadap mendengarkan lagu-lagu populer dengan lirik ketika berhadapan dengan pemecahan masalah, analisis, kompleks atau sangat kognitif tugas. Salah satu blogger makanan Connie Veneracion mengatakan ia menjadikan menari dan bernyanyi salah satu hiburan apabila sudah kehabisan ide sambil berkonsentrasi pada tulisannya. Penulis lain, Erika Alcasid, mengatakan dia tidak suka lagu yang ada liriknya ketika harus berhadapan dengan pekerjaannya yang merupakan harus merangkai kata-kata karena ia adalah seorang penulis.

Namun, ada beberapa yang mengatakan tidak ada yang mengalahkan keheningan ketika datang ke tetap fokus pada apa yang harus mereka lakukan.

Bekerja keras tidak harus seperti yang Anda bayangkan dimana suasana harus tenang dan diam tanpa ada suara agar seseorang dapat berkonsentrasi dalam bekerja. Musik, ketika diputar sesuai dengan preferensi masing-masing individu, memiliki potensi untuk membuat segalanya lebih baik.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Management Marketing Seller Insights

Cara Mempertahankan Pelanggan Setia Anda

Published by:

Source: wien.info

Ketika toko Anda dikunjungi oleh pelanggan baru memang hal yang baik, tetapi justru pelanggan lama Anda yang memberikan Anda keuntungan lebih besar. Pada kenyataannya, pelanggan lama Anda mengeluarkan uang 67% lebih banyak dibandingkan dengan pelanggan baru. Bisa dibayangkan bahwa pelanggan setia Anda menghabiskan kira-kira hingga 10 kali lipat lebih banyak dibandingkan mereka yang baru pertama kali mengunjungi toko Anda. Jadi sangatlah penting untuk mengetahui bagaimana pelanggan loyal Anda tetap kembali untuk melakukan transaksi bersama Anda.

Tidak dapat mengukur berapa banyak pelanggan setia Anda? Dengan Moka, Anda dapat mengakses semua data pelanggan Anda. Anda hanya perlu mengunjungi backoffice Moka untuk mengetahui semua database pelanggan Anda. Anda hanya perlu memastikan bahwa setiap pembeli yang datang ketempat Anda mengisi data diri mereka yang diperlukan untuk mengirimkan bon digital melalui email.

Lengkapi Data Anda

Data adalah pengetahuan Anda mengenai usaha yang Anda jalani. Dengan fitur Customer Engagement dari Moka, Anda dapat mengetahui seberapa sering customer Anda datang ketempat Anda, barang apa yang biasa mereka beli, hingga berapa banyak yang sudah mereka habiskan di toko Anda. Informasi seperti ini dapat membuat Anda memikirkan strategi apa yang tepat untuk mempertahankan pelanggan setia Anda dan juga bagaimana Anda menjalankan usaha hingga mendatangkan pelanggan baru.

Mengirimkan Email Marketing

Sekarang Anda sudah memiliki data pelanggan Anda, saatnya Anda memanfaatkan semua data tersebut untuk melakukan strategi marketing yang tepat. Email yang Anda dapatkan dari para pelanggan tidak hanya untuk mengirim bon secara digital menggunakan email, tetapi dapat Anda gunakan untuk mengirimkan email marketing demi meningkatkan hubungan Anda dengan para pelanggan Anda. Semua data pelanggan Anda dapat anda export ke dalam bentuk .csv atau Microsoft Excel yang memudahkan Anda untuk melihat semua data nya secara offline. Email marketing berguna untuk memberitahu informasi terbaru mengenai usaha Anda, seperti promosi yang sedang berlangsung atau pembukaan cabang baru. Selain mudah digunakan, email marketing juga dapat diukur keefektivitasannya secara langsung.

Mengetahui Tanggapan Pelanggan Anda

Agar selalu berkembang dalam usaha, Anda perlu mengetahui tanggapan dari para pelanggan Anda mengenai jasa atau produk yang Anda tawarkan. Disinilah feedback dari para pelanggan Anda dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas dari apa yang Anda tawarkan. Customer dapat secara langsung mengirimkan pendapat mereka mengenai pengalaman bertransaksi bersama Anda langsung para bon yang dikirimkan secara digital melalui email. Dari sana Anda dapat secara langsung berinteraksi kepada para pelanggan sehingga terkesan lebih personal. Anda juga dapat langsung merespon untuk memberikan diskon pada kunjungan berikutnya. Semua nya dapat dilakukan melalui bon digital Moka

Menawarkan Program Loyalty

Cara lain untuk mendapatkan pelanggan setia Anda adalah dengan mengadakan program loyalty. Program ini di ciptakan untuk menarik para pelanggan Anda agar menjadi lebih dekat lagi dengan usaha Anda. Anda dapat menentukan sistem loyalty ini berdasarkan pengetahuan Anda mengenai para pelanggan Anda. Apabila Anda memiliki Coffeeshop, Anda dapat memberikan 1 gelas kopi secara gratis apabila pelanggan tersebut sudah membeli 10 gelas secara berkala sebelumnya. Bagi pemilik toko baju, Anda dapat memberikan potongan harga apabila pembelian mereka sudah mencapai nominal tertentu. Semua sistemnya dapat Anda tentukan sesuka Anda.

Pelanggan setia tidak hanya memegang peranan penting bagi penjualan Anda, tetapi mereka juga merupakan kunci penting dalam mengembangkan komunitas didalam usaha Anda. Semoga tips berikut berguna untuk usaha yang Anda jalankan.

Ada tips lain yang ingin Anda bagikan? Silahkan tinggalkan komentar Anda pada kolom dibawah :)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Management Seller Insights Uncategorized

Mengapa Komisi Sales Tidak Efektif Untuk Jangka Panjang

Published by:

Post-5-Photo-1

Source: mosselbaychamber.co.za

Jika Anda berpikiran tentang pekerjaan sebagai Sales, Anda mungkin akan berpikir secara stereotipe terhadap pekerjaan tersebut, mereka merupakan orang yang bekerja dengan uang sebagai motivasinya. pengambil resiko yang berkembang pada adrenalin dari potensial kompensasi uang yang besar, Orang yang bukan merupakan team player yang tidak bisa bekerja dalam tim, seorang pemalas yang bekerja pukul 9-5 dan hanya akan bekerja keras apabila insentif nya sesuai dengan pekerjaannya.

Apakah semua orang Sales seperti ini? Tentu. Tapi kebanyakan dari mereka adalah orang yang memiliki pemikiran dan perilaku profesional sama seperti banyak lainnya di departemen Marketing, HR, atau finance. Kebanyakan bangun pagi setiap harinya dengan niat untuk bekerja dengan giat dan melakukan apa yang mereka lakukan dengan baik, berjualan. Mereka ingin melakukan pekerjaan tersebut dan mendapatkan penghasilan yang sesuai dengan apa yang sudah mereka kerjakan.

Berikut adalah 5 alasan mengapa komisi dalam sales tidak efektif untuk jangka panjang:

  1. Mereka Tidak Termotivasi Dari Dalam

Setiap kali sebuah perusahaan mencoba untuk memotivasi para karyawan, itu merupakan sebuah peringatan. Ketika Anda berasumsi karyawan benar-benar mencintai pekerjaan dan perusahaan, hal seperti motivasi akan terhapus dari dalam benak Anda. Sebaliknya, Anda akan menjadi jauh lebih fokus dalam mengajarkan mereka dalam target bisnis, seiringan dengan anda memiliki visi kemana Anda dan para karyawan bawa perusahaan ini. Pendekatan seperti itu yang memberdayakan jiwa kepemilikian dan menghilangkan pemikiran berjangka pendek.

Dibandingkan dengan menggunakan sistem komisi, alangkah baiknya bahwa tim sales Anda dibayar dengan gaji tetap setiap bulannya dengan tarif yang lebih tinggi dipasaran. Meskipun begitu, jangan berpikir bahwa tanpa adanya komisi, tiada seorang pun yang ingin berjualan. Sebaliknya, percaya lah bahwa Anda telah merekrut orang yang tepat untuk mengerjakan pekerjaan sales di perusahaan Anda dan bangun lah budaya saling mempercayai dalam lingkungan kantor Anda.

2. Perusahaan Tidak Mengoptimalisasi Kemampuan Karyawan

Hal ini kadang terjadi ketika sebuah perusahaan yang melihat hasil sales berdasarkan hasil individual masing-masing pelaku sales. Contohnya, ketika Anda menyadari bahwa dalam 1 bulan total penghasilan sales ternyata mengalami penurunan, sangat mudah untuk melihat daftar para karyawan Anda, dan melihat siapa yang menjual paling sedikit dalam periode ini.

Tetapi hal seperti ini tidak semudah yang Anda bayangkan, banyak hal yang menjadi faktor dalam penurunan penjualan, seperti Anda mengubah peraturan dalam berjualan ditengah-tengah bulan, atau menetapkan ia menjadi mentor bagi para sales yang baru masuk dan harus menghabiskan waktu untuk mengajarkan mereka, atau mungkin juga para sales tersebut mengunjungi para pelanggan lama mereka agar terjalin hubungan yang baik untuk perusahaan dan pelanggan. Apapun faktornya, dapat mempengaruhi kinerja para karyawan Anda. Demi usaha Anda untuk menjadi berkembang, Anda harus fokus atas apa yang dapat Anda pelajari untuk mengembangkan kemampuan para karyawan sales Anda sehingga dapat terus berkembang di kemudian hari.

3. Anda menyalahkan Pelaku, bukan Sistem-nya

Tidak ada cara apapun untuk mengukur kemampuan seseorang sepenuhnya. Oleh karena itu, Anda tidak dapat mengukur kemampuan para karyawan Anda hanya berdasarkan dari data yang terlampir, yang dapat Anda ukur hanyalah sistem yang bekerja. Banyak orang bertanya “Bagaimana Anda dapat mengetahui bahwa para sales Anda bekerja dengan baik tanpa mengukur performa mereka?” Jawabannya adalah, ukurlah sistem yang dimana mereka mengambil bagian didalamnya, kualitas dari apa yang dijual, dan kontribusi mereka kedalam satu tim dan perusahaan.

4. Mereka Tidak Terfokus Pada Masa Depan

Apabila komisi penjualan menjadi akar dari sebuah masalah, mengapa masih banyak perusahaan yang mengimplementasikan sistem komisi? Jawabannya sangatlah mudah, Sistem komisi sangat berguna dan bekerja, tapi hanya untuk jangka waktu yang singkat. Apabila Anda hanya berpatokan pada angka yang sudah Anda tetapkan pada bulan depan, maka para sales dengan sistem komisi adalah jawabannya. Tetapi para pemimpin sales harus berpikir secara jangka panjang. Dalam artian, dengan sistem komisi, para sales lebih condong untuk memikirkan dirinya sendiri tanpa memikirkan kesejahteraan perusahaan bahkan klien mereka. Mereka bekerja hanya terpaku dengan uang yang mereka terima, sesudah semua perjanjian sudah selesai, klien nya akan terbengkalai. Karena mereka merasa mereka tidak memiliki tanggung jawab lebih untuk membantu klien tersebut.

Secara garis besar, dengan menghilangkan sistem komisi, akan meningkatkan kepedulian mereka terhadap masa depan perusahaan dan juga para klien dengan meningkatkan performa sebagai tujuan dari team penjualan. Ketika tim Anda mengerti mengenai hal ini, akan membangun kerjasama yang lebih baik lagi antar individual dan juga dalam tim.

5. Mereka tidak Memikirkan Klien

Apabila Anda tidak mengerjakan sesuatu dengan memikirkan klien Anda, sudah dapat dipastikan perusahaan tersebut tidak dapat berkembang. Maka dari itu sangatlah penting untuk melihat adanya konflik kepentingan yang timbul ketika Anda membayar orang tersebut menggunakan komisi. Mereka akan lebih memikirkan diri mereka sendiri dibandingkan kepentingan klien, karena hanya dengan berjualan mereka mendapatkan uang. Sedangkan apabila mereka dibayar dengan gaji yang tetap setiap bulan, kepentingannya akan berpindah menjadi kepentingan klien dan perusahaan yang akan membuat usaha Anda semakin berkembang.

Sebagai kesimpulan, menggunakan sistem komisi dalam memotivasi para karyawan Anda, hanya akan berhasil dalam jangka waktu yang singkat. Sedangkan apabila Anda ingin perusahaan menjadi lebih maju dan kesejahteraan karyawan Anda meningkat, mungkin sistem gaji tetap dapat Anda terapkan pada usaha Anda.

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Data Insights Management Seller Insights

12 Pemikiran Yang Akan Menjatuhkan Diri Sendiri (bagian 2)

Published by:

Source : www.iheartintelligence.com

Seperti yang kita ketahui, pikiran negatif hanya menjadi beban bagi hidup Anda, namun sering kali kita lupa bahwa masih banyak hal yang dapat kita syukuri dan terlanjur jatuh kepada pikiran negatif. Pada dunia usaha, pikiran yang negatif hanya akan menjadi salah satu tanda akan terjadinya kemunduran dalam usaha. Karena didalam pikiran negatif, seseorang tidak dapat berpikir secara akal sehat dan memakai logika yang dapat memajukan perusahaan. Berikut adalah lanjutan dari pemikiran yang harus dihindari dalam menjalankan usaha:

7. Membiarkan Negativitas Memperdaya Anda

Ketika pikiran Anda selalu menuju kepada hal yang negatif, Anda tidak memberikan ruang untuk hal yang positif dalam hidup Anda. Latihlah pikiran Anda untuk melihat segala sesuatu yang baik dalam sesuatu. Menjadi orang yang positif adalah suatu pilihan, dan kesuksesan bergantung pada kualitas dari pikiran Anda.

8. Memikirkan Hal Yang Sudah Berlalu

Jika Anda menghabiskan waktu untuk memikirkan tentang masa lalu dan berlarut-larut mengenai apa yang salah di masa lampau, Anda akan cenderung untuk mengambil keputusan yang sama seperti masa lalu terhadap suatu masalah yang Anda hadapi, dan Anda juga tidak dapat melihat masa depan Anda secara lebih cerah. Kesuksesan bergantung  pada bagaimana Anda mengambil hikmah dari apa yang sudah pernah terjadi dan memperbaiki nya, bukan pada pikiran bagaimana cara memperbaiki masa lalu Anda.

9. Merasa terkucilkan dengan Masalah

Satu hal yang harus Anda ingat, setiap permasalahan yang Anda alami dapat membuat Anda menjadi lebih kuat dan bijak dalam menghadapi segala tantangan hidup. Jangan membiarkan masalah menghancurkan Anda, buatlah masalah menjadi pembangunan karakter Anda.

10. Tidak Memberikan Anda Waktu Istirahat

Apabila Anda berpikir bahwa mengacau suatu masalah adalah kesalahan dan membuat kesalahan adalah arti dari kegagalan, Anda harus berpikir ulang dan berikanlah waktu istirahat bagi Anda sendiri. Hal yang baik memerlukan waktu dan kadang banyak pelajaran yang harus kita pelajari sebelum kita dapat sampai pada suatu tujuan dalam hidup Anda baik pribadi maupun dalam usaha.

11. Berlarut-larut pada hal yang tidak Anda dapatkan

Apabila Anda berpikir mengenai hal atau barang yang tidak Anda dapatkan meskipun telah berusaha, ingatlah masih banyak orang diluaran sana yang rela melakukan apasaja demi apa yang telah Anda miliki sekarang.

12. Merasa hilang Arah dan Tujuan

Apabila ada berpikir bahwa Anda telah kehilangan tujuan, Anda dapat bersyukur dengan apa yang telah Anda dapatkan. Ingat bahwa hidup tidak harus sempurna untuk indah dijalani dan kesuksesan tidak selamanya datang kepada orang yang telah berusaha. Kadang dengan merasa hilang tujuan, malah Anda akan semakin kuat untuk melangkah lebih jauh untuk usaha dan kehidupan Anda.

Pikiran yang buruk harus dapat Anda tangani sebelum Anda dapat menggapai kesuksesan. Sebagian besar dari apa yang kita buat berasal dari dalam hati kita, dan sebagian besar apa yang kita bangun berasal dari pikiran kita. Mari kita bangun pikiran yang positif dan hindarkan hal-hal negatif yang dapat menyerang pikiran Anda.

“You can’t live a positive life with negative mind” – Anonymous.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Bisnis Management Seller Insights

12 Pemikiran Yang Akan Menjatuhkan Diri Sendiri (bagian 1)

Published by:

lady-negative-thinking

source: www.newinki.com

Setiap pikiran kita akan menentukan arah tujuan kita dimasa mendatang. Dan setiap keputusan yang Anda ambil bergantung dari pikiran Anda, karena itu Anda tidak akan bisa berubah apabila Anda tidak merubah jalan pikiran Anda. Esensi dari memiliki pemikiran yang sukses bukan bergantung dari apa yang Anda pikirkan, tapi bagaimana Anda berpikir, disini Anda harus meminimalisir pertanyaan apa dan fokus pada bagaimana.

Berikut adalah 12 pemikiran yang bisa menjadi racun bagi pengambilan keputusan Anda dimasa mendatang.

  1. Membandingkan Anda dengan Orang Lain

Ketika pikiran Anda seputar bagaimana Anda lebih hebat atau lebih buruk dibandingkan dengan orang lain, itu adalah perang didalam pikiran Anda yang tidak mungkin dapat Anda menangkan. Lihatlah lebih jauh kedalam pribadi Anda sendiri, karena itu adalah lawan yang paling utama yaitu diri sendiri.

2. Tidak Mempercayai Seorangpun

Ketika Anda tidak dapat mempercayai siapapun, mungkin Anda juga tidak mempercayai diri Anda sendiri, hal tersebut mempersulit Anda dalam maju kedepan. Kepercayaan adalah hal yang sangat rapuh, mudah di rusak, gampang hilang, dan susah untuk Anda dapatkan kembali apabila kepercayaan sudah hilang. Kepercayaan menurunkan kepercayaan, karena itu setidaknya Anda harus memiliki kepercayaan kepada diri Anda sendiri sebelum Anda mempercayai  orang lain.

3. Mengkhawatirkan Apa yang Orang Lain Pikirkan

Sepanjang Anda masih terus dibayang bayangi dengan pemikiran orang lain, Anda akan terus dihantui dengan pikiran yang jelek. Orang yang paling tidak bahagia adalah orang yang memperdulikan mengenai apa yang orang katakan kepada Anda. Untuk menjadi sukses, lakukan yang Anda inginkan dan beri mereka alasan kepada mereka untuk membicarakan kesuksesan Anda.

4. Membiarkan Persoalan Membuat Anda Kewalahan

Terlalu banyak pikiran juga akan membuat sebuah situasi biasa menjadi permasalahan. Masalahnya bukan ada pada masalahnya, tetapi masalahnya ada di Anda yang memikirkan bahwa Anda memiliki masalah dan membuat Anda kewalahan sendiri dan menjadi berpikir berlebihan. Biarkan lah sesuatu berjalan dengan apa adanya tanpa perlu Anda pikirkan terus menerus.

5. Berpikir Bahwa Anda Memiliki Kontrol

Kita sebagai manusia berpikir kalau kita dapat mengontrol segala sesuatu yang ada. Anda tidak dapat mengatur segalanya, tentunya, Anda dapat mengatur bagaimana Anda bereaksi terhadap hal tersebut. Kepercayaan bahwa Anda dapat mengatur segala sesuatu hanyalah ilusi semata yang ada dalam pikiran Anda. Respon Anda terhadap pikiran Anda adalah kekuatan Anda untuk membuat perubahan.

6. Tidak Percaya Pada Diri Anda Sendiri

Keraguan membunuh lebih banyak mimpi dibandingkan dengan kegagalan. Tidak percaya pada diri Anda sendiri dapat membuat Anda menjadi kehilangan arah dalam bertindak, dan terkadang membuat keadaan menjadi lebih susah dibandingkan pada kenyataan yang ada. Percaya pada diri Anda sendiri hanya perlu sedikit kepercayaan. Terus latihlah dengan percaya pada diri Anda sendiri sebelum keraguan menghancurkan Anda.

“Positive thinking will let you do anything better than negative thinking ever will” – Zig Ziglar

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Karyawan Management Seller Insights

Alasan Mengapa Anda membutuhkan POS (Point of Sale) untuk Usaha restoran Anda

Published by:

standout-at-checkout-7378d7eb971301ae4b6cfc5a31674a8e

Apabila Anda belum mempunyai sebuah sistem kasir atau POS (Point of Sale) untuk usaha restoran Anda, Anda mungkin dapat memikirkan untuk menggunakan POS dalam usaha Anda. Apabila Anda belum memutuskan untuk menggunakan POS, coba pikirkan beberapa hal ini, dalam dunia usaha, sebuah POS bukan hanya sebuah keinginan, tetapi sudah menjadi sebuah kebutuhan. Berikut beberapa alasan mengapa POS menjadi sebuah kebutuhan untuk usaha restoran Anda:

  1. Sebuah Sistem POS Membuat Kelancaran Komunikasi Antar Staf Anda

Mengantar pesanan dari pelanggan melalui sistem POS dibandingkan dengan melakukannya secara manual, akan menghemat waktu yang sangat banyak. Semakin cepat order diterima, akan semakin cepat juga makanan atau minuman tersaji kepada pelanggan Anda dengan begitu akan meningkatkan perputaran meja yang dapat diisi oleh lebih banyak pelanggan. Hal ini juga membantu untuk restoran yang menganut sistem “quick-service” seperti coffee shop dimana diharuskan membayar lebih dahulu sebelum menikmati hidangan agar antrian tidak terlalu panjang dan lama. Sebagai tambahan, kesalahan dalam penyiapan hidangan yang dilakukan oleh para staf dapur Anda akan menjadi lebih sedikit apabila menggunakan POS dibandingkan dengan sistem manual. Mungkin tidak akan terasa pada awalnya, tetapi seiring berjalannya waktu, perubahan tersebut akan jauh lebih terasa.

2. Sistem POS Mengurangi Pencurian, Penyusutan, dan Pemborosan

Dengan menggunakan sistem POS, pemilik dan manager operasional restoran tersebut dapat mengetahui inventaris dan juga laporan penjualan dari makanan dan minuman yang di jual. Hal ini akan mengurangi pencurian, penyusutan dan pemborosan dengan mengetahui apabila staff Anda memakan masakan restoran tanpa membayar, mengambil bahan makanan untuk pemakaian pribadi, atau menawarkan diskon khusus untuk keluarga dan teman-teman mereka. Sistem POS dapat diatur agar Anda tidak perlu membeli stok barang berlebihan ataupun kekurangan stok barang.

3. Sistem POS Mempermudah Perihal Tenaga Kerja

Banyak sistem kasir yang memfasilitasi modul tenaga kerja untuk mengetahui kebutuhan dari para pemilik usaha, sebagai contohnya waktu libur dari para staf pekerja. Modul dalam POS ini juga dapat digunakan sebagai waktu absensi dari para staf Anda, dengan begitu Anda dapat lebih mengontrol untuk kedisiplinan para pekerja restoran Anda. POS restoran Anda juga dapat memonitor upah pekerja dan persentase dari komisi bagi yang menggunakan komisi sebagai bonus bagi para pekerjanya. Sistem POS dapat mengetahui apabila pekerja Anda masuk kerja atau tidak. Dengan begitu Anda tidak akan kelebihan membayar pegawai karena hanya akan menjadi mubazir dan juga dapat memastikan bahwa pelanggan Anda mendapatkan pelayanan yang baik dengan pegawai yang cukup tanpa kekurangan. Dengan melihat sejarah penjualan dari laporan, Anda dapat memprediksi waktu mana yang pas untuk menambah atau mengurangi pegawai.

Terlebih lagi, kebanyakan POS system sudah memiliki sistem akunting sendiri sehingga Anda tidak perlu repot-repot untuk menghitung secara manual. Hal ini akan mengurangi kesalahan dalam penghitungan dan juga menghemat waktu Anda.

4. Sistem POS Memberikan Perlindungan Ganda Untuk Keamanan Transaksi Anda

Sistem POS saat ini sudah bekerja sama dengan beberapa bank yang menerima pembayaran menggunakan kartu. Standar yang digunakan untuk melindungi transaksi Anda yang meliputi pembayaran dan pelanggaran data yang menjadi semakin umum. Keamanan yang lebih untuk data disediakan oleh fitur seperti pembaca biometrik, contohnya sidik jari dan perangkat keras yang membaca kartu identifikasi individu para staf Anda. Fitur-fitur ini mengontrol akses ke sistem POS dan, dalam kasus tertentu, dapat melacak siapa yang menggunakannya. Manajer Operasional restoran tersebut bahkan dapat mengatur level yang dapat mengakses sistem tersebut, contohnya manajer dapat mengatur pengembalian uang, sedangkan staf biasa hanya dapat melakukan transaksi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa sistem POS merupakan investasi yang besar bagi para pemilik restoran. Tetapi mengingat kemampuan yang sebuah POS sistem dapat dilakukan seperti yang telah dijelaskan diatas, ini merupakan investasi yang sangat baik.

Lebih baik lagi, sekarang Anda tidak perlu berinvestasi secara mahal untuk sebuah sistem POS yang bagus untuk restoran Anda.

MokaPOS merupakan sistem POS yang akan membantu Anda dalam menjalankan usaha Anda secara operasional. MokaPOS juga sudah terintegrasi dengan mPOS yaitu alat yang membantu untuk melakukan pembayaran menggunakan kartu debit dan kredit di seluruh Indonesia. Tahukah Anda dengan menerima pembayaran menggunakan kartu, penjualan di toko Anda dapat naik hingga 30%?

Nah tunggu apalagi? Langsung download MokaPOS di iPad dan Android devices Anda dan mulailah berjualan dengan lebih efektif!

 

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Edukasi Produk Management Seller Insights

Tips Mudah Menjalankan Usaha Waralaba

Published by:

Source: sakurashabu-shabu.com

Sebuah waralaba adalah jenis bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh individu (franchisee) tapi dioperasikan oleh suatu merek dagang tertentu yang dapat Anda lihat secara nasional ataupun internasional. Banyak toko-toko dan restoran yang Anda lihat setiap hari adalah waralaba : Indomaret, Alfamart, Pizza Hut, Ace Hardware, dan ribuan lainnya.

Ketika Anda membeli hak untuk membuka waralaba, Anda membeli hak untuk menggunakan sistem bisnis yang sudah terbukti, dengan harga, produk, dan teknik pemasaran.  Anda juga membeli hak untuk merek tersebut,  Anda mendapatkan akses penuh terhadarap merek dagang perusahaan termasuk logo, slogan, dan signage-apa saja yang harus dilakukan dengan merek tersebut.

Usaha waralaba atau franchise adalah salah satu cara dalam membuka usaha yang dapat dipertimbangkan bagi para pemula bisnis karena Anda tidak perlu repot memikirkan cara membuka usaha, semua sudah dipersiapkan dengan matang oleh pihak yang empunya waralaba, Anda hanya perlu menjalankan usaha tersebut dan meraih keuntungan.

Dengan banyakanya merek dan pilihan yang beredar dipasaran, akan menjadi tantangan tersendiri dalam memilih waralaba yang dapat Anda jalankan. Bagaimana Anda memilih salah satu? Berikut adalah 3 tips dalam memilih waralaba untuk dijalankan sebagai usaha Anda :

  1. Mengeksplorasi Minat Anda

Segala sesuatu yang dilakukan dengan senang hati tanpa ada paksaan atau tuntutan tertentu pasti akan mendatangkan kebahagiaan bagi yang menjalankan. Begitupun dengan menjalankan usaha waralaba. Banyak sekali peluang usaha yang bermodalkan kecil dan mungkin akan membuat Anda tergiur dalam menjalankannya, tetapi balik lagi kepada minat dan keinginan Anda. Contohnya apabila minat Anda pada bidang makanan atau kue maka pilihan yang tepat untuk Anda jalankan yaitu dengan membuka waralaba yang bergerak di bidang kuliner. Jangan membuka suatu usaha dibidang yang tidak Anda minati karena hanya akan membuang waktu dan tenaga serta modal dan Anda akan setengah hati dalam menjalankannya.

  1. Memilih Usaha Waralaba Yang Menguntungkan

Dalam proses ini Anda harus benar-benar teliti dan seksama dalam memilih merek waralaba yang akan Anda jalankan. Apakah sebuah produk waralaba tersebut memiliki jumlah calon pembeli yang banyak? Semakin banyak calon pembeli yang dapat Anda perkirakan, semakin bagus juga merek dagang tersebut untuk Anda jalankan. Jangan asal memilih suatu merek dagang hanya karena Anda tergiur dengan modal yang kecil sedangkan minat pasar tidak besar dengan produk tersebut, hal tersebut dapat membuat usaha Anda berhenti ditengah jalan karena tidak laku dan bisnis pun tidak akan berkembang dengan baik.

  1. Siapkan Modal yang Cukup

Bagi para pemula bisnis, biasanya modal menjadi salah satu kendala utama dalam memulai dan menjalankan usaha. Sampai sekarang, belum ditemukan solusi yang mudah dalam mengatasi masalah ini. Namun, ada banyak sekali peluang usaha modal kecil yang memungkinkan pelaku bisnis sukses walau tidak memiliki modal sama sekali pada awal Anda menjalankan usaha. Caranya adalah dengan meminjam modal dari investor ataupun dari bank. Ketika Anda sudah meminjam uang dengan cara tersebut untuk memulai usaha, Anda harus yakin secara mantap bahwa usaha yang akan Anda jalankan akan meraup keuntungan. Karena apabila tidak yakin bahwa usaha Anda akan berhasil, akibatnya Anda malah akan terlilt hutang dan malah akan merugikan Anda pada masa mendatang.

Tidak ada satupun didunia ini yang dapat dicapai tanpa adanya kerja keras. Hal ini juga berlaku terlebih apabila dalam menjalankan usaha. Jangan pernah iri hati terhadap kesuksesan orang lain tanpa mengetahui bahwa mereka berhasil juga karena hasil dari sebuah kerja keras yang tidak berhenti. Semua orang dapat berhasil dalam menjalankan usaha apabila ditekuni dan dijalankan dengan hati yang sungguh-sungguh.

Ada tips lain dalam menjalankan usaha waralaba? Silahkan tinggalkan komentar Anda dikolom dibawah ini :)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail