Category Archives: Management

Bisnis Management Marketing

5 alasan kenapa karyawan keluar dari perusahaan startup anda

Published by:

Source: http://www.wamda.com/

Gaji

Upah atau biasa yang dibilang gaji, bisa menjadi salah satu motivasi terbesar di tempat kerja. Sayangnya untuk perusahaan startup, upah karyawan jelas lebih sedikit dibanding perushaan besar lainnya. Pada saat tertentu, berberapa perusahaan startup juga kadang menolak untuk memberikan upah per bulan, mereka lebih memilih untuk memberikan sekian persentasi dari perusahaan tersebut seperti saham kosong.

Bagi para karyawan yang baru memulai karir mereka, mungkin bisa menerima penawaran tersebut karena mereka cenderung memiliki tujuan yang lebih amibisius dan tidak melulu mengenai gaji, tapi untuk karyawan yang sudah berumur menengah keatas ini mungkin menjadi pilihan yang tak meyakinkan dan kemungkinan besar akan keluar dari perusahaan Anda dikarenakan mereka cenderung memiliki tanggung jawab lebih seperti keluarga.

Kesempatan

Karyawan yang terinsipirasi akan selalu mencari kesempatan, biarpun seberapa berbakatnya seorang karyawan, mereka akan selalu berharap untuk mengembangkan kemampuan mereka dan menambah koneksi mereka di tempat kerja.

Hal pertama yang seorang pekerja akan sadari dalam berkerja  di perusahaan startup adalah jumlah teman kerja yang sedikit, dan biasanya yang berkerja di perusahaan startup adalah pemula atau mahasiswa magang, ini akan membuat mereka kehilangan motivasi dan akan mulai bertanya tanya apa saja keuntungan yang bisa didapat dalam berkerja di perusahaan besar dibanding di perusahaan startup.

Ekspetasi

Kemungkinan besar CEO dari perusahaan startup akan menjanjikan ekspetasi dan mimpi-mimpi yang tinggi dan hebat akan perusahaan itu. Ini adalah dorongan yang wajib untuk setiap perusahaan startup, tapi ini dapat menyebabkan kehilangan semangat yang fatal saat mereka mendengar kabar buruk seperti saat perusahaan tidak mencapai sebuah obyektif atau mungkin ditolak pendanaan oleh investor. Mereka akan mulai kehilangan kepercayaan ke perusahaan dan mulai mempertanyakan apakah mereka bekerja pada perusahaan yang tepat atau  harus mencari pekerjaan baru.

Tekanan

Tekanan dari keluarga, teman dan dari dalam diri sendiri dapat menjadi sangat menantang jika seorang individual akan menyerahkan sebagian waktu mereka yang mungkin sangat berarti dalam periode karir mereka. Sebuah posisi di perusahaan besar bisa dianggap menjadi sebuah hal yang bergengsi tidak peduli posisinya, yang membuat mereka perasaan menjadi bagian dari sesuatu yang besar.

Berkerja di perusahaan startup juga mengorbankan lebih banyak waktu karena konflik yang lebih sering terjadi, dimana karyawan pun akan di harapkan untuk datang ke tempat kerja walaupun bukan jam kerja. Ini sering merusak relasi karyawan dengan keluarga mereka, dan bisa menjadi alasan lain untuk keluar dari perusahaan Anda.

Lingkungan

Lingkungan tempat kerja menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan bekerja, karena jika Anda akan menghabiskan 8 jam setiap hari dalam keadaan tidak senang selama 5 hari seminggu, pasti Anda tidak akan tahan lama dengan situasi seperti itu meskipun mungkin gaji atau kompensasi lebih yang diberi oleh perusahaan.

Fakta bahwa di perusahaan startup seorang individu mempunyai teman kerja yang jauh lebih sedikit dibanding di perusahaan besar yang mempunyai karyawan sangat banyak, dimana Anda bisa memilih untuk bergaul dengan siapa saja yang membuat Anda merasa nyaman. Jadi jika Anda adalah pemilik perusahaan startup pastikanlah kalau atmosfir tempat kerja tetap  baik karena sangatlah penting dalam segi performa dan mental karyawan.

Namun tidak semua hal yang disebutkan diatas dapat menjadi salah satu faktor yang membuat para karyawan tidak nyaman bekerja dengan perusahaan startup, bisa dilihat lebih jauh kedalam perusahaan yang belum tepat secara infrastruktur, atasan yang tidak berpegang teguh dengan visi dan misi perusahaan, atau bisa jadi bahkan tiada masalah dengan perusahaan atau atasan, tetapi memang sang karyawan yang tidak merasa bisa memberikan kontribusi lebih terhadap perusahaan maka dari itu ia memilih untuk mundur, dan banyak faktor lainnya yang tidak dapat dihitung. Yang terpenting bagi Anda para pemilik perusahaan startup adalah dengan belajar tidak hanya dalam mengatur perusahaan Anda, tetapi juga dalam mengatur karyawan yang bekerja pada Anda.

“Treat your employees exactly as you want them to treat your best customers” – Stephen R. Covey

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Management Seller Insights Uncategorized

Mengapa Komisi Sales Tidak Efektif Untuk Jangka Panjang

Published by:

Post-5-Photo-1

Source: mosselbaychamber.co.za

Jika Anda berpikiran tentang pekerjaan sebagai Sales, Anda mungkin akan berpikir secara stereotipe terhadap pekerjaan tersebut, mereka merupakan orang yang bekerja dengan uang sebagai motivasinya. pengambil resiko yang berkembang pada adrenalin dari potensial kompensasi uang yang besar, Orang yang bukan merupakan team player yang tidak bisa bekerja dalam tim, seorang pemalas yang bekerja pukul 9-5 dan hanya akan bekerja keras apabila insentif nya sesuai dengan pekerjaannya.

Apakah semua orang Sales seperti ini? Tentu. Tapi kebanyakan dari mereka adalah orang yang memiliki pemikiran dan perilaku profesional sama seperti banyak lainnya di departemen Marketing, HR, atau finance. Kebanyakan bangun pagi setiap harinya dengan niat untuk bekerja dengan giat dan melakukan apa yang mereka lakukan dengan baik, berjualan. Mereka ingin melakukan pekerjaan tersebut dan mendapatkan penghasilan yang sesuai dengan apa yang sudah mereka kerjakan.

Berikut adalah 5 alasan mengapa komisi dalam sales tidak efektif untuk jangka panjang:

  1. Mereka Tidak Termotivasi Dari Dalam

Setiap kali sebuah perusahaan mencoba untuk memotivasi para karyawan, itu merupakan sebuah peringatan. Ketika Anda berasumsi karyawan benar-benar mencintai pekerjaan dan perusahaan, hal seperti motivasi akan terhapus dari dalam benak Anda. Sebaliknya, Anda akan menjadi jauh lebih fokus dalam mengajarkan mereka dalam target bisnis, seiringan dengan anda memiliki visi kemana Anda dan para karyawan bawa perusahaan ini. Pendekatan seperti itu yang memberdayakan jiwa kepemilikian dan menghilangkan pemikiran berjangka pendek.

Dibandingkan dengan menggunakan sistem komisi, alangkah baiknya bahwa tim sales Anda dibayar dengan gaji tetap setiap bulannya dengan tarif yang lebih tinggi dipasaran. Meskipun begitu, jangan berpikir bahwa tanpa adanya komisi, tiada seorang pun yang ingin berjualan. Sebaliknya, percaya lah bahwa Anda telah merekrut orang yang tepat untuk mengerjakan pekerjaan sales di perusahaan Anda dan bangun lah budaya saling mempercayai dalam lingkungan kantor Anda.

2. Perusahaan Tidak Mengoptimalisasi Kemampuan Karyawan

Hal ini kadang terjadi ketika sebuah perusahaan yang melihat hasil sales berdasarkan hasil individual masing-masing pelaku sales. Contohnya, ketika Anda menyadari bahwa dalam 1 bulan total penghasilan sales ternyata mengalami penurunan, sangat mudah untuk melihat daftar para karyawan Anda, dan melihat siapa yang menjual paling sedikit dalam periode ini.

Tetapi hal seperti ini tidak semudah yang Anda bayangkan, banyak hal yang menjadi faktor dalam penurunan penjualan, seperti Anda mengubah peraturan dalam berjualan ditengah-tengah bulan, atau menetapkan ia menjadi mentor bagi para sales yang baru masuk dan harus menghabiskan waktu untuk mengajarkan mereka, atau mungkin juga para sales tersebut mengunjungi para pelanggan lama mereka agar terjalin hubungan yang baik untuk perusahaan dan pelanggan. Apapun faktornya, dapat mempengaruhi kinerja para karyawan Anda. Demi usaha Anda untuk menjadi berkembang, Anda harus fokus atas apa yang dapat Anda pelajari untuk mengembangkan kemampuan para karyawan sales Anda sehingga dapat terus berkembang di kemudian hari.

3. Anda menyalahkan Pelaku, bukan Sistem-nya

Tidak ada cara apapun untuk mengukur kemampuan seseorang sepenuhnya. Oleh karena itu, Anda tidak dapat mengukur kemampuan para karyawan Anda hanya berdasarkan dari data yang terlampir, yang dapat Anda ukur hanyalah sistem yang bekerja. Banyak orang bertanya “Bagaimana Anda dapat mengetahui bahwa para sales Anda bekerja dengan baik tanpa mengukur performa mereka?” Jawabannya adalah, ukurlah sistem yang dimana mereka mengambil bagian didalamnya, kualitas dari apa yang dijual, dan kontribusi mereka kedalam satu tim dan perusahaan.

4. Mereka Tidak Terfokus Pada Masa Depan

Apabila komisi penjualan menjadi akar dari sebuah masalah, mengapa masih banyak perusahaan yang mengimplementasikan sistem komisi? Jawabannya sangatlah mudah, Sistem komisi sangat berguna dan bekerja, tapi hanya untuk jangka waktu yang singkat. Apabila Anda hanya berpatokan pada angka yang sudah Anda tetapkan pada bulan depan, maka para sales dengan sistem komisi adalah jawabannya. Tetapi para pemimpin sales harus berpikir secara jangka panjang. Dalam artian, dengan sistem komisi, para sales lebih condong untuk memikirkan dirinya sendiri tanpa memikirkan kesejahteraan perusahaan bahkan klien mereka. Mereka bekerja hanya terpaku dengan uang yang mereka terima, sesudah semua perjanjian sudah selesai, klien nya akan terbengkalai. Karena mereka merasa mereka tidak memiliki tanggung jawab lebih untuk membantu klien tersebut.

Secara garis besar, dengan menghilangkan sistem komisi, akan meningkatkan kepedulian mereka terhadap masa depan perusahaan dan juga para klien dengan meningkatkan performa sebagai tujuan dari team penjualan. Ketika tim Anda mengerti mengenai hal ini, akan membangun kerjasama yang lebih baik lagi antar individual dan juga dalam tim.

5. Mereka tidak Memikirkan Klien

Apabila Anda tidak mengerjakan sesuatu dengan memikirkan klien Anda, sudah dapat dipastikan perusahaan tersebut tidak dapat berkembang. Maka dari itu sangatlah penting untuk melihat adanya konflik kepentingan yang timbul ketika Anda membayar orang tersebut menggunakan komisi. Mereka akan lebih memikirkan diri mereka sendiri dibandingkan kepentingan klien, karena hanya dengan berjualan mereka mendapatkan uang. Sedangkan apabila mereka dibayar dengan gaji yang tetap setiap bulan, kepentingannya akan berpindah menjadi kepentingan klien dan perusahaan yang akan membuat usaha Anda semakin berkembang.

Sebagai kesimpulan, menggunakan sistem komisi dalam memotivasi para karyawan Anda, hanya akan berhasil dalam jangka waktu yang singkat. Sedangkan apabila Anda ingin perusahaan menjadi lebih maju dan kesejahteraan karyawan Anda meningkat, mungkin sistem gaji tetap dapat Anda terapkan pada usaha Anda.

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Data Insights Management Seller Insights

12 Pemikiran Yang Akan Menjatuhkan Diri Sendiri (bagian 2)

Published by:

Source : www.iheartintelligence.com

Seperti yang kita ketahui, pikiran negatif hanya menjadi beban bagi hidup Anda, namun sering kali kita lupa bahwa masih banyak hal yang dapat kita syukuri dan terlanjur jatuh kepada pikiran negatif. Pada dunia usaha, pikiran yang negatif hanya akan menjadi salah satu tanda akan terjadinya kemunduran dalam usaha. Karena didalam pikiran negatif, seseorang tidak dapat berpikir secara akal sehat dan memakai logika yang dapat memajukan perusahaan. Berikut adalah lanjutan dari pemikiran yang harus dihindari dalam menjalankan usaha:

7. Membiarkan Negativitas Memperdaya Anda

Ketika pikiran Anda selalu menuju kepada hal yang negatif, Anda tidak memberikan ruang untuk hal yang positif dalam hidup Anda. Latihlah pikiran Anda untuk melihat segala sesuatu yang baik dalam sesuatu. Menjadi orang yang positif adalah suatu pilihan, dan kesuksesan bergantung pada kualitas dari pikiran Anda.

8. Memikirkan Hal Yang Sudah Berlalu

Jika Anda menghabiskan waktu untuk memikirkan tentang masa lalu dan berlarut-larut mengenai apa yang salah di masa lampau, Anda akan cenderung untuk mengambil keputusan yang sama seperti masa lalu terhadap suatu masalah yang Anda hadapi, dan Anda juga tidak dapat melihat masa depan Anda secara lebih cerah. Kesuksesan bergantung  pada bagaimana Anda mengambil hikmah dari apa yang sudah pernah terjadi dan memperbaiki nya, bukan pada pikiran bagaimana cara memperbaiki masa lalu Anda.

9. Merasa terkucilkan dengan Masalah

Satu hal yang harus Anda ingat, setiap permasalahan yang Anda alami dapat membuat Anda menjadi lebih kuat dan bijak dalam menghadapi segala tantangan hidup. Jangan membiarkan masalah menghancurkan Anda, buatlah masalah menjadi pembangunan karakter Anda.

10. Tidak Memberikan Anda Waktu Istirahat

Apabila Anda berpikir bahwa mengacau suatu masalah adalah kesalahan dan membuat kesalahan adalah arti dari kegagalan, Anda harus berpikir ulang dan berikanlah waktu istirahat bagi Anda sendiri. Hal yang baik memerlukan waktu dan kadang banyak pelajaran yang harus kita pelajari sebelum kita dapat sampai pada suatu tujuan dalam hidup Anda baik pribadi maupun dalam usaha.

11. Berlarut-larut pada hal yang tidak Anda dapatkan

Apabila Anda berpikir mengenai hal atau barang yang tidak Anda dapatkan meskipun telah berusaha, ingatlah masih banyak orang diluaran sana yang rela melakukan apasaja demi apa yang telah Anda miliki sekarang.

12. Merasa hilang Arah dan Tujuan

Apabila ada berpikir bahwa Anda telah kehilangan tujuan, Anda dapat bersyukur dengan apa yang telah Anda dapatkan. Ingat bahwa hidup tidak harus sempurna untuk indah dijalani dan kesuksesan tidak selamanya datang kepada orang yang telah berusaha. Kadang dengan merasa hilang tujuan, malah Anda akan semakin kuat untuk melangkah lebih jauh untuk usaha dan kehidupan Anda.

Pikiran yang buruk harus dapat Anda tangani sebelum Anda dapat menggapai kesuksesan. Sebagian besar dari apa yang kita buat berasal dari dalam hati kita, dan sebagian besar apa yang kita bangun berasal dari pikiran kita. Mari kita bangun pikiran yang positif dan hindarkan hal-hal negatif yang dapat menyerang pikiran Anda.

“You can’t live a positive life with negative mind” – Anonymous.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Bisnis Management Seller Insights

12 Pemikiran Yang Akan Menjatuhkan Diri Sendiri (bagian 1)

Published by:

lady-negative-thinking

source: www.newinki.com

Setiap pikiran kita akan menentukan arah tujuan kita dimasa mendatang. Dan setiap keputusan yang Anda ambil bergantung dari pikiran Anda, karena itu Anda tidak akan bisa berubah apabila Anda tidak merubah jalan pikiran Anda. Esensi dari memiliki pemikiran yang sukses bukan bergantung dari apa yang Anda pikirkan, tapi bagaimana Anda berpikir, disini Anda harus meminimalisir pertanyaan apa dan fokus pada bagaimana.

Berikut adalah 12 pemikiran yang bisa menjadi racun bagi pengambilan keputusan Anda dimasa mendatang.

  1. Membandingkan Anda dengan Orang Lain

Ketika pikiran Anda seputar bagaimana Anda lebih hebat atau lebih buruk dibandingkan dengan orang lain, itu adalah perang didalam pikiran Anda yang tidak mungkin dapat Anda menangkan. Lihatlah lebih jauh kedalam pribadi Anda sendiri, karena itu adalah lawan yang paling utama yaitu diri sendiri.

2. Tidak Mempercayai Seorangpun

Ketika Anda tidak dapat mempercayai siapapun, mungkin Anda juga tidak mempercayai diri Anda sendiri, hal tersebut mempersulit Anda dalam maju kedepan. Kepercayaan adalah hal yang sangat rapuh, mudah di rusak, gampang hilang, dan susah untuk Anda dapatkan kembali apabila kepercayaan sudah hilang. Kepercayaan menurunkan kepercayaan, karena itu setidaknya Anda harus memiliki kepercayaan kepada diri Anda sendiri sebelum Anda mempercayai  orang lain.

3. Mengkhawatirkan Apa yang Orang Lain Pikirkan

Sepanjang Anda masih terus dibayang bayangi dengan pemikiran orang lain, Anda akan terus dihantui dengan pikiran yang jelek. Orang yang paling tidak bahagia adalah orang yang memperdulikan mengenai apa yang orang katakan kepada Anda. Untuk menjadi sukses, lakukan yang Anda inginkan dan beri mereka alasan kepada mereka untuk membicarakan kesuksesan Anda.

4. Membiarkan Persoalan Membuat Anda Kewalahan

Terlalu banyak pikiran juga akan membuat sebuah situasi biasa menjadi permasalahan. Masalahnya bukan ada pada masalahnya, tetapi masalahnya ada di Anda yang memikirkan bahwa Anda memiliki masalah dan membuat Anda kewalahan sendiri dan menjadi berpikir berlebihan. Biarkan lah sesuatu berjalan dengan apa adanya tanpa perlu Anda pikirkan terus menerus.

5. Berpikir Bahwa Anda Memiliki Kontrol

Kita sebagai manusia berpikir kalau kita dapat mengontrol segala sesuatu yang ada. Anda tidak dapat mengatur segalanya, tentunya, Anda dapat mengatur bagaimana Anda bereaksi terhadap hal tersebut. Kepercayaan bahwa Anda dapat mengatur segala sesuatu hanyalah ilusi semata yang ada dalam pikiran Anda. Respon Anda terhadap pikiran Anda adalah kekuatan Anda untuk membuat perubahan.

6. Tidak Percaya Pada Diri Anda Sendiri

Keraguan membunuh lebih banyak mimpi dibandingkan dengan kegagalan. Tidak percaya pada diri Anda sendiri dapat membuat Anda menjadi kehilangan arah dalam bertindak, dan terkadang membuat keadaan menjadi lebih susah dibandingkan pada kenyataan yang ada. Percaya pada diri Anda sendiri hanya perlu sedikit kepercayaan. Terus latihlah dengan percaya pada diri Anda sendiri sebelum keraguan menghancurkan Anda.

“Positive thinking will let you do anything better than negative thinking ever will” – Zig Ziglar

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Karyawan Management Seller Insights

Alasan Mengapa Anda membutuhkan POS (Point of Sale) untuk Usaha restoran Anda

Published by:

standout-at-checkout-7378d7eb971301ae4b6cfc5a31674a8e

Apabila Anda belum mempunyai sebuah sistem kasir atau POS (Point of Sale) untuk usaha restoran Anda, Anda mungkin dapat memikirkan untuk menggunakan POS dalam usaha Anda. Apabila Anda belum memutuskan untuk menggunakan POS, coba pikirkan beberapa hal ini, dalam dunia usaha, sebuah POS bukan hanya sebuah keinginan, tetapi sudah menjadi sebuah kebutuhan. Berikut beberapa alasan mengapa POS menjadi sebuah kebutuhan untuk usaha restoran Anda:

  1. Sebuah Sistem POS Membuat Kelancaran Komunikasi Antar Staf Anda

Mengantar pesanan dari pelanggan melalui sistem POS dibandingkan dengan melakukannya secara manual, akan menghemat waktu yang sangat banyak. Semakin cepat order diterima, akan semakin cepat juga makanan atau minuman tersaji kepada pelanggan Anda dengan begitu akan meningkatkan perputaran meja yang dapat diisi oleh lebih banyak pelanggan. Hal ini juga membantu untuk restoran yang menganut sistem “quick-service” seperti coffee shop dimana diharuskan membayar lebih dahulu sebelum menikmati hidangan agar antrian tidak terlalu panjang dan lama. Sebagai tambahan, kesalahan dalam penyiapan hidangan yang dilakukan oleh para staf dapur Anda akan menjadi lebih sedikit apabila menggunakan POS dibandingkan dengan sistem manual. Mungkin tidak akan terasa pada awalnya, tetapi seiring berjalannya waktu, perubahan tersebut akan jauh lebih terasa.

2. Sistem POS Mengurangi Pencurian, Penyusutan, dan Pemborosan

Dengan menggunakan sistem POS, pemilik dan manager operasional restoran tersebut dapat mengetahui inventaris dan juga laporan penjualan dari makanan dan minuman yang di jual. Hal ini akan mengurangi pencurian, penyusutan dan pemborosan dengan mengetahui apabila staff Anda memakan masakan restoran tanpa membayar, mengambil bahan makanan untuk pemakaian pribadi, atau menawarkan diskon khusus untuk keluarga dan teman-teman mereka. Sistem POS dapat diatur agar Anda tidak perlu membeli stok barang berlebihan ataupun kekurangan stok barang.

3. Sistem POS Mempermudah Perihal Tenaga Kerja

Banyak sistem kasir yang memfasilitasi modul tenaga kerja untuk mengetahui kebutuhan dari para pemilik usaha, sebagai contohnya waktu libur dari para staf pekerja. Modul dalam POS ini juga dapat digunakan sebagai waktu absensi dari para staf Anda, dengan begitu Anda dapat lebih mengontrol untuk kedisiplinan para pekerja restoran Anda. POS restoran Anda juga dapat memonitor upah pekerja dan persentase dari komisi bagi yang menggunakan komisi sebagai bonus bagi para pekerjanya. Sistem POS dapat mengetahui apabila pekerja Anda masuk kerja atau tidak. Dengan begitu Anda tidak akan kelebihan membayar pegawai karena hanya akan menjadi mubazir dan juga dapat memastikan bahwa pelanggan Anda mendapatkan pelayanan yang baik dengan pegawai yang cukup tanpa kekurangan. Dengan melihat sejarah penjualan dari laporan, Anda dapat memprediksi waktu mana yang pas untuk menambah atau mengurangi pegawai.

Terlebih lagi, kebanyakan POS system sudah memiliki sistem akunting sendiri sehingga Anda tidak perlu repot-repot untuk menghitung secara manual. Hal ini akan mengurangi kesalahan dalam penghitungan dan juga menghemat waktu Anda.

4. Sistem POS Memberikan Perlindungan Ganda Untuk Keamanan Transaksi Anda

Sistem POS saat ini sudah bekerja sama dengan beberapa bank yang menerima pembayaran menggunakan kartu. Standar yang digunakan untuk melindungi transaksi Anda yang meliputi pembayaran dan pelanggaran data yang menjadi semakin umum. Keamanan yang lebih untuk data disediakan oleh fitur seperti pembaca biometrik, contohnya sidik jari dan perangkat keras yang membaca kartu identifikasi individu para staf Anda. Fitur-fitur ini mengontrol akses ke sistem POS dan, dalam kasus tertentu, dapat melacak siapa yang menggunakannya. Manajer Operasional restoran tersebut bahkan dapat mengatur level yang dapat mengakses sistem tersebut, contohnya manajer dapat mengatur pengembalian uang, sedangkan staf biasa hanya dapat melakukan transaksi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa sistem POS merupakan investasi yang besar bagi para pemilik restoran. Tetapi mengingat kemampuan yang sebuah POS sistem dapat dilakukan seperti yang telah dijelaskan diatas, ini merupakan investasi yang sangat baik.

Lebih baik lagi, sekarang Anda tidak perlu berinvestasi secara mahal untuk sebuah sistem POS yang bagus untuk restoran Anda.

MokaPOS merupakan sistem POS yang akan membantu Anda dalam menjalankan usaha Anda secara operasional. MokaPOS juga sudah terintegrasi dengan mPOS yaitu alat yang membantu untuk melakukan pembayaran menggunakan kartu debit dan kredit di seluruh Indonesia. Tahukah Anda dengan menerima pembayaran menggunakan kartu, penjualan di toko Anda dapat naik hingga 30%?

Nah tunggu apalagi? Langsung download MokaPOS di iPad dan Android devices Anda dan mulailah berjualan dengan lebih efektif!

 

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Edukasi Produk Management

7 Tips Modern Meningkatkan Jumlah Pengunjung Retail Shop Anda

Published by:

111

(Tips ini dipublikasikan oleh team Moka POS dengan kolaborasi bersama team Bornevia, startup company pengembang web-based customer service software untuk online business and e-commerce)

Mempunyai toko sendiri/retail shop adalah impian semua orang dalam berbisnis. Apapun bisnis yang Anda jalani, membuka toko sendiri akan membuat penjualan dan omset meningkat. Untuk meningkatkan penjualan, tentu Anda harus meningkatkan juga jumlah pengunjung retail shop Anda.

Banyak sekali tips yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan jumlah pengunjung toko. Dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat sekarang ini, menggunakan tips konvensional akan membuat Anda tertinggal. Oleh karena itu, Anda bisa menyimak 7 tips modern berikut ini untuk meningkatkan pengunjung retail shop Anda.

  1. Buat display toko Anda semenarik mungkin

Sebagus apapun produk atau jasa Anda, ketika Anda tidak bisa membungkus semenarik mungkin, calon pembeli Anda akan merasa ragu. Cara pertama dari tips modern untuk meningkatkan jumlah pengunjung adalah membuat display toko Anda semenarik mungkin. Buat sebuah tema, konsep, ataupun desain yang unik dan berbeda dengan yang lain.

Misalnya Anda mempunyai café atau restoran untuk anak muda, Anda bisa membuat tema klasik, tema sepakbola, atau tema apapun yang membuat calon pelanggan Anda tertarik. Begitu pula ketika Anda mempunyai toko baju distro. Anda bisa membuat display pakaian semenarik mungkin. Bisa dengan cara menumpuk atau membuat desain lebih menarik lainnya. Buat calon pelanggan Anda yang datang di toko berkesan dengan toko Anda.

2222

  1. Berikan pelayanan maksimal

Tips ini agak sedikit tricky untuk diaplikasikan. Mungkin Anda pernah masuk ke dalam sebuah toko, lalu Anda disambut oleh beberapa orang yang tersenyum dan mengikuti kemanapun Anda berkeliling toko. Beberapa orang menganggap pelayan yang terlalu over reacting ketika berada di dalam toko akan membuat sedikit terganggu.

Jadi, Anda bisa menggunakan cara yang lebih halus yaitu selalu menyambut setiap calon pelanggan Anda. Biarkan pelanggan Anda berkeliling, dan selalu siap siaga ketika calon pelanggan tersebut bertanya atau membutuhkan bantuan Anda. Memberikan pelayanan maksimal bukan berarti selalu mengikuti kemanapun mereka pergi bukan?

3333

  1. Jaga selalu stock barang Anda

Ketika Anda mendirikan sebuah bisnis, usahakan Anda mempunyai salah satu menu ataupun barang yang menjadi andalan Anda. Buat mindset kepada calon pelanggan Anda bahwa, jika ingin membeli produk A akan selalu ingat dengan bisnis Anda.

Setelah Anda mempunyai menu atau produk andalan, sekarang saatnya Anda harus menjaga selalu stock barang Anda. Hampir setiap calon pelanggan Anda akan mempunyai perbandingan, mulai dari harga, kualitas, dan tentu ketersediaan barang. Ketika di toko Anda tidak menyediakan stock, calon pleanggan Anda akan dengan senang hati pergi meninggalkan toko Anda.

  1. Coba tawarkan barang atau produk tambahan

Ini adalah cara yang lumayan ampuh untuk meningkatkan jumlah pengunjung ke retail shop Anda. Ketika pengunjung Anda sedang berada di toko Anda, mereka tidak mungkin mengamat satu per satu barang atau jasa yang Anda punyai. Untuk mengatasinya, Anda bisa menawarkan barang atau produk tambahan ketika mereka akan selesai berbelanja.

Misalnya calon pelanggan Anda membeli kemeja, Anda bisa menawarkan celana ataupun aksesoris lain. Cara ini akan membuat pelanggan Anda berpikir bahwa di toko Anda, mempunyai produk yang lengkap dan bersaing.

  1. Tawarkan promo yang ada di toko Anda

Semua orang menyukai barang promo atau diskon, apalagi perempuan. Jadi, jangan ragu untuk membuat tulisan yang cukup besar ketika toko Anda sedang ada promo ataupun barang diskon. Tulisan promo atau diskon yang eye catching akan menambah daya tarik pengunjung.

  1. Manfaatkan toko online dan social media

Setelah Anda sukses dengan retail shop, sekarang saatnya membuka toko online atau e-commerce. Anda bisa membuat website dan juga memanfaatkan social media untuk mempromosikan website Anda. Toko online akan membuat calon pelanggan Anda bisa melihat produk atau jasa apa yang Anda tawarkan. Setelah mereka mengetahui produk atau jasa Anda, mereka dapat memilih ingin membeli secara online ataupun datang langsung ke toko Anda.

Selain itu, memanfaatkan social media untuk promosi sedikit banyak berpengaruh kepada jumlah pengunjung toko Anda. Manfaatkan Facebook, Twitter, maupun Instagram untuk mengupdate barang atau jasa Anda.

44444

 

  1. Gunakan customer service via online dan offline

Walaupun produk atau jasa Anda tidak mempunyai garansi, memanfaatkan customer service untuk menampung kritik dan saran akan berguna pada berkembangan bisnis Anda. Begitu juga sebaliknya, ketika produk atau jasa Anda mempunyai garansi, hadirnya customer service via online dan offline adalah wajib hukumnya.

Pengelolaan customer service sekarang bisa lebih mudah dengan hadirnya software automation. Anda tidak lagi pusing membalas berpuluh-puluh transaksi, kritik saran ataupun complain melalui email, chatting maupun di social media. Semakin cepat customer service Anda membalas complain atau masukan dari pelanggan, akan semakin menumbuhkan kepercayaan pelanggan.

Itulah 7 tips modern yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan jumlah pengunjung retail shop Anda. Bagaimana, sudah siap untuk mendapatkan kenaikan penjualan?

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Karyawan Management

BIAYA YANG DIKELUARKAN UNTUK MENGGAJI KARYAWAN

Published by:

counting-money-in-hands

Source: www.blog.quizzle.com

Entah Anda memiliki 3 karyawan atau lebih dari 400 karyawan, kompensasi atau gaji adalah hal yang perlu Anda perhatikan dengan seksama. Pertama dan yang terpenting adalah dengan adanya undang-undang ketenagarakerjaan, seperti upah minimum per regional, yang harus Anda patuhi. Anda juga harus memikirkan kompensasi yang Adil bagi semua para pegawai Anda yang sesuai dengan budget Anda. Apabila Anda membayar upah mereka terlalu rendah, para pegawai yang loyal akan berpaling dari perusahaan Anda, tetapi apabila Anda membayar upah mereka terlalu tinggi, Anda sendiri yang akan merasa kewalahan dengan budget yang tinggi.

Jadi, sebelum Anda memutuskan untuk mencari kandidat yang pas untuk bekerja dengan Anda, pastikan Anda sudah mengetahui mengenai budget yang akan Anda keluarkan untuk pekerjaan yang Anda butuhkan. Berikut adalah beberapa hal membantu Anda memutuskan apa yang harus dilakukan sebelum mempekerjakan seseorang :

1.Deskripsi Pekerjaan Yang Detail

Langkah pertama dalam memutuskan seberapa banyak Anda harus membayar seseorang adalah dengan menuliskan deskripsi pekerjaan yang Anda butuhkan. Anda mungkin berpikir bahwa Anda memerlukan orang dalam posisi entry-level atau belum berpengalaman, tetapi sesudah Anda membuat semua list yang Anda butuhkan dalam suatu pekerjaan, Anda menyadari bahwa pekerjaan tersebut memerlukan seseorang yang memiliki pengalaman lebih. Sementara setiap pekerjaan bervariasi dari bisnis satu dan lainnya, Anda juga harus bisa membandingkan  dengan pekerjaan yang mirip dengan posisi yang Anda butuhkan misalnya, “Pegawai toko roti di daerah Jakarta Barat”

Hal yang paling penting adalah mengenai nama jabatan. Kata “Manager” dalam sebuah posisi biasanya mengartikan posisi yang lebih tinggi dalam suatu usaha dan juga bayaran yang lebih tinggi. Sedangkan “Asisten” adalah seseorang yang biasanya baru mulai dengan posisi dibidang tersebut. Lihatlah juga usaha lainnya yang ada di lingkungan dan kota Anda yang juga mencari posisi dibidang yang sama. Hal ini dapat membantu para pencari kerja dalam mengukur posisi terhadap keahlian mereka dan membantu Anda dalam mengetahui kompensasi per standar industri.

2. Lakukan Riset Pasar Anda

Selain melihat bagaimana perusahaan lain memilih struktur dan posisi jabatan dalam suatu usaha, Anda juga akan ingin melakukan penelitian untuk melihat apa yang pasar kerja seperti untuk posisi yang Anda butuhkan. Lihatlah survei dan situs-situs untuk mencari tahu berapa kompensasi rata-rata untuk posisi yang Anda butuhkan dikota Anda. Bicaralah dengan pemilik bisnis lain dan lihat berapa banyak yang mereka bayar untuk pekerjaan yang setara dengan tanggung jawab yang seimbang. Jika ada keterampilan tertentu yang Anda butuhkan juga sedang dicari banyak perusahaan seperti Web Engineer atau Web Developer, Anda mungkin perlu membayar lebih mahal bagi kandidat yang memiliki keterampilan seperti ini.

3. Periksa Anggaran Anda

Setelah Anda memiliki ide untuk memulai suatu usaha, periksa anggaran Anda untuk melihat apakah Anda mampu untuk membiayai suatu pekerjaan. Jika posisi tersebut membutuhkan seseorang yang digaji dengan cukup mahal melebihi kemampuan Anda, mungkin Anda perlu untuk meninjau kembali posisi tersebut apakah bisa menjadi pekerjaan paruh waktu ataupun menjadi pekerjaan outsource.  Anda juga dapat mempertimbangkan untuk mempekerjakan seseorang yang belum terlalu ahli di bidangnya dengan bayaran yang lebih rendah dan juga dapat Anda latih untuk mengembangkan kemampuannya tersebut.

4. Tentukan Kisaran Gaji dan Upah

Setelah Anda menulis semua deskripsi mengenai pekerjaan Anda, meneliti lingkungan pasar kerja, dan memeriksa anggaran Anda, saatnya untuk menentukan kompensasi untuk posisi tersebut. Contohnya Anda bisa menuliskan pada iklan lowongan kerja “Rp.3.000.000-Rp.5.000.000 tergantung pengalaman” Apabila posisi tersebut menawarkan komisi atau benefit lainnya, pastikan Anda juga menuliskan hal tersebut. Menentukan kisaran gaji membantu Anda dalam mendapatkan kandidat yang tepat untuk Anda pekerjakan sesuai dengan posisi yang Anda inginkan.

“Customers will never love your company until the employees love it first” – Simon Sinek

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Karyawan Management

tips menjadi rekan kerja yang profesional

Published by:

Source : www.breadwinningmama.com

Bekerja dengan profesional merupakan hal yang penting, begitu juga dengan menjalin hubungan yang baik dengan rekan kerja. Ada kalanya jika Anda tahu bagaimana pandangan rekan kerja terhadap Anda. Jika terasa ada yang mengganjal, mungkin saja ada sesuatu yang salah.

Sikap profesional memang sangat dibutuhkan dimanapun kita berkerja, terlebih lagi jika bentuk pekerjaan kita termasuk kerjasama tim atau melibatkan orang banyak pada satu lingkup yang sama. Dalam hal ini sikap profesional yang dimaksud termasuk bagaimana kita menjalin hubungan yang harmonis dengan rekan seprofesi. Jadi peran partner kerja sedikit banyak ikut mendukung kita agar bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, supaya lebih enjoy dalam bekerja dan tidak menjadikan pekerjaan tersebut sebagai beban. Seorang rekan kerja kadang juga memberi kita rasa nyaman, dengan demikian konsentrasi tidak terganggu karena suasana kerja sangat mendukung.

Berikut adalah tips dalam menjalankan sikap profesional dengan sesama rekan bekerja :

1. Hindari bergosip

Tentu saja Anda perlu berkomunikasi dengan sesama rekan kerja. Namun jika ada rekan kerja yang mulai menceritakan gosip, sebaiknya Anda simpan gosip itu sendiri dan jangan biarkan orang yang lainnya mengetahuinya.

Usahakan untuk tidak menjadi biang gosip di kantor. Memang, godaan untuk bergosip itu sulit untuk ditolak, namun menjadi tukang gosip bisa merusak karir Anda. Jangan rusak citra Anda hanya karena suka bergosip. Semakin Anda dikenal sebagai biang gosip, semakin diragukan pula kepercayaan Anda oleh tim kerja lainnya.

2. Jauhkan Rasa “Menjatuhkan”

Sikap kompetitif memang terkadang diperlukan untuk meningkatkan produktivitas kerja. Tapi jangan sampai sikap tersebut justru memberi kecenderungan untuk menjatuhkan. Selain tidak ada guna nya untuk diri Anda pribadi, malah ada kemungkinan orang lain akan menilai Anda sebagi pribadi yang tidak profesional di bidang kerja.

3. Menjadi Pribadi yang Positif

Membangun pribadi yang positif dan berkarakter bisa kita mulai dari lingkungan kerja. Pribadi yang positif dan berkarakter sangat membantu kita untuk menghindari semua hal yang bersifat negatif seperti mengeluhkan pekerjaan yang dilakukan, gaji kecil, tidak pernah dipromosikan untuk jabatan yang lebih tinggi, dan sebagainya. Dalam hal ini kita harus menjaga agar tidak menjadi pribadi yang suka mengeluh karena justru hal tersebut membuat kita menjadi rekan kerja yang menjengkelkan di mata rekan kerja yang lain.

4. Diam itu emas

Jika ruangan kerja Anda tidak terlalu luas, usahakan untuk berbicara pelan saat Anda sedang dalam pembicaraan di telepon. Perhatikanlah rekan kerja Anda lainnya yang berada di sekeliling Anda. Jangan sampai bunyi telepon Anda mengganggu konsentrasi mereka. Ada baiknya jika Anda merubah volume dering telepon dengan tingkat terendah. Jika Anda menggunakan ponsel, pastikan juga bahwa ponsel dalam mode ‘silent’.

5. Menjadi Partner Kerja yang Baik

Teman yang baik adalah teman yang dapat mendukung dan memotivasi sepenuh hati. Cara lain untuk menjadi kolega yang baik tidak hanya terbatas dari menyemangati saja, tetapi juga membantu berbagai hal. Semisal ketika pekerjaan Anda sudah selesai dan rekan belum, tawarkan bantuan Anda walaupun hanya sekadar menemani lembur atau membelikannya segelas kopi.

6. Bekerjasama dengan baik
Anda berkarir bukan hanya untuk diri sendiri, namun Anda juga bekerja untuk perusahaan dan memiliki tujuan bersama dengan rekan kerja lainnya. Anda bekerja tidak sendiri, dan tak jarang Anda membutuhkan bantuan rekan kerja. Jadi jika Anda dapat bekerjasama dengan baik, maka secara otomatis Anda akan disukai oleh tim kerja, sehingga mereka memandang Anda sebagai rekan kerja yang kooperatif.

“Professional is not a label you give yourself, It’s description you hope others will apply to you” – David Maister

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Edukasi Produk Management Seller Insights

Tips Mudah Menjalankan Usaha Waralaba

Published by:

Source: sakurashabu-shabu.com

Sebuah waralaba adalah jenis bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh individu (franchisee) tapi dioperasikan oleh suatu merek dagang tertentu yang dapat Anda lihat secara nasional ataupun internasional. Banyak toko-toko dan restoran yang Anda lihat setiap hari adalah waralaba : Indomaret, Alfamart, Pizza Hut, Ace Hardware, dan ribuan lainnya.

Ketika Anda membeli hak untuk membuka waralaba, Anda membeli hak untuk menggunakan sistem bisnis yang sudah terbukti, dengan harga, produk, dan teknik pemasaran.  Anda juga membeli hak untuk merek tersebut,  Anda mendapatkan akses penuh terhadarap merek dagang perusahaan termasuk logo, slogan, dan signage-apa saja yang harus dilakukan dengan merek tersebut.

Usaha waralaba atau franchise adalah salah satu cara dalam membuka usaha yang dapat dipertimbangkan bagi para pemula bisnis karena Anda tidak perlu repot memikirkan cara membuka usaha, semua sudah dipersiapkan dengan matang oleh pihak yang empunya waralaba, Anda hanya perlu menjalankan usaha tersebut dan meraih keuntungan.

Dengan banyakanya merek dan pilihan yang beredar dipasaran, akan menjadi tantangan tersendiri dalam memilih waralaba yang dapat Anda jalankan. Bagaimana Anda memilih salah satu? Berikut adalah 3 tips dalam memilih waralaba untuk dijalankan sebagai usaha Anda :

  1. Mengeksplorasi Minat Anda

Segala sesuatu yang dilakukan dengan senang hati tanpa ada paksaan atau tuntutan tertentu pasti akan mendatangkan kebahagiaan bagi yang menjalankan. Begitupun dengan menjalankan usaha waralaba. Banyak sekali peluang usaha yang bermodalkan kecil dan mungkin akan membuat Anda tergiur dalam menjalankannya, tetapi balik lagi kepada minat dan keinginan Anda. Contohnya apabila minat Anda pada bidang makanan atau kue maka pilihan yang tepat untuk Anda jalankan yaitu dengan membuka waralaba yang bergerak di bidang kuliner. Jangan membuka suatu usaha dibidang yang tidak Anda minati karena hanya akan membuang waktu dan tenaga serta modal dan Anda akan setengah hati dalam menjalankannya.

  1. Memilih Usaha Waralaba Yang Menguntungkan

Dalam proses ini Anda harus benar-benar teliti dan seksama dalam memilih merek waralaba yang akan Anda jalankan. Apakah sebuah produk waralaba tersebut memiliki jumlah calon pembeli yang banyak? Semakin banyak calon pembeli yang dapat Anda perkirakan, semakin bagus juga merek dagang tersebut untuk Anda jalankan. Jangan asal memilih suatu merek dagang hanya karena Anda tergiur dengan modal yang kecil sedangkan minat pasar tidak besar dengan produk tersebut, hal tersebut dapat membuat usaha Anda berhenti ditengah jalan karena tidak laku dan bisnis pun tidak akan berkembang dengan baik.

  1. Siapkan Modal yang Cukup

Bagi para pemula bisnis, biasanya modal menjadi salah satu kendala utama dalam memulai dan menjalankan usaha. Sampai sekarang, belum ditemukan solusi yang mudah dalam mengatasi masalah ini. Namun, ada banyak sekali peluang usaha modal kecil yang memungkinkan pelaku bisnis sukses walau tidak memiliki modal sama sekali pada awal Anda menjalankan usaha. Caranya adalah dengan meminjam modal dari investor ataupun dari bank. Ketika Anda sudah meminjam uang dengan cara tersebut untuk memulai usaha, Anda harus yakin secara mantap bahwa usaha yang akan Anda jalankan akan meraup keuntungan. Karena apabila tidak yakin bahwa usaha Anda akan berhasil, akibatnya Anda malah akan terlilt hutang dan malah akan merugikan Anda pada masa mendatang.

Tidak ada satupun didunia ini yang dapat dicapai tanpa adanya kerja keras. Hal ini juga berlaku terlebih apabila dalam menjalankan usaha. Jangan pernah iri hati terhadap kesuksesan orang lain tanpa mengetahui bahwa mereka berhasil juga karena hasil dari sebuah kerja keras yang tidak berhenti. Semua orang dapat berhasil dalam menjalankan usaha apabila ditekuni dan dijalankan dengan hati yang sungguh-sungguh.

Ada tips lain dalam menjalankan usaha waralaba? Silahkan tinggalkan komentar Anda dikolom dibawah ini :)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Management Marketing

Cara Membangun Usaha Cafe Dengan Modal Minim

Published by:

Catmosphere-Cafe-kecil-tapi-menyenangkan

Source : www.pergidulu.com

Apa yang ada dalam benak Anda ketika mendengar kata Cafe? Dapat dipastikan Anda akan membayangkan tempat berkumpulnya Anda dengan kawan-kawan disertai dengan tempat yang nyaman dan makanan dan minuman yang menunjang. Cafe sendiri dapat dijumpai di sudut-sudut kota, bahkan kebanyakan cafe menjadi tempat berkumpulnya para kawula muda untuk bercengkrama sambil memesan makanan ringan.

Jika Anda berminat untuk membuka usaha cafe, namun terkendala dengan modal yang minim, Anda tidak perlu ragu atau menyerah, Anda dapat mendirikan cafe yang sederhana sebagai awal mula usaha Anda. Berikut adalah tips usaha cafe bermodal minim beserta tips cara untuk memulainya :

1.Tempat / Lahan Bangunan Cafe

Jika Anda telah memiliki tempat atau lahan sendiri, maka hal tersebut akan mengurangi modal karena Anda tidak perlu menyewa atau membeli tanah untuk mendirikan usaha cafe Anda. Terlebih lagi apabila lahan yang Anda miliki terletak di kawasan yang strategis seperti pinggiran jalan raya, dekat dengan mall, atau di tempat yang sering ramai dikunjungi orang banyak. Namun apabila Anda belum memiliki lahan sendiri, Anda dapat menyewa tahunan lahan yang cukup untuk Anda dapat membuka cafe Anda.

2. Menu Makanan dan Minuman

Menu merupakan suatu hal yang terpenting dalam menjalankan usaha makanan dan minuman seperti cafe. Pada umumnya banyak sekali cafe yang mengedepankan fasilitas dan suasana cafe sehingga lupa akan kualitas makanan dan minuman yang disajikan. Jika Anda memiliki cafe kecil-kecilan, maka Anda tidak perlu memiliki menu makanan dan minuman yang banyak. Cukup dengan beberapa menu andalan Anda yang terpenting adalah kualitas rasa dan kebersihannya. Anda juga dapat menambahkan menu-menu yang unik hasil kreasi dapur Anda sendiri yang tidak disediakan ditempat manapun kecuali di cafe Anda.

3. Fasilitas yang Murah Meriah

Akhir-akhir ini, banyak sekali cafe yang menawarkan berbagai macam fasilitas seperti sofa yang empuk, colokan listrik, hingga wi-fi gratis agar para pengunjung betah disana. Perlu Anda ketahui hal diatas dapat membuat pengeluaran Anda menjadi besar. Cukup dengan memberikan terobosan kursi dari kayu atau bahan unik lainnya agar cafe Anda terkesan beda dengan cafe lainnya sehingga akan menarik minat konsumen.

4. Meminimalisir Jumlah Karyawan

Bagi Anda yang mendirikan usaha cafe namun tidak berlatar belakang sebagai juru masak ataupun yang bersangkutan dengan dapur, artinya Anda perlu mempekerjakan seorang koki untuk masalah dapur. Anda sendiri dapat berperan sebagai pelayan bagi cafe Anda. Selain Anda dapat mengenal lebih jauh segmen pelanggan Anda, Anda juga dapat menghemat anggaran biaya untuk gaji karyawan.

5. Trik Marketing Hemat

Pemasaran atau promosi di radio, koran dan media televisi besar lainnya memang efektif dan dapat mencakup kalangan banyak, namun juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bagi Anda yang memiliki usaha cafe kecil-kecilan dapat menggunakan cara marketing lain yang sama efektifnya tetapi juga menghemat biaya. Dengan menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter dan lainnya, Anda dapat menyebarkan informasi mengenai cafe Anda. Dan perlu Anda ketahui, trik marketing yang paling efektif merupakan dari mulut ke mulut. Karena itu, Beritahukan orang-orang yang Anda kenal bahwa Anda memiliki usaha cafe dan Anda juga dapat mengundang mereka agar mereka juga dapat merekomendasikan usaha Anda ke kolega mereka lainnya.

Beberapa hal di atas dapat Anda terapkan apabila Anda ingin membangun usaha cafe Anda sendiri dengan modal yang cukup minim. Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah memberikan pelayanan yang ramah dan maksimal agar pengunjung puas dengan layanan Anda. Ada hal lain yang ingin Anda tambahkan mengenai tips untuk membuka cafe dengan modal minim? Silahkan tinggalkan pesan Anda dikolom komentar :)

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail