Category Archives: Bisnis

Berita UKM Bisnis Management Marketing

MEMIKAT INVESTOR BAGI USAHA BERKEMBANG

Published by:

ILUSTRASI (1)

Menjalankan sebuah usaha memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, terlebih bagi Anda yang terbilang baru masuk ke dunia usaha. Salah satu hal yang paling krusial adalah saat Anda berfikiran untuk mengembangkan bisnis atau usaha, entah untuk memperbaiki berbagai aspek dari satu unit usaha Anda ataupun membuka lini usaha baru, bahkan membuka cabang dari bisnis yang telah berjalan sebelumnya, namun terhalang dalam segi finansial.

Dalam kasus isi mungkin Anda harus memulai memikirkan tentang adanya Investor yang secara harafiah diartikan sebagai perorangan atau lembaga yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya) baik dalam jangka pendek atau jangka panjang. Namun hal inipun juga perlu persiapan yang matang, karena banyaknya kesulitan yang di alami untuk mendatangkan investor dan bekerjasama dengan usaha atau bisnis yang telah anda jalankan.

Bebagai macam cara harus serta perencanaan harus dipersiapkan dengan sangat baik sebelum Anda melangkah kedepan, hal tersebut sangat perlu dilakukan untuk membuat investor semakin yakin untuk menyuntikkan dananya demi kemajuan atau jalannya bisnis Anda.

 

Suguhkan Konsep yang Menarik

Menyampaikan konsep dari usaha adalah hal yang wajib Anda lakukan. Menjabarkan gambaran – gambaran serta keunikan bisnis Anda secara terperinci, serta memberitahukan tentang apa yang telah dan apa yang akan Anda lakukan kedepannya. Investorpun pasti akan lebih tertarik apabila mereka mengerti secara lebih detail dan merekapun akan menjadikan hal ini sebagai tolak ukur tentang bagaimana persiapan Anda untuk menghadapi setiap hambatan ataupun permasalahan yang akan terjadi, optimisme dan antisipasi Andapun akan membuat investor lebih percaya diri untuk menanamkan modalnya kepada usaha Anda.

Tunjukkan Cash Flow yang Baik

Percayalah bahwa tidak semua investor beranai untuk berspekulasi, terlebih pada saat mereka menanamkan suntikan modal yang besar. Salah satu strategi Anda adalah dengan menciptakan cash flow atau aliran arus kas Anda telah berjalan dengan baik sebelumnya, artinya tidak minim dan tidak akan mengalami kemunduran untuk kedepannya. Dengan cash flow yang sehat dan stabil, maka investor akan percaya diri menanamkan modal di perusahaan anda.

Tentukan Peran Investor

Sebelum mengajak investor untuk bekerjasama, pastikan Anda juga harus melusuri terlebih dahulu apakah peran yang Anda berikan kepada investor. Apakah hanya sekedar pemberi modal kepada usaha Anda atau justru sebagai sarana pembangun relasi bisnis dan pemberi nasihat terhadap usaha yang telah dirintis. Sehingga Anda dapat lebih cepat menemukan calon investor yang sesuai dengan usaha serta keinginan Anda.

Jelaskan Visi dan Misi Secara Rinci dan Jelas

Langkah terakhir adalah menyampaikan visi dan misi dari usaha Anda dengan jelas dan detail. Biasanya investor akan menanyakan apa visi dan misi dari usaha yang anda rintis. Merekapun akan tertarik untuk bekerjasama dengan bisnis atau usaha Anda jika mereka mengetahui apa yang menjadi tujuan Anda serta ‘goals’ apa yang ingin Anda capai dalam menjalankan bisnis tersebut.

Dilanjutkan dengan misi yang merupakan usaha dan strategi yang Anda jalankan untuk mewujudkan misi anda tersebut. Jabarkan dengan jelas dan berikan gambaran yang jelas di hadapan calon investor. Jika penjabaran Anda tepat, maka bersiaplah menyambut investor bagi bisnis Anda.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Management Marketing Seller Insights

MENJALANKAN BISNIS MELALUI DUNIA DIGITAL

Published by:

Estrategia-digital

Source: www.visionesdelturismo.es/wp-content/uploads/2016/11/Estrategia-digital

Mengikuti trend bisnis saat ini tidak bisa dihindarkan dari dunia digital. Hal ini ditandai dengan banyaknya pengusaha yang menggunakan dan memanfaatkan blog, website, atau media social dalam setiap kebutuhan promosi mereka. Namun tak bisa diingkari bahwa sebagian orang masih ragu ataupun bingung untuk terjun ke dunia digital.

Perlu diketahui bahwa Anda harus menyiapkan berbagai resource untuk masuk ke dunia digital. Memang tidak mudah dan murah, karena resource ini terdiri dari beberapa aspek, diantaranya tim yang memiliki satu visi yang sama, disertai dengan waktu, tenaga, dan pastinya uang.

Banyak yang beranggapan bahwa memilih jalur promosi digital adalah hal yang mudah, namun pada kenyataannya untuk mengeksekusinya tidak semudah Anda mengelola akun sosial media pribadi Anda.

Untuk membuat orang paham dan menyadari akan keberadaan bisnis Andapun dibutuhkan beberapa hal yang menggambarkan bisnis anda di dunia maya, salah satunya website. Website ini sendiri dapat menjadi representatif serta menghadirkan kesan profesional bagi Anda ataupun bisnis Anda. Ditambah dengan database siapa – siapa saja yang akan menjadi network Anda.

Dunia digital sendiri tidak hanya digunakan untuk berbisnis atau berjualan semata, namun Anda harus lebih tau ataupun lebih mengenal terlebih dahulu market atau pasar mana yang akan dituju. Anda juga harus memperhatikan beberapa hal ini sebelum ‘go online’

  1.    Membangun brand awareness produk
  2.    Membangun kepercayaan konsumen
  3.    Berinteraksi
  4.    Bertransaski

Sebagai pelaku usaha, Anda harus berupaya agar pelanggan mau hadir atau mau mendatangi Anda. Namun ditengah padatnya bisnis online saat ini, pendatang baru yang hadir jika tidak diiringi wom atau ‘word of mouth’ yang kuat maka akan tenggelam juga. Untuk itu membuat website yang bagus untuk menunjukkan kehadiran Anda merupakan langkah pertama yang harus dilakukan. Dengan memiliki website maka Anda dapat men-share pendapat Anda sehingga orang menilai Anda sebagai profesional.

Langkah selanjutnya adalah berkomunikasi dengan orang lain secara digital. Ini bisa Anda lakukan melalu media sosial. Anda harus memiliki komitmen untuk melakukannya secara berkala. Berbagi tips atau informasi, meng-update info produk terbaru, menjawab pertanyaan atau komentar yang harus dilakukan secara konsisten.

Poin terakhir yang tidak boleh diabaikan adalah pendapat atau tanggapan orang lain mengenai usaha Anda. Ini merupakan dampak atau hasil dari interaksi Anda dengan banyak orang melalui media online. Jika Anda melayani atau menperlakukan orang lain atau calon pelanggan Anda dengan baik, maka orang lain akan membicarakan hal itu. Sebaliknya jika Anda memberikan pelayanan yang buruk, maka orang tidak akan segan memberikan komen negatif atau komplain mengenai bisnis Anda. Tentunya semua ini terekam di dunia digital dan akan menyebar dengan sangat cepat. Dibutuhkan kerja ekstra keras untuk memperbaiki reputasi bisnis Anda yang sudah terlanjur meninggalkan kesan negatif.

Bagaimana, apakah Anda sudah siap untuk mulai terjun dan membawa bisnis Anda sukses di dunia digital?

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Edukasi Produk Management Marketing Seller Insights

Definisi dan Kegunaan CRM (Customer Relationship Management)

Published by:

Web

Sebagai pelaku usaha menengah, kita tentu sering mendengar yang namanya Customer Relationship Management atau CRM. Adapun konsep dari CRM itu sendiri mencakup Enhance (meningkatkan), Retain (mempertahankan) dan Acquire (mendapatkan) pelanggan. Bisa disimpulkan bahwa konsep CRM sendiri mengacu kepada bagaimana caranya agar kita selalu memperoleh pelanggan yang baru, dengan meningkatkan hubungan agar mereka merasa puas terhadap layanan yang diberikan, hingga akhirnya mereka pun menjadi pelanggan tetap yang loyal.

Definisi Tentang CRM

Untuk mengenal lebih dekat dengan CRM, CRM adalah sebuah usaha dalam menyediakan suatu jembatan strategis dari strategi pemasaran dan teknologi informasi bertujuan menjalin hubungan dengan pelanggan dalam jangka panjang dan berkaitan dengan profitabilitas.

Kegunaan CRM (Customer Relationship Management)

Jika dilihat secara umum, CRM ini diaplikasikan untuk membantu aktivitas Marketing, Sales hingga Customer Service. Bisa dikatakan bahwa CRM digunakan sebagai media penghubung pada sebuah perusahaan menuju pelanggannya. Lewat channel atau link yang dikelola secara baik, Anda dapat mendengarkan keinginan dari pelanggan, keluhan pelanggan, dan mengenai tindakan kompetitor terhadap jasa atau produk yang kita tawarkan.

Tahapan-Tahapan Dalam Manajemen Hubungan Pelanggan (CRM)

CRM terdiri atas beberapa fase dan tahapan seperti berikut ini :

  1. Memperoleh Pelanggan Baru atau Acquire

Adapun untuk memperoleh pelanggan baru ini diperlukan beberapa cara :

  • Memberikan kenyamanan untuk pelanggan saat membeli produk tertentu yang dibutuhkan, seperti merespon keinginan pelanggan dengan cepat maupun ketepatan waktu proses pengiriman terhadap barang pesanan.
  • Melakukan promosi pada produk yang diperoleh perusahaan, dengan memberikan kesan awal yang baik untuk pelanggan, sebab sangat mempengaruhi penilaian terhadap perusahaan.

Tujuan tahapan ini yaitu untuk menawarkan produk dengan baik melalui pelayanan memuaskan pada pelanggan.

  1. Menambah Nilai Pelanggan atau Enchance

Perusahaan harus bisa menciptakan hubungan erat bersama para pelanggannya melalui cara mendengarkan setiap keluhan pelanggan serta meningkatkan pelayanan. Adapun meningkatkan hubungan pada pelanggan sendiri bisa ditingkatkan melalui :

  • Up Selling, yaitu menawarkan produk yang sama namun memiliki kualitas lebih baik.
  • Cross selling, yaitu strategi penjualan dengan menawarkan produk pelengkap terhadap barang yang sudah dimiliki pelanggan.
  1. Mempertahankan Pelanggan atau Retain
  • Memberikan pelayanan serta aplikasi pendukung tertentu yang bermanfaat, dengan begitu hubungan dengan para pelanggan pun bisa tetap terjaga dengan baik.
  • Menyediakan waktu mendengarkan setiap kebutuhan pelanggan, seperti ketidakpuasan pelanggan akan produk yang ditawarkan oleh perusahaan. Dengan begitu bisa dimanfaatkan demi peningkatan pelayanan.

Dengan menggunakan Moka sebagai POS atau sistem kasir Anda, Anda tidak perlu susah-susah menggunakan sistem khusus untuk CRM. Karena Moka memang didesain khusus untuk para pelaku usaha agar memudahkan Anda dalam menjalankan bisnis. Tidak perlu repot untuk membuat list klien Anda yang sudah pernah berbelanja dengan Anda secara manual, cukup dengan mengirimkan bon digital melalui email atau SMS, dan data pelanggan Anda sudah langsung masuk kedalam database usaha Anda  (Acquire). Pelanggan Anda juga dapat langsung memberikan feedback mengenai usaha Anda dan dapat langsung Anda tanggapi (Enhance), dan Anda pun dapat memberikan promo-promo menarik kepada pelanggan pada toko Anda (Retain)

Tunggu apalagi? Dengan Moka, Berjualan jadi semakin mudah!

Kunjungi website kami di www.mokapos.com  dan Hubungi kami di 021-3006 1540 atau hello@mokapos.com untuk penjelasan lebih lanjut mengenai Moka.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Bisnis Management Seller Insights

Hal Kecil dalam Mengembangkan Usaha

Published by:

Source : http://Designed by Freepik

Timbulnya usaha kecil sangat sering terjadi belakangan ini, banyak latar belakang yang mendasari pembuatan usaha ini, karena kepepet ekonomi, atau hanya mengikuti keberuntungan teman yang telah sukses sebelumnya. Namun banyak dari mereka yang tidak memperhatikan hal-hal untuk menjalankan usahanya. Seperti ketidaktahuan tentang bahan baku, segmentasi, atau bahkan manajerial yang tidak baik.

Tentunya sebagai pengusaha yang ingin mengembangkan usaha, harus paham akan faktor-faktor yang bisa menentukan nasib usaha mereka.

Faktor-faktor penghambat usaha

Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi usaha, baik itu dari dalam maupun luar usaha. Tentunya setiap usaha memiliki faktor penghambat yang berbeda. Inilah beberapa faktor yang bisa diketahui dan tentunya bisa menjadi pelajaran bagi pengusaha kecil untuk mengantisipasinya.

1. Kurangnya modal, hal ini dapat menjadi faktor yang membuat pengusaha menjadi putus asa dalam mengembangkan usahanya. Permodalan ini bisa diatasi dengan mengajukan pembiayaan kepada Bank atau Lembaga keuangan lainnya yang tentunya menggunakan persyaratan tertentu.

2. Kurangnya kualitas sumber daya manusia yang menyebabkan pemilik usaha menjadi kesulitan untuk memenejerial sumber daya yang ada pada usahanya.

3. Lemahnya kemampuan dalam menjual produk, yang tentunya membuat produk usaha menjadi sulit untuk terjual sehingga akan menghambat siklus operasi usaha, yang mana hal ini sangat menghambat perkembangan usaha

4. Kurang kuatnya mental pengusaha. Mudah menyerah merupakan salah satu hal yang sangat manusiawi. Namun dalam menjalan usaha, hal ini harus lah dibuang jauh-jauh. Pemilik usaha juga diharuskan untuk selalu tahan dengan sikul kerja yang padat, dan menghabiskan banyak waktu dan tenaga dalam mengembangkan usaha.

5. Kualitas bahan baku yang didapat juga menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan, karena untuk mendapat produk yang berkualitas, maka bahan baku yang digunakan juga harus berkualitas, sehingga produk diharapkan tidak mengecewakan konsumen yang ada.

Tips mengembangkan usaha

Setelah mengetahui faktor penghambat, ada tips yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha, yaitu pengusaha harus lebih mengutamakan usahanya dibanding dengan kehidupan pribadi. Lebih mengutamakan untuk mengumpulkan modal sehingga membuat usaha dapat berkembang dibanding dengan membeli sesuatu yang bersifat pribadi. Setelah modal tercukupi maka berkembangnya usaha harus diimbangi dengan manajemen yang baik sehingga dapat mengembangkan usaha dengan lancar.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Bisnis Management

3 Tips Mengembangkan usaha

Published by:

Mempunyai suatu usaha bukanlah sesuatu yang mudah, harus dilihat potensi keuntungan yang ada, sehingga diharapkan usaha tersebut tidak hanya berlangsung sementara, tapi juga dapat membesar sehingga menguntungkan banyak pihak yang ada.

Tips mengembangkan usaha kecil

Banyak cara yang dilakukan pengusaha untuk membesarkan usahanya, dari sekian banyak cara, tidak semua cara dapat dipakai untuk mengembangkan usaha, dikarnakan melihat kondisi dan situasi usaha tersebut. Namun ada tips umum yang memang harus ada untuk mengembangkan usaha tersebut. Tipsnya antara lain :

1. Kuatkan mental dalam memulai usaha dan menjalankannya, karena selain membutuhkan modal uang, waktu dan tenaga, diharuskan juga membutuhkan mental yang tinggi untuk mengambil resiko dalam mengembangkan usaha. Sebagai pengusaha, maka mental yang dibutuhkan harus mental yang tidak mudah menyerah, dan terus berjuang agar usahanya tetap berjalan dan berkembang.

2.Memakai strategi bisnis untuk mempermudah dalam menjalankan bisnis, sehingga pengusaha dapat dengan mudah mengatur bisnis, dan mengembangkannya. Selain itu, menggunakan strategi bisnis dapat mempermudah melihat anggaran yang masuk dan keluar, sehingga dapat menentukan tindakan yang tepat dalam mengatasi situasi tertentu.

3. Berinovasi dalam mengembangkan usaha, banyak usaha-usaha yang timbul namun cepat redup, dikarenakan kurangnya inovasi dalam produknya, sehingga membuat banyak konsumen yang mulai bosan, dan beralih ke produk lainnya. Selain berinovasi dalam produk, bisa juga berinovasi dalam usaha menjalankan operasinya. Inovasi ini dapat berbentuk pengefisienan dan keefektifan operasional. Sehingga dapat membuat karyawan menjadi semangat dalam bekerja dan konsumen dapat terus menikmati produk usaha dengan nyaman.

Dimulai dari manajemen yang baik

Untuk mengembangkan usaha yang telah ada, tentunya bukan sesuatu yang mudah. Tentunya dibutuhkan kerja keras dan kesabaran eksta untuk mendapatkan kesuksesan akan hasil, apalagi untuk usaha yang masih berskala kecil, tentunya akan lama untuk berkembang, tapi tidak menutup kemungkinan untuk menjadi usaha yang besar.

Sebenarnya ada banyak cara untuk mengembangkan usaha kecil, namun semua itu tidak berguna jika dalam usaha tidak diikuti dengan manajemen yang baik. Sehingga untuk mengembangkan usaha alangkah baiknya dimulai dari perbaikan manajemen usaha.

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Management Marketing

Teknologi untuk mengembangkan usaha kecil menengah

Published by:

Facebook Cover 2

Zaman sekarang yang penuh dengan teknologi dan semua orang diwajibkan untuk mengetahui perkembangan teknologi terbaru agar tidak terlalu ketinggalan zaman. Pemanfaatan teknologi pun banyak dilakukan dalam banyak bidang, seperti bidang kesehatan, industri, maupun bidang usaha. Nah usaha yang dilakukan di Indonesia menurut survei yang dilakukan, sampai tahun 2011 masih dalam skala kecil dan menengah. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, dari kesalahan manajemen hingga kesalahan dalam memasarkan produk usaha.

Memasarkan Lewat Internet

Faktor penghambat berkembangnya usaha ada banyak hal, salah satunya adalah pemasaran. Hal yang mungkin dilakukan saat ini adalah menggabungkan teknologi dengan pemasaran, untuk menuai hasil yang lebih optimal. Contohnya pemanfaatan internet untuk meningkatkan daya beli konsumen terhadap produk UKM. Peningkatan ini bisa dilakukan dengan seringnya UKM melakukan promosi online, tapi hal ini harus mempertimbangkan dana yang ada. Untuk promosi online yang bisa dilakukan UKM akan dijabarkan sebagai berikut :

1. Memiliki website sendiri merupakan suatu hal wajib bagi pemilik UKM, hal ini akan mempermudah konsumen untuk melihat produk yang dijual UKM, dan keuntungan lainnya adalah, produk yang tertera pada website tidak hanya dilihat oleh beberapa orang, melainkan banyak orang dari seluruh dunia, yang harus diperhatikan dalam pembuatan website adalah biaya pembuatannya. Untuk membuat website yang ciamik, membutuhkan skill yang lumayan tinggi, untuk itu bisa menyewa jasa pembuatan website, atau jika UKM masih belum mempunyai dana yang tinggi untuk promosi, bisa menggunakan blog. Blog sama hampir sama seperti website, hanya saja blog bersifat free atau gratis.

2. Promosi melewati sosial media itu penting, karena semua orang saat ini hampir setiap hari membuka sosial media, sosial media juga salah satu peran penting untuk memperkenalkan produk UKM

Memasarkan Lewat Media Lain

Promosi yang paling afdol saat ini adalah menggunakan media internet, tapi promosi produk UKM tidak terbatas hanya dalam satu media, untuk lebih mengenalkan produk ke dalam satu segmen, atau suatu golongan, UKM bisa mempromosikan melewati bazar atau festival yang notabene akan banyak orang yang mengikuti acara tersebut dan hal ini sangat cocok untuk mengenalkan produk UKM ke masyarakat awam.

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Management

Yuk Mengenal Lebih Tentang UKM

Published by:

ddd

Source : www.pinjam.co.id


UKM adalah singkatan dari Usaha Kecil dan Menengah, usaha yang dimaksud di sini adalah bisnis dengan kekayaan aset yang tidak mencapai 200 juta rupiah. Aset ini tidak memperhitungkan dengan tanah dan bangunan tempat usaha berdiri.

UKM di Indonesia

Pada tahun 2011, UKM yang ada di Indonesia mencapai 52 juta usaha, yang mana hal ini menyumbang peran penting terhadap negara, baik itu dari segi finansial dan bantuan lainnya, seperti penyerapan tenaga kerja. Untuk UKM yang beromzet kurang dari 300 juta setahunnya, maka tidak akan dikenakan pajak, oleh sebab itu UKM sangat diminati oleh banyak orang.

Tips Memperbesar UKM

Untuk mengembangkan UKM menjadi unit usaha yang besar tentunya dibutuhkan kesabaran yang tinggi, untuk ini dia tips-tips supaya UKM dapat tumbuh menjadi unit usaha yang berskala besar, diantaranya :

1. Survei Bahan Baku

Untuk mengembangkan usaha kecil dan menengah yang memproduksi sesuatu, sudah pasti pemilik usaha harus mengetahui segala sesuatu tentang produk yang dibuatnya, agar dapat menyeimbangkan dengan harga jual pasar nantinya, pilihlah harga bahan baku yang murah dan lebih baik daripada yang lain, karena hal ini sudah pasti akan berpengaruh terhadap kualitas produk yang dibuat.

2. Survei Harga Pasar

Harga pasar adalah harga suatu barang yang ada pada suatu wilayah tertentu, nah sebagai pemilik UKM, diharuskan untuk mengetahui harga pasaran produk, jangan sampai memasang harga terlalu rendah atau terlalu tinggi, sehingga bisa membuat kesalahan fatal bagi UKM yang dimiliki

3. Kenali Target

Sebagai UKM yang ingin berkembang, diharuskan untuk mengetahui lokasi tempat atau sasaran dari produk yang dibuat, sehingga produksi UKM tidak akan berhenti karena kebanyakan stok yang masih tersedia.

Tentunya selain poin-poin di atas, pemilik sebuah UKM diharuskan membuat strategi kedepannya dan mengawasi UKM agar tidak menjauh dari strategi yang ditetapkan, selain itu juga, harus memperhitungkan strategi kuangan untuk beberapa bulan ke depan, atau baiknya dibuat rancangan bulanan, dan tahunan, sehingga lebih mudah untuk mengontrol UKM itu sendiri.Pembuatan strategi seperti ini sangat penting agar UKM kedepannya semakin jelas peluangnya dan dapat berkembang dengan baik.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Finansial Management Uncategorized

4 Tips Mengatasi Modal Minim Selama Merintis Usaha

Published by:

Source : blog.quizzle.com

Salah satu hal yang seringkali menjadi kendala selama merintis usaha adalah kepemilikan modal yang sangat minim. Tidak sedikit calon pengusaha yang justru gagal dan berhenti di tengah jalan karena kendala terbatasnya modal. Padahal tidak seharusnya keterbatasan modal ini menjadi kendala cukup berarti untuk mengembangkan usaha. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menyiasati minimnya modal usaha yang Anda miliki.

Pola pikir wirausaha

Merintis usaha mandiri tidak hanya berkaitan dengan jiwa entrepreneur yang sudah terpendam cukup lama. Minat pada usaha mandiri yang Anda miliki tidak cukup untuk menunjang kerja keras Anda membangun usaha. Karena minat ini harus ditunjang dengan banyak hal lainnya untuk memastikan bisnis yang Anda rintis dapat berkembang dan meraih kesuksesan. Memiliki pola pikir wirausaha atau entrepreneurship akan menjadikan Anda lebih kuat membangun usaha.

Pola pikir entrepreneurship sangat penting bagi calon pengusaha yang baru merintis bisnisnya. Minat wirausaha yang Anda miliki harus ditunjang dengan pola pikir yang sama sehingga Anda dapat bertahan selama merintis usaha. Terutama saat modal usaha yang Anda miliki sangat terbatas, pola pikir entrepreneurship ini akan membantu Anda lebih fokus menghadapi tantangan dan perlahan-lahan mengembangkan usaha.

Antara rencana dan mitra bisnis

Pola pikir entrepreneurship akan memastikan Anda tidak memulai bisnis dengan modal kosong. Dengan kata lain, Anda tidak akan memulai suatu bisnis jika tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai bidang usaha yang Anda bangun. Seseorang dengan pola pikir entrepreneur akan memastikan memiliki rencana bisnis yang matang sebelum memulai bisnis. Rencana bisnis ini berisi analisis mendalam mengenai strategi mengembangkan bisnis.

Seseorang dengan pola pikir entrepreneur akan mencari cara terbaik untuk memastikan bisnisnya dapat berjalan meski memiliki modal terbatas. Salah satu langkah yang ditempuhnya adalah dengan mencari mitra bisnis. Memilih mitra bisnis juga tidak dapat dilakukan sembarangan. Mitra bisnis dengan minat yang sama saja tidak cukup. Melainkan Anda harus memastikan mitra tersebut berprospek cukup baik untuk membantu membangun dan mengembangkan bisnis Anda.

Bekerja paruh waktu hingga investasi

Memiliki modal yang minim tidak berarti akhir dari mimpi Anda untuk membangun bisnis mandiri. Seeorang dengan pola pikir entrepreneur akan menjadikan kepemilikan modal yang minim sebagai tantangan yang harus diatasi. Anda dapat menyiasatinya dengan bekerja paruh waktu. Tidak sedikit calon pengusaha baru yang merintis usaha dengan tidak meninggalkan pekerjaan utama. Sehingga dari pekerjaan utama tersebut, Anda bisa mendapatkan kucuran modal.

Minimnya modal selama merintis usaha juga dapat diatasi dengan menjalankan investasi yang dilakukan pada usaha Anda. Anda dapat menambah modal dengan menjalankan investasi dari para investor yang tertarik dengan prospek keuntungan bisnis yang Anda rintis. Tentunya investor yang harus Anda pilih adalah investor terpercaya yang mampu menilai bisnis Anda. Dengan investasi ini Anda dapat menambah modal sehingga bisnis dapat berkembang dan sukses.

Fokus mulai dari yang ada

Terbatasnya modal usaha lebih banyak membuat calon pengusaha gagal merintis usaha. Hal ini dapat dimaklumi mengingat ada banyak kebutuhan yang harus diwujudkan sehingga usaha dapat mulai dirintis. Padahal kepemilikan modal yang kecil tidak berpengaruh cukup banyak dalam membangun sebuah usaha. Dengan pola pikir entrepreneur yang Anda miliki, cobalah untuk fokus memulai bisnis dengan modal yang ada.

Beberapa calon pengusaha justru gagal memulai bisnisnya hanya karena terbatasnya modal uang untuk membangun atau menyewa tempat usaha. Padahal kondisi tersebut dapat diatasi dengan memanfaatkan garasi di rumah sebagai tempat usaha. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa menyiasatinya dengan membuat toko online. Di toko online ini, Anda tidak memerlukan tempat namun tetap dapat menjalankan usaha sekaligus melakukan promosi.

 “It always seems impossible, until it is done” – Nelson Mandela

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Bisnis Management Marketing

5 alasan kenapa karyawan keluar dari perusahaan startup anda

Published by:

Source: http://www.wamda.com/

Gaji

Upah atau biasa yang dibilang gaji, bisa menjadi salah satu motivasi terbesar di tempat kerja. Sayangnya untuk perusahaan startup, upah karyawan jelas lebih sedikit dibanding perushaan besar lainnya. Pada saat tertentu, berberapa perusahaan startup juga kadang menolak untuk memberikan upah per bulan, mereka lebih memilih untuk memberikan sekian persentasi dari perusahaan tersebut seperti saham kosong.

Bagi para karyawan yang baru memulai karir mereka, mungkin bisa menerima penawaran tersebut karena mereka cenderung memiliki tujuan yang lebih amibisius dan tidak melulu mengenai gaji, tapi untuk karyawan yang sudah berumur menengah keatas ini mungkin menjadi pilihan yang tak meyakinkan dan kemungkinan besar akan keluar dari perusahaan Anda dikarenakan mereka cenderung memiliki tanggung jawab lebih seperti keluarga.

Kesempatan

Karyawan yang terinsipirasi akan selalu mencari kesempatan, biarpun seberapa berbakatnya seorang karyawan, mereka akan selalu berharap untuk mengembangkan kemampuan mereka dan menambah koneksi mereka di tempat kerja.

Hal pertama yang seorang pekerja akan sadari dalam berkerja  di perusahaan startup adalah jumlah teman kerja yang sedikit, dan biasanya yang berkerja di perusahaan startup adalah pemula atau mahasiswa magang, ini akan membuat mereka kehilangan motivasi dan akan mulai bertanya tanya apa saja keuntungan yang bisa didapat dalam berkerja di perusahaan besar dibanding di perusahaan startup.

Ekspetasi

Kemungkinan besar CEO dari perusahaan startup akan menjanjikan ekspetasi dan mimpi-mimpi yang tinggi dan hebat akan perusahaan itu. Ini adalah dorongan yang wajib untuk setiap perusahaan startup, tapi ini dapat menyebabkan kehilangan semangat yang fatal saat mereka mendengar kabar buruk seperti saat perusahaan tidak mencapai sebuah obyektif atau mungkin ditolak pendanaan oleh investor. Mereka akan mulai kehilangan kepercayaan ke perusahaan dan mulai mempertanyakan apakah mereka bekerja pada perusahaan yang tepat atau  harus mencari pekerjaan baru.

Tekanan

Tekanan dari keluarga, teman dan dari dalam diri sendiri dapat menjadi sangat menantang jika seorang individual akan menyerahkan sebagian waktu mereka yang mungkin sangat berarti dalam periode karir mereka. Sebuah posisi di perusahaan besar bisa dianggap menjadi sebuah hal yang bergengsi tidak peduli posisinya, yang membuat mereka perasaan menjadi bagian dari sesuatu yang besar.

Berkerja di perusahaan startup juga mengorbankan lebih banyak waktu karena konflik yang lebih sering terjadi, dimana karyawan pun akan di harapkan untuk datang ke tempat kerja walaupun bukan jam kerja. Ini sering merusak relasi karyawan dengan keluarga mereka, dan bisa menjadi alasan lain untuk keluar dari perusahaan Anda.

Lingkungan

Lingkungan tempat kerja menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan bekerja, karena jika Anda akan menghabiskan 8 jam setiap hari dalam keadaan tidak senang selama 5 hari seminggu, pasti Anda tidak akan tahan lama dengan situasi seperti itu meskipun mungkin gaji atau kompensasi lebih yang diberi oleh perusahaan.

Fakta bahwa di perusahaan startup seorang individu mempunyai teman kerja yang jauh lebih sedikit dibanding di perusahaan besar yang mempunyai karyawan sangat banyak, dimana Anda bisa memilih untuk bergaul dengan siapa saja yang membuat Anda merasa nyaman. Jadi jika Anda adalah pemilik perusahaan startup pastikanlah kalau atmosfir tempat kerja tetap  baik karena sangatlah penting dalam segi performa dan mental karyawan.

Namun tidak semua hal yang disebutkan diatas dapat menjadi salah satu faktor yang membuat para karyawan tidak nyaman bekerja dengan perusahaan startup, bisa dilihat lebih jauh kedalam perusahaan yang belum tepat secara infrastruktur, atasan yang tidak berpegang teguh dengan visi dan misi perusahaan, atau bisa jadi bahkan tiada masalah dengan perusahaan atau atasan, tetapi memang sang karyawan yang tidak merasa bisa memberikan kontribusi lebih terhadap perusahaan maka dari itu ia memilih untuk mundur, dan banyak faktor lainnya yang tidak dapat dihitung. Yang terpenting bagi Anda para pemilik perusahaan startup adalah dengan belajar tidak hanya dalam mengatur perusahaan Anda, tetapi juga dalam mengatur karyawan yang bekerja pada Anda.

“Treat your employees exactly as you want them to treat your best customers” – Stephen R. Covey

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Bisnis Management Seller Insights

12 Pemikiran Yang Akan Menjatuhkan Diri Sendiri (bagian 1)

Published by:

lady-negative-thinking

source: www.newinki.com

Setiap pikiran kita akan menentukan arah tujuan kita dimasa mendatang. Dan setiap keputusan yang Anda ambil bergantung dari pikiran Anda, karena itu Anda tidak akan bisa berubah apabila Anda tidak merubah jalan pikiran Anda. Esensi dari memiliki pemikiran yang sukses bukan bergantung dari apa yang Anda pikirkan, tapi bagaimana Anda berpikir, disini Anda harus meminimalisir pertanyaan apa dan fokus pada bagaimana.

Berikut adalah 12 pemikiran yang bisa menjadi racun bagi pengambilan keputusan Anda dimasa mendatang.

  1. Membandingkan Anda dengan Orang Lain

Ketika pikiran Anda seputar bagaimana Anda lebih hebat atau lebih buruk dibandingkan dengan orang lain, itu adalah perang didalam pikiran Anda yang tidak mungkin dapat Anda menangkan. Lihatlah lebih jauh kedalam pribadi Anda sendiri, karena itu adalah lawan yang paling utama yaitu diri sendiri.

2. Tidak Mempercayai Seorangpun

Ketika Anda tidak dapat mempercayai siapapun, mungkin Anda juga tidak mempercayai diri Anda sendiri, hal tersebut mempersulit Anda dalam maju kedepan. Kepercayaan adalah hal yang sangat rapuh, mudah di rusak, gampang hilang, dan susah untuk Anda dapatkan kembali apabila kepercayaan sudah hilang. Kepercayaan menurunkan kepercayaan, karena itu setidaknya Anda harus memiliki kepercayaan kepada diri Anda sendiri sebelum Anda mempercayai  orang lain.

3. Mengkhawatirkan Apa yang Orang Lain Pikirkan

Sepanjang Anda masih terus dibayang bayangi dengan pemikiran orang lain, Anda akan terus dihantui dengan pikiran yang jelek. Orang yang paling tidak bahagia adalah orang yang memperdulikan mengenai apa yang orang katakan kepada Anda. Untuk menjadi sukses, lakukan yang Anda inginkan dan beri mereka alasan kepada mereka untuk membicarakan kesuksesan Anda.

4. Membiarkan Persoalan Membuat Anda Kewalahan

Terlalu banyak pikiran juga akan membuat sebuah situasi biasa menjadi permasalahan. Masalahnya bukan ada pada masalahnya, tetapi masalahnya ada di Anda yang memikirkan bahwa Anda memiliki masalah dan membuat Anda kewalahan sendiri dan menjadi berpikir berlebihan. Biarkan lah sesuatu berjalan dengan apa adanya tanpa perlu Anda pikirkan terus menerus.

5. Berpikir Bahwa Anda Memiliki Kontrol

Kita sebagai manusia berpikir kalau kita dapat mengontrol segala sesuatu yang ada. Anda tidak dapat mengatur segalanya, tentunya, Anda dapat mengatur bagaimana Anda bereaksi terhadap hal tersebut. Kepercayaan bahwa Anda dapat mengatur segala sesuatu hanyalah ilusi semata yang ada dalam pikiran Anda. Respon Anda terhadap pikiran Anda adalah kekuatan Anda untuk membuat perubahan.

6. Tidak Percaya Pada Diri Anda Sendiri

Keraguan membunuh lebih banyak mimpi dibandingkan dengan kegagalan. Tidak percaya pada diri Anda sendiri dapat membuat Anda menjadi kehilangan arah dalam bertindak, dan terkadang membuat keadaan menjadi lebih susah dibandingkan pada kenyataan yang ada. Percaya pada diri Anda sendiri hanya perlu sedikit kepercayaan. Terus latihlah dengan percaya pada diri Anda sendiri sebelum keraguan menghancurkan Anda.

“Positive thinking will let you do anything better than negative thinking ever will” – Zig Ziglar

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail