Category Archives: Berita UKM

Berita UKM Bisnis Data Insights Edukasi Produk Management Seller Insights

Semakin Mudah dengan Fitur Terbaru Moka, Employee Management!

Published by:

Memiliki manajemen operasional yang baik adalah salah satu hal yang Anda harus miliki dalam menjalankan sebuah bisnis. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah aktivitas operasional karyawan. Pengelolaan karyawan pun penting dilakukan untuk memastikan jika bisnis yang dapat berjalan dengan lancar sehingga Anda bisa memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan.

Di Moka, kami mengerti bahwa mengelola aktivitas operasional karyawan tidaklah mudah. Untuk itu, Moka sebagai aplikasi Point of Sale terbaik Indonesia selalu berinovasi untuk menghadirkan fitur-fitur terbaik dalam mendukung dan mempermudah jalannya bisnis Anda. Untuk membantu dalam mengelola aktivitas operasional karyawan Anda, Moka menghadirkan fitur terbarunya yaitu Moka Employee Management.

Di Moka Employee Management, Anda akan menemukan bahwa mengelola karyawan merupakan pekerjaan yang mudah dan dapat dilakukan di layar laptop hingga smartphone Anda. Jadi apa yang bisa dilakukan oleh fitur terbaru dari Moka?

Fitur ini membuat Anda sebagai pemilk usaha dan juga Admin yang Anda pilih dapat menentukan peranan apa saja yang bisa dilakukan karyawan dan siapa saja yang dapat mengakses back-office dan aplikasi Moka dengan mengundang mereka melalui email. Sebagai Admin, Anda juga dapat menghapus dan mengundang kembali staff. Anda juga bisa menugaskan karyawan Anda di berbagai cabang yang dimiliki melalui website dan aplikasi Moka. Agar dapat lebih menjaga keamanan dalam operasional bisnis Anda, Moka pun menghadirkan fitur 4 digit kode pin otorisasi yang dapat di atur oleh Anda untuk karyawan jika mereka akan melakukan memodifikasi struk belanja hingga pengembalian uang.

Tertarik dengan fitur keren dari Moka? Gabung sekarang dengan mendaftar di website Moka atau menghubungi Moka support di 1500970 dan coba gratis selama 30 hari! Anda juga bisa mendownload aplikasi Moka secara gratis di Google Play dan App Store!

Untuk lebih jelasnya, cek tutorial fitur Moka Employee Management berikut ini!

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Finansial

Mendapatkan Sumber Modal untuk Bisnis UKM

Published by:

Alternatif modal bisnis UKMDesigned by Freepik

Memiliki sebuah bisnis UKM sendiri banyak diminati berbagai kalangan saat ini. Apalagi ditambah dengan perilaku masyarakat Indonesia yang konsumtif, memiliki sebuah bisnis usaha merupakan sesuatu yang menjanjikan. Menjalankan bisnis usaha tidak hanya bermodalkan ide saja tetapi yang paling penting dan utama dari sebuah bisnis adalah modal. Bisnis UKM saat ini pun tengah diminati oleh banyak kalangan. Meskipun berupa bisnis UKM, modal juga berperan sangat penting agar bisnis yang akan Anda jalani terwujud. Modal yang tidak terlalu besar, banyak membuat pelaku bisnis UKM dapat mewujudkan bisnis impiannya dengan mudah. Tetapi, bagaimana dengan para pelaku bisnis yang belum memiliki modal yang cukup? Berikut merupakan alternatif sumber modal bisnis UKM yang bisa Anda dapatkan.

Pinjaman Kredit

Bagi Anda yang belum memiliki cukup modal untuk mendirikan bisnis UKM, Anda bisa mencoba mengajukan pinjaman kredit usaha. Saat ini, banyak instasi bank hingga koperasi simpan pinjam yang menawarkan berbagai jenis pinjaman seperti Kredit Usaha Rakyat atau KUR. Bagi pelaku usaha bisnis baru yang belum memiliki aset, Anda bisa mengajukan KUR tanpa agunan atau tanpa jaminan dimana pinjaman yang bisa Anda dapatkan yaitu sekitar 25 juta ke atas. Untuk mengajukan KUR, biasanya ada beberapa persayarat yang Anda penuhi ketika mengajukan.

Investor

Tidak hanya pelaku bisnis besar, para pelaku bisnis UKM pun bisa juga mendapatkan sumber modal dari investor. Hanya saja, investor untuk bisnis UKM sedikit berbeda dengan bisnis besar. Investor untuk pelaku bisnis UKM biasanya bersumber dari keluarga hingga teman terdekat. Dalam mencari investor pada orang terdekat, Anda juga harus membuat presentasi hingga proposal yang bisa diperlihatkan untuk menyakinkan orang terdekat Anda untuk berinvestasi dalam bisnis yang akan Anda jalani.

Bermitra

Jika Anda memiliki jaringan yang luas, Anda bisa mencoba untuk bermitra pada orang yang memiliki minat, ide dan tujuan yang sama dalam membangun suatu usaha. Bermitra tidak hanya sekedar menamkan modal pada usaha Anda saja, dengan bermitra, mitra Anda tentunya dapat memberikan ide-ide segar untuk usaha Anda. Tidak hanya itu, bermitra pun juga berarti Anda tidak sendirian dalam membangun bisnis UKM karena mitra Anda dapat membantu mengelola bisnis bersama.

Agar usaha Anda untuk mencari modal bisnis UKM bisa berjalan dengan baik, yang patut dilakukan oleh Anda dengan memberikan presentasi mengenai usaha yang ingin Anda jalankan. Baik berupa visi dan misi, goals hingga perkiraan omset yang akan didapatkan tiap bulannya untuk lebih meyakinkan instasi, investor.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Data Insights Edukasi Produk Finansial Management Marketing Seller Insights

FITUR TERBARU MOKA “LOYALTY PROGRAM”

Published by:

Moka POS Loyalty Program

Memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan Anda sudah pasti menjadi kewajiban Anda sebagai pemilik usaha. Namun cara itu saja mungkin tidak cukup untuk meningkatkan datangnya pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan setia Anda.

Sebagai Point of Sale nomor 1 di Indonesia, Moka tidak pernah berhenti memberikan kejutan untuk para pelanggan Moka dan salah satu fitur terbaru dari Moka ini siap membantu meningkatkan penjualan Anda yaitu dengan Moka Loyalty Program.

Sesuai dengan namanya, fitur ini ditujukan kepada pemilik usaha yang ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan setia dan Anda pun dapat dengan mudah menentukan sendiri tipe Loyalty Program, perolehan poin, dan reward yang ingin Anda berikan kepada pelanggan.

Anda juga tak perlu lagi sibuk mencetak member card, karena dengan Moka Loyalty Program ini hanya membutuhkan nomor handphone untuk menjadi anggota atau member, dan hal itupun penjadi salah satu nilai tambahan untuk Anda sebagai pemilik usaha, karena Anda dapat cukup mencatat nomor pelanggan kedepannya sehingga dapat memudahkan Anda untuk menyampaikan berbagai macam materi promo melalui sms ataupun telfon.

Moka juga memberikan free-trial bagi Anda yang tertarik untuk mencoba Moka Loyalty Program ini, cukup dengan mengunjungi website Moka di www.mokapos.com atau dengan menghubungi 1500970.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Event Management Marketing Seller Insights

KEHANGATAN DALAM “A CUP OF MOKA”

Published by:

Bertempat di Main Atrium Gandaria City Mall, MOKA yang merupakan aplikasi sistem kasir atau Point Of Sale yang berbasis di Android dan iPad serta menggunakan sistem cloud, berhasil mengadakan sebuah event yang bertajuk A Cup Of MOKA. Dalam acara yang bertemakan Coffee, Food, and Lifestyle ini, MOKA menghadirkan tenant – tenant yang telah terkurasi penuh untuk memanjakan seluruh pengunjung yang hadir dalam event ini.

Artboard 16

Berbagai agenda acara, mulai dari Digital Lifestyle Sharing Session yang membahas seluk beluk “Go Digital for Business”, tips dan trik untuk masuk ke pasar online, serta berbagai macam jenis pembayaran digital dikupas tuntas dalam event yang dihelat pada 18 – 24 September 2017 yang lalu.

Tak cukup sampai disitu saja, Latte Art Competition yang diikuti hampir semua tenant coffee shop pun mendapatkan tanggapan meriah dari seluruh pengunjung yang hadir, ditambah mereka juga diajak untuk memilih kopi mana yang menjadi favorit mereka. Dilanjutkan dengan “How To Make Manual Brew at Home” dari Filosofi Kopi yang semakin menghangatkan suasana A Cup of MOKA.

MOKA - EVENT (11)

Di hari terkahir, Latte Art Competition yang diikuti hampir semua tenant coffee shop pun mendapatkan tanggapan meriah dari seluruh pengunjung yang hadir, ditambah mereka juga diajak untuk memilih kopi mana yang menjadi favorit mereka.

Kehangatan acara yang dihadirkan sebagai bentuk apresiasi MOKA kepada para pemilik bisnis inipun kedepannya diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang akan diselenggarakan oleh MOKA dan tak hanya di Kota Jakarta namun juga di berbagai kota di Indonesia.  

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Management Marketing

MEMIKAT INVESTOR BAGI USAHA BERKEMBANG

Published by:

ILUSTRASI (1)

Menjalankan sebuah usaha memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, terlebih bagi Anda yang terbilang baru masuk ke dunia usaha. Salah satu hal yang paling krusial adalah saat Anda berpikiran untuk mengembangkan bisnis atau usaha, entah untuk memperbaiki berbagai aspek dari satu unit usaha Anda ataupun membuka lini usaha baru, bahkan membuka cabang dari bisnis yang telah berjalan sebelumnya, namun terhalang dalam segi finansial.

Dalam kasus isi mungkin Anda harus memulai memikirkan tentang adanya Investor yang secara harfiah diartikan sebagai perorangan atau lembaga yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya) baik dalam jangka pendek atau jangka panjang. Namun hal inipun juga perlu persiapan yang matang, karena banyaknya kesulitan yang di alami untuk mendatangkan investor dan bekerjasama dengan usaha atau bisnis yang telah anda jalankan.

Bebagai macam cara harus serta perencanaan harus dipersiapkan dengan sangat baik sebelum Anda melangkah kedepan, hal tersebut sangat perlu dilakukan untuk membuat investor semakin yakin untuk menyuntikkan dananya demi kemajuan atau jalannya bisnis Anda.

Suguhkan Konsep yang Menarik

Menyampaikan konsep dari usaha adalah hal yang wajib Anda lakukan. Menjabarkan gambaran – gambaran serta keunikan bisnis Anda secara terperinci, serta memberitahukan tentang apa yang telah dan apa yang akan Anda lakukan kedepannya. Investorpun pasti akan lebih tertarik apabila mereka mengerti secara lebih detail dan merekapun akan menjadikan hal ini sebagai tolak ukur tentang bagaimana persiapan Anda untuk menghadapi setiap hambatan ataupun permasalahan yang akan terjadi, optimisme dan antisipasi Andapun akan membuat investor lebih percaya diri untuk menanamkan modalnya kepada usaha Anda.

Tunjukkan Cash Flow yang Baik

Percayalah bahwa tidak semua investor beranai untuk berspekulasi, terlebih pada saat mereka menanamkan suntikan modal yang besar. Salah satu strategi Anda adalah dengan menciptakan cash flow atau aliran arus kas Anda telah berjalan dengan baik sebelumnya, artinya tidak minim dan tidak akan mengalami kemunduran untuk kedepannya. Dengan cash flow yang sehat dan stabil, maka investor akan percaya diri menanamkan modal di perusahaan anda.

Tentukan Peran Investor

Sebelum mengajak investor untuk bekerjasama, pastikan Anda juga harus melusuri terlebih dahulu apakah peran yang Anda berikan kepada investor. Apakah hanya sekedar pemberi modal kepada usaha Anda atau justru sebagai sarana pembangun relasi bisnis dan pemberi nasihat terhadap usaha yang telah dirintis. Sehingga Anda dapat lebih cepat menemukan calon investor yang sesuai dengan usaha serta keinginan Anda.

Jelaskan Visi dan Misi Secara Rinci dan Jelas

Langkah terakhir adalah menyampaikan visi dan misi dari usaha Anda dengan jelas dan detail. Biasanya investor akan menanyakan apa visi dan misi dari usaha yang anda rintis. Merekapun akan tertarik untuk bekerjasama dengan bisnis atau usaha Anda jika mereka mengetahui apa yang menjadi tujuan Anda serta ‘goals’ apa yang ingin Anda capai dalam menjalankan bisnis tersebut.

Dilanjutkan dengan misi yang merupakan usaha dan strategi yang Anda jalankan untuk mewujudkan misi anda tersebut. Jabarkan dengan jelas dan berikan gambaran yang jelas di hadapan calon investor. Jika penjabaran Anda tepat, maka bersiaplah menyambut investor bagi bisnis Anda.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Management Marketing Seller Insights

MENJALANKAN BISNIS MELALUI DUNIA DIGITAL

Published by:

Estrategia-digital

Source: www.visionesdelturismo.es/wp-content/uploads/2016/11/Estrategia-digital

Mengikuti trend bisnis saat ini tidak bisa dihindarkan dari dunia digital. Hal ini ditandai dengan banyaknya pengusaha yang menggunakan dan memanfaatkan blog, website, atau media social dalam setiap kebutuhan promosi mereka. Namun tak bisa diingkari bahwa sebagian orang masih ragu ataupun bingung untuk terjun ke dunia digital.

Perlu diketahui bahwa Anda harus menyiapkan berbagai resource untuk masuk ke dunia digital. Memang tidak mudah dan murah, karena resource ini terdiri dari beberapa aspek, diantaranya tim yang memiliki satu visi yang sama, disertai dengan waktu, tenaga, dan pastinya uang.

Banyak yang beranggapan bahwa memilih jalur promosi digital adalah hal yang mudah, namun pada kenyataannya untuk mengeksekusinya tidak semudah Anda mengelola akun sosial media pribadi Anda.

Untuk membuat orang paham dan menyadari akan keberadaan bisnis Andapun dibutuhkan beberapa hal yang menggambarkan bisnis anda di dunia maya, salah satunya website. Website ini sendiri dapat menjadi representatif serta menghadirkan kesan profesional bagi Anda ataupun bisnis Anda. Ditambah dengan database siapa – siapa saja yang akan menjadi network Anda.

Dunia digital sendiri tidak hanya digunakan untuk berbisnis atau berjualan semata, namun Anda harus lebih tau ataupun lebih mengenal terlebih dahulu market atau pasar mana yang akan dituju. Anda juga harus memperhatikan beberapa hal ini sebelum ‘go online’

  1.    Membangun brand awareness produk
  2.    Membangun kepercayaan konsumen
  3.    Berinteraksi
  4.    Bertransaski

Sebagai pelaku usaha, Anda harus berupaya agar pelanggan mau hadir atau mau mendatangi Anda. Namun ditengah padatnya bisnis online saat ini, pendatang baru yang hadir jika tidak diiringi WOW atau ‘Word of Mouth’ yang kuat maka akan tenggelam juga. Untuk itu membuat website yang bagus untuk menunjukkan kehadiran Anda merupakan langkah pertama yang harus dilakukan. Dengan memiliki website maka Anda dapat membagikan pendapat Anda sehingga orang menilai Anda sebagai profesional.

Langkah selanjutnya adalah berkomunikasi dengan orang lain secara digital. Ini bisa Anda lakukan melalu media sosial. Anda harus memiliki komitmen untuk melakukannya secara berkala. Berbagi tips atau informasi, meng-update info produk terbaru, menjawab pertanyaan atau komentar yang harus dilakukan secara konsisten.

Poin terakhir yang tidak boleh diabaikan adalah pendapat atau tanggapan orang lain mengenai usaha Anda. Ini merupakan dampak atau hasil dari interaksi Anda dengan banyak orang melalui media online. Jika Anda melayani atau menperlakukan orang lain atau calon pelanggan Anda dengan baik, maka orang lain akan membicarakan hal itu. Sebaliknya jika Anda memberikan pelayanan yang buruk, maka orang tidak akan segan memberikan komen negatif atau komplain mengenai bisnis Anda. Tentunya semua ini terekam di dunia digital dan akan menyebar dengan sangat cepat. Dibutuhkan kerja ekstra keras untuk memperbaiki reputasi bisnis Anda yang sudah terlanjur meninggalkan kesan negatif.

Bagaimana, apakah Anda sudah siap untuk mulai terjun dan membawa bisnis Anda sukses di dunia digital?

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Berita UKM Bisnis Customers Edukasi Produk Management Marketing Seller Insights

Definisi dan Kegunaan CRM (Customer Relationship Management)

Published by:

Web

Sebagai pelaku usaha menengah, kita tentu sering mendengar yang namanya Customer Relationship Management atau CRM. Adapun konsep dari CRM itu sendiri mencakup Enhance (meningkatkan), Retain (mempertahankan) dan Acquire (mendapatkan) pelanggan. Bisa disimpulkan bahwa konsep CRM sendiri mengacu kepada bagaimana caranya agar kita selalu memperoleh pelanggan yang baru, dengan meningkatkan hubungan agar mereka merasa puas terhadap layanan yang diberikan, hingga akhirnya mereka pun menjadi pelanggan tetap yang loyal.

Definisi Tentang CRM

Untuk mengenal lebih dekat dengan CRM, CRM adalah sebuah usaha dalam menyediakan suatu jembatan strategis dari strategi pemasaran dan teknologi informasi bertujuan menjalin hubungan dengan pelanggan dalam jangka panjang dan berkaitan dengan profitabilitas.

Kegunaan CRM (Customer Relationship Management)

Jika dilihat secara umum, CRM ini diaplikasikan untuk membantu aktivitas Marketing, Sales hingga Customer Service. Bisa dikatakan bahwa CRM digunakan sebagai media penghubung pada sebuah perusahaan menuju pelanggannya. Lewat channel atau link yang dikelola secara baik, Anda dapat mendengarkan keinginan dari pelanggan, keluhan pelanggan, dan mengenai tindakan kompetitor terhadap jasa atau produk yang kita tawarkan.

Tahapan-Tahapan Dalam Manajemen Hubungan Pelanggan (CRM)

CRM terdiri atas beberapa fase dan tahapan seperti berikut ini :

  1. Memperoleh Pelanggan Baru atau Acquire

Adapun untuk memperoleh pelanggan baru ini diperlukan beberapa cara :

  • Memberikan kenyamanan untuk pelanggan saat membeli produk tertentu yang dibutuhkan, seperti merespon keinginan pelanggan dengan cepat maupun ketepatan waktu proses pengiriman terhadap barang pesanan.
  • Melakukan promosi pada produk yang diperoleh perusahaan, dengan memberikan kesan awal yang baik untuk pelanggan, sebab sangat mempengaruhi penilaian terhadap perusahaan.

Tujuan tahapan ini yaitu untuk menawarkan produk dengan baik melalui pelayanan memuaskan pada pelanggan.

  1. Menambah Nilai Pelanggan atau Enchance

Perusahaan harus bisa menciptakan hubungan erat bersama para pelanggannya melalui cara mendengarkan setiap keluhan pelanggan serta meningkatkan pelayanan. Adapun meningkatkan hubungan pada pelanggan sendiri bisa ditingkatkan melalui :

  • Up Selling, yaitu menawarkan produk yang sama namun memiliki kualitas lebih baik.
  • Cross selling, yaitu strategi penjualan dengan menawarkan produk pelengkap terhadap barang yang sudah dimiliki pelanggan.
  1. Mempertahankan Pelanggan atau Retain
  • Memberikan pelayanan serta aplikasi pendukung tertentu yang bermanfaat, dengan begitu hubungan dengan para pelanggan pun bisa tetap terjaga dengan baik.
  • Menyediakan waktu mendengarkan setiap kebutuhan pelanggan, seperti ketidakpuasan pelanggan akan produk yang ditawarkan oleh perusahaan. Dengan begitu bisa dimanfaatkan demi peningkatan pelayanan.

Dengan menggunakan Moka sebagai POS atau sistem kasir Anda, Anda tidak perlu susah-susah menggunakan sistem khusus untuk CRM. Karena Moka memang didesain khusus untuk para pelaku usaha agar memudahkan Anda dalam menjalankan bisnis. Tidak perlu repot untuk membuat list klien Anda yang sudah pernah berbelanja dengan Anda secara manual, cukup dengan mengirimkan bon digital melalui email atau SMS, dan data pelanggan Anda sudah langsung masuk kedalam database usaha Anda  (Acquire). Pelanggan Anda juga dapat langsung memberikan feedback mengenai usaha Anda dan dapat langsung Anda tanggapi (Enhance), dan Anda pun dapat memberikan promo-promo menarik kepada pelanggan pada toko Anda (Retain)

Tunggu apalagi? Dengan Moka, Berjualan jadi semakin mudah!

Kunjungi website kami di www.mokapos.com  dan Hubungi kami di 021-3006 1540 atau hello@mokapos.com untuk penjelasan lebih lanjut mengenai Moka.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management

Bisnis Kerajinan Laris dengan Cara Ini

Published by:

Source : www.mphandicrafts.com

Memiliki keahlian membuat kerajinan bisa menjadi sesuatu yang menjanjikan. Dengan keahlian tersebut, Anda bisa memulai sebuah bisnis. Namun, bukan berarti bisnis kerajinan semacam ini bebas tantangan. Justru tantangan mengembangkan bisnis kerajinan di Indonesia sangat besar. Tentu saja, bukan berarti Anda tidak bisa sukses menjalankan bisnis kerajinan tersebut. Berikut ini beberapa kiat yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan bisnis tersebut.

Melakukan Pengembangan Produk

Membuat kerajinan bukan berarti harus selalu tampak kuno. Agar lebih menarik perhatian, Anda bisa memadukan antara kerajinan etnis atau yang terkesan kuno tersebut dengan sesuatu yang modern. Misalnya, ada batik dengan motif lambang klub sepakbola, ada kerajinan tangan berbentuk motor gede, atau kerajinan yang dipadukan dengan warna-warna yang lebih menarik. Pelajari terlebih dahulu trend yang ada kemudian mulailah berpikir untuk memadukan 2 hal tersebut. Untuk Anda yang sudah terbiasa berpikir kreatif tentu tidak terlalu sulit untuk melakukannya.

Melakukan Promosi

Melakukan promosi tidak hanya dengan 1 cara saja. Promosi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya, Anda bisa melakukan kolaborasi dengan produk lain. Jika pembeli membeli produk tertentu maka mereka bisa membeli produk Anda dengan harga diskon. Selain itu, Anda juga bisa menjual 2 produk berbeda dengan harga yang lebih terjangkau. Gunakan media yang ada termasuk media modern seperti internet. Promosi juga bisa dilakukan melalui orang lain seperti memberikan gratis kepada rekan Anda kemudian biarkan mereka mempromosikannya. Akan lebih baik jika melakukannya pada orang terkenal.

Tarik Perhatian Pembeli

Menarik perhatian pembeli bisa dilakukan dengan membuat iklan yang unik. Anda pernah melihat iklan yang menurut Anda unik dan menarik perhatian Anda? Nah, cobalah pikirkan untuk membuat iklan yang unik seperti itu untuk produk kerajinan Anda. Yang paling penting, membuat iklan tidak harus menggunakan biaya yang mahal. Tuangkan keahlian Anda untuk membuat iklan yang menarik sehingga pembeli pun akan melihat produk Anda dan akhirnya membelinya.

Semoga cara ini membantu Anda untuk meningkatkan penjualan produk kerajinan Anda. Intinya jangan cepat menyerah hingga produk Anda terjual dan membawa Anda pada kesuksesan.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management

Tips Mengembangkan UKM

Published by:

Source: donna-stone.com.au

Salah satu pemasukan terbesar ekonomi Indonesia adalah dalam sektor usaha kecil dan menengahnya, hal inilah yang membuat Pemerintah sangat mendukung adanya UKM, namun banyak hal yang menjadikan UKM sangat sulit berkembang.

Faktor-faktor Penghambat Berkembangnya UKM

1. Kurangnya modal untuk mengembangkan suatu usaha, umumnya omzet yang masuk dari hasil penjualan langsung diputar di roda produksi, sehingga tidak ada modal tambahan untuk mengembangkan UKM

2. Kurangnya kualitas sumber daya yang ada, hal ini sangat memungkinkan UKM untuk tidak dapat berkembang, hal ini dikarenakan sumber daya tidak cakap dari segi ketrampilan maupun dari segi pendidikan formal

3.Mengacuhkan pembuatan strategi, yang mana strategi ini penting untuk kehidupan UKM dimasa mendatang, pembuatan strategi juga bisa memberikan informasi jika UKM yang dimiliki meleset dari jalur yang dikehendaki

4. Selain mengacuhkan pembuatan strategi, UKM juga tidak memperhatikan segmentasi pasar, peluang pasar, pesaing, atau bahkan bahan baku. Istilahnya yang penting UKM jadi. Tapi jika memperhatikan hal-hal di atas, kemungkinan UKM untuk berkembang menjadi besar sangatlah tidak mustahil.

Setelah mengetahui faktor penghambatnya, diharapkan UKM dapat mengantisipasi penghambat supaya UKM dapat berjalan dan berkembang dengan lancar. Untuk menunjang hal itu, ada beberapa hal penting yang dapat diterapkan untuk menjalankan dan memperbesar UKM, antara lain :

1. Produk

UKM harus menentukan produk yang tepat untuk pasar yang tepat. Produk yang dibuat diharapkan inovatif, kreatif dan menarik sehingga dapat menjadi primadona pasar. Semakin unik produk yang dipasarkan dan berbeda dari yang lain, maka semakin mudah untuk menjual produk tersebut

2. Harga

Penentuan harga produk sangatlah penting, mengingat juga harga pasar, maka jangan asal membuat harga produk, lihat dari harga bahan baku, biaya produksi, beban listrik, maupun beban lainnya. Sehingga harga yang dibuat menjadi harga yang pas berada di pasaran.

3. Tempat

Tempat UKM berjualan atau memproduksi juga adalah hal penting yang patut dibincangkan, semakin strategi tempat UKM tersebut maka akan semakin mudah untuk mengenalkan masyarakat tentang UKM

4. Promosi

Promosi yang diharapkan adalah promosi yang mengikuti perkembangan zaman,contohnya melewati media sosial, dan dengan cara ini, biaya promosi tidak terlalu memberatkan. Sehingga akan mudah untuk UKM dikenal di masyarakat dan berkembang menjadi lebih baik kedepannya.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management

Akali Perkembangan UKM

Published by:

fe

source: www.hubspot.net

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) saat ini sangat berlimpah ruah bertebaran di Indonesia, hal ini sangat baik jika diingat dengan berbagai manfaatnya, salah satunya untuk mengurangi jumlah pengangguran yang ada. Tentunya Usaha Kecil dan Menengah ini berkembang lebih besar sampai skala usaha yang tidak bisa dibilang kecil lagi, hal ini tentunya akan lebih menyedot tenaga kerja dan hal yang luar biasa untuk mensejahterakan masyarakat.

Strategi mengembangkan UKM

Tentunya jika pembuatan usaha kecil dan menengah tidak disertakan dengan pembuatan rancangan strategi yang tepat, maka selamanya usaha tersebut akan berskala kecil. Ada beberapa strategi yang harus dicatat dalam mengembangkan UKM, diantaranya :

1. Sebelum produk UKM siap diedarkan, terlebih dahulu harus melakukan survey pasar. Sebuah UKM yang bagus, harus menentukan pasar tertentu agar manfaat dari produk yang dibuat lebih terasa dan lebih cepat terjual. Tentunya setiap pasar memiliki kebutuhan tertentu yang tidak sama dengan yang lain, sehingga UKM harus menyesuaikan produknya dengan segmen pasar yang cocok, sehingga tidak menimbulkan kerugian kedepannya.

2. Setelah menentukan pasar yang cocok, UKM yang ingin berkembang bisa menjadi pemimpin pasar tersebut, sehingga akan lebih mudah untuk memperbesar UKM jika sudah menguasai suatu pasar.

3. Kerjasama antar unit usaha kecil lainnya, hal ini dapat memudahkan UKM yang ingin berkembang, karena dengan bekerja sama maka diharapkan akan saling memperkuat usaha lainnya, sehingga satu sama lain tidak ada yang dirugikan dan berkembang secara terus menerus.

Tips Menjalankan UKM

Setelah UKM berjalan sesuai rencana awal, hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah mengawasi UKM agar tidak melenceng dari alur strategi awal. Setelah dirasa tidak melenceng, ada beberapa hal kecil yang harus diperhatikan supaya UKM mudah berkembang, antara lain menghemat biaya

Biaya yang terpakai selama UKM memproduksi sesuatu harus selalu diperhatikan, jangan sampai ada biaya yang tidak penting muncul, dan juga, pihak UKM bisa melakukan evaluasi berkala untuk melakukan efisiensi terhadap pengeluaran biaya operasional.

Biaya lain yang mungkin terjadi adalah biaya promosi, cukup menganggarkan biaya produksi yang tidak berlebih namun tidak juga sedikit, karena promosi saat ini bisa dilakukan melalui banyak media.

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail