Category Archives: Berita UKM

Berita UKM Bisnis Management Marketing

MEMIKAT INVESTOR BAGI USAHA BERKEMBANG

Published by:

ILUSTRASI (1)

Menjalankan sebuah usaha memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, terlebih bagi Anda yang terbilang baru masuk ke dunia usaha. Salah satu hal yang paling krusial adalah saat Anda berfikiran untuk mengembangkan bisnis atau usaha, entah untuk memperbaiki berbagai aspek dari satu unit usaha Anda ataupun membuka lini usaha baru, bahkan membuka cabang dari bisnis yang telah berjalan sebelumnya, namun terhalang dalam segi finansial.

Dalam kasus isi mungkin Anda harus memulai memikirkan tentang adanya Investor yang secara harafiah diartikan sebagai perorangan atau lembaga yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya) baik dalam jangka pendek atau jangka panjang. Namun hal inipun juga perlu persiapan yang matang, karena banyaknya kesulitan yang di alami untuk mendatangkan investor dan bekerjasama dengan usaha atau bisnis yang telah anda jalankan.

Bebagai macam cara harus serta perencanaan harus dipersiapkan dengan sangat baik sebelum Anda melangkah kedepan, hal tersebut sangat perlu dilakukan untuk membuat investor semakin yakin untuk menyuntikkan dananya demi kemajuan atau jalannya bisnis Anda.

 

Suguhkan Konsep yang Menarik

Menyampaikan konsep dari usaha adalah hal yang wajib Anda lakukan. Menjabarkan gambaran – gambaran serta keunikan bisnis Anda secara terperinci, serta memberitahukan tentang apa yang telah dan apa yang akan Anda lakukan kedepannya. Investorpun pasti akan lebih tertarik apabila mereka mengerti secara lebih detail dan merekapun akan menjadikan hal ini sebagai tolak ukur tentang bagaimana persiapan Anda untuk menghadapi setiap hambatan ataupun permasalahan yang akan terjadi, optimisme dan antisipasi Andapun akan membuat investor lebih percaya diri untuk menanamkan modalnya kepada usaha Anda.

Tunjukkan Cash Flow yang Baik

Percayalah bahwa tidak semua investor beranai untuk berspekulasi, terlebih pada saat mereka menanamkan suntikan modal yang besar. Salah satu strategi Anda adalah dengan menciptakan cash flow atau aliran arus kas Anda telah berjalan dengan baik sebelumnya, artinya tidak minim dan tidak akan mengalami kemunduran untuk kedepannya. Dengan cash flow yang sehat dan stabil, maka investor akan percaya diri menanamkan modal di perusahaan anda.

Tentukan Peran Investor

Sebelum mengajak investor untuk bekerjasama, pastikan Anda juga harus melusuri terlebih dahulu apakah peran yang Anda berikan kepada investor. Apakah hanya sekedar pemberi modal kepada usaha Anda atau justru sebagai sarana pembangun relasi bisnis dan pemberi nasihat terhadap usaha yang telah dirintis. Sehingga Anda dapat lebih cepat menemukan calon investor yang sesuai dengan usaha serta keinginan Anda.

Jelaskan Visi dan Misi Secara Rinci dan Jelas

Langkah terakhir adalah menyampaikan visi dan misi dari usaha Anda dengan jelas dan detail. Biasanya investor akan menanyakan apa visi dan misi dari usaha yang anda rintis. Merekapun akan tertarik untuk bekerjasama dengan bisnis atau usaha Anda jika mereka mengetahui apa yang menjadi tujuan Anda serta ‘goals’ apa yang ingin Anda capai dalam menjalankan bisnis tersebut.

Dilanjutkan dengan misi yang merupakan usaha dan strategi yang Anda jalankan untuk mewujudkan misi anda tersebut. Jabarkan dengan jelas dan berikan gambaran yang jelas di hadapan calon investor. Jika penjabaran Anda tepat, maka bersiaplah menyambut investor bagi bisnis Anda.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Management Marketing Seller Insights

MENJALANKAN BISNIS MELALUI DUNIA DIGITAL

Published by:

Estrategia-digital

Source: www.visionesdelturismo.es/wp-content/uploads/2016/11/Estrategia-digital

Mengikuti trend bisnis saat ini tidak bisa dihindarkan dari dunia digital. Hal ini ditandai dengan banyaknya pengusaha yang menggunakan dan memanfaatkan blog, website, atau media social dalam setiap kebutuhan promosi mereka. Namun tak bisa diingkari bahwa sebagian orang masih ragu ataupun bingung untuk terjun ke dunia digital.

Perlu diketahui bahwa Anda harus menyiapkan berbagai resource untuk masuk ke dunia digital. Memang tidak mudah dan murah, karena resource ini terdiri dari beberapa aspek, diantaranya tim yang memiliki satu visi yang sama, disertai dengan waktu, tenaga, dan pastinya uang.

Banyak yang beranggapan bahwa memilih jalur promosi digital adalah hal yang mudah, namun pada kenyataannya untuk mengeksekusinya tidak semudah Anda mengelola akun sosial media pribadi Anda.

Untuk membuat orang paham dan menyadari akan keberadaan bisnis Andapun dibutuhkan beberapa hal yang menggambarkan bisnis anda di dunia maya, salah satunya website. Website ini sendiri dapat menjadi representatif serta menghadirkan kesan profesional bagi Anda ataupun bisnis Anda. Ditambah dengan database siapa – siapa saja yang akan menjadi network Anda.

Dunia digital sendiri tidak hanya digunakan untuk berbisnis atau berjualan semata, namun Anda harus lebih tau ataupun lebih mengenal terlebih dahulu market atau pasar mana yang akan dituju. Anda juga harus memperhatikan beberapa hal ini sebelum ‘go online’

  1.    Membangun brand awareness produk
  2.    Membangun kepercayaan konsumen
  3.    Berinteraksi
  4.    Bertransaski

Sebagai pelaku usaha, Anda harus berupaya agar pelanggan mau hadir atau mau mendatangi Anda. Namun ditengah padatnya bisnis online saat ini, pendatang baru yang hadir jika tidak diiringi wom atau ‘word of mouth’ yang kuat maka akan tenggelam juga. Untuk itu membuat website yang bagus untuk menunjukkan kehadiran Anda merupakan langkah pertama yang harus dilakukan. Dengan memiliki website maka Anda dapat men-share pendapat Anda sehingga orang menilai Anda sebagai profesional.

Langkah selanjutnya adalah berkomunikasi dengan orang lain secara digital. Ini bisa Anda lakukan melalu media sosial. Anda harus memiliki komitmen untuk melakukannya secara berkala. Berbagi tips atau informasi, meng-update info produk terbaru, menjawab pertanyaan atau komentar yang harus dilakukan secara konsisten.

Poin terakhir yang tidak boleh diabaikan adalah pendapat atau tanggapan orang lain mengenai usaha Anda. Ini merupakan dampak atau hasil dari interaksi Anda dengan banyak orang melalui media online. Jika Anda melayani atau menperlakukan orang lain atau calon pelanggan Anda dengan baik, maka orang lain akan membicarakan hal itu. Sebaliknya jika Anda memberikan pelayanan yang buruk, maka orang tidak akan segan memberikan komen negatif atau komplain mengenai bisnis Anda. Tentunya semua ini terekam di dunia digital dan akan menyebar dengan sangat cepat. Dibutuhkan kerja ekstra keras untuk memperbaiki reputasi bisnis Anda yang sudah terlanjur meninggalkan kesan negatif.

Bagaimana, apakah Anda sudah siap untuk mulai terjun dan membawa bisnis Anda sukses di dunia digital?

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Edukasi Produk Management Marketing Seller Insights

Definisi dan Kegunaan CRM (Customer Relationship Management)

Published by:

Web

Sebagai pelaku usaha menengah, kita tentu sering mendengar yang namanya Customer Relationship Management atau CRM. Adapun konsep dari CRM itu sendiri mencakup Enhance (meningkatkan), Retain (mempertahankan) dan Acquire (mendapatkan) pelanggan. Bisa disimpulkan bahwa konsep CRM sendiri mengacu kepada bagaimana caranya agar kita selalu memperoleh pelanggan yang baru, dengan meningkatkan hubungan agar mereka merasa puas terhadap layanan yang diberikan, hingga akhirnya mereka pun menjadi pelanggan tetap yang loyal.

Definisi Tentang CRM

Untuk mengenal lebih dekat dengan CRM, CRM adalah sebuah usaha dalam menyediakan suatu jembatan strategis dari strategi pemasaran dan teknologi informasi bertujuan menjalin hubungan dengan pelanggan dalam jangka panjang dan berkaitan dengan profitabilitas.

Kegunaan CRM (Customer Relationship Management)

Jika dilihat secara umum, CRM ini diaplikasikan untuk membantu aktivitas Marketing, Sales hingga Customer Service. Bisa dikatakan bahwa CRM digunakan sebagai media penghubung pada sebuah perusahaan menuju pelanggannya. Lewat channel atau link yang dikelola secara baik, Anda dapat mendengarkan keinginan dari pelanggan, keluhan pelanggan, dan mengenai tindakan kompetitor terhadap jasa atau produk yang kita tawarkan.

Tahapan-Tahapan Dalam Manajemen Hubungan Pelanggan (CRM)

CRM terdiri atas beberapa fase dan tahapan seperti berikut ini :

  1. Memperoleh Pelanggan Baru atau Acquire

Adapun untuk memperoleh pelanggan baru ini diperlukan beberapa cara :

  • Memberikan kenyamanan untuk pelanggan saat membeli produk tertentu yang dibutuhkan, seperti merespon keinginan pelanggan dengan cepat maupun ketepatan waktu proses pengiriman terhadap barang pesanan.
  • Melakukan promosi pada produk yang diperoleh perusahaan, dengan memberikan kesan awal yang baik untuk pelanggan, sebab sangat mempengaruhi penilaian terhadap perusahaan.

Tujuan tahapan ini yaitu untuk menawarkan produk dengan baik melalui pelayanan memuaskan pada pelanggan.

  1. Menambah Nilai Pelanggan atau Enchance

Perusahaan harus bisa menciptakan hubungan erat bersama para pelanggannya melalui cara mendengarkan setiap keluhan pelanggan serta meningkatkan pelayanan. Adapun meningkatkan hubungan pada pelanggan sendiri bisa ditingkatkan melalui :

  • Up Selling, yaitu menawarkan produk yang sama namun memiliki kualitas lebih baik.
  • Cross selling, yaitu strategi penjualan dengan menawarkan produk pelengkap terhadap barang yang sudah dimiliki pelanggan.
  1. Mempertahankan Pelanggan atau Retain
  • Memberikan pelayanan serta aplikasi pendukung tertentu yang bermanfaat, dengan begitu hubungan dengan para pelanggan pun bisa tetap terjaga dengan baik.
  • Menyediakan waktu mendengarkan setiap kebutuhan pelanggan, seperti ketidakpuasan pelanggan akan produk yang ditawarkan oleh perusahaan. Dengan begitu bisa dimanfaatkan demi peningkatan pelayanan.

Dengan menggunakan Moka sebagai POS atau sistem kasir Anda, Anda tidak perlu susah-susah menggunakan sistem khusus untuk CRM. Karena Moka memang didesain khusus untuk para pelaku usaha agar memudahkan Anda dalam menjalankan bisnis. Tidak perlu repot untuk membuat list klien Anda yang sudah pernah berbelanja dengan Anda secara manual, cukup dengan mengirimkan bon digital melalui email atau SMS, dan data pelanggan Anda sudah langsung masuk kedalam database usaha Anda  (Acquire). Pelanggan Anda juga dapat langsung memberikan feedback mengenai usaha Anda dan dapat langsung Anda tanggapi (Enhance), dan Anda pun dapat memberikan promo-promo menarik kepada pelanggan pada toko Anda (Retain)

Tunggu apalagi? Dengan Moka, Berjualan jadi semakin mudah!

Kunjungi website kami di www.mokapos.com  dan Hubungi kami di 021-3006 1540 atau hello@mokapos.com untuk penjelasan lebih lanjut mengenai Moka.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management

Bisnis Kerajinan Laris dengan Cara Ini

Published by:

Source : www.mphandicrafts.com

Memiliki keahlian membuat kerajinan bisa menjadi sesuatu yang menjanjikan. Dengan keahlian tersebut, Anda bisa memulai sebuah bisnis. Namun, bukan berarti bisnis kerajinan semacam ini bebas tantangan. Justru tantangan mengembangkan bisnis kerajinan di Indonesia sangat besar. Tentu saja, bukan berarti Anda tidak bisa sukses menjalankan bisnis kerajinan tersebut. Berikut ini beberapa kiat yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan bisnis tersebut.

Melakukan Pengembangan Produk

Membuat kerajinan bukan berarti harus selalu tampak kuno. Agar lebih menarik perhatian, Anda bisa memadukan antara kerajinan etnis atau yang terkesan kuno tersebut dengan sesuatu yang modern. Misalnya, ada batik dengan motif lambang klub sepakbola, ada kerajinan tangan berbentuk motor gede, atau kerajinan yang dipadukan dengan warna-warna yang lebih menarik. Pelajari terlebih dahulu tren yang ada kemudian mulailah berpikir untuk memadukan 2 hal tersebut. Untuk Anda yang sudah terbiasa berpikir kreatif tentu tidak terlalu sulit untuk melakukannya.

Melakukan Promosi

Melakukan promosi tidak hanya dengan 1 cara saja. Promosi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya, Anda bisa melakukan kolaborasi dengan produk lain. Jika pembeli membeli produk tertentu maka mereka bisa membeli produk Anda dengan harga diskon. Selain itu, Anda juga bisa menjual 2 produk berbeda dengan harga yang lebih terjangkau. Gunakan media yang ada termasuk media modern seperti internet. Promosi juga bisa dilakukan melalui orang lain seperti memberikan gratis kepada rekan Anda kemudian biarkan mereka mempromosikannya. Akan lebih baik jika melakukannya pada orang terkenal.

Tarik Perhatian Pembeli

Menarik perhatian pembeli bisa dilakukan dengan membuat iklan yang unik. Anad pernah melihat iklan yang menurut Anda unik dan menarik perhatian Anda? Nah, cobalah pikirkan untuk membuat iklan yang unik seperti itu untuk produk kerajinan Anda. Yang paling penting, membuat iklan tidak harus menggunakan biaya yang mahal. Tuangkan keahlian Anda untuk membuat iklan yang menarik sehingga pembeli pun akan melihat produk Anda dan akhirnya membelinya.

Semoga cara ini membantu Anda untuk meningkatkan penjualan produk kerajinan Anda. Intinya jangan cepat menyerah hingga produk Anda terjual dan membawa Anda pada kesuksesan.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management

Tips Mengembangkan UKM

Published by:

Source: donna-stone.com.au

Salah satu pemasukan terbesar ekonomi Indonesia adalah dalam sektor usaha kecil dan menengahnya, hal inilah yang membuat Pemerintah sangat mendukung adanya UKM, namun banyak hal yang menjadikan UKM sangat sulit berkembang.

Faktor-faktor Penghambat Berkembangnya UKM

1. Kurangnya modal untuk mengembangkan suatu usaha, umumnya omzet yang masuk dari hasil penjualan langsung diputar di roda produksi, sehingga tidak ada modal tambahan untuk mengembangkan UKM

2. Kurangnya kualitas sumber daya yang ada, hal ini sangat memungkinkan UKM untuk tidak dapat berkembang, hal ini dikarenakan sumber daya tidak cakap dari segi ketrampilan maupun dari segi pendidikan formal

3.Mengacuhkan pembuatan strategi, yang mana strategi ini penting untuk kehidupan UKM dimasa mendatang, pembuatan strategi juga bisa memberikan informasi jika UKM yang dimiliki meleset dari jalur yang dikehendaki

4. Selain mengacuhkan pembuatan strategi, UKM juga tidak memperhatikan segmentasi pasar, peluang pasar, pesaing, atau bahkan bahan baku. Istilahnya yang penting UKM jadi. Tapi jika memperhatikan hal-hal di atas, kemungkinan UKM untuk berkembang menjadi besar sangatlah tidak mustahil.

Setelah mengetahui faktor penghambatnya, diharapkan UKM dapat mengantisipasi penghambat supaya UKM dapat berjalan dan berkembang dengan lancar. Untuk menunjang hal itu, ada beberapa hal penting yang dapat diterapkan untuk menjalankan dan memperbesar UKM, antara lain :

1. Produk

UKM harus menentukan produk yang tepat untuk pasar yang tepat. Produk yang dibuat diharapkan inovatif, kreatif dan menarik sehingga dapat menjadi primadona pasar. Semakin unik produk yang dipasarkan dan berbeda dari yang lain, maka semakin mudah untuk menjual produk tersebut

2. Harga

Penentuan harga produk sangatlah penting, mengingat juga harga pasar, maka jangan asal membuat harga produk, lihat dari harga bahan baku, biaya produksi, beban listrik, maupun beban lainnya. Sehingga harga yang dibuat menjadi harga yang pas berada di pasaran.

3. Tempat

Tempat UKM berjualan atau memproduksi juga adalah hal penting yang patut dibincangkan, semakin strategi tempat UKM tersebut maka akan semakin mudah untuk mengenalkan masyarakat tentang UKM

4. Promosi

Promosi yang diharapkan adalah promosi yang mengikuti perkembangan zaman,contohnya melewati media sosial, dan dengan cara ini, biaya promosi tidak terlalu memberatkan. Sehingga akan mudah untuk UKM dikenal di masyarakat dan berkembang menjadi lebih baik kedepannya.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management

Akali Perkembangan UKM

Published by:

fe

source: www.hubspot.net

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) saat ini sangat berlimpah ruah bertebaran di Indonesia, hal ini sangat baik jika diingat dengan berbagai manfaatnya, salah satunya untuk mengurangi jumlah pengangguran yang ada. Tentunya Usaha Kecil dan Menengah ini berkembang lebih besar sampai skala usaha yang tidak bisa dibilang kecil lagi, hal ini tentunya akan lebih menyedot tenaga kerja dan hal yang luar biasa untuk mensejahterakan masyarakat.

Strategi mengembangkan UKM

Tentunya jika pembuatan usaha kecil dan menengah tidak disertakan dengan pembuatan rancangan strategi yang tepat, maka selamanya usaha tersebut akan berskala kecil. Ada beberapa strategi yang harus dicatat dalam mengembangkan UKM, diantaranya :

1. Sebelum produk UKM siap diedarkan, terlebih dahulu harus melakukan survey pasar. Sebuah UKM yang bagus, harus menentukan pasar tertentu agar manfaat dari produk yang dibuat lebih terasa dan lebih cepat terjual. Tentunya setiap pasar memiliki kebutuhan tertentu yang tidak sama dengan yang lain, sehingga UKM harus menyesuaikan produknya dengan segmen pasar yang cocok, sehingga tidak menimbulkan kerugian kedepannya.

2. Setelah menentukan pasar yang cocok, UKM yang ingin berkembang bisa menjadi pemimpin pasar tersebut, sehingga akan lebih mudah untuk memperbesar UKM jika sudah menguasai suatu pasar.

3. Kerjasama antar unit usaha kecil lainnya, hal ini dapat memudahkan UKM yang ingin berkembang, karena dengan bekerja sama maka diharapkan akan saling memperkuat usaha lainnya, sehingga satu sama lain tidak ada yang dirugikan dan berkembang secara terus menerus.

Tips Menjalankan UKM

Setelah UKM berjalan sesuai rencana awal, hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah mengawasi UKM agar tidak melenceng dari alur strategi awal. Setelah dirasa tidak melenceng, ada beberapa hal kecil yang harus diperhatikan supaya UKM mudah berkembang, antara lain menghemat biaya

Biaya yang terpakai selama UKM memproduksi sesuatu harus selalu diperhatikan, jangan sampai ada biaya yang tidak penting muncul, dan juga, pihak UKM bisa melakukan evaluasi berkala untuk melakukan efisiensi terhadap pengeluaran biaya operasional.

Biaya lain yang mungkin terjadi adalah biaya promosi, cukup menganggarkan biaya produksi yang tidak berlebih namun tidak juga sedikit, karena promosi saat ini bisa dilakukan melalui banyak media.

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Management Marketing

Teknologi untuk mengembangkan usaha kecil menengah

Published by:

Facebook Cover 2

Zaman sekarang yang penuh dengan teknologi dan semua orang diwajibkan untuk mengetahui perkembangan teknologi terbaru agar tidak terlalu ketinggalan zaman. Pemanfaatan teknologi pun banyak dilakukan dalam banyak bidang, seperti bidang kesehatan, industri, maupun bidang usaha. Nah usaha yang dilakukan di Indonesia menurut survei yang dilakukan, sampai tahun 2011 masih dalam skala kecil dan menengah. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, dari kesalahan manajemen hingga kesalahan dalam memasarkan produk usaha.

Memasarkan Lewat Internet

Faktor penghambat berkembangnya usaha ada banyak hal, salah satunya adalah pemasaran. Hal yang mungkin dilakukan saat ini adalah menggabungkan teknologi dengan pemasaran, untuk menuai hasil yang lebih optimal. Contohnya pemanfaatan internet untuk meningkatkan daya beli konsumen terhadap produk UKM. Peningkatan ini bisa dilakukan dengan seringnya UKM melakukan promosi online, tapi hal ini harus mempertimbangkan dana yang ada. Untuk promosi online yang bisa dilakukan UKM akan dijabarkan sebagai berikut :

1. Memiliki website sendiri merupakan suatu hal wajib bagi pemilik UKM, hal ini akan mempermudah konsumen untuk melihat produk yang dijual UKM, dan keuntungan lainnya adalah, produk yang tertera pada website tidak hanya dilihat oleh beberapa orang, melainkan banyak orang dari seluruh dunia, yang harus diperhatikan dalam pembuatan website adalah biaya pembuatannya. Untuk membuat website yang ciamik, membutuhkan skill yang lumayan tinggi, untuk itu bisa menyewa jasa pembuatan website, atau jika UKM masih belum mempunyai dana yang tinggi untuk promosi, bisa menggunakan blog. Blog sama hampir sama seperti website, hanya saja blog bersifat free atau gratis.

2. Promosi melewati sosial media itu penting, karena semua orang saat ini hampir setiap hari membuka sosial media, sosial media juga salah satu peran penting untuk memperkenalkan produk UKM

Memasarkan Lewat Media Lain

Promosi yang paling afdol saat ini adalah menggunakan media internet, tapi promosi produk UKM tidak terbatas hanya dalam satu media, untuk lebih mengenalkan produk ke dalam satu segmen, atau suatu golongan, UKM bisa mempromosikan melewati bazar atau festival yang notabene akan banyak orang yang mengikuti acara tersebut dan hal ini sangat cocok untuk mengenalkan produk UKM ke masyarakat awam.

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Management

Yuk Mengenal Lebih Tentang UKM

Published by:

ddd

Source : www.pinjam.co.id


UKM adalah singkatan dari Usaha Kecil dan Menengah, usaha yang dimaksud di sini adalah bisnis dengan kekayaan aset yang tidak mencapai 200 juta rupiah. Aset ini tidak memperhitungkan dengan tanah dan bangunan tempat usaha berdiri.

UKM di Indonesia

Pada tahun 2011, UKM yang ada di Indonesia mencapai 52 juta usaha, yang mana hal ini menyumbang peran penting terhadap negara, baik itu dari segi finansial dan bantuan lainnya, seperti penyerapan tenaga kerja. Untuk UKM yang beromzet kurang dari 300 juta setahunnya, maka tidak akan dikenakan pajak, oleh sebab itu UKM sangat diminati oleh banyak orang.

Tips Memperbesar UKM

Untuk mengembangkan UKM menjadi unit usaha yang besar tentunya dibutuhkan kesabaran yang tinggi, untuk ini dia tips-tips supaya UKM dapat tumbuh menjadi unit usaha yang berskala besar, diantaranya :

1. Survei Bahan Baku

Untuk mengembangkan usaha kecil dan menengah yang memproduksi sesuatu, sudah pasti pemilik usaha harus mengetahui segala sesuatu tentang produk yang dibuatnya, agar dapat menyeimbangkan dengan harga jual pasar nantinya, pilihlah harga bahan baku yang murah dan lebih baik daripada yang lain, karena hal ini sudah pasti akan berpengaruh terhadap kualitas produk yang dibuat.

2. Survei Harga Pasar

Harga pasar adalah harga suatu barang yang ada pada suatu wilayah tertentu, nah sebagai pemilik UKM, diharuskan untuk mengetahui harga pasaran produk, jangan sampai memasang harga terlalu rendah atau terlalu tinggi, sehingga bisa membuat kesalahan fatal bagi UKM yang dimiliki

3. Kenali Target

Sebagai UKM yang ingin berkembang, diharuskan untuk mengetahui lokasi tempat atau sasaran dari produk yang dibuat, sehingga produksi UKM tidak akan berhenti karena kebanyakan stok yang masih tersedia.

Tentunya selain poin-poin di atas, pemilik sebuah UKM diharuskan membuat strategi kedepannya dan mengawasi UKM agar tidak menjauh dari strategi yang ditetapkan, selain itu juga, harus memperhitungkan strategi kuangan untuk beberapa bulan ke depan, atau baiknya dibuat rancangan bulanan, dan tahunan, sehingga lebih mudah untuk mengontrol UKM itu sendiri.Pembuatan strategi seperti ini sangat penting agar UKM kedepannya semakin jelas peluangnya dan dapat berkembang dengan baik.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Finansial Management Uncategorized

4 Tips Mengatasi Modal Minim Selama Merintis Usaha

Published by:

Source : blog.quizzle.com

Salah satu hal yang seringkali menjadi kendala selama merintis usaha adalah kepemilikan modal yang sangat minim. Tidak sedikit calon pengusaha yang justru gagal dan berhenti di tengah jalan karena kendala terbatasnya modal. Padahal tidak seharusnya keterbatasan modal ini menjadi kendala cukup berarti untuk mengembangkan usaha. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menyiasati minimnya modal usaha yang Anda miliki.

Pola pikir wirausaha

Merintis usaha mandiri tidak hanya berkaitan dengan jiwa entrepreneur yang sudah terpendam cukup lama. Minat pada usaha mandiri yang Anda miliki tidak cukup untuk menunjang kerja keras Anda membangun usaha. Karena minat ini harus ditunjang dengan banyak hal lainnya untuk memastikan bisnis yang Anda rintis dapat berkembang dan meraih kesuksesan. Memiliki pola pikir wirausaha atau entrepreneurship akan menjadikan Anda lebih kuat membangun usaha.

Pola pikir entrepreneurship sangat penting bagi calon pengusaha yang baru merintis bisnisnya. Minat wirausaha yang Anda miliki harus ditunjang dengan pola pikir yang sama sehingga Anda dapat bertahan selama merintis usaha. Terutama saat modal usaha yang Anda miliki sangat terbatas, pola pikir entrepreneurship ini akan membantu Anda lebih fokus menghadapi tantangan dan perlahan-lahan mengembangkan usaha.

Antara rencana dan mitra bisnis

Pola pikir entrepreneurship akan memastikan Anda tidak memulai bisnis dengan modal kosong. Dengan kata lain, Anda tidak akan memulai suatu bisnis jika tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai bidang usaha yang Anda bangun. Seseorang dengan pola pikir entrepreneur akan memastikan memiliki rencana bisnis yang matang sebelum memulai bisnis. Rencana bisnis ini berisi analisis mendalam mengenai strategi mengembangkan bisnis.

Seseorang dengan pola pikir entrepreneur akan mencari cara terbaik untuk memastikan bisnisnya dapat berjalan meski memiliki modal terbatas. Salah satu langkah yang ditempuhnya adalah dengan mencari mitra bisnis. Memilih mitra bisnis juga tidak dapat dilakukan sembarangan. Mitra bisnis dengan minat yang sama saja tidak cukup. Melainkan Anda harus memastikan mitra tersebut berprospek cukup baik untuk membantu membangun dan mengembangkan bisnis Anda.

Bekerja paruh waktu hingga investasi

Memiliki modal yang minim tidak berarti akhir dari mimpi Anda untuk membangun bisnis mandiri. Seeorang dengan pola pikir entrepreneur akan menjadikan kepemilikan modal yang minim sebagai tantangan yang harus diatasi. Anda dapat menyiasatinya dengan bekerja paruh waktu. Tidak sedikit calon pengusaha baru yang merintis usaha dengan tidak meninggalkan pekerjaan utama. Sehingga dari pekerjaan utama tersebut, Anda bisa mendapatkan kucuran modal.

Minimnya modal selama merintis usaha juga dapat diatasi dengan menjalankan investasi yang dilakukan pada usaha Anda. Anda dapat menambah modal dengan menjalankan investasi dari para investor yang tertarik dengan prospek keuntungan bisnis yang Anda rintis. Tentunya investor yang harus Anda pilih adalah investor terpercaya yang mampu menilai bisnis Anda. Dengan investasi ini Anda dapat menambah modal sehingga bisnis dapat berkembang dan sukses.

Fokus mulai dari yang ada

Terbatasnya modal usaha lebih banyak membuat calon pengusaha gagal merintis usaha. Hal ini dapat dimaklumi mengingat ada banyak kebutuhan yang harus diwujudkan sehingga usaha dapat mulai dirintis. Padahal kepemilikan modal yang kecil tidak berpengaruh cukup banyak dalam membangun sebuah usaha. Dengan pola pikir entrepreneur yang Anda miliki, cobalah untuk fokus memulai bisnis dengan modal yang ada.

Beberapa calon pengusaha justru gagal memulai bisnisnya hanya karena terbatasnya modal uang untuk membangun atau menyewa tempat usaha. Padahal kondisi tersebut dapat diatasi dengan memanfaatkan garasi di rumah sebagai tempat usaha. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa menyiasatinya dengan membuat toko online. Di toko online ini, Anda tidak memerlukan tempat namun tetap dapat menjalankan usaha sekaligus melakukan promosi.

 “It always seems impossible, until it is done” – Nelson Mandela

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management

Membuat Kemasan Produk Menarik Dan Menjual

Published by:

Source: designbolts.com

Tingkat penjualan suatu produk ditentukan oleh banyak banyak faktor. Salah satunya adalah kemasan produk. Seharusnya kemasan dibuat tidak hanya sekedar menarik, melainkan juga harus memenuhi unsur-unsur menjual yang mampu menarik minat konsumen. Terutama untuk produk yang memiliki kompetitor cukup banyak, kemasan yang menarik sekaligus menjual sangat penting dibuat untuk meningkatkan penjualan.

Desain sederhana tapi menarik

Sebelum memikirkan desain kemasan yang menarik, mengumpulkan ide sebanyak-banyaknya adalah keharusan. Dengan ide ini, Anda akan mendapatkan alternatif jika salah satu ide yang Anda inginkan tidak dapat diwujudkan. Jangan memikirkan desain yang terlalu rumit, karena desain yang rumit tidak menjamin dapat menarik minat konsumen. Kumpulkan ide desain kemasan dengan pemikiran sederhana yang mengacu pada minat konsumen.

Desain kemasan yang menarik tidak selalu harus dibuat dengan rumit. Desain-desain sederhana yang menarik justru dapat menarik minat konsumen. Desain sederhana tidak berarti harus menghilangkan identitas produk. Dalam desain kemasan yang sederhana, Anda tetap diharuskan memasukkan identitas produk. Tidak hanya mengenai namanya saja tapi juga logo hingga detail keterangan lain yang dianggap mampu menarik minat konsumen.

Memeriksa tipografi

Desain kemasan sejatinya tidak hanya berisi identitas produk saja. Tidak hanya nama atau logo produk saja yang ditampilkan melainkan juga beberapa keterangan tambahan yang dapat menunjang nilai suatu produk. Semua detail yang harus Anda masukkan ke dalam desain kemasan harus dipastikan dapat dibaca dengan jelas. Sehingga pesan yang ingin Anda sampaikan mengenai produk dapat diterima dengan jelas oleh konsumen.

Semua detail informasi dalam kemasan harus diperiksa kembali sebelum dibuat atau dicetak. Tentukan jenis dan ukuran huruf yang tepat berdasarkan harmonisasi dengan desain kemasan. Sangat dianjurkan untuk membuat nama produk dengan ukuran huruf yang lebih besar sehingga dapat dibaca dari kejauhan. Pastikan juga bahwa semua yang terdapat dalam kemasan tidak terjadi salah ketik yang mengurangi nilai produk itu sendiri.

Bahan baku kemasan yang tepat

Untuk membuat desain kemasan yang menarik dan menjual tidak bisa dilepaskan dari bahan material yang digunakan sebagai kemasan. Pada dasarnya tersedia banyak jenis bahan yang seringkali digunakan sebagai kemasan suatu produk. Semua jenis bahan ini memiliki kelebihan dan kekurangan saat digunakan sebagai kemasan. Bahan material terbaik untuk kemasan produk hanya bisa Anda dapatkan dengan mempertimbangkan kondisi produk.

Bahan material yang Anda pilih haruslah dapat melindungi produk. Saat digunakan, kemasan tidak hanya menarik, namun juga mampu mencegah terjadinya kerusakan pada produk. Selain mampu melindungi produk, kemasan juga harus dibuat ramah lingkungan dengan mudah didaur ulang atau dihancurkan oleh proses yang terjadi di alam. Hal ini akan menjadikan kemasan lebih bernilai dan konsumen tertarik untuk mencoba produk Anda.

Hiasan sebagai sentuhan terakhir

Tidak bisa dipungkiri bahwa membuat desain kemasan suatu produk erat kaitannya dengan seni yang membutuhkan daya kreasi cukup tinggi. Tidak cukup dengan desain yang sederhana dan menarik saja untuk memastikan desain kemasan yang Anda buat mampu menjual. Anda juga harus memberikan sentuhan terakhir yang menjadi ciri khas unik dari produk yang Anda miliki. Sentuhan terakhir ini dapat dibuat dengan menambahkan hiasan tertentu,

Hiasan yang ditambahkan dalam desain kemasan tentunya harus disesuaikan dengan produk. Anda dapat memanfaatkan pita, stiker hingga tali untuk membuat desain semakin menarik. Semisal produk yang Anda jual adalah sepatu, menambahkan tali pada kemasan luar akan membuat desain semakin unik dan menarik. Jika produk Anda adalah hamburger, Anda bisa menambahkan hiasan sayuran di atas kotak kemasan sehingga produk terlihat lebih menarik.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail