Bisnis Customers Karyawan Management Marketing

Cara Mengelola Kebahagiaan Karyawan Anda

 

Source : www.pprablog.files.wordpress.com

Source : www.pprablog.files.wordpress.com

Sebagai seorang pemimpin, pasti Anda ingin mempunyai anak buah yang loyal dan dapat dipercaya agar usaha yang Anda jalani dapat berkembang dengan pesat. Namun kadang para pemilik usaha suka melupakan bahwa karyawan juga merupakan manusia yang memiliki akal dan budi serta perasaan. Oleh karena itu banyak perusahaan yang sudah mulai memikirkan tentang tingkat kesenangan para karyawan mereka dalam bekerja.

Sebagai seorang pemimpin, Anda yang memegang andil dalam perihal ini. Jadi jika kebahagiaan para karyawan menjadi tujuan Anda, Anda harus memulai langkah pertama dalam melakukan pendekatan untuk kesejahteraan para pekerja. Selain gaji dan tunjangan yang setimpal, banyak hal yang perlu  ditingkatkan agar kebahagian para karyawan Anda juga terpenuhi. Berikut adalah beberapa tips untuk membangun hubungan yang selaras antara pemimpin dan karyawan.

  1. Jangan Mencoba Untuk Membangun Ikatan Erat Hanya Dengan Percakapan yang Singkat

Sangatlah benar bahwa untuk mendapatkan kepercayaan dan loyalitas dari para karyawan serta keterbukaan para karyawan Anda tidaklah mudah. Banyak para karyawan yang merasa terkurung dan tidak dapat bekerja dengan efisien apabila mereka berada di sekitar para manajer ataupun pemimpinnya.

Solusinya adalah dengan mendekatinya dengan perlahan-lahan. Berbagi tentang kegemaran Anda dan obrolan yang ringan tentang pribadi Anda dapat membuat para karyawan merasa lebih rileks apabila berada disekitar Anda. Budaya yang tercipta di Indonesia adalah apabila karyawan diajak berbicara secara personal dengan atasannya, mereka akan dipecat atau diberitahu berita buruk lainnya, buatlah suasana dimana para karyawan merasa mereka bisa menceritakan segala sesuatu tentang perasaan mereka selama bekerja di perusahaan Anda secara nyaman.

  1. Lupakan Bahwa Anda dan Karyawan Tidak Terikat Dalam Jangka Panjang

Karyawan Anda bekerja dengan Anda tidak hanya semata-mata demi uang ataupun menyambung hidup. Mencari pengalaman dan menambah pengetahuan tentang bidang lain juga mungkin menjadi salah satu alasan mengapa ia bergabung dengan Anda. Oleh karena itu dengan membantu mereka menjadi profesional yang lebih baik dan cermat juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kebahagiaan mereka. Anda dapat mengembangkan keterampilan atau memperluas koneksi mereka. Pikirkanlah betapa akan termotivasi para karyawan Anda apabila mereka tahu bahwa Anda mendukung mereka untuk terus berkembang.

  1. Keluarlah Dari Lingkungan Kantor

Anda tidak dapat mengharapkan karyawan Anda untuk mendapatkan suasana yang lebih nyaman apabila Anda berusaha untuk dekat dengan mereka didalam lingkungan kantor. Ubahlah tempat dan konteks dimana Anda dan karyawan dapat berbincang dengan lebih santai dan mendalam seperti dengan mengadakan buka bersama di Bulan Ramadhan ataupun mengadakan outing kantor dimana para karyawan dapat merasakan suasana kekeluargaan dan kebersamaan bersama para petinggi dan para kolega kerjanya.

  1. Mengurangi Pertanyaan yang Menjatuhkan

Sebagian besar dari para pemimpin akan bertanya kepada karyawannya mengapa pekerjaan mereka tidak sempurna hasilnya, kenapa penjualan tidak bagus dan juga berbagai macam pertanyaan menjatuhkan lainnya. Ada baiknya apabila Anda mengubah  pertanyaan tersebut menjadi lebih memotivasi, contohnya: “Ini adalah tugas saya untuk membantu Anda dalam mengatasi masalah ini, ada yang bisa saya bantu agar produksi kita bisa berjalan dengan lancar?” Dengan pertanyaan seperti ini, karyawan akan berpikir apabila Anda menanyakan mengenai permasalahannya bukan menyalahkan karyawan Anda. Dengan demikian, karyawan dapat menggambarkan apa yang salah dengan pekerjaannya, tanpa merasa seperti ia dikritisi kinerja dan kemampuannya.

Semua yang Anda lakukan diatas bertujuan satu yaitu membangun relasi kepercayaan antara karyawan dan pemimpin. Tapi harus Anda ingat, semua karyawan Anda memiliki kepribadian yang berbeda dan cara pendekatan yang berbeda juga. Akan selalu ada perbedaan dalam berapa lama dan perlakuan apa yang harus Anda lakukan untuk menciptakan hubungan kepercayaan tersebut. Anda harus mengerti dan menyadari bahwa kejujuran dan transparansi dalam suatu perusahaan merupakan hal yang teramat penting dalam membangun hubungan yang saling menguntungkan.

 

“When people are financially invested, they want a return. When people are emotionally invested, they want to contribute”  – Simon Sinek

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *