A Cup of Moka » Blog Archives

Author Archives: Meinar Dita

Bisnis Edukasi Produk Seller Insights

Definisi dan Fungsi dari Point of Sale (POS)

Published by:

MokaPOS - Selling Made Easy

Dalam dunia bisnis, Point of Sale (POS) dapat diartikan sebagai tempat kasir (check-out counter) dengan mesin kasir (cash register). Sesuai dengan namanya, Point of Sale merupakan titik penjualan (check-out) dimana transaksi dapat dikatakan selesai. Ini adalah dimana pembeli dan penjual melakukan pembayaran atas barang/jasa yang sudah diterima. Pada POS penjual akan menghitung seluruh jumlah harga yang dibeli konsumen dan memberikan pilihan bagi pembeli untuk melakukan pembayaran serta mengeluarkan tanda terima transaksi pembelian yang biasa disebut dengan Struk.

Berikut adalah fungsi Point of Sale bagi para pemilik usaha:

1. Mendata setiap transaksi secara lengkap dan detail sehingga dapat menjumlahkan hasil penjualan pada saat itu ataupun dapat dipilih dalam periode tertentu.

2. Dapat menggunakan cek persediaan barang dimana pun secara acak. Hal ini akan mengurangi kecurangan atau kelalaian Anda dan para karyawan.

3. Laporan penjualan usaha Anda dapat diketahui secara online dan real-time. 

4. Anda dapat mengubah harga jual secara cepat dan mudah. Misalkan apabila barang yang Anda jual memang biasa naik dan turun mengikuti nilai tukar mata uang asing, Anda tidak perlu mengganti satu per satu dan memakan banyak waktu, namun dapat Anda ganti berdasarkan kategori barang.

5. Dapat mengetahui persediaan barang apa saja yang masih memiliki banyak stok ataupun yang mendekati habis sehingga Anda bisa dengan cekatan menyetok ulang barang tersebut.

6. Mempersingkat proses transaksi dan menjaga kenyamanan dan keamanan setiap transaksi yang berlangsung.

Apa yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli sistem Point of Sale untuk usaha Anda? Berikut adalah rincian yang perlu Anda cermati.

1. Harga dan Kualitas

Sebelum Anda membeli, pastikan Anda mengetahui apa yang sebenarnya usaha Anda butuhkan sehingga Anda dapat mengoptimalkan pengeluaran Anda. Kebanyakan Point of Sale membutuhkan investasi uang yang tidak murah terlebih apabila Anda memiliki lebih dari satu cabang. Fitur tambahan juga biasanya memerlukan biaya tambahan juga. Garansi juga hanya bertahan selama beberapa bulan hingga setahun. Pastikan selalu menanyakan pada sales yang menjual sistem POS kepada Anda harga untuk pemasangan alat, instalasi aplikasi, peningkatan software, dan bantuan sebelum Anda menentukan bahwa POS tersebut cocok untuk Anda.

2. Perangkat yang Diperlukan

Pastikan Anda membeli perangkat keras (Hardware) dan perangkat lunak (Software) untuk sistem POS. Hardware meliputi layar monitor yang dapat disentuh ataupun menggunakan kursor yang ditempatkan pada titik-titik tertentu seperti dibelakang meja layanan pelanggan, dibelakang meja bar dan lainnya. Hardware juga mencakup setiap server jaringan yang diperlukan, peralatan sistem tampilan dapur, hingga komputer yang akan digunakan.

3. Perangkat Lunak Untuk Melacak Data

Perangkat lunak atau Software mencakup semua program yang Anda butuhkan dalam sebuah Point of Sale, Finansial usaha Anda, laporan inventori, hingga mencakup sistem kepuasan pelanggan. Software bahkan dapat menggunakan data karyawan untuk membantu Anda dalam menyusun jadwal karyawan dan membuat pekerjaan yang merepotkan dan membuang waktu tersebut menjadi lebih mudah.

4. Laporan Keuangan yang Lengkap

Pastikan bahwan sistem POS Anda memungkinkan Anda untuk menyediakan laporan keuangan Anda secara rinci, laporan yang pasti dan memudahkan Anda yang awam dengan istilah istilah akuntansi yang membingungkan menjadi lebih mudah dimengerti. Dengan laporan keuangan yang lengkap, Anda bisa dengan mudah menentukan tindakan Anda selanjutnya dalam menjalankan usaha Anda dan juga tidak ada lagi waktu yang terbuang hanya untuk merekap hasil penjualan setiap malamnya.

5. Ramah untuk Digunakan

Sebuah sistem POS yang membingungkan atau membutuhkan pelatihan secara intensif hanya akan membuat hidup Anda semakin rumit. Tidak hanya akan membuat para karyawan Anda jengah dalam menggunakannya, tetapi juga akan melambatkan kecepatan proses transaksi. Dengan menggunakan tampilan yang ramah untuk digunakan, Anda bisa secara otodidak untuk mempelajari sistem tersebut tanpa harus menunggu orang lain menjelaskannya kepada Anda.

6. Dukungan teknis

Bukan masalah apakah Anda mengalami masalah saat sekarang ataupun dimasa yang mendatang, tapi ketika akan ada masalah dengan sistem POS Anda. Dengan mencari sistem POS yang menyediakan jasa teknisi yang sudah ahli dalam bidangnya dan setiap waktu dapat membantu Anda apabila menemukan suatu kerusakan atau kesalahan dalam pengaturan, akan membuat Anda merasa lebih aman dan nyaman apalagi kalau dukungan teknis tersebut tidak dipungut biaya tambahan.

Dalam pengembangannya, POS yang biasanya terdapat pada sebuah komputer yang dirancang khusus hanya untuk melakukan transaksi, sekarang dapat diakses diberbagai macam media. Seperti Mokapos contohnya yang menggunakan Android Smartphone atau iPad sebagai media yang menjalankan aplikasi Point of Sale tersebut. Cukup dengan mengunduh applikasi MokaPos di iPad atau Android, Mokapos dapat langsung digunakan untuk melakukan transaksi. Applikasi dapat diunduh disini (iPad) atau disini (Android)

“We take care of the details, so you can focus on running and growing your business.”MokaPOS, Selling Made Easy

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Customers Data Insights Seller Insights

6 ALASAN MENGAPA TANGGAPAN KONSUMEN PENTING BAGI USAHA ANDA

Published by:

Source : theprosperitycommunity.com

Source : theprosperitycommunity.com

Tanggapan pelanggan adalah istilah marketing yang menggambarkan proses untuk mendapatkan opini dari konsumen tentang usaha, produk atau jasa yang telah Anda tawarkan. Tanggapan pelanggan sangat penting bagi para pemilik usaha karena memberikan Anda wawasan yang lebih sehingga dapat Anda gunakan untuk meningkatkan ulasan bisnis Anda, produk, dan/atau pengalaman pelanggan secara keseluruhan.

Berikut adalah 6 alasan mengapa tanggapan konsumen adalah hal yang penting untuk bisnis Anda:

  1. Membantu Meningkatkan Kualitas Produk dan Jasa

Mendengarkan pelanggan Anda adalah satu-satunya cara untuk menjamin Anda membuat produk atau jasa yang mereka butuhkan sehingga terciptanya sebuah transaksi. Tanggapan konsumen umumnya digunakan selama proses pengembangan produk untuk memastikan bahwa produk yang akan Anda tawarkan dapat diterima dan dibutuhkan oleh banyak orang.

Perusahaan paling inovatif di dunia adalah mereka yang dapat menciptakan produk yang memenuhi kebutuhan pelanggan mereka dan melampaui ekspektasi dari para konsumen.

Dalam dunia bisnis yang kompetitif saat ini, perusahaan yang dapat menggabungkan antara tanggapan konsumen dengan pengembangan produk akan menuai keuntungan kompetitif yang kuat, memiliki loyalitas dari para konsumen dan juga dukungan dari pelanggan tetap Anda.

  1. Menjadi Tolak Ukur Kepuasan Pelanggan

Mengukur kepuasan pelanggan membantu Anda menentukan apakah produk atau jasa memenuhi atau melebihi harapan pelanggan. Survei tanggapan konsumen dapat membantu Anda dalam mengukur kepuasan pelanggan. Cara ini dapat dilakukan secara langsung, melalui email, melalui telpon atau bahkan di dalam sebuah website atau aplikasi dari telepon genggam Anda. Menggunakan pertanyaan yang membutuhkan rating dapat membantu Anda melacak dan memantau seberapa senang (atau tidak senang) pelanggan Anda dari waktu ke waktu.

  1. Memberikan Wawasan untuk Menciptakan Pengalaman Pelanggan yang Lebih Baik

Meningkatkan pengalaman pelanggan harus menjadi alasan utama Anda dalam mengumpulkan tanggapan konsumen. Proses dalam membangun usaha baru dan mempertahankan pelanggan lama Anda, lama kelamaan akan menjadi suatu hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Menawarkan pengalaman yang luar biasa yang membuat pelanggan Anda kembali kepada Anda adalah cara terbaik untuk menyingkirkan para pesaing Anda.

Untuk menciptakan pengalaman yang luar biasa, Anda perlu menanyakan kepada konsumen Anda apa yang mereka inginkan dan menggunakan hal tersebut untuk menciptakan suatu hal yang lebih baik lagi. Apabila Anda dapat menciptakan suatu pengalaman yang lebih dibandingkan dengan kompetitor Anda, pelanggan Anda akan tetap loyal dan mengabaikan tawaran kompetitif lainnya yang menggoda.

  1. Membantu Meningkatkan Retensi Pelanggan

Tanggapan pelanggan menawarkan jalur komunikasi langsung dengan pelanggan Anda sehingga Anda dapat menentukan apakah mereka tidak senang dengan produk atau layanan Anda sebelum mereka benar-benar meninggalkan Anda.

Pelanggan yang puas adalah mereka yang akan menjadi langganan tetap Anda. Dengan meminta tanggapan mereka secara teratur, Anda dapat memastikan bahwa Anda menjaga mereka agar tidak pindah kepada kompetitor. Jika pelanggan Anda tidak puas dan mendapatkan tawaran yang lebih baik dari kompetitor Anda, mereka akan mulai mencari pilihan lain dan berhenti menjadi konsumen Anda. Dengan mendengarkan pelanggan yang tidak senang atau tidak puas dengan apa yang Anda tawarkan, Anda dapat menggunakan tanggapan konsumen untuk memastikan bahwa semua konsumen Anda merasa puas dengan apa yang ditawarkan dan terus lanjut bekerjasama atau berbelanja dengan Anda.

  1. Memberikan Data yang Nyata Untuk Perkembangan Usaha

Keputusan bisnis yang terbaik dapat diambil dari data yang nyata, bukan berdasarkan dari firasat atau hanya keinginan semata. Terlalu banyak pemilik bisnis dan marketer melakukan keputusan untuk perusahaan berdasarkan data yang tidak akurat. Tanggapan konsumen merupakan data konkret yang dapat Anda gunakan untuk mengetahui apa yang sebenarnya para konsumen Anda berpikir tentang produk atau jasa yang Anda berikan.

Gunakan tanggapan konsumen ini sebagai panduan untuk mengambil keputusan perusahaan baik operasional maupun dari segi marketing. Jika persentase yang besar dari para konsumen Anda menyarankan fitur produk atau ingin tambahan layanan, dengarkanlah mereka. Pelanggan Anda adalah sahabat terbaik Anda.

  1. Mengidentifikasi Pendukung Produk Anda

Pelanggan Anda sudah pasti ada yang mati-matian akan menjadi pendukung Anda. Entah karena mereka sudah terbiasa dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan ataupun karena mereka sudah merasa nyaman dengan Anda. Mereka menawarkan nilai yang sangat besar dengan biaya yang sangat sedikit. Tetapi bagaimana Anda dapat mengidentifikasi pelanggan yang mendukung Anda?

Jawabannya ada pada Tanggapan Konsumen. Ketika Anda mengumpulkan tanggapan dari para pelanggan Anda, para pendukung adalah orang-orang yang memberikan nilai yang sangat tinggi. Jamah lah para pelanggan ini dan bangun sebuah komunitas agar terjadi hubungan yang sama-sama saling menguntungkan.

Jangan takut untuk meminta testimonial apabila Anda rasa pelanggan Anda memang sudah benar-benar berada di sisi Anda. Dengan begitu, orang akan lebih percaya dikarenakan sudah ada orang yang nyata sudah memakai jasa atau produk Anda.

Tanggapan konsumen menyediakan Anda dengan pemahaman yang berharga tentang apa yang pelanggan Anda pikir tentang produk atau layanan Anda. Wawasan ini dapat membantu Anda menciptakan produk yang pelanggan ingin beli dan menciptakan sebuah pengalaman yang melebihi harapan dan membuat para pelanggan Anda datang kembali kepada Anda.

“Get closer than ever to your customers. So close, in fact that you tell them what they need well before they realize it themselves” – Steve Jobs, Founder of Apple

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Management Marketing

Tips dan Trik Membuka Stand di Bazaar

Published by:

Bazaar

Source : thebizarrebazaar.com

Tren Bazaar memang sedang menjamur di Indonesia khususnya di Kota Jakarta. Buat Anda yang sudah mempunyai keinginan untuk memulai usaha Anda sendiri, tidak ada salahnya untuk mencoba membuka stand pada saat acara bazaar. Kita pasti pernah mengunjungi bazaar, baik disuatu mall, lingkungan sekitar rumah, sekolah baik yang berskala nasional sampai bazaar berskala internasional. Dalam bazaar umumnya menjual aneka macam barang dagangan dari pakaian, makanan, hingga aksesoris yang mampu menarik pengunjung.

Dengan mengikuti bazaar, Anda memiliki benefit lebih yaitu dalam segi promosi untuk mendatangkan konsumen. Justru bagi para pemilik usaha yang memang sudah berjalan, bazaar dapat dijadikan sebagai sarana untuk promosi yang menghemat banyak biaya dan momen untuk mengeruk keuntungan lebih.

Bagi orang yang baru saja ingin memulai usaha, Bazaar dapat dijadikan sarana untuk belajar berbisnis, bertemu dengan para pedagang lainnya, dan untuk mengetes pasar apakah produk yang Anda tawarkan memang cocok untuk dilempar ke publik atau tidak. Berikut adalah tips dan trik untuk berjualan di bazaar :

1. Kunjungilah lokasi

Pastikan bahwa tempatnya sesuai dengan ekspektasi Anda terutama apabila harga yang ditawarkan untuk membuka stand disana terbilang murah dan diselenggarakan oleh pihak yang belum terlalu dikenal khalayak banyak. Lokasi merupakan hal yang esensial dalam menentukan apakah target pasar yang datang adalah benar bisa menjadi pelanggan Anda dikemudian hari ataukah hanya datang sekedar untuk melihat-lihat karena tidak cocok dengan segmen produk yang Anda jual.

2. Kenali Penyelenggaranya

Event Organizer atau EO merupakan suatu tim yang memang menyelenggarakan acara tersebut. Anda perlu mengetahui apakah EO tersebut memang ahli pada bidangnya untuk menyelenggarakan bazaar ataukah hanya EO yang hanya ikut-ikutan setelah tren ini muncul? Bagaimana cara EO tersebut untuk mempromosikan bazaar ini? Apakah harga yang ditawarkan untuk membuka stand di bazaar tersebut sesuai dengan apa yang ditawarkan? Tidak jarang para pengunjung tertarik datang kesebuah bazaar yang diadakan oleh EO – EO tertentu saja. Hal ini dapat menjadi pertimbangan apabila Anda ingin membuka stand di bazaar tersebut.

3. Mendekorasi stand Anda

Dekorasi merupakan hal yang sangat penting dalam menarik pengunjung untuk melihat stand Anda. Menyediakan spanduk atau banner yang ada logo atau identitas dari produk yang Anda tawarkan. Anda juga harus pandai dalam mendisplay produk yang Anda jual. Pilihlah produk unggulan Anda untuk dipajang dan ganti-gantilah produk pajangan tersebut. Kelompokan produk sesuai dengan jenisnya. Jangan lupa perhatikan kerapihan dan estetika nya agar para pengunjung yang melihat produk Anda juga menjadi lebih fokus.

4. Sebarkan Informasi Identitas Anda

Jangan lupa juga kartu nama yang menginformasikan mengenai identitas Anda sebagai penjual. Banyak orang yang tidak sempat membeli di bazaar dikarenakan hal satu dan lainnya, dengan mempunyai kartu nama Anda, konsumen dapat memesan kepada Anda secara langsung via kontak yang Anda berikan. Selain menyebarkan informasi, buku tamu juga merupakan salah satu cara untuk Anda mendapatkan informasi mengenai orang yang berpotensi menjadi konsumen Anda yang dapat Anda gunakan sebagai database Anda.

5. Berikan Pelayanan Terbaik

Saat menjaga stand, Anda juga harus berpandai-pandai dalam menarik hati para calon konsumen Anda. Memberikan ucapan dan menyapa para pengunjung yang lewat disekitar stand Anda akan meningkatkan visibilitas stand Anda. Promosikan juga produk yang Anda jual, mungkin apabila Anda menjual produk pembersih sepatu, Anda dapat memberikan demonstrasi produk dengan membawa sepatu yang kotor dan produk Anda dapat membuatnya menjadi bersih kembali.  Dengan begini, para pengunjung akan tertarik dan lebih percaya dengan produk yang Anda tawarkan.

Hal-hal diatas hanyalah beberapa tips dan trik yang dapat Anda jalankan dalam membuka stand di bazaar.  Selalu rajin mencari informasi mengenai bazaar yang sesuai dengan produk yang Anda tawarkan dan target pasar yang tepat. Membuka stand di bazaar adalah suatu hal yang cukup menakutkan untuk Anda yang baru mulai berjualan, tetapi kalau Anda tidak mencobanya, Anda tidak akan tahu. Dan juga apabila gagal, akan menjadi pembelajaran untuk Anda dikedepannya.

Apabila Anda memiliki tips dan trik yang lain dalam mengikuti sebuah bazaar, silahkan tinggalkan komentar Anda dibawah :)

Do something today that your future self will thank for” – Anonymous

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Data Insights Edukasi Produk Finansial Management Marketing

6 Tips Mudah Dalam Membangun Identitas Usaha Anda

Published by:

Designing-a-Brand-Identity

Source : www.ollingtondesign.com.au

 

Apa identitas yang tertanam dalam benak para konsumen Anda apabila mendengar atau melihat nama usaha Anda?

Tentu Anda memiliki logo, website, kartu nama, dan papan nama usaha Anda, tetapi merek Anda merupakan hal yang jauh lebih penting dan tidak hanya sekedar penampilannya saja. Sementara semua hal diatas dapat membantu Anda untuk memproyeksikan citra merek Anda kepada konsumen, membangun identitas Anda merupakan hal yang lebih sulit untuk dilakukan.

Sebagai contohnya adalah merek Apple dan Samsung misalnya, dua merek tersebut yang akan muncul dikebanyakan benak para konsumen yang berencana untuk membeli sebuah perangkat elektronik karena merek mereka sudah kuat dipasaran. Para konsumen lebih suka untuk membeli barang mereka dikarenakan adanya rasa keterikatan dengan merek tersebut. Tapi bagaimana hingga Samsung dan Apple bisa mencapai kesuksesan seperti sekarang? Selain produk dan jasa yang inovatif, para konsumen mengetahui apa yang akan mereka dapatkan apabila membeli produk atau jasa tersebut. Dapat dibilang konsumen ikut berinvestasi didalamnya. Untuk hal ini, diperlukan adanya strategi dalam meningkatkan merek usaha Anda.

Jadi bagaimana sebagai pemilik usaha kecil dapat melakukan hal yang dilakukan oleh para pemilik usaha besar? Berikut adalah 6 tips mudah dalam memelihara dan mengembangkan merek usaha Anda.

1. Menggunakan Branding Mudah Dengan Efektif

Seperti yang sudah disebutkan diatas, mempunyai Logo, Website, Penunjuk nama dan lainnya merupakan dasar yang harus dilakukan bagi para pemilik bisnis agar merek nya dapat dikenal oleh khalayak luas. Menerapkan bagaimana warna, font, tulisan dan gambar pada logo Anda juga merupakan salah satu cara agar tidak adanya kebingungan bagi para konsumen Anda. Jangan lupa untuk mendaftarkan logo dan merek dagang Anda agar tidak disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

2. Menjelaskan Nilai Merek Anda

Dibalik semuanya, pastikan elemen merek Anda mencerminkan nilai dari perusahaan Anda. Gunakan bahasa yang jelas untuk mengkomunikasikan nilai Anda. Jangan menggunakan kata-kata yang dilihat oleh konsumen menjadi hal yang tidak berguna. Kalimat yang sederhana dan tagline yang mudah untuk diingat akan menjadi suatu hal yang akan melekat dibenak para konsumen

3. Perkenalkan Siapa yang Bekerja Dibalik Layar

Seperti hal-nya Anda datang ke sebuah restoran favorit Anda berkali-kali, makanan dan servis yang ditawarkan sangatlah baik, tetapi Anda tidak pernah mengetahui siapa pemiliknya karena tidak adanya interaksi dari pemilik restoran tersebut. Hal ini yang kadang suka terlewatkan bagi para pemilik usaha kecil menengah. Konsumen ingin merasakan bahwa mereka di hargai dan menjalin hubungan lebih lanjut. Hal yang mudah seperti bertanya pada pengunjung yang datang ke restoran tersebut mengenai rasa makanan ataupun servis yang ditawarkan akan menjadi nilai tambah bagi para konsumen  untuk mengunjungi usaha Anda kembali karena merasakan adanya koneksi dengan Anda. Mereka juga bisa langsung berkomunikasi dengan Anda, sedangkan Anda akan mendapatkan tanggapan balik yang sangat berguna bagi usaha Anda dikedepannya.

4. Penggunaan Media Sosial 

Media sosial sudah menjadi salah satu media yang sangat berguna untuk mengembangkan usaha Anda dalam memperkenalkan merek dagang Anda dan juga menjadi tempat untuk berinteraksi dengan para konsumen Anda. Dengan menggunakan media sosial, Anda bisa langsung berkomunikasi dengan para konsumen Anda saat itu juga.

Baca juga Tips Menggunakan Media Sosial Sebagai Sarana Promosi bagi Bisnis Anda

5. Berkecimpung Dalam Komunitas Anda

Tidak ada yang lebih baik untuk mendapatkan eksposur merek Anda selain terjun langsung kedalam sebuah komunitas. Menjadi sponsor dalam perlombaan lari atau berpartisipasi dalam acara bazaar dan acara lainnya dapat membuat merek Anda semakin dikenal oleh khalayak banyak dan juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap merek Anda.

6. Memberi Masukan Kepada Konsumen

Menjadi salah satu pemberi nasehat bagi para konsumen juga bisa menjadi salah satu cara untuk membedakan dan membangun merek usaha Anda. Pikirkan apa yang usaha Anda telah lakukan dan tantangan yang dimiliki oleh para konsumen Anda. Mengadakan seminar mengenai masalah-masalah yang sedang berlangsung yang ada sangkut pautnya dengan usaha Anda ataupun menulis sebuah blog yang menawarkan nasehat dan juga tips untuk mengatasi masalah yang sedang dialami oleh para konsumen Anda tanpa memaksa mereka untuk menggunakan produk Anda. Menjalankan usaha akan menjadi lebih mudah apabila konsumen sudah percaya dan mengetahui bahwa Anda ahli dibidangnya.

Dibalik semua yang sudah dijelaskan diatas, tetap tingkatkan terus kualitas dari produk yang Anda jual. Terus pantau dan awasi para karyawan Anda untuk selalu menjaga kualitas dan menjunjung tinggi merek yang sudah Anda bangun. Dan yang terpenting adalah untuk selalu memberikan yang terbaik untuk para konsumen Anda.

“Your brand is what other people think about you when you’re not in the room” – Jeff Bezos (Founder of Amazon.com)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Data Insights Management Marketing

5 Keuntungan dalam membangun jaringan dan relasi dalam bisnis

Published by:

Source : i.huffpost.com

Source : i.huffpost.com

Sebagai pemilik usaha, jaringan atau networking adalah suatu kunci penting dalam menjalankan kan mengembangkan usaha, terlebih apabila usaha yang dijalankan termasuk dalam usaha kecil menengah. Dengan menjalin hubungan antara sesama pemilik usaha, Anda dapat mendapatkan keuntungan bagi kedua belah pihak.

Membangun usaha yang sukses membutuhkan banyak waktu dan motivasi untuk berkembang, sehingga baik bagi Anda untuk memiliki jaringan teman dan rekan untuk memberikan energi yang positif yang membuat Anda semakin giat dalam menjalankan usaha Anda. Berikut adalah 5 keuntungan lain dalam membangun jaringan dan relasi dalam bisnis.

  1. Dari Mulut ke Mulut

Jaringan bisnis yang baik akan membantu Anda tidak hanya dalam menambah relasi tetapi meningkatkan kualitas usaha Anda. Dikatakan bahwa trik marketing yang paling bagus adalah melalui pembicaraan mulut ke mulut. Dengan membangun jaringan dan menambah pergaulan, akan jauh lebih banyak orang yang akan tertarik dengan produk dan jasa yang Anda tawarkan. Seperti banyak yang diketahui, seorang individu gemar berbagi informasi kepada rekan dan sahabat mereka, termasuk membicarakan tentang usaha Anda apabila ada yang berkaitan.

  1. Menambah Koneksi dan Relasi

Keuntungan terbesar dalam memiliki relasi yang luas adalah bertambahnya koneksi Anda dalam menjalankan dunia usaha. Dengan mengenal Anda, orang akan menaruh kepercayaan lebih kepada Anda. Anda dapat memberikan masukan kepada orang yang membutuhkan sesuatu dari bidang Anda seperti apabila Anda menjual Sepatu Olahraga, Anda dapat menyarankan pada relasi Anda yang ingin membeli sepatu untuk bermain basket tentang sepatu olahraga yang mana yang cocok untuk mereka. Dan sebaliknya, Anda dapat mendapatkan berbagai informasi yang berguna untuk kehidupan personal dan bisnis Anda.

  1. Memecahkan Persoalan yang Sama

Anda akan menemukan orang yang menghadapi persoalan dalam dunia usaha yang hampir sama dengan apa yang sedang Anda alami. Mereka dapat mengatasi masalah tersebut dan Anda dapat mengambil contoh bagaimana mereka menyikapi masalah tersebut dan menerapkannya dalam usaha Anda sendiri. Dalam arti lain, Anda akan bertemu individu lain melalui koneksi bisnis yang akan berperan sebagai mentor Anda ketika Anda berhadapan dengan persoalan. Dengan pertolongan seperti ini, Anda akan mendapatkan diri Anda jauh lebih percaya diri dalam mengambil keputusan.

  1. Kesempatan yang Tidak Pernah Terpikirkan Sebelumnya

Dengan mengenal banyak pribadi lain, pikiran Anda akan menjadi lebih terbuka dan mengetahui akan adanya kesempatan baru yang dapat Anda raih. Kenyataannya, ketika Anda mengenal lebih banyak orang, Anda tidak akan pernah tahu apakah Anda dapat menolong orang tersebut dimasa depan ataupun sebaliknya. Jika kita menutup diri untuk berkomunikasi dengan yang lain, maka kesempatan yang kita dapatkan akan menjadi sangat terbatas.

  1. Bukan Hanya Untuk Meningkatkan Penjualan

Kebanyakan orang salah kaprah dalam mengartikan relasi bisnis karena semua dikaitkan dengan penjualan. Pada kenyataannya, membangun relasi bisnis tidak semata-mata demi meningkatkan penjualan. Dengan bekerjasama dengan orang lain, Anda juga dapat meningkatkan pengetahuan yang dapat digunakan dalam mengembangkan usaha Anda.

Dengan membangun relasi, memang benar sebagian besar merupakan salah satu strategi dalam menjalankan bisnis. Tetapi tidak semata-mata hanya itu saja, mengenal banyak orang yang memiliki pandangan berbeda-beda dan dikelilingi oleh banyak teman dibidang yang beragam akan menjadikan Anda pribadi yang lebih baik dan juga menambah wawasan Anda akan dunia bisnis maupun pribadi.

“The richest people in the World look for and build networks, everyone else look for works” – Robert T. Kiyosaki

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Bisnis Marketing Seller Insights

7 Tips Bernegosiasi Dalam Bisnis

Published by:

www.powerhomebiz.com

Source : www.powerhomebiz.com

Suka atau tidak, dalam melakukan usaha Anda tetap harus menerima kenyataan bahwa negosiasi dalam bisnis adalah hal yang harus Anda hadapi. Hubungan bisnis dan pribadi kebanyakan dibangun atas dasar negosiasi. Bahkan negosiasi yang sukses dapat menentukan apakah usaha Anda akan berhasil atau tidak kedepannya.

Negosiasi adalah proses dimana kedua belah pihak atau lebih dengan kebutuhan dan tujuan mendiskusikan masalah untuk menemukan solusi demi kesejahteraan bersama. Dalam dunia bisnis, kemampuan bernegosiasi adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan interaksi formal seperti bernegosiasi untuk  penjualan, layanan jasa, dan hal yang menyangkut legal lainnya. Berikut adalah 7 tips agar Anda lebih mahir dalam melakukan negosiasi.

  1. Bangun Pemikiran Bahwa Semua Dapat Dinegosiasi

Hampir semua hal yang ada dalam dunia bisnis dapat di negosiasi. Tantang segalanya dan bersiaplah untuk menyatakan apa yang Anda inginkan dengan tegas namun tidak agresif. Seperti ada pepatah lama “Jika Anda tidak meminta, Anda tidak akan mendapatkan”.

  1. Bersiaplah Nilai yang Lebih Tinggi atau Lebih Rendah Dari Apa Yang Anda Terima

Selalu pastikan tawaran pertama Anda untuk selalu jauh lebih rendah daripada apa yang Anda siap bayar atau selalu lebih tinggi dari nilai yang sudah Anda persiapkan sebelumnya. Dengan begini akan ada ruang untuk bernegosiasi lebih lanjut tanpa merugikan kedua belah pihak.

  1. Mempelajari Sesama Negosiator dan Mendengarkan Dengan Seksama

Semakin Anda memahami lawan negosiasi Anda, semakin besar kemungkinan Anda dapat mengidentifikasi cara-cara Anda dapat meningkatkan posisi Anda. Ajukan banyak pertanyaan kepada mereka dan buatlah catatan yang penting. Tujuan Anda adalah untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan mereka. Memaksakan keputusan Anda secara sepihak beresiko batalnya perjanjian atau mendapatkan sesuatu yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

  1. Jangan Mengaku Sebagai Pengambil Keputusan Tunggal

Apapun situasinya jangan pernah mengaku kalau Anda adalah satu-satunya pengambil keputusan dalam perjanjian. Pengambil keputusan lain, benar atau tidak, akan memudahkan Anda dalam memberikan waktu lebih agar Anda dapat berpikir lebih lama dalam mengambil keputusan.

  1. Lakukan Penelitian Terlebih Dahulu

Anda dapat melakukan penelitian secara luas dan detail sebelum Anda masuk kedalam tahap negosiasi. Penelitian yang baik harus dapat mengidentifikasi range harga dari produk atau jasa yang ingin Anda jual maupun beli.  Selain itu, penelitian yang tepat dapat memungkinkan Anda untuk menemukan produsen alternatif lainnya agar dapat Anda bandingkan.

  1. Jangan Dianggap Personal

Negosiasi adalah salah satu esensi yang paling penting dalam melakukan usaha. Jangan terlalu memasukan kedalam hati ataupun mudah tersinggung. Biarpun pada prosesnya akan terasa sedikit tidak mengenakan, negosiasi yang baik adalah menemukan solusi dimana akan menguntungkan kedua belah pihak.

  1. Selalu Siap Untuk Pergi

Meskipun semua yang dilakukan dalam bernegosiasi bersifat mutual, kadang-kadang kesepakatan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak tetap tidak terwujud. Ketika ini terjadi, selalu siap untuk pergi. Negosiasi tanpa rencana yang kontingensi adalah hal yang bodoh dan kemungkinan akan menyebabkan Anda menerima kesepakatan yang akan merugikan pihak Anda.

Negotiation is a give-and-take process, but being in control of the process is the only way to be successful at it” – Celso Cukierkorn

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Bisnis Customers Karyawan Management Marketing

Cara Mengelola Kebahagiaan Karyawan Anda

Published by:

 

Source : www.pprablog.files.wordpress.com

Source : www.pprablog.files.wordpress.com

Sebagai seorang pemimpin, pasti Anda ingin mempunyai anak buah yang loyal dan dapat dipercaya agar usaha yang Anda jalani dapat berkembang dengan pesat. Namun kadang para pemilik usaha suka melupakan bahwa karyawan juga merupakan manusia yang memiliki akal dan budi serta perasaan. Oleh karena itu banyak perusahaan yang sudah mulai memikirkan tentang tingkat kesenangan para karyawan mereka dalam bekerja.

Sebagai seorang pemimpin, Anda yang memegang andil dalam perihal ini. Jadi jika kebahagiaan para karyawan menjadi tujuan Anda, Anda harus memulai langkah pertama dalam melakukan pendekatan untuk kesejahteraan para pekerja. Selain gaji dan tunjangan yang setimpal, banyak hal yang perlu  ditingkatkan agar kebahagian para karyawan Anda juga terpenuhi. Berikut adalah beberapa tips untuk membangun hubungan yang selaras antara pemimpin dan karyawan.

  1. Jangan Mencoba Untuk Membangun Ikatan Erat Hanya Dengan Percakapan yang Singkat

Sangatlah benar bahwa untuk mendapatkan kepercayaan dan loyalitas dari para karyawan serta keterbukaan para karyawan Anda tidaklah mudah. Banyak para karyawan yang merasa terkurung dan tidak dapat bekerja dengan efisien apabila mereka berada di sekitar para manajer ataupun pemimpinnya.

Solusinya adalah dengan mendekatinya dengan perlahan-lahan. Berbagi tentang kegemaran Anda dan obrolan yang ringan tentang pribadi Anda dapat membuat para karyawan merasa lebih rileks apabila berada disekitar Anda. Budaya yang tercipta di Indonesia adalah apabila karyawan diajak berbicara secara personal dengan atasannya, mereka akan dipecat atau diberitahu berita buruk lainnya, buatlah suasana dimana para karyawan merasa mereka bisa menceritakan segala sesuatu tentang perasaan mereka selama bekerja di perusahaan Anda secara nyaman.

  1. Lupakan Bahwa Anda dan Karyawan Tidak Terikat Dalam Jangka Panjang

Karyawan Anda bekerja dengan Anda tidak hanya semata-mata demi uang ataupun menyambung hidup. Mencari pengalaman dan menambah pengetahuan tentang bidang lain juga mungkin menjadi salah satu alasan mengapa ia bergabung dengan Anda. Oleh karena itu dengan membantu mereka menjadi profesional yang lebih baik dan cermat juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kebahagiaan mereka. Anda dapat mengembangkan keterampilan atau memperluas koneksi mereka. Pikirkanlah betapa akan termotivasi para karyawan Anda apabila mereka tahu bahwa Anda mendukung mereka untuk terus berkembang.

  1. Keluarlah Dari Lingkungan Kantor

Anda tidak dapat mengharapkan karyawan Anda untuk mendapatkan suasana yang lebih nyaman apabila Anda berusaha untuk dekat dengan mereka didalam lingkungan kantor. Ubahlah tempat dan konteks dimana Anda dan karyawan dapat berbincang dengan lebih santai dan mendalam seperti dengan mengadakan buka bersama di Bulan Ramadhan ataupun mengadakan outing kantor dimana para karyawan dapat merasakan suasana kekeluargaan dan kebersamaan bersama para petinggi dan para kolega kerjanya.

  1. Mengurangi Pertanyaan yang Menjatuhkan

Sebagian besar dari para pemimpin akan bertanya kepada karyawannya mengapa pekerjaan mereka tidak sempurna hasilnya, kenapa penjualan tidak bagus dan juga berbagai macam pertanyaan menjatuhkan lainnya. Ada baiknya apabila Anda mengubah  pertanyaan tersebut menjadi lebih memotivasi, contohnya: “Ini adalah tugas saya untuk membantu Anda dalam mengatasi masalah ini, ada yang bisa saya bantu agar produksi kita bisa berjalan dengan lancar?” Dengan pertanyaan seperti ini, karyawan akan berpikir apabila Anda menanyakan mengenai permasalahannya bukan menyalahkan karyawan Anda. Dengan demikian, karyawan dapat menggambarkan apa yang salah dengan pekerjaannya, tanpa merasa seperti ia dikritisi kinerja dan kemampuannya.

Semua yang Anda lakukan diatas bertujuan satu yaitu membangun relasi kepercayaan antara karyawan dan pemimpin. Tapi harus Anda ingat, semua karyawan Anda memiliki kepribadian yang berbeda dan cara pendekatan yang berbeda juga. Akan selalu ada perbedaan dalam berapa lama dan perlakuan apa yang harus Anda lakukan untuk menciptakan hubungan kepercayaan tersebut. Anda harus mengerti dan menyadari bahwa kejujuran dan transparansi dalam suatu perusahaan merupakan hal yang teramat penting dalam membangun hubungan yang saling menguntungkan.

 

“When people are financially invested, they want a return. When people are emotionally invested, they want to contribute”  – Simon Sinek

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Bisnis Customers Management Marketing

Pentingnya Desain Dalam Usaha

Published by:

design-image

Source : www.ip-watch.org

Salah satu tantangan utama di dalam setiap bidang usaha yaitu dalam menentukan desain yang pas untuk di implementasikan kedalam usaha tersebut. Tidak dapat dipungkiri kalau desain mempunyai andil yang sangat besar dalam kebutuhan marketing dari setiap usaha. Sebagai marketer, Anda tentunya mengerti bahwa desain yang cocok untuk usaha Anda sangatlah penting dalam semua kampanye marketing yang akan Anda lakukan. Berikut adalah beberapa poin mengapa desain adalah hal yang penting dalam menjalankan usaha Anda :

Desain Mengkomunikasikan Merek
Kampanye marketing yang Anda lakukan pastinya memiliki tujuan untuk meningkatkan profil dari merek Anda dan menuntun para pelanggan ke arah tertentu untuk membeli produk atau jasa dari perusahaan Anda. Salah satu elemen penting untuk menggaet pelanggan yaitu melalui kepercayaan. Merek pada dasarnya sudah tertanam dalam benak para pelanggan Anda. Contohnya merek A menawarkan kenyamanan dan kemewahan, atau merek B mewakili kualitas dan nilai yang tinggi. Terlepas dari apa yang target pelanggan Anda cari, merek adalah suatu yang dijual. Setiap bagian kreatif yang Anda lakukan – posting blog, brosur, kampanye digital di Google atau membuka stand dalam bazaar memberi gambaran tentang merek yang Anda jual. Jika desain yang Anda tampilkan dalam merek Anda tidak mencerminkan desain yang professional dan terkesan murahan, hal ini dapat merusak brand image Anda dan perlu waktu yang lama untuk memperbaiki brand image dalam benak para pelanggan. Sebaliknya, desain yang baik akan mencerminkan banyak untuk sebuat perusahaan seperti kualitas, profesionalisme dan posisi usaha Anda di pasar.

Desain Untuk Meningkatkan Visibilitas Merek
Bahkan kampanye yang paling baik sekalipun akan mendapatkan perhatian apabila sangat menonjol. Untuk menjadi yang terbaik para pelaku usaha harus melakukan kampanye marketing yang selalu lebih baik diatas para pesaingnya yang juga melakukan hal yang sama. Semua kampanye marketing harus menangkap perhatian para calon pelanggan. Tergantung dari tujuan akhir dalam melakukan kampanye dan target pasar Anda, desain yang dibutuhkan untuk melakukan hal ini juga bervariasi. Apakah desain yang terkesan dingin, tajam dan serius yang sesuai dengan pelanggan Anda ataukah desain yang mencolok, terlihat sedikit norak yang justru menjadi desain terbaik? Apapun itu, desain yang cocok akan membantu Anda dalam mengkomunikasikan merek Anda agar lebih diingat oleh banyak orang.

Desain Untuk Meningkatkan Penjualan
Jika Anda hanya memikirkan tentang penjualan, kemungkinan Anda akan melewatkan pemikiran kalau desain yang baik juga akan meningkatkan penjualan. Banyak orang gagal untuk menyadari bahwa sifat psikologis juga mengambil bagian dalam pengambilan keputusan bagi kebanyakan konsumer. Apa yang menarik bagi mata para pembaca dalam sebuah majalah? Pesan apa yang akan disampaikan pada sebuah foto, warna yang ditonjolkan, atau tampilan yang Anda inginkan? Desain yang baik dapat menarik target pasar yang baru dan mengubahnya menjadi peningkatan penjualan.

Desain Memperkuat Pesan
Dengan desain yang baik, Anda dapat menggarisbawahi pesan yang akan Anda tampilkan untuk menyampaikan tentang produk atau jasa yang Anda sediakan. Ini berkaitan dengan argumen tentang pentingnya desain dalam branding, tetapi juga tentang kekuatan sebuah desain untuk menampilkan pesan dan menimbulkan respons dari kebanyakan orang. Seperti contohnya apabila Anda sebuah organisasi non-profit yang ingin meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap sebuah kasus. Beberapa gambar yang dipilih dengan cermat dapat menyampaikan pesan yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan ribuan kata-kata pada masalah yang sama.

Sebagai pelaku usaha, penting bagi Anda dalam menentukan desain yang cocok untuk usaha yang Anda jalankan. Dengan memiliki desain yang baik, Anda akan lebih mudah untuk membangun kredibilitas dan mendukung pekerjaan lain seperti kampanye marketing, kesempatan lebih besar dalam mendapatkan klien dan mengubahnya menjadi penjualan. Ada pendapat lain tentang desain? Silahkan tinggalkan komentar Anda dibawah ini.  :-)

“Design is not just what it looks like and feels like. Design is how it works.” – Steve Jobs

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Uncategorized

Jenis-Jenis Perilaku Pembelian

Published by:

Consumer-Behavior-and-shopping2

 

Source : internationalconsumerbehavior.com

Ada 4 jenis perilaku yang dilakukan oleh konsumen dalam melakukan pembelian, hal ini dapat bergantung pada jenis keputusan pembelian. Keputusan dalam membeli barang elektronik, kebutuhan sehari-hari hingga kendaraan bermotor tentunya akan sangat berbeda. Seorang ahli Marketing, Henry Assel membedakan adanya empat jenis perilaku pembelian konsumen berdasarkan tingkat keterlubatan pembeli dan tingat perbedaan antar merek. Jenis-jenisnya adalah sebagai berikut :

  1. Pembelian Pengurang Ketidaknyamanan

Tidak jarang konsumen sangat terlibat dalam pembelian namun hanya melihat sedikit perbedaan antar merek. Faktor-faktor yang menjadi pertimbangan adalah barang yang sangat mahal, jarang dilakukan dan beresiko tinggi. Dalam kasus tersebut, pembeli akan memilih dengan sangat teliti dan hati-hati dengan mempelajari merek yang tersedia. Jika konsumen menemukan perbedaan mutu diantara beberapa merek, ia mungkin akan memilih harga yang lebih tinggi dengan pemikiran “ada uang, ada barang”. Jika ia menemukan perbedaan kecil, kemungkinan ia akan membeli hanya bedasarkan harga dan kenyamanan.

Setelah melakukan pembelian, konsumen akan mengalami ketidaknyamanan yang muncul setelah merasakan adanya hal yang dianggap tidak menyenangkan mengenai merek lain dan lebih siaga terhadap informasi yang mendukung keputusannya. Contohnya, konsumen pertama-tama akan bertidak, kemudian mendapatkan keyakinan baru dan berakhir dengan menentukan pilihan. Trik marketing disini harus dapat mengambil hati para konsumen dan menerapkan keyakinan agar konsumen merasa lebih puas terhadap pilihannya.

  1. Perilaku Pembelian yang Rumit

Menurut Hassel, perilaku pembelian yang rumit terdiri dari tiga tahapan. Pertama, pembeli mengembangkan keyakinan tentang suatu produk tertentu. Kedua, ia akan membangun sikap tentang produk tersebut. Ketiga, ia membuat pilihan yang cermat. Dalam perilaku pembelian jenis ini  konsumen dikatakan melakukan pembelian yang rumit jika mereka terlibat dalam kegiatan pembelian yang dimana terdapat sebuah perbedaan yang besar antar merek. Biasanya kegiatan pembelian jenis ini biasanya terjadi bila produk yang akan dibeli memiliki harga yang mahal, jarang dibeli, berisiko, dan sangat mengekspresikan diri seperti, kendaraan bermotor, telepon selular dan sebagainya.

  1. Perilaku Pembelian yang Mencari Variasi

Pada proses perilaku pembelian ini ditandai dengan rendahnya keterlibatan konsumen terhadap perbedaan merek yang signifikan atau konsumen sering melakukan peralihan merek. Contoh dari perilaku ini adalah dalam membeli makanan ringan atau kebutuhan sehari-hari. Dalam kegiatan pembelian ini konsumen memiliki beberapa pilihan tentang makanan ringan, memilih kue kering tanpa melakukan banyak pertimbangan dan mengevaluasi produk selama konsumsi. Namun pada kesempatan berikutnya, konsumen ada kemungkinan untuk membeli merek lain karena ingin mencari rasa yang berbeda dan pergantian merek terjadi karena adanya keinginan untuk mencari variasi baru bukan karena adanya ketidakpuasan.

  1. Perilaku Pembelian Karena Kebiasaan

Dalam sebuah kegiatan pembelian terdapat banyak produk yang dibeli pada kondisi rendahnya keterlibatan konsumen dan tidak adanya perbedaan antarmerek yang signifikan. Misalnya Sabun mandi atau pasta gigi. Para konsumen akan memiliki sedikit keterlibatan pada jenis produk itu. Mereka pergi ke toko dan mengambil merek tertentu. Jika mereka tetap mengambil merek yang sama, hal itu karena kebiasaan bukan karena kesetiaan yang kuat terhadap merek. Terdapat bukti bahwa konsumen tidak memiliki keterlibatan yang tinggi dalam pembelian sebgaian produk yang rendah dalam sebagian besar produk yang murah dan sering dibeli.

Dalam perilaku pembelian jenis ini, para pemasar dapat melakukan empat teknik untuk berusaha mengubah produk dengan keterlibatan rendah menjadi keterlibatan tinggi. Pertama, pemasar dapat mengaitkan produk dengan beberapa isu yang menarik keterlibatan, seperti ketika pasta gigi dikaitkan dengan usaha untuk mencegah gigi berlubang. Kedua, merek dapat mengaitkan produk dengan beberapa situasi pribadi, contohnya dengan mengiklankan merek kopi setiap  pagi hari ketika konsumen ingin mengusir rasa kantuk. Ketiga, pemasar dapat merancang iklan yang dapat memicu emosi yang berhubungan dengan nilai pribadi. Keempat, dengan menambahkan fitur yang penting, contohnya melengkapi minuman biasa dengan vitamin.

“Know who your customers is are great, but knowing how they behave is even better” – Jon Miller

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Berita UKM Bisnis Customers Finansial Management Marketing

Strategi Promosi Untuk Usaha Kecil Menengah

Published by:

Source : theaxess.net

Promosi merupakan salah satu hal yang terpenting dalam memasarkan usaha Anda. Yang termasuk dalam promosi adalah periklanan atau personal selling dan mencakup seluruh komunikasi diantara penjual dan orang yang berpotensi menjadi pelanggan Anda. Promosi yang lazim dilakukan oleh para pengusaha yaitu berupa iklan. Iklan pun dapat dibagi menjadi dua fungsi yaitu sebagai pemberi informasi dan juga ada yang bersifat membujuk.

Iklan sebagai pemberi informasi menyediakan informasi mengenai perusahaan dan produk yang di keluarkan oleh perusahaan tersebut kepada pelanggan, sedangkan iklan sebagai media membujuk bertujuan untuk meyakinkan dan mengajak para pelanggan untuk membeli produk dan jasa yang disediakan oleh perusahaan. Seluruh iklan dan aktivitas promosi lainnya harus seimbang dengan posisi perusahaan dalam pasar bisnis dan harus didasarkan untuk membangun dan memperkuat brand image suatu perusahaan.

Strategi periklanan merupakan satu diantara berbagai jenis pemasaran yang dijalankan oleh para pemilik usaha. Iklan merupakan metode yang efektif untuk menyediakan informasi mengenai produk dan jasa perusahaan untuk para pelanggan yang mencari tahu dari produk yang akan mereka beli. Pertama, mereka ingin mengetahui mengenai produk yang akan mereka beli dan kedua, yang paling penting adalah bagaimana cara penggunaannya. Karena tidak sedikit produk yang berkualitas tinggi justru tidak laku dipasaran karena cara penggunaan yang dinilai tidak efisien. Oleh karena itu, strategi periklanan membantu UKM untuk memperkenalkan produk dan jasa mereka secara efektif dan mendorong penjualan perusahaan.

Sebuah strategi periklanan yang efektif harus mengandung tiga elemen utama yaitu tujuan iklan, pemilihan media, dan anggaran iklan.

  1. Tujuan Iklan

Tiga elemen yang harus ditonjolkan sebagai tujuan dalam sebuah iklan adalah pesan yang tepat, orang yang tepat dan pada waktu yang tepat. Dengan kata lain, tujuan dasar dari strategi iklan yang efektif adalah dengan menyampaikan pesan yang tepat kepada orang yang tepat pada waktu yang tepat juga.

Pertama, kita perlu mengetahui apa yang ingin kita sampaikan kepada para audience kita. Apa saja informasi mengenai produk dan jasa kita yang seharusnya diberikan kepada pelanggan? Kedua, siapa saja yang menjadi konsumen kita. Seperti apa karakteristik mereka, apa yang mereka suka, dan apa harapan mereka dari produk atau jasa yang ingin mereka beli?

Ketiga, kita harus memilih waktu yang tepat untuk iklan, hal ini elemen yang sangat krusial pada rencana iklan yang sukses.

 

  1. Pemilihan Media

Dalam mengembangkan strategi iklan yang efektif adalah memilih media yang paling tepat untuk usaha Anda dalam menjangkau target pasar. Ketika memilih media, UKM harus mempertimbangkan berbagai macam faktor yang krusial seperti karakteristik dari kelompok target pelanggan, ukuran pasar dan biaya yang harus dikeluarkan. Ada beberapa variasi media seperti radio, koran lokal, internet, televisi, bioskop, dan media lainnya yang dapat digunakan secara efektif tergantung dari produk dan jasa yang ingin ditampilkan. Tiap media pasti memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Maka dari itu, akan sangat bermanfaat apabila Anda dapat menentukan media apakah yang paling dirasa cocok untuk usaha Anda. Beberapa media yang dapat dipilih untuk iklan pada usaha kecil yaitu :

  • Iklan di Koran

Biarpun terdengar kuno, tetapi pada kenyataannya beriklan di kolom koran merupakan salah satu media yang cukup efektif karena mencakup banyak target pasar dari segala kalangan. Kekurangannya, kebanyakan koran dibaca hanya sekali, konsekuensinya siklus iklan menjadi lebih pendek dan juga tidak ada jaminan bahwa orang yang membeli koran akan melihat iklan kita.

  • Iklan di Majalah

Sebagian besar prinsip dari media cetak itu sama. Namun ada perbedaan dari media majalah dan koran. Biasanya koran diterbitkan secara harian sedangkan majalah ada yang mingguan ataupun bulanan. Iklan dengan menggunakan majalah lebih berorientasi pada gambar dan kualitas gambarnya lebih baik dibandingkan koran.

  • Iklan di Radio

Beriklan di radio lebih aktif dibandingkan dengan beriklan di media cetak dan juga dapat digabungkan dengan media cetak agar lebih efektif. Kekurangannya adalah para pendengar radio tidak dapat melihat gambar yang ingin Anda jual. Poin penting yang harus diingat dalam memasang iklan di radio adalah memilih waktu dan channel siaran yang benar agar langsung tepat sasaran target pasar.

  • Iklan di Televisi

Beriklan menggunakan media televisi atau biasa disebut dengan TV merupakan salah satu media yang cukup digemari dikarenakan para penonton dapat melihat, mendengar, bergambar dan berwarna. Iklan dengan menggunakan TV, setiap usaha dapat menjangkau  audience dimana saja dan menampilkan apa saja kepada para penonton. Kelemahan utama iklan di televisi adalah biayanya yang relatif jauh lebih mahal dibandingkan dengan media lainnya.

 

  1. Anggaran Iklan

Langkah terakhir dari strategi adalah dengan menentukan dan mengalokasikan anggaran iklan. Ketika tujuan dan sasaran dari iklan telah ditentukan secara jelas, anggaran iklan harus disiapkan. Anggaran iklan menentukan seberapa besar biaya yang harus dikeluarkan oleh UKM pada waktu tertentu dan untuk menyiapkan anggaran iklan bukan lah suatu perkara kecil. Banyak faktor yang harus diperhatikan seperti siklus hidup produk perusahaan dan pangsa pasar yang mempengaruhi penentuan dari anggaran iklan. Persentasi dari penjualan merupakan hal yang paling umum digunakan dan juga metode termudah dalam menyusun anggaran iklan. Beberapa persentase dari perkiraan penjualan akan dimasukan dalam anggaran untuk iklan. Oleh karena itu, perusahaan harus pintar-pintar dalam melakukan business forecasting. Anggaran iklan harus direncanakan untuk beberapa periode seperti 3 bulan, 6 bulan bahkan 12 bulan dengan tujuan akan membantu para pebisnis dalam melihat masa depan perusahaan.

Bagi para pemilik usaha harus diingat sebuah bisnis akan berkembang atau bahkan bangkrut tergantung dari strategi pemasaran yang tepat diterapkan. Oleh karena itu, tinjau kembali konsep pemasaran dan rencana strategi pemasaran Anda agar usaha Anda dapat berkembang lebih cepat dan tepat.

“Whoever Controls The Media, Controls The Mind” – Jim Morrison.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail