Category Archives: Data Insights

Berita UKM Bisnis Data Insights Edukasi Produk Management Seller Insights

Semakin Mudah dengan Fitur Terbaru Moka, Employee Management!

Published by:

Memiliki manajemen operasional yang baik adalah salah satu hal yang Anda harus miliki dalam menjalankan sebuah bisnis. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah aktivitas operasional karyawan. Pengelolaan karyawan pun penting dilakukan untuk memastikan jika bisnis yang dapat berjalan dengan lancar sehingga Anda bisa memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan.

Di Moka, kami mengerti bahwa mengelola aktivitas operasional karyawan tidaklah mudah. Untuk itu, Moka sebagai aplikasi Point of Sale terbaik Indonesia selalu berinovasi untuk menghadirkan fitur-fitur terbaik dalam mendukung dan mempermudah jalannya bisnis Anda. Untuk membantu dalam mengelola aktivitas operasional karyawan Anda, Moka menghadirkan fitur terbarunya yaitu Moka Employee Management.

Di Moka Employee Management, Anda akan menemukan bahwa mengelola karyawan merupakan pekerjaan yang mudah dan dapat dilakukan di layar laptop hingga smartphone Anda. Jadi apa yang bisa dilakukan oleh fitur terbaru dari Moka?

Fitur ini membuat Anda sebagai pemilk usaha dan juga Admin yang Anda pilih dapat menentukan peranan apa saja yang bisa dilakukan karyawan dan siapa saja yang dapat mengakses back-office dan aplikasi Moka dengan mengundang mereka melalui email. Sebagai Admin, Anda juga dapat menghapus dan mengundang kembali staff. Anda juga bisa menugaskan karyawan Anda di berbagai cabang yang dimiliki melalui website dan aplikasi Moka. Agar dapat lebih menjaga keamanan dalam operasional bisnis Anda, Moka pun menghadirkan fitur 4 digit kode pin otorisasi yang dapat di atur oleh Anda untuk karyawan jika mereka akan melakukan memodifikasi struk belanja hingga pengembalian uang.

Tertarik dengan fitur keren dari Moka? Gabung sekarang dengan mendaftar di website Moka atau menghubungi Moka support di 1500970 dan coba gratis selama 30 hari! Anda juga bisa mendownload aplikasi Moka secara gratis di Google Play dan App Store!

Untuk lebih jelasnya, cek tutorial fitur Moka Employee Management berikut ini!

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Data Insights Edukasi Produk Finansial Management Marketing Seller Insights

FITUR TERBARU MOKA “LOYALTY PROGRAM”

Published by:

Moka POS Loyalty Program

Memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan Anda sudah pasti menjadi kewajiban Anda sebagai pemilik usaha. Namun cara itu saja mungkin tidak cukup untuk meningkatkan datangnya pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan setia Anda.

Sebagai Point of Sale nomor 1 di Indonesia, Moka tidak pernah berhenti memberikan kejutan untuk para pelanggan Moka dan salah satu fitur terbaru dari Moka ini siap membantu meningkatkan penjualan Anda yaitu dengan Moka Loyalty Program.

Sesuai dengan namanya, fitur ini ditujukan kepada pemilik usaha yang ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan setia dan Anda pun dapat dengan mudah menentukan sendiri tipe Loyalty Program, perolehan poin, dan reward yang ingin Anda berikan kepada pelanggan.

Anda juga tak perlu lagi sibuk mencetak member card, karena dengan Moka Loyalty Program ini hanya membutuhkan nomor handphone untuk menjadi anggota atau member, dan hal itupun penjadi salah satu nilai tambahan untuk Anda sebagai pemilik usaha, karena Anda dapat cukup mencatat nomor pelanggan kedepannya sehingga dapat memudahkan Anda untuk menyampaikan berbagai macam materi promo melalui sms ataupun telfon.

Moka juga memberikan free-trial bagi Anda yang tertarik untuk mencoba Moka Loyalty Program ini, cukup dengan mengunjungi website Moka di www.mokapos.com atau dengan menghubungi 1500970.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Data Insights Management Seller Insights

12 Pemikiran Yang Akan Menjatuhkan Diri Sendiri (bagian 2)

Published by:

Source : www.iheartintelligence.com

Seperti yang kita ketahui, pikiran negatif hanya menjadi beban bagi hidup Anda, namun sering kali kita lupa bahwa masih banyak hal yang dapat kita syukuri dan terlanjur jatuh kepada pikiran negatif. Pada dunia usaha, pikiran yang negatif hanya akan menjadi salah satu tanda akan terjadinya kemunduran dalam usaha. Karena didalam pikiran negatif, seseorang tidak dapat berpikir secara akal sehat dan memakai logika yang dapat memajukan perusahaan. Berikut adalah lanjutan dari pemikiran yang harus dihindari dalam menjalankan usaha:

7. Membiarkan Negativitas Memperdaya Anda

Ketika pikiran Anda selalu menuju kepada hal yang negatif, Anda tidak memberikan ruang untuk hal yang positif dalam hidup Anda. Latihlah pikiran Anda untuk melihat segala sesuatu yang baik dalam sesuatu. Menjadi orang yang positif adalah suatu pilihan, dan kesuksesan bergantung pada kualitas dari pikiran Anda.

8. Memikirkan Hal Yang Sudah Berlalu

Jika Anda menghabiskan waktu untuk memikirkan tentang masa lalu dan berlarut-larut mengenai apa yang salah di masa lampau, Anda akan cenderung untuk mengambil keputusan yang sama seperti masa lalu terhadap suatu masalah yang Anda hadapi, dan Anda juga tidak dapat melihat masa depan Anda secara lebih cerah. Kesuksesan bergantung  pada bagaimana Anda mengambil hikmah dari apa yang sudah pernah terjadi dan memperbaiki nya, bukan pada pikiran bagaimana cara memperbaiki masa lalu Anda.

9. Merasa terkucilkan dengan Masalah

Satu hal yang harus Anda ingat, setiap permasalahan yang Anda alami dapat membuat Anda menjadi lebih kuat dan bijak dalam menghadapi segala tantangan hidup. Jangan membiarkan masalah menghancurkan Anda, buatlah masalah menjadi pembangunan karakter Anda.

10. Tidak Memberikan Anda Waktu Istirahat

Apabila Anda berpikir bahwa mengacau suatu masalah adalah kesalahan dan membuat kesalahan adalah arti dari kegagalan, Anda harus berpikir ulang dan berikanlah waktu istirahat bagi Anda sendiri. Hal yang baik memerlukan waktu dan kadang banyak pelajaran yang harus kita pelajari sebelum kita dapat sampai pada suatu tujuan dalam hidup Anda baik pribadi maupun dalam usaha.

11. Berlarut-larut pada hal yang tidak Anda dapatkan

Apabila Anda berpikir mengenai hal atau barang yang tidak Anda dapatkan meskipun telah berusaha, ingatlah masih banyak orang diluaran sana yang rela melakukan apasaja demi apa yang telah Anda miliki sekarang.

12. Merasa hilang Arah dan Tujuan

Apabila ada berpikir bahwa Anda telah kehilangan tujuan, Anda dapat bersyukur dengan apa yang telah Anda dapatkan. Ingat bahwa hidup tidak harus sempurna untuk indah dijalani dan kesuksesan tidak selamanya datang kepada orang yang telah berusaha. Kadang dengan merasa hilang tujuan, malah Anda akan semakin kuat untuk melangkah lebih jauh untuk usaha dan kehidupan Anda.

Pikiran yang buruk harus dapat Anda tangani sebelum Anda dapat menggapai kesuksesan. Sebagian besar dari apa yang kita buat berasal dari dalam hati kita, dan sebagian besar apa yang kita bangun berasal dari pikiran kita. Mari kita bangun pikiran yang positif dan hindarkan hal-hal negatif yang dapat menyerang pikiran Anda.

“You can’t live a positive life with negative mind” – Anonymous.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Data Insights

Menentukan Target Pasar Anda

Published by:

Source : www.blog.bigcommerce.com

Source : www.blog.bigcommerce.com

Salah satu cara untuk meningkatkan kemungkinan sukses dalam berbisnis adalah dengan menggambarkan pasar yang tepat. Sebuah pasar yang tepat adalah seksi khusus dari pasar yang besar. Mencari pasar yang tepat menuntut Anda untuk mengkonsentrasikan usaha Anda pada suatu kelompok tertentu yang akan dikenali dengan bermacam-macam karakteristik. Karakteristik ini pada umumnya disebut dengan demografi, menggambarkan orang-orang dalam kelompok khusus yang menjadi bagian dari pasar yang lebih luas. Dengan kata lain, Anda harus fokus pada orang-orang dalam seksi tertentu ketika Anda memulai. Berikut ini adalah beberapa manfaat dalam mendefinisikan pasar yang tepat.

  • Riset pasar : Anda melakukan riset pasar bersamaan dengan identifikasi pasar yang tepat. Sebagai contoh, jika Anda seorang yang miliki butik baju di daerah yang terbilang untuk kalangan menengah kebawah, Anda dapat dengan mudah menentukan masalah-masalah yang dihadapi oleh pelanggan tertentu. Lebih penting lagi, Anda akan menghemat waktu untuk memenuhi kebutuhan semua pelanggan dan bisa berkonsentrasi pada trik marketing, promosi atau pada komunitas wanita penggemar fashion. Anda juga punya kemampuan untuk belajar lebih banyak tentang demografi dari pasar Anda seperti umur, lingkungan sekitar dan daya beli dari pada pelanggan Anda.

  • Syarat modal yang lebih sedikit: Anda akan membutuhkan lebih sedikit modal untuk memasarkan dan mempromosikan gagasan Anda ketika Anda fokus pada suatu pasar tertentu. Menggunakan contoh pemilik butik tadi, Anda dapat memilih model baju atau fashion yang seperti apa yang digemari oleh para pelanggan Anda. Dengan begitu Anda dapat menekan modal Anda karena lebih sedikit barang yang menjadi terbuang dan juga dapat meningkatkan penjualan Anda.

  • Menaikkan harga : Menyasar pada pasar Anda memungkinkan Anda untuk berkonsentrasi pada kebutuhan pasar tertentu yang juga berarti Anda dapat memberikan harga yang lebih tinggi untuk produk dan layanan Anda.

  • Menyediakan produk dan layanan yang bagus : Lebih sedikit waktu dan sumber daya yang digunakan untuk melayani area yang lain berarti Anda bisa berkonsentrasi khususnya pada pasar yang tepat dan menyediakannya dengan pelayanan yang sangat baik.

Memilih pasar untuk bisnis Anda merupakan sesuatu yang vital untuk kesuksesan bisnis Anda. Kalau Anda tidak memilih, maka Anda menurangi kemungkinan untuk sukses. Banyak orang yang terampil pada banyak hal tetapi tidak ada satu bidang pun yang menjadi keahliannya. Ekspresi ini menggambarkan banyak wiraswasta yang sayangnya bisa menyebabkan kegagalan. Anda tidak akan bisa menyediakan layanan yang paling baik kepada pelanggan Anda jika Anda harus berkonsentrasi pada pasar yang sangat luas untuk dilayani. Karena itu ketahuilah dengan sungguh-sungguh siapakah pangsa pasar Anda dan teruslah fokus pada pasar Anda hingga Anda dapat mengembangkan usaha Anda lebih jauh lagi.

“There is only one winning strategy. It is to carefully define the target market and direct a superior offering to that target market” – Philip Kotler

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Berita UKM Customers Data Insights Seller Insights

6 ALASAN MENGAPA TANGGAPAN KONSUMEN PENTING BAGI USAHA ANDA

Published by:

Source : theprosperitycommunity.com

Source : theprosperitycommunity.com

Tanggapan pelanggan adalah istilah marketing yang menggambarkan proses untuk mendapatkan opini dari konsumen tentang usaha, produk atau jasa yang telah Anda tawarkan. Tanggapan pelanggan sangat penting bagi para pemilik usaha karena memberikan Anda wawasan yang lebih sehingga dapat Anda gunakan untuk meningkatkan ulasan bisnis Anda, produk, dan/atau pengalaman pelanggan secara keseluruhan.

Berikut adalah 6 alasan mengapa tanggapan konsumen adalah hal yang penting untuk bisnis Anda:

  1. Membantu Meningkatkan Kualitas Produk dan Jasa

Mendengarkan pelanggan Anda adalah satu-satunya cara untuk menjamin Anda membuat produk atau jasa yang mereka butuhkan sehingga terciptanya sebuah transaksi. Tanggapan konsumen umumnya digunakan selama proses pengembangan produk untuk memastikan bahwa produk yang akan Anda tawarkan dapat diterima dan dibutuhkan oleh banyak orang.

Perusahaan paling inovatif di dunia adalah mereka yang dapat menciptakan produk yang memenuhi kebutuhan pelanggan mereka dan melampaui ekspektasi dari para konsumen.

Dalam dunia bisnis yang kompetitif saat ini, perusahaan yang dapat menggabungkan antara tanggapan konsumen dengan pengembangan produk akan menuai keuntungan kompetitif yang kuat, memiliki loyalitas dari para konsumen dan juga dukungan dari pelanggan tetap Anda.

  1. Menjadi Tolak Ukur Kepuasan Pelanggan

Mengukur kepuasan pelanggan membantu Anda menentukan apakah produk atau jasa memenuhi atau melebihi harapan pelanggan. Survei tanggapan konsumen dapat membantu Anda dalam mengukur kepuasan pelanggan. Cara ini dapat dilakukan secara langsung, melalui email, melalui telpon atau bahkan di dalam sebuah website atau aplikasi dari telepon genggam Anda. Menggunakan pertanyaan yang membutuhkan rating dapat membantu Anda melacak dan memantau seberapa senang (atau tidak senang) pelanggan Anda dari waktu ke waktu.

  1. Memberikan Wawasan untuk Menciptakan Pengalaman Pelanggan yang Lebih Baik

Meningkatkan pengalaman pelanggan harus menjadi alasan utama Anda dalam mengumpulkan tanggapan konsumen. Proses dalam membangun usaha baru dan mempertahankan pelanggan lama Anda, lama kelamaan akan menjadi suatu hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Menawarkan pengalaman yang luar biasa yang membuat pelanggan Anda kembali kepada Anda adalah cara terbaik untuk menyingkirkan para pesaing Anda.

Untuk menciptakan pengalaman yang luar biasa, Anda perlu menanyakan kepada konsumen Anda apa yang mereka inginkan dan menggunakan hal tersebut untuk menciptakan suatu hal yang lebih baik lagi. Apabila Anda dapat menciptakan suatu pengalaman yang lebih dibandingkan dengan kompetitor Anda, pelanggan Anda akan tetap loyal dan mengabaikan tawaran kompetitif lainnya yang menggoda.

  1. Membantu Meningkatkan Retensi Pelanggan

Tanggapan pelanggan menawarkan jalur komunikasi langsung dengan pelanggan Anda sehingga Anda dapat menentukan apakah mereka tidak senang dengan produk atau layanan Anda sebelum mereka benar-benar meninggalkan Anda.

Pelanggan yang puas adalah mereka yang akan menjadi langganan tetap Anda. Dengan meminta tanggapan mereka secara teratur, Anda dapat memastikan bahwa Anda menjaga mereka agar tidak pindah kepada kompetitor. Jika pelanggan Anda tidak puas dan mendapatkan tawaran yang lebih baik dari kompetitor Anda, mereka akan mulai mencari pilihan lain dan berhenti menjadi konsumen Anda. Dengan mendengarkan pelanggan yang tidak senang atau tidak puas dengan apa yang Anda tawarkan, Anda dapat menggunakan tanggapan konsumen untuk memastikan bahwa semua konsumen Anda merasa puas dengan apa yang ditawarkan dan terus lanjut bekerjasama atau berbelanja dengan Anda.

  1. Memberikan Data yang Nyata Untuk Perkembangan Usaha

Keputusan bisnis yang terbaik dapat diambil dari data yang nyata, bukan berdasarkan dari firasat atau hanya keinginan semata. Terlalu banyak pemilik bisnis dan marketer melakukan keputusan untuk perusahaan berdasarkan data yang tidak akurat. Tanggapan konsumen merupakan data konkret yang dapat Anda gunakan untuk mengetahui apa yang sebenarnya para konsumen Anda berpikir tentang produk atau jasa yang Anda berikan.

Gunakan tanggapan konsumen ini sebagai panduan untuk mengambil keputusan perusahaan baik operasional maupun dari segi marketing. Jika persentase yang besar dari para konsumen Anda menyarankan fitur produk atau ingin tambahan layanan, dengarkanlah mereka. Pelanggan Anda adalah sahabat terbaik Anda.

  1. Mengidentifikasi Pendukung Produk Anda

Pelanggan Anda sudah pasti ada yang mati-matian akan menjadi pendukung Anda. Entah karena mereka sudah terbiasa dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan ataupun karena mereka sudah merasa nyaman dengan Anda. Mereka menawarkan nilai yang sangat besar dengan biaya yang sangat sedikit. Tetapi bagaimana Anda dapat mengidentifikasi pelanggan yang mendukung Anda?

Jawabannya ada pada Tanggapan Konsumen. Ketika Anda mengumpulkan tanggapan dari para pelanggan Anda, para pendukung adalah orang-orang yang memberikan nilai yang sangat tinggi. Jamah lah para pelanggan ini dan bangun sebuah komunitas agar terjadi hubungan yang sama-sama saling menguntungkan.

Jangan takut untuk meminta testimonial apabila Anda rasa pelanggan Anda memang sudah benar-benar berada di sisi Anda. Dengan begitu, orang akan lebih percaya dikarenakan sudah ada orang yang nyata sudah memakai jasa atau produk Anda.

Tanggapan konsumen menyediakan Anda dengan pemahaman yang berharga tentang apa yang pelanggan Anda pikir tentang produk atau layanan Anda. Wawasan ini dapat membantu Anda menciptakan produk yang pelanggan ingin beli dan menciptakan sebuah pengalaman yang melebihi harapan dan membuat para pelanggan Anda datang kembali kepada Anda.

“Get closer than ever to your customers. So close, in fact that you tell them what they need well before they realize it themselves” – Steve Jobs, Founder of Apple

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Data Insights Edukasi Produk Finansial Management Marketing

6 Tips Mudah Dalam Membangun Identitas Usaha Anda

Published by:

Designing-a-Brand-Identity

Source : www.ollingtondesign.com.au

 

Apa identitas yang tertanam dalam benak para konsumen Anda apabila mendengar atau melihat nama usaha Anda?

Tentu Anda memiliki logo, website, kartu nama, dan papan nama usaha Anda, tetapi merek Anda merupakan hal yang jauh lebih penting dan tidak hanya sekedar penampilannya saja. Sementara semua hal diatas dapat membantu Anda untuk memproyeksikan citra merek Anda kepada konsumen, membangun identitas Anda merupakan hal yang lebih sulit untuk dilakukan.

Sebagai contohnya adalah merek Apple dan Samsung misalnya, dua merek tersebut yang akan muncul dikebanyakan benak para konsumen yang berencana untuk membeli sebuah perangkat elektronik karena merek mereka sudah kuat dipasaran. Para konsumen lebih suka untuk membeli barang mereka dikarenakan adanya rasa keterikatan dengan merek tersebut. Tapi bagaimana hingga Samsung dan Apple bisa mencapai kesuksesan seperti sekarang? Selain produk dan jasa yang inovatif, para konsumen mengetahui apa yang akan mereka dapatkan apabila membeli produk atau jasa tersebut. Dapat dibilang konsumen ikut berinvestasi didalamnya. Untuk hal ini, diperlukan adanya strategi dalam meningkatkan merek usaha Anda.

Jadi bagaimana sebagai pemilik usaha kecil dapat melakukan hal yang dilakukan oleh para pemilik usaha besar? Berikut adalah 6 tips mudah dalam memelihara dan mengembangkan merek usaha Anda.

1. Menggunakan Branding Mudah Dengan Efektif

Seperti yang sudah disebutkan diatas, mempunyai Logo, Website, Penunjuk nama dan lainnya merupakan dasar yang harus dilakukan bagi para pemilik bisnis agar merek nya dapat dikenal oleh khalayak luas. Menerapkan bagaimana warna, font, tulisan dan gambar pada logo Anda juga merupakan salah satu cara agar tidak adanya kebingungan bagi para konsumen Anda. Jangan lupa untuk mendaftarkan logo dan merek dagang Anda agar tidak disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

2. Menjelaskan Nilai Merek Anda

Dibalik semuanya, pastikan elemen merek Anda mencerminkan nilai dari perusahaan Anda. Gunakan bahasa yang jelas untuk mengkomunikasikan nilai Anda. Jangan menggunakan kata-kata yang dilihat oleh konsumen menjadi hal yang tidak berguna. Kalimat yang sederhana dan tagline yang mudah untuk diingat akan menjadi suatu hal yang akan melekat dibenak para konsumen

3. Perkenalkan Siapa yang Bekerja Dibalik Layar

Seperti hal-nya Anda datang ke sebuah restoran favorit Anda berkali-kali, makanan dan servis yang ditawarkan sangatlah baik, tetapi Anda tidak pernah mengetahui siapa pemiliknya karena tidak adanya interaksi dari pemilik restoran tersebut. Hal ini yang kadang suka terlewatkan bagi para pemilik usaha kecil menengah. Konsumen ingin merasakan bahwa mereka di hargai dan menjalin hubungan lebih lanjut. Hal yang mudah seperti bertanya pada pengunjung yang datang ke restoran tersebut mengenai rasa makanan ataupun servis yang ditawarkan akan menjadi nilai tambah bagi para konsumen  untuk mengunjungi usaha Anda kembali karena merasakan adanya koneksi dengan Anda. Mereka juga bisa langsung berkomunikasi dengan Anda, sedangkan Anda akan mendapatkan tanggapan balik yang sangat berguna bagi usaha Anda dikedepannya.

4. Penggunaan Media Sosial 

Media sosial sudah menjadi salah satu media yang sangat berguna untuk mengembangkan usaha Anda dalam memperkenalkan merek dagang Anda dan juga menjadi tempat untuk berinteraksi dengan para konsumen Anda. Dengan menggunakan media sosial, Anda bisa langsung berkomunikasi dengan para konsumen Anda saat itu juga.

Baca juga Tips Menggunakan Media Sosial Sebagai Sarana Promosi bagi Bisnis Anda

5. Berkecimpung Dalam Komunitas Anda

Tidak ada yang lebih baik untuk mendapatkan eksposur merek Anda selain terjun langsung kedalam sebuah komunitas. Menjadi sponsor dalam perlombaan lari atau berpartisipasi dalam acara bazaar dan acara lainnya dapat membuat merek Anda semakin dikenal oleh khalayak banyak dan juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap merek Anda.

6. Memberi Masukan Kepada Konsumen

Menjadi salah satu pemberi nasehat bagi para konsumen juga bisa menjadi salah satu cara untuk membedakan dan membangun merek usaha Anda. Pikirkan apa yang usaha Anda telah lakukan dan tantangan yang dimiliki oleh para konsumen Anda. Mengadakan seminar mengenai masalah-masalah yang sedang berlangsung yang ada sangkut pautnya dengan usaha Anda ataupun menulis sebuah blog yang menawarkan nasehat dan juga tips untuk mengatasi masalah yang sedang dialami oleh para konsumen Anda tanpa memaksa mereka untuk menggunakan produk Anda. Menjalankan usaha akan menjadi lebih mudah apabila konsumen sudah percaya dan mengetahui bahwa Anda ahli dibidangnya.

Dibalik semua yang sudah dijelaskan diatas, tetap tingkatkan terus kualitas dari produk yang Anda jual. Terus pantau dan awasi para karyawan Anda untuk selalu menjaga kualitas dan menjunjung tinggi merek yang sudah Anda bangun. Dan yang terpenting adalah untuk selalu memberikan yang terbaik untuk para konsumen Anda.

“Your brand is what other people think about you when you’re not in the room” – Jeff Bezos (Founder of Amazon.com)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Data Insights Management Marketing

5 Keuntungan dalam membangun jaringan dan relasi dalam bisnis

Published by:

Source : i.huffpost.com

Source : i.huffpost.com

Sebagai pemilik usaha, jaringan atau networking adalah suatu kunci penting dalam menjalankan kan mengembangkan usaha, terlebih apabila usaha yang dijalankan termasuk dalam usaha kecil menengah. Dengan menjalin hubungan antara sesama pemilik usaha, Anda dapat mendapatkan keuntungan bagi kedua belah pihak.

Membangun usaha yang sukses membutuhkan banyak waktu dan motivasi untuk berkembang, sehingga baik bagi Anda untuk memiliki jaringan teman dan rekan untuk memberikan energi yang positif yang membuat Anda semakin giat dalam menjalankan usaha Anda. Berikut adalah 5 keuntungan lain dalam membangun jaringan dan relasi dalam bisnis.

  1. Dari Mulut ke Mulut

Jaringan bisnis yang baik akan membantu Anda tidak hanya dalam menambah relasi tetapi meningkatkan kualitas usaha Anda. Dikatakan bahwa trik marketing yang paling bagus adalah melalui pembicaraan mulut ke mulut. Dengan membangun jaringan dan menambah pergaulan, akan jauh lebih banyak orang yang akan tertarik dengan produk dan jasa yang Anda tawarkan. Seperti banyak yang diketahui, seorang individu gemar berbagi informasi kepada rekan dan sahabat mereka, termasuk membicarakan tentang usaha Anda apabila ada yang berkaitan.

  1. Menambah Koneksi dan Relasi

Keuntungan terbesar dalam memiliki relasi yang luas adalah bertambahnya koneksi Anda dalam menjalankan dunia usaha. Dengan mengenal Anda, orang akan menaruh kepercayaan lebih kepada Anda. Anda dapat memberikan masukan kepada orang yang membutuhkan sesuatu dari bidang Anda seperti apabila Anda menjual Sepatu Olahraga, Anda dapat menyarankan pada relasi Anda yang ingin membeli sepatu untuk bermain basket tentang sepatu olahraga yang mana yang cocok untuk mereka. Dan sebaliknya, Anda dapat mendapatkan berbagai informasi yang berguna untuk kehidupan personal dan bisnis Anda.

  1. Memecahkan Persoalan yang Sama

Anda akan menemukan orang yang menghadapi persoalan dalam dunia usaha yang hampir sama dengan apa yang sedang Anda alami. Mereka dapat mengatasi masalah tersebut dan Anda dapat mengambil contoh bagaimana mereka menyikapi masalah tersebut dan menerapkannya dalam usaha Anda sendiri. Dalam arti lain, Anda akan bertemu individu lain melalui koneksi bisnis yang akan berperan sebagai mentor Anda ketika Anda berhadapan dengan persoalan. Dengan pertolongan seperti ini, Anda akan mendapatkan diri Anda jauh lebih percaya diri dalam mengambil keputusan.

  1. Kesempatan yang Tidak Pernah Terpikirkan Sebelumnya

Dengan mengenal banyak pribadi lain, pikiran Anda akan menjadi lebih terbuka dan mengetahui akan adanya kesempatan baru yang dapat Anda raih. Kenyataannya, ketika Anda mengenal lebih banyak orang, Anda tidak akan pernah tahu apakah Anda dapat menolong orang tersebut dimasa depan ataupun sebaliknya. Jika kita menutup diri untuk berkomunikasi dengan yang lain, maka kesempatan yang kita dapatkan akan menjadi sangat terbatas.

  1. Bukan Hanya Untuk Meningkatkan Penjualan

Kebanyakan orang salah kaprah dalam mengartikan relasi bisnis karena semua dikaitkan dengan penjualan. Pada kenyataannya, membangun relasi bisnis tidak semata-mata demi meningkatkan penjualan. Dengan bekerjasama dengan orang lain, Anda juga dapat meningkatkan pengetahuan yang dapat digunakan dalam mengembangkan usaha Anda.

Dengan membangun relasi, memang benar sebagian besar merupakan salah satu strategi dalam menjalankan bisnis. Tetapi tidak semata-mata hanya itu saja, mengenal banyak orang yang memiliki pandangan berbeda-beda dan dikelilingi oleh banyak teman dibidang yang beragam akan menjadikan Anda pribadi yang lebih baik dan juga menambah wawasan Anda akan dunia bisnis maupun pribadi.

“The richest people in the World look for and build networks, everyone else look for works” – Robert T. Kiyosaki

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Customers Data Insights Finansial Management Seller Insights

Tips Rahasia Sukses Mengelola Keuangan Untuk UKM

Published by:

mengatur keuangan

Source: 2.bp.blogspot.com

Walaupun terlihat sangat mudah untuk dilakukan, para pengguna usaha UKM lebih tertarik dalam membahas strategi bisnis yang akan dijalankan dan seringkali melupakan dalam mengelola keuangan. Banyak yang berpikiran bahwa dengan bisnis yang maju, keuangan akan berjalan dengan sendirinya. Pemikiran seperti ini lah yang harus dihindari. Perlu diingat, bisnis tidak selamanya akan maju, ketika saat sedang melemah, justru keuangan yang harus dipertimbangkan. Berikut adalah tips yang dapat diterapkan dalam menjalankan UKM :

  1. Rencanakan Penggunaan Uang

Tanpa adanya perencanaan yang matang, Anda akan segera mengalami keadaan dimana Anda kekurangan dana. Anda tetap harus merencanakan penggunaan uang Anda dengan sebaik mungkin walaupun pada saat itu uang kas yang Anda miliki cukup maupun berlebih. Jangan hambur-hamburkan modal Anda dengan sia-sia tanpa tujuan yang jelas. Sesuaikan rencana pengeluaran dengan target-target penjualan dan penerimaan kas. Prioritaskan pengeluaran Anda agar dapat dilihat bagian mana yang berguna dalam meningkatkan penjualan atau menurunkan biaya-biaya dalam menjalankan usaha. Lakukan analisa cost and benefit untuk meyakinkan bahwa penggunaan uang Anda tidak keluar dengan sia-sia.

  1. Putar Arus Kas

Usaha tidak melulu menghasilkan keuntungan, kadang perusahaan juga mengalami kerugian. Manajemen keuangan juga meliputi bagaimana Anda mengelola hutang,piutang dan juga persediaan. Banyak usaha mengalami kesulitan kas meski catatan akuntansi yang mereka pegang menunjukan angka yang baik. Perhatikanlah dalam menggunakan Kartu Kredit dalam membeli suatu hal seperti termin jatuh tempo pembayaran ataupun juga apabila Anda harus menyimpan banyak barang dagangan Anda. Anda harus mengusahakan termin penjualan kredit sama dengan pembelian kredit Anda. Anda juga harus mampu menekan tingkat persediaan sedemikian rupa agar tetap dapat memenuhi order namun tanpa membebani keuangan.

  1. Pisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha

Kesalahan yang paling banyak dan sering dilakukan oleh para pelaku UKM adalah mencampurkan uang pribadi dengan uang usaha. Dengan pemikiran bahwa usaha Anda masih kecil maka tidak ada masalah jika mencampur uang usaha dengan uang pribadi. Namun pada kenyataannya, Anda akan kesulitan dalam mengatur pengeluaran pribadi dan usaha. Sehingga, keperluan pribadi sedikit demi sedikit akan memakai uang hasil dari usaha Anda. Jadi segera pisahkan rekening untuk pribadi dan usaha. Buka rekening khusus yang akan digunakan untuk bisnis. Dan yang paling penting, bersikaplah disiplin dalam menerapkan pemisahan ini. Sekali lagi, kuncinya adalah displin diri dan komitmen dalam memisahkan uang pribadi dan uang usaha.

  1. Hitung Keuntungan dengan Benar

Tujuan Anda dalam menjalankan usaha adalah mencari keuntungan, namun tahukah Anda secara pasti berapa keuntungan yang telah Anda dapatkan? Menghitung keuntungan dengan tepat sama pentingnya dengan menghasilkan keuntungan itu sendiri. Bagian yang paling kritikal dalam menghitung keuntungan adalah biaya-biaya yang dikeluarkan dalam menjalankan usaha. Sebagian besar biaya bisa diketahui karena melibatkan pembayaran uang tunai. Sebagian yang lain tidak berupa uang kas, seperti penyusutan dan amortisasi. Sebagian lagi belum terjadi namun perlu dicadangkan untuk dikeluarkan di masa mendatang seperti pajak dan bunga pinjaman.

  1. Sisihkan Keuntungan untuk Pengembangan Usaha

Anda berhak menikmati hasil dari keuntungan yang Anda raih dalam menjalankan usaha ini, tapi juga harus diingat Anda juga tetap harus menyisihkan sebagian keuntungan untuk pengembangan usaha. Salah satu tugas penting manajemen keuangan adalah menjaga kelangsungan hidup bisnis dengan mendorong dan mengarahkan investasi ke bidang-bidang lain yang juga menguntungkan diluar dari bisnis Anda sendiri. Ataupun Anda juga dapat mengembangkan Usaha sendiri dengan memikirkan strategi baru yang akan memakan modal yang cukup banyak.

Semakin besar usaha yang Anda lakukan, semakin rumit pula dalam mengatur keuangannya. Ketika usaha Anda melibatkan kreditor dan investor, maka semakin tinggi juga tuntutan Anda dalam memilki sistem pencatatan keuangan yang baik. Keberhasilan usaha Anda tidak hanya dilihat dari kemampuan Anda dalam menjual barang, tetapi juga dilihat dari bagaimana Anda mengatur keuangan usaha Anda.

Apabila ada tips lain yang ingin Anda sampaikan, dapat langsung ditulis di kolom komentar dibawah ini  :-)

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Data Insights Edukasi Produk Finansial Management Marketing Seller Insights

5 Kesalahan Penyebab Usaha Kecil Menengah Mengalami Pailit

Published by:

bangkrut

Source: i.usatoday.net

Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia banyak yang mendulang untung dan menggapai kesuksesan. Namun tidak dapat dipungkiri, dari sekian banyak usaha yang ada, tidak sedikit yang kandas ditengah jalan bahkan sebelum genap 1 tahun berdirinya usaha tersebut.

Modal usaha yang belum memadai masih menjadi salah satu alasan sulitnya UKM berkembang di Indonesia, terutama bagi mereka yang mendirikan usaha-usaha di daerah yang tidak termasuk kota besar. Biarpun adanya bantuan dari segi perbankan, itupun melalui proses yang tidak mudah dan agak merepotkan bagi sebagian orang. Disisi lain, masih ada beberapa hal yang sering dilakukan para pelaku usaha yang bisa menjatuhkan usahanya sendiri.

Berikut adalah 5 kesalahan dalam menjalankan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bisa menyebabkan kebangkrutan :

  1. Tidak Mengetahui Caranya Mengatur Keuangan

Beberapa pengusaha lebih handal dalam merencanakan konsep bisnis yang akan dijalankan ataupun dalam menjual produk dan layanan mereka. Namun, sedikit yang mengerti bahwa keuangan adalah poin yang sangat penting dalam menjalankan usaha.

Semua keputusan yang diambil dalam menjalankan usaha akan selalu berhubungan dengan kondisi finansial perusahaan. Contohnya, Anda ingin melakukan strategi marketing yang cukup memakan budget Anda, disini Anda harus pintar-pintar mengatur keuangan Anda agar tidak terjadinya defisit karena keputusan yang diambil tanpa mengatur keuangan usaha Anda.

Baca juga artikel Fitur Akuntansi Yang Dibutuhkan Untuk Usaha Kecil Menengah

  1. Memulai Bisnis Dengan Modal Yang Minim

Sebagai pemula bisnis usaha kecil menengah, Anda harus memiliki modal yang mencukupi untuk menjalankan bisnis Anda. Dengan memiliki modal yang minim, besar kemungkinan Anda akan kewalahan dalam mengatur keuangan Anda.

Perlu diingat, banyak hal yang harus Anda pikirkan yang bisa menjadi perhitungan Anda dalam menanam modal. Contohnya, Berapa besar biaya produksi Anda? Berapa banyak pegawai yang Anda butuhkan? Strategi marketing seperti apa yang akan Anda jalankan? Dan juga biaya operasional lainnya yang memerlukan dana agar usaha Anda berjalan dengan lancar.

  1. Menganggap Produk Anda Bisa Terjual Dengan Sendirinya

Bisnis Anda mungkin menjual produk yang paling canggih dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat banyak. Namun, apabila Anda tidak memasarkan dengan cara yang tepat, tidak akan ada orang yang akan tau tentang keunggulan produk Anda. Karena itu, Anda membutuhkan sebuah strategi marketing yang dapat menjual dan memasarkan produk Anda.

Dijaman sekarang, banyak strategi marketing yang dapat Anda lakukan demi memasarkan produk Anda. Anda juga dapat memasarkan barang Anda melalui sosial media dan juga dunia digital lainnya. Anda juga dapat mempromosikan produk atau jasa Anda ke komunitas yang kiranya cocok dengan target pasar Anda. Harus diingat, strategi marketing yang paling baik adalah Word Of Mouth atau ‘dari mulut ke mulut’.

Baca juga artikel Tips Menggunakan Media Sosial Sebagai Sarana Promosi Bagi Bisnis Anda

  1. Melakukan Semuanya Sendiri

Pada usaha kecil, mungkin Anda melihat bahwa segala hal dapat Anda lakukan dengan sendirinya. Namun pada kenyataannya, Anda tetap memerlukan orang yang dapat membantu Anda agar pekerjaan Anda tidak terbengkalai. Jangan segan meminta bantuan dari para kerabat ataupun memperkerjakan pihak luar seperti outsource yang memang ahli pada bidangnya.

Dengan begitu, Anda dapat memiliki waktu lebih untuk memikirkan tentang cara mengembangkan usaha Anda.

  1. Tidak Fokus Dalam Satu Bidang

Banyak usahawan yang tidak sabar dalam menjalankan usaha mereka. Apabila tren dari barang yang mereka jual dianggap turun, mereka akan dengan cepat membanting setir untuk menjual barang lain. Memang cara seperti ini tidak salah, tetapi apabila dilakukan terus menerus akan menimbulkan kebingungan bagi para pelanggannya dan juga bisnis Anda akan kehilangan fokus.

Hal yang seharusnya Anda perhatikan adalah menentukan penjualan mana yang justru paling mendatangkan keuntungan untuk Anda.

Sebuah bisnis yang sukses akan terus bertahan dalam menjual atau mengerjakan yang terbaik dari yang mereka punya. Ciptakanlah sebuah produk yang dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama dan berguna bagi para konsumen, dengan begitu konsumen Anda akan lebih puas dan pelanggan baru akan berdatangan dengan sendirinya.

Setelah artikel diatas, Anda dapat mengambil langkah yang jauh lebih bijak dengan mengingat semua aspek yang harus dijauhi dalam menjalankan usaha. Apakah Anda memiliki tips lain agar usaha tidak terjatuh dalam kebangkrutan? Silahkan tinggalkan komentar Anda dibawah ini  :-)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Data Insights Edukasi Produk Finansial Management Marketing Seller Insights

5 Langkah Menciptakan Anggaran Bisnis Lebih Baik

Published by:

Anda baru saja memulai usaha dan Anda mengetahui apa yang harus dilakukan agar usaha Anda dapat berkembang dengan pesat, tetapi ketika dihadapi dengan pembukuan atau juga disebut dengan anggaran, Anda merasa keahlian Anda kurang terampil. Tidak masalah, Anda tetap dapat bisa mengukur-ukur dan mengestimasi berapa yang perlu Anda keluarkan dalam menjalankan usaha Anda.

Stacks of coins with the word BUDGET isolated on white background

Source: www.thinkingforwardevents.co.uk

 

Mengapa Anggaran Penting

Memperkirakan dan mencocokan biaya terhadap pendapatan penting karena membantu para pemilik usaha kecil untuk menentukan apakah mereka memiliki cukup uang untuk menutupi biaya operasional, mengekspansi bisnis dan menghasilkan keuntungan bagi sang pemilik. Tanpa adanya anggaran atau rencana, bisnis yang Anda jalankan akan terkena resiko dimana kurangnya dana yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis dan untuk bersaing dalam dunia usaha.

Teknik Membuat Anggaran

Setiap pemilik bisnis cenderung mempunyai proses, situasi dan cara dalam menentukan anggaran. Namun ada beberapa parameter yang dapat menjadi acuan dihampir setiap anggaran yang dapat diimplementasikan. Sebagai contoh, banyak pengusaha harus meminjam uang dari bank hanya untuk menjalankan bisnis nya. Mereka juga harus membayar tagihan listrik dan air, biaya gaji, beban pokok penjualan (bahan baku), bunga dan pembayaran pajak. Intinya, setiap pemilik bisnis harus mempertimbangkan biaya diatas dan juga biaya tak terduga yang secara khusus terkait dengan bisnisnya ketika mendirikan usaha.

Apa Yang Harus Dilakukan Dengan Pendapatan Usaha

Dengan usaha yang sudah berdiri dan berjalan dengan sendirinya, Anda dapat membuat asumsi pendapatan yang akan Anda dapatkan dimasa depan berdasarkan dengan tren terbaru dalam bisnis. Jika bisnis Anda adalah usaha yang baru Anda dirikan atau Startup, Anda harus bisa membuat asumsi berdasarkan wilayah geografis Anda, jam operasi dan dengan meneliti bisnis lokal lainnya.

Setelah Anda mendapatkan informasi ini, maka Anda dapat mencocokan pendapatan bisnis dengan biaya yang dikeluarkan setiap bulannya. Tujuannya adalah untuk mencari tahu biaya rata-rata setiap minggunya untuk biaya operasional, tenaga kerja, bahan baku, dll. Dari informasi tersebut, pemilik bisnis dapat memperkirakan apakah mereka memiliki dana yang cukup untuk memperluas bisnis mereka atau malah harus berhemat agar operasional usaha terus berjalan.

Mari kita lihat 5 tips yang dapat membantu Anda dalam merencanakan anggaran :

  1. Periksa Standar Industri

Tidak ada bisnis yang persis sama tetapi pasti ada beberapa yang memiliki kecocokan . Oleh karena itu, cobalah melakukan penelitian dengan banyak membaca artikel ataupun berbicara langsung dengan orang-orang yang terjun ke industri yang sama. Biarpun mereka Anda anggap sebagai kompetitor, mereka juga mempunyai informasi berharga yang dapat Anda gunakan dalam menjalankan usaha Anda.

Usaha kecil sangat rentan dengan fluktuasi yang terjadi pada perekonomian negara dan ancaman kompetitor yang lebih besar, sehingga Anda perlu jeli dalam merencanakan anggaran.

 

  1. Membuat Neraca

Sebelum Anda membangun sebuah usaha alangkah baiknya apabila Anda membuat neraca untuk memperkirakan jumlah nilai uang Anda dan juga persentase dari keuntungan Anda yang bisa dialokasikan ke biaya tetap seperti bahan baku dan juga biaya operasional. Ini adalah langkah yang baik untuk membandingkan beberapa supplier ataupun pemasok bahan baku Anda agar Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah dengan kualitas yang sama. Lakukan hal yang sama untuk sewa tempat, pajak, asuransi usaha, dll.

 

  1. Faktor yang Tidak Dapat Diprediksi

Ingat bahwa meskipun Anda mungkin memperkirakan bahwa bisnis Anda akan bertumbuh hingga menghasilkan pendapatan yang besar dan kemajuan yang pesat ataupun biaya yang terus konstan tanpa ada penambahan atau pengurangan, ini hanyalah sebagai perkiraan bukan suatu hal yang sudah pasti. Karena itu, sangat bijaksana apabila Anda tetap membuka wawasan apabila suatu yang sudah Anda rencanakan tidak berjalan sesuai dengan kehendak Anda. Seperti toko yang dilanda banjir ataupun supplier yang tidak bekerja sesuai dengan yang dijanjikan. Pastikan Anda masih ada cadangan uang yang cukup untuk menutupi biaya yang tidak terduga seperti diatas.

 

  1. Potonglah Biaya yang Tidak Perlu

Dimasa usaha Anda sedang tidak berjalan dengan lancar dan uang harus didapatkan untuk membayar tagihan yang sudah jatuh tempo, marketing, atau dalam mengambil kesempatan baru seperti membuka toko baru ditempat yang berprospek, pertimbangkanlah untuk memotong biaya yang Anda anggap tidak perlu. Anda juga harus pintar dalam memilih persyaratan pembayaran yang ditawarkan oleh pemasok (supplier) Anda dan setiap kreditur. Beberapa manuver sederhana ini bisa memberikan Anda ruang napas dalam mengatur anggaran usaha Anda setiap bulannya.

 

  1. Review Bisnis Anda Secara Berkala

Sementara banyak perusahaan yang menyusun anggaran tahunan, pemilik usaha kecil harus melakukannya lebih sering mungkin setiap 3 bulan sekali atau bahkan setiap bulan. Kenyatannya, banyak pemilik usaha kecil yang merencanakan anggaran sebulan atau dua bulan kedepan karena dianggap masih sangat baru dan bisnis mereka bisa saja tiba-tiba tutup. Dengan mereview bisnis Anda secara berkala, Anda juga akan lebih menghemat ide apa yang akan Anda lakukan sambil mencari tren yang sedang berlangsung. Dengan begitu, Anda tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga uang yang Anda keluarkan tidak akan sia-sia.

Membuat anggaran adalah proses yang mudah tetapi penting diingat bagi para pemilik usaha untuk menggunakan dan memprediksi pendapatan saat ini dengan apa yang akan berlangsung dikeesokan hari. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa uang yang ada cukup tersedia untuk menjaga bisnis Anda berjalan dengan lancar, dapat mengembangkan usaha Anda, untuk bersaing dengan para kompetitor lainnya dan juga untuk memastikan bahwa Anda memiliki dana cadangan yang solid.

Apakah Anda memiliki tips lainnya dalam merencanakan anggaran untuk bisnis Anda? Silahkan tinggalkan komentar Anda dikolom bawah ini  :-)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail