Category Archives: Management

Karyawan Management

tips menjadi rekan kerja yang profesional

Published by:

Source : www.breadwinningmama.com

Bekerja dengan profesional merupakan hal yang penting, begitu juga dengan menjalin hubungan yang baik dengan rekan kerja. Ada kalanya jika Anda tahu bagaimana pandangan rekan kerja terhadap Anda. Jika terasa ada yang mengganjal, mungkin saja ada sesuatu yang salah.

Sikap profesional memang sangat dibutuhkan dimanapun kita berkerja, terlebih lagi jika bentuk pekerjaan kita termasuk kerjasama tim atau melibatkan orang banyak pada satu lingkup yang sama. Dalam hal ini sikap profesional yang dimaksud termasuk bagaimana kita menjalin hubungan yang harmonis dengan rekan seprofesi. Jadi peran partner kerja sedikit banyak ikut mendukung kita agar bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, supaya lebih enjoy dalam bekerja dan tidak menjadikan pekerjaan tersebut sebagai beban. Seorang rekan kerja kadang juga memberi kita rasa nyaman, dengan demikian konsentrasi tidak terganggu karena suasana kerja sangat mendukung.

Berikut adalah tips dalam menjalankan sikap profesional dengan sesama rekan bekerja :

1. Hindari bergosip

Tentu saja Anda perlu berkomunikasi dengan sesama rekan kerja. Namun jika ada rekan kerja yang mulai menceritakan gosip, sebaiknya Anda simpan gosip itu sendiri dan jangan biarkan orang yang lainnya mengetahuinya.

Usahakan untuk tidak menjadi biang gosip di kantor. Memang, godaan untuk bergosip itu sulit untuk ditolak, namun menjadi tukang gosip bisa merusak karir Anda. Jangan rusak citra Anda hanya karena suka bergosip. Semakin Anda dikenal sebagai biang gosip, semakin diragukan pula kepercayaan Anda oleh tim kerja lainnya.

2. Jauhkan Rasa “Menjatuhkan”

Sikap kompetitif memang terkadang diperlukan untuk meningkatkan produktivitas kerja. Tapi jangan sampai sikap tersebut justru memberi kecenderungan untuk menjatuhkan. Selain tidak ada guna nya untuk diri Anda pribadi, malah ada kemungkinan orang lain akan menilai Anda sebagi pribadi yang tidak profesional di bidang kerja.

3. Menjadi Pribadi yang Positif

Membangun pribadi yang positif dan berkarakter bisa kita mulai dari lingkungan kerja. Pribadi yang positif dan berkarakter sangat membantu kita untuk menghindari semua hal yang bersifat negatif seperti mengeluhkan pekerjaan yang dilakukan, gaji kecil, tidak pernah dipromosikan untuk jabatan yang lebih tinggi, dan sebagainya. Dalam hal ini kita harus menjaga agar tidak menjadi pribadi yang suka mengeluh karena justru hal tersebut membuat kita menjadi rekan kerja yang menjengkelkan di mata rekan kerja yang lain.

4. Diam itu emas

Jika ruangan kerja Anda tidak terlalu luas, usahakan untuk berbicara pelan saat Anda sedang dalam pembicaraan di telepon. Perhatikanlah rekan kerja Anda lainnya yang berada di sekeliling Anda. Jangan sampai bunyi telepon Anda mengganggu konsentrasi mereka. Ada baiknya jika Anda merubah volume dering telepon dengan tingkat terendah. Jika Anda menggunakan ponsel, pastikan juga bahwa ponsel dalam mode ‘silent’.

5. Menjadi Partner Kerja yang Baik

Teman yang baik adalah teman yang dapat mendukung dan memotivasi sepenuh hati. Cara lain untuk menjadi kolega yang baik tidak hanya terbatas dari menyemangati saja, tetapi juga membantu berbagai hal. Semisal ketika pekerjaan Anda sudah selesai dan rekan belum, tawarkan bantuan Anda walaupun hanya sekadar menemani lembur atau membelikannya segelas kopi.

6. Bekerjasama dengan baik
Anda berkarir bukan hanya untuk diri sendiri, namun Anda juga bekerja untuk perusahaan dan memiliki tujuan bersama dengan rekan kerja lainnya. Anda bekerja tidak sendiri, dan tak jarang Anda membutuhkan bantuan rekan kerja. Jadi jika Anda dapat bekerjasama dengan baik, maka secara otomatis Anda akan disukai oleh tim kerja, sehingga mereka memandang Anda sebagai rekan kerja yang kooperatif.

“Professional is not a label you give yourself, It’s description you hope others will apply to you” – David Maister

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Edukasi Produk Management Seller Insights

Tips Mudah Menjalankan Usaha Waralaba

Published by:

Source: sakurashabu-shabu.com

Sebuah waralaba adalah jenis bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh individu (franchisee) tapi dioperasikan oleh suatu merek dagang tertentu yang dapat Anda lihat secara nasional ataupun internasional. Banyak toko-toko dan restoran yang Anda lihat setiap hari adalah waralaba : Indomaret, Alfamart, Pizza Hut, Ace Hardware, dan ribuan lainnya.

Ketika Anda membeli hak untuk membuka waralaba, Anda membeli hak untuk menggunakan sistem bisnis yang sudah terbukti, dengan harga, produk, dan teknik pemasaran.  Anda juga membeli hak untuk merek tersebut,  Anda mendapatkan akses penuh terhadarap merek dagang perusahaan termasuk logo, slogan, dan signage-apa saja yang harus dilakukan dengan merek tersebut.

Usaha waralaba atau franchise adalah salah satu cara dalam membuka usaha yang dapat dipertimbangkan bagi para pemula bisnis karena Anda tidak perlu repot memikirkan cara membuka usaha, semua sudah dipersiapkan dengan matang oleh pihak yang empunya waralaba, Anda hanya perlu menjalankan usaha tersebut dan meraih keuntungan.

Dengan banyakanya merek dan pilihan yang beredar dipasaran, akan menjadi tantangan tersendiri dalam memilih waralaba yang dapat Anda jalankan. Bagaimana Anda memilih salah satu? Berikut adalah 3 tips dalam memilih waralaba untuk dijalankan sebagai usaha Anda :

  1. Mengeksplorasi Minat Anda

Segala sesuatu yang dilakukan dengan senang hati tanpa ada paksaan atau tuntutan tertentu pasti akan mendatangkan kebahagiaan bagi yang menjalankan. Begitupun dengan menjalankan usaha waralaba. Banyak sekali peluang usaha yang bermodalkan kecil dan mungkin akan membuat Anda tergiur dalam menjalankannya, tetapi balik lagi kepada minat dan keinginan Anda. Contohnya apabila minat Anda pada bidang makanan atau kue maka pilihan yang tepat untuk Anda jalankan yaitu dengan membuka waralaba yang bergerak di bidang kuliner. Jangan membuka suatu usaha dibidang yang tidak Anda minati karena hanya akan membuang waktu dan tenaga serta modal dan Anda akan setengah hati dalam menjalankannya.

  1. Memilih Usaha Waralaba Yang Menguntungkan

Dalam proses ini Anda harus benar-benar teliti dan seksama dalam memilih merek waralaba yang akan Anda jalankan. Apakah sebuah produk waralaba tersebut memiliki jumlah calon pembeli yang banyak? Semakin banyak calon pembeli yang dapat Anda perkirakan, semakin bagus juga merek dagang tersebut untuk Anda jalankan. Jangan asal memilih suatu merek dagang hanya karena Anda tergiur dengan modal yang kecil sedangkan minat pasar tidak besar dengan produk tersebut, hal tersebut dapat membuat usaha Anda berhenti ditengah jalan karena tidak laku dan bisnis pun tidak akan berkembang dengan baik.

  1. Siapkan Modal yang Cukup

Bagi para pemula bisnis, biasanya modal menjadi salah satu kendala utama dalam memulai dan menjalankan usaha. Sampai sekarang, belum ditemukan solusi yang mudah dalam mengatasi masalah ini. Namun, ada banyak sekali peluang usaha modal kecil yang memungkinkan pelaku bisnis sukses walau tidak memiliki modal sama sekali pada awal Anda menjalankan usaha. Caranya adalah dengan meminjam modal dari investor ataupun dari bank. Ketika Anda sudah meminjam uang dengan cara tersebut untuk memulai usaha, Anda harus yakin secara mantap bahwa usaha yang akan Anda jalankan akan meraup keuntungan. Karena apabila tidak yakin bahwa usaha Anda akan berhasil, akibatnya Anda malah akan terlilt hutang dan malah akan merugikan Anda pada masa mendatang.

Tidak ada satupun didunia ini yang dapat dicapai tanpa adanya kerja keras. Hal ini juga berlaku terlebih apabila dalam menjalankan usaha. Jangan pernah iri hati terhadap kesuksesan orang lain tanpa mengetahui bahwa mereka berhasil juga karena hasil dari sebuah kerja keras yang tidak berhenti. Semua orang dapat berhasil dalam menjalankan usaha apabila ditekuni dan dijalankan dengan hati yang sungguh-sungguh.

Ada tips lain dalam menjalankan usaha waralaba? Silahkan tinggalkan komentar Anda dikolom dibawah ini :)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Management Marketing

Cara Membangun Usaha Cafe Dengan Modal Minim

Published by:

Catmosphere-Cafe-kecil-tapi-menyenangkan

Source : www.pergidulu.com

Apa yang ada dalam benak Anda ketika mendengar kata Cafe? Dapat dipastikan Anda akan membayangkan tempat berkumpulnya Anda dengan kawan-kawan disertai dengan tempat yang nyaman dan makanan dan minuman yang menunjang. Cafe sendiri dapat dijumpai di sudut-sudut kota, bahkan kebanyakan cafe menjadi tempat berkumpulnya para kawula muda untuk bercengkrama sambil memesan makanan ringan.

Jika Anda berminat untuk membuka usaha cafe, namun terkendala dengan modal yang minim, Anda tidak perlu ragu atau menyerah, Anda dapat mendirikan cafe yang sederhana sebagai awal mula usaha Anda. Berikut adalah tips usaha cafe bermodal minim beserta tips cara untuk memulainya :

1.Tempat / Lahan Bangunan Cafe

Jika Anda telah memiliki tempat atau lahan sendiri, maka hal tersebut akan mengurangi modal karena Anda tidak perlu menyewa atau membeli tanah untuk mendirikan usaha cafe Anda. Terlebih lagi apabila lahan yang Anda miliki terletak di kawasan yang strategis seperti pinggiran jalan raya, dekat dengan mall, atau di tempat yang sering ramai dikunjungi orang banyak. Namun apabila Anda belum memiliki lahan sendiri, Anda dapat menyewa tahunan lahan yang cukup untuk Anda dapat membuka cafe Anda.

2. Menu Makanan dan Minuman

Menu merupakan suatu hal yang terpenting dalam menjalankan usaha makanan dan minuman seperti cafe. Pada umumnya banyak sekali cafe yang mengedepankan fasilitas dan suasana cafe sehingga lupa akan kualitas makanan dan minuman yang disajikan. Jika Anda memiliki cafe kecil-kecilan, maka Anda tidak perlu memiliki menu makanan dan minuman yang banyak. Cukup dengan beberapa menu andalan Anda yang terpenting adalah kualitas rasa dan kebersihannya. Anda juga dapat menambahkan menu-menu yang unik hasil kreasi dapur Anda sendiri yang tidak disediakan ditempat manapun kecuali di cafe Anda.

3. Fasilitas yang Murah Meriah

Akhir-akhir ini, banyak sekali cafe yang menawarkan berbagai macam fasilitas seperti sofa yang empuk, colokan listrik, hingga wi-fi gratis agar para pengunjung betah disana. Perlu Anda ketahui hal diatas dapat membuat pengeluaran Anda menjadi besar. Cukup dengan memberikan terobosan kursi dari kayu atau bahan unik lainnya agar cafe Anda terkesan beda dengan cafe lainnya sehingga akan menarik minat konsumen.

4. Meminimalisir Jumlah Karyawan

Bagi Anda yang mendirikan usaha cafe namun tidak berlatar belakang sebagai juru masak ataupun yang bersangkutan dengan dapur, artinya Anda perlu mempekerjakan seorang koki untuk masalah dapur. Anda sendiri dapat berperan sebagai pelayan bagi cafe Anda. Selain Anda dapat mengenal lebih jauh segmen pelanggan Anda, Anda juga dapat menghemat anggaran biaya untuk gaji karyawan.

5. Trik Marketing Hemat

Pemasaran atau promosi di radio, koran dan media televisi besar lainnya memang efektif dan dapat mencakup kalangan banyak, namun juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bagi Anda yang memiliki usaha cafe kecil-kecilan dapat menggunakan cara marketing lain yang sama efektifnya tetapi juga menghemat biaya. Dengan menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter dan lainnya, Anda dapat menyebarkan informasi mengenai cafe Anda. Dan perlu Anda ketahui, trik marketing yang paling efektif merupakan dari mulut ke mulut. Karena itu, Beritahukan orang-orang yang Anda kenal bahwa Anda memiliki usaha cafe dan Anda juga dapat mengundang mereka agar mereka juga dapat merekomendasikan usaha Anda ke kolega mereka lainnya.

Beberapa hal di atas dapat Anda terapkan apabila Anda ingin membangun usaha cafe Anda sendiri dengan modal yang cukup minim. Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah memberikan pelayanan yang ramah dan maksimal agar pengunjung puas dengan layanan Anda. Ada hal lain yang ingin Anda tambahkan mengenai tips untuk membuka cafe dengan modal minim? Silahkan tinggalkan pesan Anda dikolom komentar :)

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management Marketing

Tips dan Trik Membuka Stand di Bazaar

Published by:

Bazaar

Source : thebizarrebazaar.com

Tren Bazaar memang sedang menjamur di Indonesia khususnya di Kota Jakarta. Buat Anda yang sudah mempunyai keinginan untuk memulai usaha Anda sendiri, tidak ada salahnya untuk mencoba membuka stand pada saat acara bazaar. Kita pasti pernah mengunjungi bazaar, baik disuatu mall, lingkungan sekitar rumah, sekolah baik yang berskala nasional sampai bazaar berskala internasional. Dalam bazaar umumnya menjual aneka macam barang dagangan dari pakaian, makanan, hingga aksesoris yang mampu menarik pengunjung.

Dengan mengikuti bazaar, Anda memiliki benefit lebih yaitu dalam segi promosi untuk mendatangkan konsumen. Justru bagi para pemilik usaha yang memang sudah berjalan, bazaar dapat dijadikan sebagai sarana untuk promosi yang menghemat banyak biaya dan momen untuk mengeruk keuntungan lebih.

Bagi orang yang baru saja ingin memulai usaha, Bazaar dapat dijadikan sarana untuk belajar berbisnis, bertemu dengan para pedagang lainnya, dan untuk mengetes pasar apakah produk yang Anda tawarkan memang cocok untuk dilempar ke publik atau tidak. Berikut adalah tips dan trik untuk berjualan di bazaar :

1. Kunjungilah lokasi

Pastikan bahwa tempatnya sesuai dengan ekspektasi Anda terutama apabila harga yang ditawarkan untuk membuka stand disana terbilang murah dan diselenggarakan oleh pihak yang belum terlalu dikenal khalayak banyak. Lokasi merupakan hal yang esensial dalam menentukan apakah target pasar yang datang adalah benar bisa menjadi pelanggan Anda dikemudian hari ataukah hanya datang sekedar untuk melihat-lihat karena tidak cocok dengan segmen produk yang Anda jual.

2. Kenali Penyelenggaranya

Event Organizer atau EO merupakan suatu tim yang memang menyelenggarakan acara tersebut. Anda perlu mengetahui apakah EO tersebut memang ahli pada bidangnya untuk menyelenggarakan bazaar ataukah hanya EO yang hanya ikut-ikutan setelah tren ini muncul? Bagaimana cara EO tersebut untuk mempromosikan bazaar ini? Apakah harga yang ditawarkan untuk membuka stand di bazaar tersebut sesuai dengan apa yang ditawarkan? Tidak jarang para pengunjung tertarik datang kesebuah bazaar yang diadakan oleh EO – EO tertentu saja. Hal ini dapat menjadi pertimbangan apabila Anda ingin membuka stand di bazaar tersebut.

3. Mendekorasi stand Anda

Dekorasi merupakan hal yang sangat penting dalam menarik pengunjung untuk melihat stand Anda. Menyediakan spanduk atau banner yang ada logo atau identitas dari produk yang Anda tawarkan. Anda juga harus pandai dalam mendisplay produk yang Anda jual. Pilihlah produk unggulan Anda untuk dipajang dan ganti-gantilah produk pajangan tersebut. Kelompokan produk sesuai dengan jenisnya. Jangan lupa perhatikan kerapihan dan estetika nya agar para pengunjung yang melihat produk Anda juga menjadi lebih fokus.

4. Sebarkan Informasi Identitas Anda

Jangan lupa juga kartu nama yang menginformasikan mengenai identitas Anda sebagai penjual. Banyak orang yang tidak sempat membeli di bazaar dikarenakan hal satu dan lainnya, dengan mempunyai kartu nama Anda, konsumen dapat memesan kepada Anda secara langsung via kontak yang Anda berikan. Selain menyebarkan informasi, buku tamu juga merupakan salah satu cara untuk Anda mendapatkan informasi mengenai orang yang berpotensi menjadi konsumen Anda yang dapat Anda gunakan sebagai database Anda.

5. Berikan Pelayanan Terbaik

Saat menjaga stand, Anda juga harus berpandai-pandai dalam menarik hati para calon konsumen Anda. Memberikan ucapan dan menyapa para pengunjung yang lewat disekitar stand Anda akan meningkatkan visibilitas stand Anda. Promosikan juga produk yang Anda jual, mungkin apabila Anda menjual produk pembersih sepatu, Anda dapat memberikan demonstrasi produk dengan membawa sepatu yang kotor dan produk Anda dapat membuatnya menjadi bersih kembali.  Dengan begini, para pengunjung akan tertarik dan lebih percaya dengan produk yang Anda tawarkan.

Hal-hal diatas hanyalah beberapa tips dan trik yang dapat Anda jalankan dalam membuka stand di bazaar.  Selalu rajin mencari informasi mengenai bazaar yang sesuai dengan produk yang Anda tawarkan dan target pasar yang tepat. Membuka stand di bazaar adalah suatu hal yang cukup menakutkan untuk Anda yang baru mulai berjualan, tetapi kalau Anda tidak mencobanya, Anda tidak akan tahu. Dan juga apabila gagal, akan menjadi pembelajaran untuk Anda dikedepannya.

Apabila Anda memiliki tips dan trik yang lain dalam mengikuti sebuah bazaar, silahkan tinggalkan komentar Anda dibawah :)

Do something today that your future self will thank for” – Anonymous

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Data Insights Edukasi Produk Finansial Management Marketing

6 Tips Mudah Dalam Membangun Identitas Usaha Anda

Published by:

Designing-a-Brand-Identity

Source : www.ollingtondesign.com.au

 

Apa identitas yang tertanam dalam benak para konsumen Anda apabila mendengar atau melihat nama usaha Anda?

Tentu Anda memiliki logo, website, kartu nama, dan papan nama usaha Anda, tetapi merek Anda merupakan hal yang jauh lebih penting dan tidak hanya sekedar penampilannya saja. Sementara semua hal diatas dapat membantu Anda untuk memproyeksikan citra merek Anda kepada konsumen, membangun identitas Anda merupakan hal yang lebih sulit untuk dilakukan.

Sebagai contohnya adalah merek Apple dan Samsung misalnya, dua merek tersebut yang akan muncul dikebanyakan benak para konsumen yang berencana untuk membeli sebuah perangkat elektronik karena merek mereka sudah kuat dipasaran. Para konsumen lebih suka untuk membeli barang mereka dikarenakan adanya rasa keterikatan dengan merek tersebut. Tapi bagaimana hingga Samsung dan Apple bisa mencapai kesuksesan seperti sekarang? Selain produk dan jasa yang inovatif, para konsumen mengetahui apa yang akan mereka dapatkan apabila membeli produk atau jasa tersebut. Dapat dibilang konsumen ikut berinvestasi didalamnya. Untuk hal ini, diperlukan adanya strategi dalam meningkatkan merek usaha Anda.

Jadi bagaimana sebagai pemilik usaha kecil dapat melakukan hal yang dilakukan oleh para pemilik usaha besar? Berikut adalah 6 tips mudah dalam memelihara dan mengembangkan merek usaha Anda.

1. Menggunakan Branding Mudah Dengan Efektif

Seperti yang sudah disebutkan diatas, mempunyai Logo, Website, Penunjuk nama dan lainnya merupakan dasar yang harus dilakukan bagi para pemilik bisnis agar merek nya dapat dikenal oleh khalayak luas. Menerapkan bagaimana warna, font, tulisan dan gambar pada logo Anda juga merupakan salah satu cara agar tidak adanya kebingungan bagi para konsumen Anda. Jangan lupa untuk mendaftarkan logo dan merek dagang Anda agar tidak disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

2. Menjelaskan Nilai Merek Anda

Dibalik semuanya, pastikan elemen merek Anda mencerminkan nilai dari perusahaan Anda. Gunakan bahasa yang jelas untuk mengkomunikasikan nilai Anda. Jangan menggunakan kata-kata yang dilihat oleh konsumen menjadi hal yang tidak berguna. Kalimat yang sederhana dan tagline yang mudah untuk diingat akan menjadi suatu hal yang akan melekat dibenak para konsumen

3. Perkenalkan Siapa yang Bekerja Dibalik Layar

Seperti hal-nya Anda datang ke sebuah restoran favorit Anda berkali-kali, makanan dan servis yang ditawarkan sangatlah baik, tetapi Anda tidak pernah mengetahui siapa pemiliknya karena tidak adanya interaksi dari pemilik restoran tersebut. Hal ini yang kadang suka terlewatkan bagi para pemilik usaha kecil menengah. Konsumen ingin merasakan bahwa mereka di hargai dan menjalin hubungan lebih lanjut. Hal yang mudah seperti bertanya pada pengunjung yang datang ke restoran tersebut mengenai rasa makanan ataupun servis yang ditawarkan akan menjadi nilai tambah bagi para konsumen  untuk mengunjungi usaha Anda kembali karena merasakan adanya koneksi dengan Anda. Mereka juga bisa langsung berkomunikasi dengan Anda, sedangkan Anda akan mendapatkan tanggapan balik yang sangat berguna bagi usaha Anda dikedepannya.

4. Penggunaan Media Sosial 

Media sosial sudah menjadi salah satu media yang sangat berguna untuk mengembangkan usaha Anda dalam memperkenalkan merek dagang Anda dan juga menjadi tempat untuk berinteraksi dengan para konsumen Anda. Dengan menggunakan media sosial, Anda bisa langsung berkomunikasi dengan para konsumen Anda saat itu juga.

Baca juga Tips Menggunakan Media Sosial Sebagai Sarana Promosi bagi Bisnis Anda

5. Berkecimpung Dalam Komunitas Anda

Tidak ada yang lebih baik untuk mendapatkan eksposur merek Anda selain terjun langsung kedalam sebuah komunitas. Menjadi sponsor dalam perlombaan lari atau berpartisipasi dalam acara bazaar dan acara lainnya dapat membuat merek Anda semakin dikenal oleh khalayak banyak dan juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap merek Anda.

6. Memberi Masukan Kepada Konsumen

Menjadi salah satu pemberi nasehat bagi para konsumen juga bisa menjadi salah satu cara untuk membedakan dan membangun merek usaha Anda. Pikirkan apa yang usaha Anda telah lakukan dan tantangan yang dimiliki oleh para konsumen Anda. Mengadakan seminar mengenai masalah-masalah yang sedang berlangsung yang ada sangkut pautnya dengan usaha Anda ataupun menulis sebuah blog yang menawarkan nasehat dan juga tips untuk mengatasi masalah yang sedang dialami oleh para konsumen Anda tanpa memaksa mereka untuk menggunakan produk Anda. Menjalankan usaha akan menjadi lebih mudah apabila konsumen sudah percaya dan mengetahui bahwa Anda ahli dibidangnya.

Dibalik semua yang sudah dijelaskan diatas, tetap tingkatkan terus kualitas dari produk yang Anda jual. Terus pantau dan awasi para karyawan Anda untuk selalu menjaga kualitas dan menjunjung tinggi merek yang sudah Anda bangun. Dan yang terpenting adalah untuk selalu memberikan yang terbaik untuk para konsumen Anda.

“Your brand is what other people think about you when you’re not in the room” – Jeff Bezos (Founder of Amazon.com)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Data Insights Management Marketing

5 Keuntungan dalam membangun jaringan dan relasi dalam bisnis

Published by:

Source : i.huffpost.com

Source : i.huffpost.com

Sebagai pemilik usaha, jaringan atau networking adalah suatu kunci penting dalam menjalankan kan mengembangkan usaha, terlebih apabila usaha yang dijalankan termasuk dalam usaha kecil menengah. Dengan menjalin hubungan antara sesama pemilik usaha, Anda dapat mendapatkan keuntungan bagi kedua belah pihak.

Membangun usaha yang sukses membutuhkan banyak waktu dan motivasi untuk berkembang, sehingga baik bagi Anda untuk memiliki jaringan teman dan rekan untuk memberikan energi yang positif yang membuat Anda semakin giat dalam menjalankan usaha Anda. Berikut adalah 5 keuntungan lain dalam membangun jaringan dan relasi dalam bisnis.

  1. Dari Mulut ke Mulut

Jaringan bisnis yang baik akan membantu Anda tidak hanya dalam menambah relasi tetapi meningkatkan kualitas usaha Anda. Dikatakan bahwa trik marketing yang paling bagus adalah melalui pembicaraan mulut ke mulut. Dengan membangun jaringan dan menambah pergaulan, akan jauh lebih banyak orang yang akan tertarik dengan produk dan jasa yang Anda tawarkan. Seperti banyak yang diketahui, seorang individu gemar berbagi informasi kepada rekan dan sahabat mereka, termasuk membicarakan tentang usaha Anda apabila ada yang berkaitan.

  1. Menambah Koneksi dan Relasi

Keuntungan terbesar dalam memiliki relasi yang luas adalah bertambahnya koneksi Anda dalam menjalankan dunia usaha. Dengan mengenal Anda, orang akan menaruh kepercayaan lebih kepada Anda. Anda dapat memberikan masukan kepada orang yang membutuhkan sesuatu dari bidang Anda seperti apabila Anda menjual Sepatu Olahraga, Anda dapat menyarankan pada relasi Anda yang ingin membeli sepatu untuk bermain basket tentang sepatu olahraga yang mana yang cocok untuk mereka. Dan sebaliknya, Anda dapat mendapatkan berbagai informasi yang berguna untuk kehidupan personal dan bisnis Anda.

  1. Memecahkan Persoalan yang Sama

Anda akan menemukan orang yang menghadapi persoalan dalam dunia usaha yang hampir sama dengan apa yang sedang Anda alami. Mereka dapat mengatasi masalah tersebut dan Anda dapat mengambil contoh bagaimana mereka menyikapi masalah tersebut dan menerapkannya dalam usaha Anda sendiri. Dalam arti lain, Anda akan bertemu individu lain melalui koneksi bisnis yang akan berperan sebagai mentor Anda ketika Anda berhadapan dengan persoalan. Dengan pertolongan seperti ini, Anda akan mendapatkan diri Anda jauh lebih percaya diri dalam mengambil keputusan.

  1. Kesempatan yang Tidak Pernah Terpikirkan Sebelumnya

Dengan mengenal banyak pribadi lain, pikiran Anda akan menjadi lebih terbuka dan mengetahui akan adanya kesempatan baru yang dapat Anda raih. Kenyataannya, ketika Anda mengenal lebih banyak orang, Anda tidak akan pernah tahu apakah Anda dapat menolong orang tersebut dimasa depan ataupun sebaliknya. Jika kita menutup diri untuk berkomunikasi dengan yang lain, maka kesempatan yang kita dapatkan akan menjadi sangat terbatas.

  1. Bukan Hanya Untuk Meningkatkan Penjualan

Kebanyakan orang salah kaprah dalam mengartikan relasi bisnis karena semua dikaitkan dengan penjualan. Pada kenyataannya, membangun relasi bisnis tidak semata-mata demi meningkatkan penjualan. Dengan bekerjasama dengan orang lain, Anda juga dapat meningkatkan pengetahuan yang dapat digunakan dalam mengembangkan usaha Anda.

Dengan membangun relasi, memang benar sebagian besar merupakan salah satu strategi dalam menjalankan bisnis. Tetapi tidak semata-mata hanya itu saja, mengenal banyak orang yang memiliki pandangan berbeda-beda dan dikelilingi oleh banyak teman dibidang yang beragam akan menjadikan Anda pribadi yang lebih baik dan juga menambah wawasan Anda akan dunia bisnis maupun pribadi.

“The richest people in the World look for and build networks, everyone else look for works” – Robert T. Kiyosaki

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Bisnis Customers Karyawan Management Marketing

Cara Mengelola Kebahagiaan Karyawan Anda

Published by:

 

Source : www.pprablog.files.wordpress.com

Source : www.pprablog.files.wordpress.com

Sebagai seorang pemimpin, pasti Anda ingin mempunyai anak buah yang loyal dan dapat dipercaya agar usaha yang Anda jalani dapat berkembang dengan pesat. Namun kadang para pemilik usaha suka melupakan bahwa karyawan juga merupakan manusia yang memiliki akal dan budi serta perasaan. Oleh karena itu banyak perusahaan yang sudah mulai memikirkan tentang tingkat kesenangan para karyawan mereka dalam bekerja.

Sebagai seorang pemimpin, Anda yang memegang andil dalam perihal ini. Jadi jika kebahagiaan para karyawan menjadi tujuan Anda, Anda harus memulai langkah pertama dalam melakukan pendekatan untuk kesejahteraan para pekerja. Selain gaji dan tunjangan yang setimpal, banyak hal yang perlu  ditingkatkan agar kebahagian para karyawan Anda juga terpenuhi. Berikut adalah beberapa tips untuk membangun hubungan yang selaras antara pemimpin dan karyawan.

  1. Jangan Mencoba Untuk Membangun Ikatan Erat Hanya Dengan Percakapan yang Singkat

Sangatlah benar bahwa untuk mendapatkan kepercayaan dan loyalitas dari para karyawan serta keterbukaan para karyawan Anda tidaklah mudah. Banyak para karyawan yang merasa terkurung dan tidak dapat bekerja dengan efisien apabila mereka berada di sekitar para manajer ataupun pemimpinnya.

Solusinya adalah dengan mendekatinya dengan perlahan-lahan. Berbagi tentang kegemaran Anda dan obrolan yang ringan tentang pribadi Anda dapat membuat para karyawan merasa lebih rileks apabila berada disekitar Anda. Budaya yang tercipta di Indonesia adalah apabila karyawan diajak berbicara secara personal dengan atasannya, mereka akan dipecat atau diberitahu berita buruk lainnya, buatlah suasana dimana para karyawan merasa mereka bisa menceritakan segala sesuatu tentang perasaan mereka selama bekerja di perusahaan Anda secara nyaman.

  1. Lupakan Bahwa Anda dan Karyawan Tidak Terikat Dalam Jangka Panjang

Karyawan Anda bekerja dengan Anda tidak hanya semata-mata demi uang ataupun menyambung hidup. Mencari pengalaman dan menambah pengetahuan tentang bidang lain juga mungkin menjadi salah satu alasan mengapa ia bergabung dengan Anda. Oleh karena itu dengan membantu mereka menjadi profesional yang lebih baik dan cermat juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kebahagiaan mereka. Anda dapat mengembangkan keterampilan atau memperluas koneksi mereka. Pikirkanlah betapa akan termotivasi para karyawan Anda apabila mereka tahu bahwa Anda mendukung mereka untuk terus berkembang.

  1. Keluarlah Dari Lingkungan Kantor

Anda tidak dapat mengharapkan karyawan Anda untuk mendapatkan suasana yang lebih nyaman apabila Anda berusaha untuk dekat dengan mereka didalam lingkungan kantor. Ubahlah tempat dan konteks dimana Anda dan karyawan dapat berbincang dengan lebih santai dan mendalam seperti dengan mengadakan buka bersama di Bulan Ramadhan ataupun mengadakan outing kantor dimana para karyawan dapat merasakan suasana kekeluargaan dan kebersamaan bersama para petinggi dan para kolega kerjanya.

  1. Mengurangi Pertanyaan yang Menjatuhkan

Sebagian besar dari para pemimpin akan bertanya kepada karyawannya mengapa pekerjaan mereka tidak sempurna hasilnya, kenapa penjualan tidak bagus dan juga berbagai macam pertanyaan menjatuhkan lainnya. Ada baiknya apabila Anda mengubah  pertanyaan tersebut menjadi lebih memotivasi, contohnya: “Ini adalah tugas saya untuk membantu Anda dalam mengatasi masalah ini, ada yang bisa saya bantu agar produksi kita bisa berjalan dengan lancar?” Dengan pertanyaan seperti ini, karyawan akan berpikir apabila Anda menanyakan mengenai permasalahannya bukan menyalahkan karyawan Anda. Dengan demikian, karyawan dapat menggambarkan apa yang salah dengan pekerjaannya, tanpa merasa seperti ia dikritisi kinerja dan kemampuannya.

Semua yang Anda lakukan diatas bertujuan satu yaitu membangun relasi kepercayaan antara karyawan dan pemimpin. Tapi harus Anda ingat, semua karyawan Anda memiliki kepribadian yang berbeda dan cara pendekatan yang berbeda juga. Akan selalu ada perbedaan dalam berapa lama dan perlakuan apa yang harus Anda lakukan untuk menciptakan hubungan kepercayaan tersebut. Anda harus mengerti dan menyadari bahwa kejujuran dan transparansi dalam suatu perusahaan merupakan hal yang teramat penting dalam membangun hubungan yang saling menguntungkan.

 

“When people are financially invested, they want a return. When people are emotionally invested, they want to contribute”  – Simon Sinek

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Bisnis Customers Management Marketing

Pentingnya Desain Dalam Usaha

Published by:

design-image

Source : www.ip-watch.org

Salah satu tantangan utama di dalam setiap bidang usaha yaitu dalam menentukan desain yang pas untuk di implementasikan kedalam usaha tersebut. Tidak dapat dipungkiri kalau desain mempunyai andil yang sangat besar dalam kebutuhan marketing dari setiap usaha. Sebagai marketer, Anda tentunya mengerti bahwa desain yang cocok untuk usaha Anda sangatlah penting dalam semua kampanye marketing yang akan Anda lakukan. Berikut adalah beberapa poin mengapa desain adalah hal yang penting dalam menjalankan usaha Anda :

Desain Mengkomunikasikan Merek
Kampanye marketing yang Anda lakukan pastinya memiliki tujuan untuk meningkatkan profil dari merek Anda dan menuntun para pelanggan ke arah tertentu untuk membeli produk atau jasa dari perusahaan Anda. Salah satu elemen penting untuk menggaet pelanggan yaitu melalui kepercayaan. Merek pada dasarnya sudah tertanam dalam benak para pelanggan Anda. Contohnya merek A menawarkan kenyamanan dan kemewahan, atau merek B mewakili kualitas dan nilai yang tinggi. Terlepas dari apa yang target pelanggan Anda cari, merek adalah suatu yang dijual. Setiap bagian kreatif yang Anda lakukan – posting blog, brosur, kampanye digital di Google atau membuka stand dalam bazaar memberi gambaran tentang merek yang Anda jual. Jika desain yang Anda tampilkan dalam merek Anda tidak mencerminkan desain yang professional dan terkesan murahan, hal ini dapat merusak brand image Anda dan perlu waktu yang lama untuk memperbaiki brand image dalam benak para pelanggan. Sebaliknya, desain yang baik akan mencerminkan banyak untuk sebuat perusahaan seperti kualitas, profesionalisme dan posisi usaha Anda di pasar.

Desain Untuk Meningkatkan Visibilitas Merek
Bahkan kampanye yang paling baik sekalipun akan mendapatkan perhatian apabila sangat menonjol. Untuk menjadi yang terbaik para pelaku usaha harus melakukan kampanye marketing yang selalu lebih baik diatas para pesaingnya yang juga melakukan hal yang sama. Semua kampanye marketing harus menangkap perhatian para calon pelanggan. Tergantung dari tujuan akhir dalam melakukan kampanye dan target pasar Anda, desain yang dibutuhkan untuk melakukan hal ini juga bervariasi. Apakah desain yang terkesan dingin, tajam dan serius yang sesuai dengan pelanggan Anda ataukah desain yang mencolok, terlihat sedikit norak yang justru menjadi desain terbaik? Apapun itu, desain yang cocok akan membantu Anda dalam mengkomunikasikan merek Anda agar lebih diingat oleh banyak orang.

Desain Untuk Meningkatkan Penjualan
Jika Anda hanya memikirkan tentang penjualan, kemungkinan Anda akan melewatkan pemikiran kalau desain yang baik juga akan meningkatkan penjualan. Banyak orang gagal untuk menyadari bahwa sifat psikologis juga mengambil bagian dalam pengambilan keputusan bagi kebanyakan konsumer. Apa yang menarik bagi mata para pembaca dalam sebuah majalah? Pesan apa yang akan disampaikan pada sebuah foto, warna yang ditonjolkan, atau tampilan yang Anda inginkan? Desain yang baik dapat menarik target pasar yang baru dan mengubahnya menjadi peningkatan penjualan.

Desain Memperkuat Pesan
Dengan desain yang baik, Anda dapat menggarisbawahi pesan yang akan Anda tampilkan untuk menyampaikan tentang produk atau jasa yang Anda sediakan. Ini berkaitan dengan argumen tentang pentingnya desain dalam branding, tetapi juga tentang kekuatan sebuah desain untuk menampilkan pesan dan menimbulkan respons dari kebanyakan orang. Seperti contohnya apabila Anda sebuah organisasi non-profit yang ingin meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap sebuah kasus. Beberapa gambar yang dipilih dengan cermat dapat menyampaikan pesan yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan ribuan kata-kata pada masalah yang sama.

Sebagai pelaku usaha, penting bagi Anda dalam menentukan desain yang cocok untuk usaha yang Anda jalankan. Dengan memiliki desain yang baik, Anda akan lebih mudah untuk membangun kredibilitas dan mendukung pekerjaan lain seperti kampanye marketing, kesempatan lebih besar dalam mendapatkan klien dan mengubahnya menjadi penjualan. Ada pendapat lain tentang desain? Silahkan tinggalkan komentar Anda dibawah ini.  :-)

“Design is not just what it looks like and feels like. Design is how it works.” – Steve Jobs

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Finansial Management Marketing

Strategi Promosi Untuk Usaha Kecil Menengah

Published by:

Source : theaxess.net

Promosi merupakan salah satu hal yang terpenting dalam memasarkan usaha Anda. Yang termasuk dalam promosi adalah periklanan atau personal selling dan mencakup seluruh komunikasi diantara penjual dan orang yang berpotensi menjadi pelanggan Anda. Promosi yang lazim dilakukan oleh para pengusaha yaitu berupa iklan. Iklan pun dapat dibagi menjadi dua fungsi yaitu sebagai pemberi informasi dan juga ada yang bersifat membujuk.

Iklan sebagai pemberi informasi menyediakan informasi mengenai perusahaan dan produk yang di keluarkan oleh perusahaan tersebut kepada pelanggan, sedangkan iklan sebagai media membujuk bertujuan untuk meyakinkan dan mengajak para pelanggan untuk membeli produk dan jasa yang disediakan oleh perusahaan. Seluruh iklan dan aktivitas promosi lainnya harus seimbang dengan posisi perusahaan dalam pasar bisnis dan harus didasarkan untuk membangun dan memperkuat brand image suatu perusahaan.

Strategi periklanan merupakan satu diantara berbagai jenis pemasaran yang dijalankan oleh para pemilik usaha. Iklan merupakan metode yang efektif untuk menyediakan informasi mengenai produk dan jasa perusahaan untuk para pelanggan yang mencari tahu dari produk yang akan mereka beli. Pertama, mereka ingin mengetahui mengenai produk yang akan mereka beli dan kedua, yang paling penting adalah bagaimana cara penggunaannya. Karena tidak sedikit produk yang berkualitas tinggi justru tidak laku dipasaran karena cara penggunaan yang dinilai tidak efisien. Oleh karena itu, strategi periklanan membantu UKM untuk memperkenalkan produk dan jasa mereka secara efektif dan mendorong penjualan perusahaan.

Sebuah strategi periklanan yang efektif harus mengandung tiga elemen utama yaitu tujuan iklan, pemilihan media, dan anggaran iklan.

  1. Tujuan Iklan

Tiga elemen yang harus ditonjolkan sebagai tujuan dalam sebuah iklan adalah pesan yang tepat, orang yang tepat dan pada waktu yang tepat. Dengan kata lain, tujuan dasar dari strategi iklan yang efektif adalah dengan menyampaikan pesan yang tepat kepada orang yang tepat pada waktu yang tepat juga.

Pertama, kita perlu mengetahui apa yang ingin kita sampaikan kepada para audience kita. Apa saja informasi mengenai produk dan jasa kita yang seharusnya diberikan kepada pelanggan? Kedua, siapa saja yang menjadi konsumen kita. Seperti apa karakteristik mereka, apa yang mereka suka, dan apa harapan mereka dari produk atau jasa yang ingin mereka beli?

Ketiga, kita harus memilih waktu yang tepat untuk iklan, hal ini elemen yang sangat krusial pada rencana iklan yang sukses.

 

  1. Pemilihan Media

Dalam mengembangkan strategi iklan yang efektif adalah memilih media yang paling tepat untuk usaha Anda dalam menjangkau target pasar. Ketika memilih media, UKM harus mempertimbangkan berbagai macam faktor yang krusial seperti karakteristik dari kelompok target pelanggan, ukuran pasar dan biaya yang harus dikeluarkan. Ada beberapa variasi media seperti radio, koran lokal, internet, televisi, bioskop, dan media lainnya yang dapat digunakan secara efektif tergantung dari produk dan jasa yang ingin ditampilkan. Tiap media pasti memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Maka dari itu, akan sangat bermanfaat apabila Anda dapat menentukan media apakah yang paling dirasa cocok untuk usaha Anda. Beberapa media yang dapat dipilih untuk iklan pada usaha kecil yaitu :

  • Iklan di Koran

Biarpun terdengar kuno, tetapi pada kenyataannya beriklan di kolom koran merupakan salah satu media yang cukup efektif karena mencakup banyak target pasar dari segala kalangan. Kekurangannya, kebanyakan koran dibaca hanya sekali, konsekuensinya siklus iklan menjadi lebih pendek dan juga tidak ada jaminan bahwa orang yang membeli koran akan melihat iklan kita.

  • Iklan di Majalah

Sebagian besar prinsip dari media cetak itu sama. Namun ada perbedaan dari media majalah dan koran. Biasanya koran diterbitkan secara harian sedangkan majalah ada yang mingguan ataupun bulanan. Iklan dengan menggunakan majalah lebih berorientasi pada gambar dan kualitas gambarnya lebih baik dibandingkan koran.

  • Iklan di Radio

Beriklan di radio lebih aktif dibandingkan dengan beriklan di media cetak dan juga dapat digabungkan dengan media cetak agar lebih efektif. Kekurangannya adalah para pendengar radio tidak dapat melihat gambar yang ingin Anda jual. Poin penting yang harus diingat dalam memasang iklan di radio adalah memilih waktu dan channel siaran yang benar agar langsung tepat sasaran target pasar.

  • Iklan di Televisi

Beriklan menggunakan media televisi atau biasa disebut dengan TV merupakan salah satu media yang cukup digemari dikarenakan para penonton dapat melihat, mendengar, bergambar dan berwarna. Iklan dengan menggunakan TV, setiap usaha dapat menjangkau  audience dimana saja dan menampilkan apa saja kepada para penonton. Kelemahan utama iklan di televisi adalah biayanya yang relatif jauh lebih mahal dibandingkan dengan media lainnya.

 

  1. Anggaran Iklan

Langkah terakhir dari strategi adalah dengan menentukan dan mengalokasikan anggaran iklan. Ketika tujuan dan sasaran dari iklan telah ditentukan secara jelas, anggaran iklan harus disiapkan. Anggaran iklan menentukan seberapa besar biaya yang harus dikeluarkan oleh UKM pada waktu tertentu dan untuk menyiapkan anggaran iklan bukan lah suatu perkara kecil. Banyak faktor yang harus diperhatikan seperti siklus hidup produk perusahaan dan pangsa pasar yang mempengaruhi penentuan dari anggaran iklan. Persentasi dari penjualan merupakan hal yang paling umum digunakan dan juga metode termudah dalam menyusun anggaran iklan. Beberapa persentase dari perkiraan penjualan akan dimasukan dalam anggaran untuk iklan. Oleh karena itu, perusahaan harus pintar-pintar dalam melakukan business forecasting. Anggaran iklan harus direncanakan untuk beberapa periode seperti 3 bulan, 6 bulan bahkan 12 bulan dengan tujuan akan membantu para pebisnis dalam melihat masa depan perusahaan.

Bagi para pemilik usaha harus diingat sebuah bisnis akan berkembang atau bahkan bangkrut tergantung dari strategi pemasaran yang tepat diterapkan. Oleh karena itu, tinjau kembali konsep pemasaran dan rencana strategi pemasaran Anda agar usaha Anda dapat berkembang lebih cepat dan tepat.

“Whoever Controls The Media, Controls The Mind” – Jim Morrison.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Customers Data Insights Finansial Management Seller Insights

Tips Rahasia Sukses Mengelola Keuangan Untuk UKM

Published by:

mengatur keuangan

Source: 2.bp.blogspot.com

Walaupun terlihat sangat mudah untuk dilakukan, para pengguna usaha UKM lebih tertarik dalam membahas strategi bisnis yang akan dijalankan dan seringkali melupakan dalam mengelola keuangan. Banyak yang berpikiran bahwa dengan bisnis yang maju, keuangan akan berjalan dengan sendirinya. Pemikiran seperti ini lah yang harus dihindari. Perlu diingat, bisnis tidak selamanya akan maju, ketika saat sedang melemah, justru keuangan yang harus dipertimbangkan. Berikut adalah tips yang dapat diterapkan dalam menjalankan UKM :

  1. Rencanakan Penggunaan Uang

Tanpa adanya perencanaan yang matang, Anda akan segera mengalami keadaan dimana Anda kekurangan dana. Anda tetap harus merencanakan penggunaan uang Anda dengan sebaik mungkin walaupun pada saat itu uang kas yang Anda miliki cukup maupun berlebih. Jangan hambur-hamburkan modal Anda dengan sia-sia tanpa tujuan yang jelas. Sesuaikan rencana pengeluaran dengan target-target penjualan dan penerimaan kas. Prioritaskan pengeluaran Anda agar dapat dilihat bagian mana yang berguna dalam meningkatkan penjualan atau menurunkan biaya-biaya dalam menjalankan usaha. Lakukan analisa cost and benefit untuk meyakinkan bahwa penggunaan uang Anda tidak keluar dengan sia-sia.

  1. Putar Arus Kas

Usaha tidak melulu menghasilkan keuntungan, kadang perusahaan juga mengalami kerugian. Manajemen keuangan juga meliputi bagaimana Anda mengelola hutang,piutang dan juga persediaan. Banyak usaha mengalami kesulitan kas meski catatan akuntansi yang mereka pegang menunjukan angka yang baik. Perhatikanlah dalam menggunakan Kartu Kredit dalam membeli suatu hal seperti termin jatuh tempo pembayaran ataupun juga apabila Anda harus menyimpan banyak barang dagangan Anda. Anda harus mengusahakan termin penjualan kredit sama dengan pembelian kredit Anda. Anda juga harus mampu menekan tingkat persediaan sedemikian rupa agar tetap dapat memenuhi order namun tanpa membebani keuangan.

  1. Pisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha

Kesalahan yang paling banyak dan sering dilakukan oleh para pelaku UKM adalah mencampurkan uang pribadi dengan uang usaha. Dengan pemikiran bahwa usaha Anda masih kecil maka tidak ada masalah jika mencampur uang usaha dengan uang pribadi. Namun pada kenyataannya, Anda akan kesulitan dalam mengatur pengeluaran pribadi dan usaha. Sehingga, keperluan pribadi sedikit demi sedikit akan memakai uang hasil dari usaha Anda. Jadi segera pisahkan rekening untuk pribadi dan usaha. Buka rekening khusus yang akan digunakan untuk bisnis. Dan yang paling penting, bersikaplah disiplin dalam menerapkan pemisahan ini. Sekali lagi, kuncinya adalah displin diri dan komitmen dalam memisahkan uang pribadi dan uang usaha.

  1. Hitung Keuntungan dengan Benar

Tujuan Anda dalam menjalankan usaha adalah mencari keuntungan, namun tahukah Anda secara pasti berapa keuntungan yang telah Anda dapatkan? Menghitung keuntungan dengan tepat sama pentingnya dengan menghasilkan keuntungan itu sendiri. Bagian yang paling kritikal dalam menghitung keuntungan adalah biaya-biaya yang dikeluarkan dalam menjalankan usaha. Sebagian besar biaya bisa diketahui karena melibatkan pembayaran uang tunai. Sebagian yang lain tidak berupa uang kas, seperti penyusutan dan amortisasi. Sebagian lagi belum terjadi namun perlu dicadangkan untuk dikeluarkan di masa mendatang seperti pajak dan bunga pinjaman.

  1. Sisihkan Keuntungan untuk Pengembangan Usaha

Anda berhak menikmati hasil dari keuntungan yang Anda raih dalam menjalankan usaha ini, tapi juga harus diingat Anda juga tetap harus menyisihkan sebagian keuntungan untuk pengembangan usaha. Salah satu tugas penting manajemen keuangan adalah menjaga kelangsungan hidup bisnis dengan mendorong dan mengarahkan investasi ke bidang-bidang lain yang juga menguntungkan diluar dari bisnis Anda sendiri. Ataupun Anda juga dapat mengembangkan Usaha sendiri dengan memikirkan strategi baru yang akan memakan modal yang cukup banyak.

Semakin besar usaha yang Anda lakukan, semakin rumit pula dalam mengatur keuangannya. Ketika usaha Anda melibatkan kreditor dan investor, maka semakin tinggi juga tuntutan Anda dalam memilki sistem pencatatan keuangan yang baik. Keberhasilan usaha Anda tidak hanya dilihat dari kemampuan Anda dalam menjual barang, tetapi juga dilihat dari bagaimana Anda mengatur keuangan usaha Anda.

Apabila ada tips lain yang ingin Anda sampaikan, dapat langsung ditulis di kolom komentar dibawah ini  :-)

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail