A Cup of Moka » June 3, 2015

Daily Archives: June 3, 2015

Berita UKM Bisnis Customers Data Insights Edukasi Produk Finansial Management Marketing Seller Insights

5 Kesalahan Penyebab Usaha Kecil Menengah Mengalami Pailit

Published by:

bangkrut

Source: i.usatoday.net

Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia banyak yang mendulang untung dan menggapai kesuksesan. Namun tidak dapat dipungkiri, dari sekian banyak usaha yang ada, tidak sedikit yang kandas ditengah jalan bahkan sebelum genap 1 tahun berdirinya usaha tersebut.

Modal usaha yang belum memadai masih menjadi salah satu alasan sulitnya UKM berkembang di Indonesia, terutama bagi mereka yang mendirikan usaha-usaha di daerah yang tidak termasuk kota besar. Biarpun adanya bantuan dari segi perbankan, itupun melalui proses yang tidak mudah dan agak merepotkan bagi sebagian orang. Disisi lain, masih ada beberapa hal yang sering dilakukan para pelaku usaha yang bisa menjatuhkan usahanya sendiri.

Berikut adalah 5 kesalahan dalam menjalankan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bisa menyebabkan kebangkrutan :

  1. Tidak Mengetahui Caranya Mengatur Keuangan

Beberapa pengusaha lebih handal dalam merencanakan konsep bisnis yang akan dijalankan ataupun dalam menjual produk dan layanan mereka. Namun, sedikit yang mengerti bahwa keuangan adalah poin yang sangat penting dalam menjalankan usaha.

Semua keputusan yang diambil dalam menjalankan usaha akan selalu berhubungan dengan kondisi finansial perusahaan. Contohnya, Anda ingin melakukan strategi marketing yang cukup memakan budget Anda, disini Anda harus pintar-pintar mengatur keuangan Anda agar tidak terjadinya defisit karena keputusan yang diambil tanpa mengatur keuangan usaha Anda.

Baca juga artikel Fitur Akuntansi Yang Dibutuhkan Untuk Usaha Kecil Menengah

  1. Memulai Bisnis Dengan Modal Yang Minim

Sebagai pemula bisnis usaha kecil menengah, Anda harus memiliki modal yang mencukupi untuk menjalankan bisnis Anda. Dengan memiliki modal yang minim, besar kemungkinan Anda akan kewalahan dalam mengatur keuangan Anda.

Perlu diingat, banyak hal yang harus Anda pikirkan yang bisa menjadi perhitungan Anda dalam menanam modal. Contohnya, Berapa besar biaya produksi Anda? Berapa banyak pegawai yang Anda butuhkan? Strategi marketing seperti apa yang akan Anda jalankan? Dan juga biaya operasional lainnya yang memerlukan dana agar usaha Anda berjalan dengan lancar.

  1. Menganggap Produk Anda Bisa Terjual Dengan Sendirinya

Bisnis Anda mungkin menjual produk yang paling canggih dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat banyak. Namun, apabila Anda tidak memasarkan dengan cara yang tepat, tidak akan ada orang yang akan tau tentang keunggulan produk Anda. Karena itu, Anda membutuhkan sebuah strategi marketing yang dapat menjual dan memasarkan produk Anda.

Dijaman sekarang, banyak strategi marketing yang dapat Anda lakukan demi memasarkan produk Anda. Anda juga dapat memasarkan barang Anda melalui sosial media dan juga dunia digital lainnya. Anda juga dapat mempromosikan produk atau jasa Anda ke komunitas yang kiranya cocok dengan target pasar Anda. Harus diingat, strategi marketing yang paling baik adalah Word Of Mouth atau ‘dari mulut ke mulut’.

Baca juga artikel Tips Menggunakan Media Sosial Sebagai Sarana Promosi Bagi Bisnis Anda

  1. Melakukan Semuanya Sendiri

Pada usaha kecil, mungkin Anda melihat bahwa segala hal dapat Anda lakukan dengan sendirinya. Namun pada kenyataannya, Anda tetap memerlukan orang yang dapat membantu Anda agar pekerjaan Anda tidak terbengkalai. Jangan segan meminta bantuan dari para kerabat ataupun memperkerjakan pihak luar seperti outsource yang memang ahli pada bidangnya.

Dengan begitu, Anda dapat memiliki waktu lebih untuk memikirkan tentang cara mengembangkan usaha Anda.

  1. Tidak Fokus Dalam Satu Bidang

Banyak usahawan yang tidak sabar dalam menjalankan usaha mereka. Apabila tren dari barang yang mereka jual dianggap turun, mereka akan dengan cepat membanting setir untuk menjual barang lain. Memang cara seperti ini tidak salah, tetapi apabila dilakukan terus menerus akan menimbulkan kebingungan bagi para pelanggannya dan juga bisnis Anda akan kehilangan fokus.

Hal yang seharusnya Anda perhatikan adalah menentukan penjualan mana yang justru paling mendatangkan keuntungan untuk Anda.

Sebuah bisnis yang sukses akan terus bertahan dalam menjual atau mengerjakan yang terbaik dari yang mereka punya. Ciptakanlah sebuah produk yang dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama dan berguna bagi para konsumen, dengan begitu konsumen Anda akan lebih puas dan pelanggan baru akan berdatangan dengan sendirinya.

Setelah artikel diatas, Anda dapat mengambil langkah yang jauh lebih bijak dengan mengingat semua aspek yang harus dijauhi dalam menjalankan usaha. Apakah Anda memiliki tips lain agar usaha tidak terjatuh dalam kebangkrutan? Silahkan tinggalkan komentar Anda dibawah ini  :-)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail